BENCI JADI BUCIN

BENCI JADI BUCIN
Rumah Tangga Yang Hancur


__ADS_3

Happy Reading 😊


Kenzo mendapatkan telepon dari sang istri dan langsung mengangkatnya.


"Halo sayang, ada apa?" tanya Kenzo.


"Sayang, apakah kamu sudah berbicara pada teman wanitamu itu?"


"Maksudmu Jennifer? tadi aku sudah bicara padanya sayang, nanti aku akan membicarakan ini di rumah, tunggu aku pulang ya?" ucap Kenzo


"Cepatlah pulang, perasaanku sedari tadi merasa tidak enak," jawab Lindsay.


"Iya-iya sayang, baiklah nanti aku akan segera pulang," jawab Kenzo.


Kemudian dia mengakhiri panggilannya.


Sore harinya Kevin dan Mira mengajak King untuk jalan-jalan ke sebuah Mall, Kevin terlihat mendorong kereta bayi dan Mira di sampingnya.


Sungguh pasangan yang romantis membuat iri semua orang yang melihatnya. Bahkan mereka di juluki the best couple atau pasangan terbaik.


Kevin begitu memanjakan sang istri dan juga sangat menyayangi putranya King yang semakin hari terlihat semakin tampan saja.


Perpaduan antara wajah bule sang papa dan wajah asia dari mamanya membuat King berbeda dari bayi yang lain.


Semua orang yang melihat King pasti langsung menyukai baby cuby tersebut, baby King yang belum genap 3 bulan itu bahkan sudah seperti selebritis Hollywood saja, sudah banyak yang mengidolakannya ketika melihat King di ajak keluar seperti saat ini.


Kevin sendiri sudah seperti hot Daddy saja, dia bahkan tidak malu menggendong putranya itu dengan gendongan bayi di depan dadanya.


Mira memang jarang keluar mengajak King untuk jalan-jalan sendiri, saat ini mereka memasuki sebuah toko pakaian pria yang bermerek terkenal.


Sebentar lagi akan di adakan perta perusahaan tahunan. Mira ingin memilihkan jas dan kemeja untuk suaminya itu, Mira sendiri sudah membeli baju untuknya dan King kemarin bersama Lindsay.


"Sepertinya jas ini cocok untukmu sayang," ucap Mira memilihkan jas untuk suaminya itu.


"Apapun yang kamu pilihkan pasti bagus sayang," jawab Kevin.


"Baiklah kalau begitu kita ambil yang ini saja ya."


Mira kemudian menyuruh salah pelayan untuk membungkus jas itu dan membayarnya.


"Sekarang tinggal memilih kemejanya," ucap Mira.


"Kita beli di tempat lain saja sayang, ada toko yang cukup bagus dan banyak pakaian branded di jual di sana," ucap Kevin.


Kemudian mereka memutuskan untuk berpindah toko. Pada saat mereka keluar dari toko jas itu Kevin melihat seseorang yang sangat familiar.


"Bukankah itu Nyonya Sarah? dia bersama siapa?" gumam Kevin.


"Siapa sayang?" tanya Mira.


"Aku melihat Mama Lindsay jalan bersama pria lain sayang, lalu di mana suaminya tuan Thomas?" ucap Kevin masih menatap kedua orang yang berjalan ke arahnya itu.

__ADS_1


Sarah menggandeng mesra lengan seorang pria yang tidak lain adalah Jason. Sarah memang sudah berani terang-terangan jalan mesra bersama selingkuhan-nya itu setelah resmi bercerai dari Thomas.


"Apakah Mama Lindsay berselingkuh?" tanya Mira.


"Aku tidak tahu sayang, sepertinya kita memang sudah banyak melewatkan sesuatu yang tidak terduga, aku akan bertanya kepada Kenzo apa yang sebenarnya terjadi, sekarang tidak usah pedulikan mereka," jawab Kevin.


Kevin dan Mira terus berjalan dan mereka berpapasan dengan kedua pasangan tersebut.


Sarah sedikit terkejut ketika melihat Kevin, pria itu adalah teman baik putrinya, tapi Sarah pura-pura tidak tahu dan tidak melihat ke arah Kevin.


"Apa kamu masih merasa tidak nyaman jalan terang-terangan bersamaku seperti ini?" tanya Jason kepada Sarah.


Dia melihat Sarah sedari tadi seakan tidak tenang. "Tidak, aku nyaman-nyaman saja kok, bukankah ini yang kita mau?" ucap Sarah mengeratkan pegangannya pada lengan Jason.


"Sayang, tidak usah pedulikan orang lain, hidup kita yang menjalani, bukankah sudah sangat lama hari-hari seperti ini yang kita tunggu, bebas pergi kemanapun layaknya pasangan yang normal?" ucap Jason.


Ya tentu saja pasangan selingkuh yang tidak tahu malu itu bermuka tebal dan berharap bisa menjalani hubungan yang baik.


Tapi kenyataannya Sarah banyak di cemoohan oleh para sahabat-sahabatnya. Kalau bukan Jason yang melindunginya sudah bisa di pastikan kalau perselingkuhan mereka beredar di media.


Mereka berdua menutupi semuanya dan mengatakan pada khalayak umum bahwa mereka bersama setelah Sarah dan Thomas resmi bercerai.


