
Happy Reading 😊
Inez sungguh tidak menyangka akan mendapatkan sebuah kejutan lamaran dadakan dari teman masa kecilnya.
Reymond masih bersimpuh di hadapan Inez dengan tatapan memohon. Berharap bahwa cinta yang selama ini dia pendam bisa dia dapatkan.
Rey ingat saat 10 tahun yang lalu dia meninggal kan gadis yang masih sangat muda, kala itu Inez masih berusia 10 tahun, Rey sudah menyukai gadis kecil yang selalu ceria itu, bahkan berharap suatu saat bisa menjadikan gadis itu wanitanya.
Inez masih diam belum memberikan jawaban nya, gadis itu menatap Delia, wanita yang ternyata adalah ibu tiri dari Reymond.
Delia mengangguk memberikan kode kepada Inez agar menerima Reymond.
"Rey, aku tidak tahu bagaimana perasaan mu padaku, tapi kamu harus tahu bahwa aku bukanlah gadis yang bisa memberikan segalanya, aku juga tidak sempurna, aku pernah merasakan sakit hati karena di hianati jadi aku ..."
"Sssttt, aku sudah tahu tapi aku tidak peduli" sela Reymond.
Inez menunduk mendengar kan ucapan Rey, mengingat penghianatan dari Troy mantan kekasih nya itu yang masih membekas sampai saat ini.
"Aku tidak peduli masalalu mu seperti apa, yang penting saat ini aku ingin membahagiakan mu Inez, tolong beri aku jawaban," ucap Reymond sendu.
Inez tampak bingung, gadis itu menghirup nafas dalam-dalam dan menghembuskan nya perlahan.
"Baiklah Rey, aku akan menerima lamaranmu, aku harap kamu benar-benar serius dengan semua ucapan mu," jawab Inez tersenyum.
"Terima kasih karena telah mau menerima ku" ucap Marco tersenyum.
Pria itu mengambil cincin berlian dari tangan Inez dan memakaikan ke jari manisnya.
Mata Inez berbinar saat melihat Rey memakaikan cincin itu.
"Indah sekali, terima kasih Rey" ucap Inez memandang pria yang sedetik lalu sudah menjadi calon suaminya itu.
Reymond memeluk Inez erat, memberikan sebuah kecupan di dahi gadis itu.
"Selamat sayang, akhirnya penantianmu selama ini tidak sia-sia, Mommy ikut bahagia" seru Delia melihat putranya yang telah berhasil dengan acara lamaran yang memang sudah lama Reymond rancang.
"Terima kasih Mom, berkat ide Mommy akhirnya Inez berhasil aku dapatkan" ucap Reymond.
"Ide apa?" Tanya Inez.
__ADS_1
"Ide Mom untuk mengganti namanya di ponselku menjadi nama 'Kekasihku" jawab Rey tersenyum.
Inez masih ingat saat waktu itu melihat nama 'Kekasihku' di ponsel Reymond yang sedang memanggil.
"Memangnya untuk apa? kenapa harus di ganti segala?" tanya Inez kesal karena mengingat masalah itu.
"Agar kamu cemburu sayang" jawab Rey terkekeh.
Inez menjadi bersemu merah saat Reymond memanggilnya sayang.
"Memangnya aku tahu kalau waktu itu sedang cemburu?" tanya Inez memalingkan wajahnya yang sudah merah seperti tomat itu.
Reymond memegang dagu gadis itu dan mengarahkan ke wajahnya. Cup, cup, cup.
Rey memberikan sebuah kecupan-kecupan kecil di bibir Inez.
"Tentu saja aku tahu, hatiku peka kalau masalah dirimu sayang" jawab Reymond.
"Iya betul Inez, Rey hanya ingin menguji dan melihat bagaimana saat kamu mengetahui bahwa Reymond sudah punya kekasih, dia ingin tahu apakah kamu merasa sedih atau tidak" ucap Delia terkekeh.
Inez melongo mendengar jawaban dari Delia.
"Iya sayang, aku ingin tahu bagaimana raut wajah mu saat melihat nama 'Kekasihku' itu di ponselku" jawab Reymond tersenyum.
Dia memang sengaja melakukan itu hanya untuk mengetahui hati Inez sebenarnya, bukan waktu yang sebentar meskipun dulu mereka masih belum mengerti yang namanya cinta.
