
Happy Reading 😊
Thomas dan Jennifer terlihat begitu menikmati pesta malam itu. Jennifer memberikan segelas wine kepada Thomas.
"Minumlah Thom, dari tadi aku melihatmu hanya diam saja," ucap Jennifer.
Thomas menerima gelas itu dengan tersenyum kemudian meminumnya. Pikirannya saat ini benar-benar berkecamuk, antara sakit hati, sedih dan kecewa.
Jennifer menatap pria di depannya ini dengan tatapan yang sulit diartikan.
Sebenarnya ada masalah apa antara Thomas dan kedua orang tadi, apakah mereka mempunyai masalah tentang percintaan? aku bisa melihat tatapan kekecewaan Thomas untuk wanita bernama Sarah itu. Batin Jennifer.
Sarah, wanita yang menjadi sasaran Thomas itu adalah sang mantan istri yang telah menghianatinya dengan teman koleganya sendiri.
Tidak pernah di bayangkan bahwa Mama Lindsay itu telah menghianatinya dan ternyata perselingkuhan itu sudah terjalin sejak lama.
Awal mula Thomas mengetahuinya setelah mereka bertengkar hebat akibat masalah yang di alami putrinya pada waktu itu.
Sarah yang selalu di salahkan oleh Thomas karena dianggap tidak becus dalam mendidik anak akhirnya tidak pulang ke rumah dan menginap di rumah Jason, teman baik pria itu.
Jujur sangat menyakitkan bagi Thomas di saat dia membutuhkan dukungan dari para orang yang tersayang tapi malah mendapatkan penghianatan dari istri tercinta.
Sarah masih terus menatap Thomas yang sedang bercengkrama dengan Jennifer, ada sedikit rasa tidak terima melihat mantan suaminya yang bersenang-senang dengan wanita lain.
"Sayang, aku ke sana dulu," ucap Sarah kepada Jason.
"Baiklah, tapi jangan lama-lama ya," jawab Jason mencium bibir sensual Sarah.
Wanita itu berjalan mendekati mantan suaminya, diapun tersenyum sinis melihat kedekatan Thomas bersama wanita yang lebih muda itu.
"Ternyata kamu hebat juga ya tuan Thomas, bisa mendapatkan wanita yang lebih muda," sindir Sarah.
Thomas dan Jennifer menatap wanita yang masih terlihat cantik dan seksi itu meski usianya sudah tidak muda lagi.
"Apa maksudmu nona Sarah?" tanya Thomas.
"Tidak usah berpura-pura bodoh, aku tahu kalau wanita ini adalah pasanganmu sekarang, padahal dia masih seusia putrimu, oh atau jangan-jangan kamu juga sudah lama bermain dengan wanita ini," ucap Sarah.
"Maaf nona, saya tidak mengerti dengan yang anda ucapkan, saya dan tuan Thomas tidak ada hubungan apa-apa," jawab Jennifer.
__ADS_1
Sepertinya Jennifer sekarang mengerti dengan situasi ini.
"Aku bukan orang seperti mu yang bisa bermain dengan pria lain saat statusnya masih suami orang, kalaupun aku mempunyai hubungan dengan wanita lain itupun tidak masalah, karena saat ini aku adalah pria single," ucap Thomas.
Sarah tampak mengepalkan tangannya mendengarkan ucapan dari Thomas, wanita itu akan menampar wajah Jennifer tapi di tahan oleh mantan suaminya.
"Semuanya sudah menjadi pilihanmu Sarah, jadi jangan mengangguku, aku dan Jennifer tidak punya hubungan apa-apa selain rekan kerja, apa kamu mengerti!" seru Thomas menghempaskan tangan mantan istrinya itu.
"Ada apa ini sayang? apa mereka berdua mengganggu mu?" tiba-tiba dari arah belakang Jason memeluk pinggang Sarah dan menatap ke dua orang di depannya itu.
"Maaf tuan Jason, kalau kami mengganggu kekasih anda seharusnya dia tidak ke sini melainkan aku dan Jennifer yang menemui kalian," jawab Thomas mengajak Jennifer pergi dari situ.
"Sarah, apakah kamu sengaja menemui Thomas? apa kamu masih mencintainya?" tanya Jason.
"Tidak, aku tidak sengaja lewat di samping nya dan dia membuat masalah denganku, sudahlah aku ingin pulang saja," ucap Sarah melenggang pergi.
