BENCI JADI BUCIN

BENCI JADI BUCIN
Perangkap


__ADS_3

Happy Reading 😊


Mira menahan emosi saat tiba-tiba tuan Fredy mengunci pergelangan tangannya di belakang. Dengan pandangan penuh nafsu pria itu membawa Mira ke atas ranjang.


Tenaga Mira kalah telak dengan tubuh tuan Fredy yang begitu besar dan gagah itu. Mira hanya memberontak dan tidak mau meminta bantuan sang kakak, karena dia telah sadar bahwa Thalia telah berubah menjadi wanita yang sangat jahat.


Selama ini dia menganggap bahwa Thalia tulus padanya, tapi apa yang dia lihat dengan kenyataan ini, Thalia malah membiarkan tuan Fredy melecehkannya.


Kali ini Mira hanya diam sambil berdoa, mudah-mudahan cepat ada pertolongan yang datang.


"Kamu tidak mau bekerja sama dengan ku maka aku akan memaksamu baby," ucap tuan Fredy mendekat kan wajahnya.


Mira menoleh ke arah lain berusaha menghindar dari tuan Fredy yang akan menciumnya itu.


"Kali ini aku akan lebih bersabar kalau kamu mau menurut baby, tapi ternyata kamu lebih suka di paksa ya?" ucap tuan Fredy berbisik di telinga Mira.


Sedangkan Thalia merasa di bodohi oleh orang tua di depannya ini. Fredy meminta Thalia untuk mengambil gambar Mira dan dirinya.


Tidak, bukan seperti ini rencananya, bukankah mereka akan menjebak Mira agar gadis itu mau menerima tawaran dari tuan Fredy dan menjadi kekasih gelapnya.


Dengan bukti yang menunjukkan bahwa Mira telah berusaha meracuni Thalia lalu menjadikan gadis itu takut dan lemah.


Dengan begitu Kevin akan membeci istrinya dan menceraikannya. Tapi apa ini, Mira sama sekali tidak takut bahkan dengan ancaman laporan ke polisi.


"Dasar tua bangka, seenaknya sendiri dia mau menikmati tubuh Mira, sedangkan aku tidak akan mendapatkan Kevin" gerutu Thalia dalam hati.


"Hei Thalia, aku tahu apa yang kamu pikirkan, cepat rekam aku dan Mira, dengan begitu kita bisa memberikan rekaman video itu pada Kevin dan bisa di pastikan bahwa Kevin akan jijik terhadap istrinya ini, lalu kamu bisa membuat Kevin kembali padamu" seru tuan Fredy.


Seketika Thalia langsung tersenyum penuh kemenangan.


"Hahaha, ternyata idemu bagus juga tuan Fredy, baiklah cepat buka bajunya dan aku akan segera merekam adegan ini" ucap Thalia mengambil ponsel nya dan membuka mode kamera.


Mira benar-benar tidak percaya dengan kelakuan dari kakaknya itu.


"Kak, kenapa kamu melakukan ini padaku, apa salahku padamu kak, hiks" kali ini Mira sudah tidak tahan menahan sesak di dadanya.

__ADS_1


Kakak yang dia sayang melakukan hal itu padanya, rasa sakit dan sesak itu lebih sakit di bandingkan dengan perlakuan Kevin dulu padanya.


Padahal dia rela dijadikan Kevin ajang balas dendam nya waktu itu. Tapi apa balasan yang di dapat Mira dengan perjuangan nya itu. Thalia malah terang-terangan memberikan Mira pada seorang pria yang dulu sangat di hormati nya itu.


"Hahahah, salahmu adalah takdir karena takdir baik memihak kepadamu! nasibmu juga selalu baik Mira, apapun kamu dapatkan bahkan kebahagiaan yang seharusnya menjadi milikku semua kamu rebut!!" teriak Thalia.


"Tapi kak, aku ini adalah adikmu, apa seperti ini seorang saudara kandung memperlakukan saudaranya dengan penuh hina!!" kali ini Mira sudah menjerit melepaskan semua kesakitan di hatinya.


Dengan tangan yang masih dikunci oleh tuan Fredy dia berusaha meronta.


Thalia mengarahkan kamera ponselnya ke arah Mira.


"Aku beri tahu kamu sebuah rahasia besar Mira Wijaya, kamu bukanlah adik kandung ku, kamu hanyalah anak yang di angkat oleh orang tuaku, paham!!" ucap Thalia sinis.


JEDER!!!!!