Tapi kebersamaan mereka telah membuat Inez dan Rey nyaman satu sama lain.
"Aku berusaha untuk bisa bekerja di desa ini sebagai dokter hanya untuk bisa dekat denganmu, itu adalah salah satu impian ku sayang" ucap Rey memeluk Inez.
"Eh ngomong-ngomong kenapa dari tadi tidak ada orang yang datang ke restoran ini?" tanya Inez heran karena hanya ada mereka bertiga.
"Aku sudah memesan seluruh restoran ini khusus untuk memberikan kejutan lamaran padamu, meskipun aku juga siap untuk mendapatkan penolakan tapi aku harus berusaha, Mom Delia yang selalu memberiku support untuk bisa mendapatkan cinta ku," ucap Reymond menatap Mommy tirinya itu.
Delia memang sangat menyayangi Reymond saat pertama kali di masuk ke keluarga Rey, Ibu kandung Reymond sudah meninggal semenjak anak itu berusia 7 tahun.
Meskipun dia hanyalah anak tirinya tapi Delia tidak membedakan dengan anak kandungnya yang perempuan yang saat ini sudah berumur 8 tahun.
"Kamu sangat berlebihan Rey, kenapa harus sampai memesan seluruh tempat ini?" ucap Inez.
__ADS_1
"Tidak apa-apa sayang, setelah ini aku akan meminta restu nenek Rose dan juga kita akan segera menyiapkan pernikahan kita" jawab Reymond.
Di perusahaan Benecdit.
Jennifer mendatangi ruang kerja Kenzo, wanita itu merasa sangat marah ketika mengetahui bahwa pria yang sudah lama di sukainya itu ternyata sudah menikah.
Tanpa mengetuk pintu Jennifer langsung masuk begitu saja.
"Kenzo, aku ingin bicara dengan mu!" Seru Jennifer yang masuk tanpa permisi itu.
Selama dua bulan ini wanita itu merasa bahwa Kenzo lebih tertutup dan menjauhi nya, tapi Jennifer hanya berfikir bahwa Kenzo banyak pekerjaan karena CEO mereka Tuan Kevin baru saja mendapatkan seorang putra dan mengakibatkan kesibukan Kenzo jadi bertambah.
Tapi ternyata selama ini dia salah, Kenzo di kabarkan bahwa dia telah menikah dan yang paling menyesak kan adalah kabar di mana Kenzo sudah memiliki anak dari wanita yang di nikahinya.
Kenzo mendongak dan menatap wanita di depannya itu.
"Ada apa Jenn? Kenapa kamu masuk tanpa mengetuk pintu dulu?" tanya Kenzo menatap wanita itu.
"Apa benar berita yang beredar bahwa kamu sudah menikah?" tanya Jennifer dengan sedikit emosi.
"Iya bener, aku memang sudah menikah" jawab Kenzo kembali berkutat dengan komputer nya.
"Tapi Ken, kamu tahukan kalau selama ini aku menyukai mu! kenapa kamu lakukan ini padaku!?" seru Jennifer tidak terima.
"Aku melakukan apa? bukankah aku tidak pernah bilang akan menerima mu Jenn, aku hanya menganggapmu sebagai sahabat, tidak lebih" jawab Kenzo.
"Tapi aku tidak terima Kenzo, aku akan membuatmu menyesap karena telah menolakku!!"
Kenzo menatap wanita di depannya ini, dia tidak menyangka kalau Jennifer bisa berbicara seperti itu.
"Jenn, jangan memaksakan perasaan orang lain, aku tidak pernah mencintai mu, aku sudah punya pilihan lain, jadi tolong terima semua ini" jawab Kenzo tenang.
Jennifer meremas jemarinya ketika mendengar penolakan dari Kenzo. Wanita itu berbalik pergi keluar dari ruangan Kenzo.
Kenzo mengela nafas kasar, pria itu menyugar rambutnya ke belakang, pikiran nya saat ini benar-benar kalut, melihat sikap Jennifer yang sepertinya marah dan tidak terima itu.
"Aku harus melindungi istri dan putraku, jangan sampai kejadian setahun lalu terulang kembali" gumam Kenzo.
Bersambung ...
__ADS_1
Mohon dukungannya ya, tinggalkan jejak dengan cara komen, like dan vote 🙏🙏🙏