Jason menatap kepergian kekasihnya itu dengan menahan amarah, dia dan Sarah sudah sangat lama menjalin hubungan, dari masa kuliah sampai bekerja dan hubungan mereka harus kandas karena Sarah telah dijodohkan oleh Thomas, tapi kemudian mereka kembali menjalin hubungan terlarang itu diam-diam.
Pria itu saat ini memang telah berhasil mendapatkan Sarah seutuhnya, tapi malam ini dia melihat bahwa di dalam tatapan mata kekasih gelapnya itu sungguh berbeda.
Thomas mengajak Jennifer ke sebuah club malam yang berada tidak jauh dari tempat acara pesta itu.
"Silahkan tuan, ini minuman paling bagus di bar ini," ucap pelayanan itu.
"Terima kasih," jawab Thomas.
Jennifer menatap wajah Thomas dengan tatapan iba, wanita itu kini telah paham dengan situasi yang di alamai pria yang belum lama di kenalnya itu.
Thomas tampak menuangkan minuman itu ke dalam dua buah gelas kosong.
"Minumlah, malam ini tolong temani aku," ucap Thomas menyerahkan gelas tersebut.
"Baiklah, aku akan menemanimu sampai perasaanmu merasa tenang," jawab Jennifer.
Akhirnya mereka pun hampir menghabiskan sebotol minuman itu, tampak Thomas yang kelihatan begitu sakit dan frustasi.
"Kalau kamu punya masalah ceritakan padaku Thom, siapa tahu aku bisa membantumu," ucap Jennifer memegang bahu pria itu.
"Hidupku hancur Jenn, sungguh kacau balau! putriku satu-satunya terkena masalah satu tahun yang lalu dan sekarang entah di mana keberadaannya aku tidak tahu, tapi yang paling menyakitkan adalah penghianatan oleh istriku sendiri dengan sahabat baikku, sungguh aku merasa hidupku sangat tidak berguna," cerita Thomas dengan keadaan yang sudah mabuk itu.
__ADS_1
Pria itu begitu mudah menceritakan tentang masalah pribadinya kepada Jennifer, seharusnya ini bisa membuat Jennifer memanfaatkan keadaan Thomas yang seperti ini untuk menjalankan misinya, tapi sepertinya wanita itu berpikir lain, entah kenapa dia menjadi iba dan merasa kasihan terhadap pria yang seusia dengan ayahnya itu.
Tiba-tiba hatinya tergerak untuk membantu Thomas, pria itu keadaannya sudah sangat terpuruk, akan seperti apa kalau sampai Jennifer malah memanfaatkannya.
"Kita akan membalas kejahatan mantan istrimu itu Thom dan juga aku akan membawamu ke putrimu, aku tahu di mana keberadaan Lindsay saat ini," ucap Jennifer.
Thomas memandang wanita di depannya ini dengan senyuman di bibirnya.
"Benarkah kamu tahu di mana putriku Jenn?" tanya Thomas.
"Tentu saja, kita harus mengajak putrimu itu untuk membalas penghianatan mantan istrimu," Thomas begitu senang akhirnya dia bisa bertemu dengan putrinya.
Tiba-tiba pria itu menarik Jennifer dan memeluknya erat. "Terima kasih Jenn, terima kasih atas bantuannya," ucap Thomas masih memeluk wanita itu.
Deg, deg, deg.
Tiba-tiba jantung Jennifer berdetak tidak menentu, entah kenapa dia merasa senang saat Thomas memeluknya dan mengucapkan rasa terima kasihnya yang begitu dalam.
Jennifer merasa seakan dirinya begitu dihargai.
Cup ...
Papa dari Lindsay itu mencium kening Jennifer lama, Jennifer terkesiap dan tentunya terkejut, dadanya sudah bergemuruh hebat.
Ada apa dengan jantungku ini. Batin Jennifer.
###
Lindsay dan Kenzo saat ini sedang berada di atas ranjang sambil berpelukan. Lindsay menceritakan semua masalah tadi siang saat dia melihat Papanya jalan bersama dengan seorang wanita.
"Aku sepertinya kenal dengan wanita itu sayang, meskipun aku tidak terlalu jelas melihat nya," ucap Lindsay.
"Memangnya siapa wanita itu sayang?" tanya Kenzo.
"Dia adalah wanita yang dulu pernah ku lihat bersamamu di restoran dan pernah kamu kenalkan padaku, kalau tidak salah namanya Jennifer, iya itu dia, sepertinya dulu kalian sangat dekat" ucap Lindsay.
"Jennifer, wanita itu ternyata mempunyai strategi lain," gumam Kenzo.
Bersambung ....
__ADS_1
Maaf bila masih banyak typo 🙏🙏