###


Jennifer terlihat sedang memilih sebuah Dress yang cocok untuknya, entah kenapa dia ingin tampil sempurna di hadapan Thomas, sudah seperti pasangan yang akan berkencan saja.


Tapi itulah yang di rasakan oleh Jenn, dia memang ingin di lihat Thomas sebagai nwanita yang spesial.


"Ya Tuhan, kenapa aku jadi merasa tidak percaya diri!!" teriak Jennifer di depan cermin.


Sungguh seperti remaja yang sedang jatuh cinta saja, tapi Jenn tidak mengerti kenapa perasaannya seperti itu.


Awalnya dia coba-coba mendekati Thomas hanya untuk balas dendam kepada Lindsay, tapi ternyata kehidupan Thom yang rumah tangganya sudah hancur itu membuat wanita itu merasa iba. Pada akhirnya Jenn memutuskan untuk membantu Thomas agar bisa bertemu putrinya Lindsay.


Akhirnya Jennifer memilih dress yang berwarna cream dengan motif bunga dengan belahan dada yang rendah. Wanita itu memang sangat suka berpakaian yang terbuka.


Jennifer memandang dirinya di cermin dan tersenyum puas, sepertinya dress itu begitu cocok untuk dirinya.


Wanita berumur 25 tahun itu berdandan begitu cantik, Jennifer memoleskan lipstik berwarna merah maroon melihat dia semakin terlihat dewasa.


"Perfect!" gumam Jennifer tersenyum.


Setengah jam kemudian Thomas datang dan mengetuk pintu.


Tok, tok, tok.


Jennifer membuka pintu dan menatap pria di depannya dengan tatapan kagum, Thomas memakai kemeja hitam dengan lengan di gelung sampai siku membuatnya terlihat semakin tampan dan tampak lebih muda.


"Sudah siap?" ucap Thomas mengagetkan Jennifer.


"Eh iya, sudah siap kok, ayo berangkat sekarang," ucap Jennifer malu.

__ADS_1


Akhirnya mereka memutuskan berangkat ke restoran yang pernah mereka datangi.


Setelah beberapa menit mereka sampai dan Thomas membukakan pintu untuk Jennifer.


"Terima kasih," ucap Jennifer merasa tersanjung.


"Ayo kita masuk ke dalam, aku sudah memesan meja untuk kita," ucap Thomas.


Mereka berdua pun masuk ke dalam restoran itu, Jenn berharap bahwa Thom memegang tangannya seperti orang-orang yang sedang datang ke tempat itu, tapi sepertinya hal itu tidak mungkin.


Melihat Thomas yang sepertinya tidak tertarik padanya membuat Jennifer insecure. Wajahnya pun terlihat agak murung.


"Jenn ada apa?" tanya Thomas.


"Tidak apa-apa," jawab wanita itu berusaha menampilkan senyuman terbaiknya.


Mereka pun akan duduk di tempat yang sudah Thom pesan, tapi tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Thomas.


"Tuan Thomas, sepertinya anda juga makan di sini bersama kekasih anda?" ucap Jason yang saat itu juga berada di sana bersama Sarah.


Mata Thom menatap mantan istrinya yang sedang menggandeng mesra lengan Jason, tiba-tiba ada perasaan menusuk di hatinya ketika melihat ke dua orang itu.


Sarah juga tak kalah kesal karena berpapasan dengan mantan suaminya yang datang bersama Jennifer.


"Anda juga makan di sini bersama kekasih anda tuan Jason," Jennifer yang menjawab.


Wanita itu melihat Thom yang sepertinya menjadi berubah raut wajahnya setelah melihat Sarah, sepertinya Jennifer harus memerankan perannya saat ini. Wanita itu mendekat ke arah Thom dan menggandeng lengannya erat.


"Ayo sayang, kita duduk saja," ucap Jennifer menarik lengan Thomas.


Pria itu terkesiap ketika Jenn menariknya.


"Oh jadi kalian berdua juga sedang kencan?" ucap Sarah mengejek.


"Bukan urusan anda Nyonya Sarah," jawab Jenn menatap wajah Sarah dengan tatapan permusuhan.


Sarah mengepalkan tangannya, entah kenapa wanita itu tidak terima kalau mantan suaminya itu bersama wanita lain.


"Ayo sayang, kita duduk di sebelah sana, jangan mengganggu orang yang sedang berkencan," ucap Jason mengajak kekasihnya itu pergi dari hadapan Thomas dan Jennifer.


Jenn duduk di ikuti oleh Thomas yang sedari tadi hanya diam saja. Pria itu masih berusaha menetralkan hatinya yang begitu sakit.


"Maaf Thom tadi aku memanggilmu sayang," ucap Jennifer.


"Tidak apa-apa, aku tahu kamu hanya memanasi mereka, maafkan aku Jenn telah membuatmu terlibat dalam keadaan ini."


"Tidak apa-apa, bukankah aku berjanji akan membawamu membalas mereka," jawab Jennifer berusaha menutupi hatinya yang juga ikut sakit saat melihat Thomas yang terlihat masih mencintainya istrinya itu.


Bersambung ....


Aduh kok aku jadi kasihan sama Jennifer deh😭

__ADS_1


Minta saran donk akak2, misal kisah Thomas dan Jennifer aku bikin novel sendiri kira-kira gimana ya?


__ADS_2