Bagaikan di sambar petir di siang bolong Mira benar-benar terkejut dengan pengakuan dari Thalia itu.


"Apa yang kamu katakan kak, jangan bercanda di saat seperti ini"


"Itulah kenyataannya, kamu itu seharusnya tahu diri Mira, kalau bukan karena kedua orang tua ku bisa dipastikan hidupmu sekarang sudah menjadi orang yang susah, tapi nyatanya kamu benar-benar tidak tahu diri dengan merebut semua kasih sayang dan perhatian dari Ayah dan Ibu, mereka selalu membanggakan dirimu, bahkan membiayai kuliah di USA, mereka lebih menyayangi mu Mira!!" seru Thalia.


"Tidak kak, kamu pasti salah paham dan kamu juga masih sakit kan jadi kamu bicara ngawur seperti itu" lirih Mira.


Tuan Fredy sedikit mengendurkan kuncian tangan nya di pergelangan Mira, dia jadi merasa sedih mendengar semua itu.


"Aku bicara yang sebenarnya, kamu hanya anak pungut yang tidak tahu diri!! cepat tuan Fredy lepaskan seluruh pakaiannya dan aku akan merekamnya!" seru Thalia.


Mira yang merasakan tangan nya sudah sedikit bebas itu tidak menyia-nyiakan nya. Sebelum tuan Fredy sadar Mira langsung menarik tangan nya sekuat tenaga dan langsung bebalik menarik tangan tuan Fredy dan mengunci lehernya.


"Hei, lepaskan aku!!" seru tuan Fredy.


"Maafkan aku tuan Fredy yang terhormat, awalnya aku begitu menghormati mu, tapi dengan adanya kejadian ini aku tidak akan bisa lagi menganggap mu sebagai orang tua, tapi menganggap mu sebagai pria brengsek!!" teriak Mira sudah emosi.


Thalia yang melihat Mira seperti itu memundurkan dirinya. Sudah seperti singa yang akan mengamuk, tapi tuan Fredy tetap tidak bisa dilawan.

__ADS_1


Pria itu berhasil melepaskan kuncian tangan Mira di lehernya dan akan menyerang gadis itu. Mira yang melihat situasi semakin memburuk langsung berteriak kencan.


"KEVIN!!!!"


BRUAAKK!


Pintu kamar itu terbuka, memperlihatkan Kevin yang masuk dengan menahan amarah. Tuan Fredy dan Thalia begitu terkejut saat melihat beberapa patugas kepolisian datang dan langsung menangkap mereka.


"Lepaskan aku!! aku tidak bersalah" seru Thalia meronta karena tangannya telah di borgol.


"Hei kalian tidak tahu siapa aku, jangan macam-macam ya!!" ancam tuan Fredy yang juga sudah di borgol itu.


Kevin langsung memeluk istrinya erat, Mura sudah menangis tersedu dalam dekapan suaminya.


"Sudahlah jangan takut, semuanya telah berakhir" ucap Kevin menepuk bahu Mira dan memberikan kecupan kecil di pucuk kepalanya.


"Aku takut" lirih Mira.


"Tidak akan terjadi apa-apa lagi sayang, terima kasih atas bantuan nya ya, kamu telah membantuku untuk menangkap pembunuh Stuard yang sebenarnya." Ucap Kevin membuat Mira terkejut.


"Apa maksudnya sayang?" tanya Mira.


"Bukan Lindsay yang membunuh Stuard tapi yang melakukan itu adalah si tua Fredy ini" jawab Kevin yang membuat Mira menjadi semakin emosi.


"Pak polisi, ada sebuah kamera di sudut ruangan kamar mandi, di situ sudah ada bukti kejahatan mereka semua dari awal hingga sampai akhir" ucap Mira menunjuk ke arah pintu kamar mandi.


"Baiklah nona Mira, kami akan segera mengurus semuanya, terima kasih" ucap salah satu polisi dan mengambil kamera itu.


"Jadi Fredy yang membunuh Stuard" tanya Mira tidak percaya.


"Iya sayang, bahkan dia juga mempunyai banyak scandal di kehidupan nya" jawab Kevin.


"Sebaiknya kita cepat pergi dari kamar ini sayang, aku ingin mandi berendam" ucap Mira mengajak Kevin keluarga dari dalam kamar itu.


Sedangkan Thalia dan tuan Fredy sudah di tangkap dan di giring masuk ke dalam penjara.

__ADS_1


Bersambung...


Maaf masih banyak typo ya akak2🙈🙈🙈🥰🥰


__ADS_2