
Happy Reading 😊
Kevin segera membawa istrinya ke rumah sakit, dia begitu khawatir dengan keadaan Mira. Apalagi setelah melihat sebercak darah yang berada di baju istrinya itu.
"Bagaimana dok dengan kondisi istri saya?" tanya Kevin pada sang Dokter yang memeriksa keadaan Mira.
"Nona Mira seperti nya terlalu kelelahan dan Stres berat, hingga menyebabkan kondisi kandungan nya yang begitu lemah, tapi tuan Kevin tenang saja, saya sudah memberikan obat penguat kandungan dan vitamin di dalam infus ini" jelas sang dokter.
"Terima kasih dokter" ucap Kevin
Seperti nya mulai saat ini dia tidak akan membiarkan istrinya itu memikirkan hal-hal yang berat.
###
Kenzo menatap bangunan di depannya itu, dengan membawa sebuah paper bag ditangannya dia melangkah masuk.
Sudah genap Dua bulan Lindsay di tahan, sampai saat ini pria itu tidak berani mendatangi atau sekedar menjenguk Lindsay setelah kabar beredar bahawa Lindsay telah hamil 8 minggu.
Tentu siapa lagi ayah dari bayi yang Lindsay kandung, masih teringat dalam pikirannya bagaimana Kenzo memperkosa wanita itu.
Sungguh sebuah beban tersendiri bagi Kenzo, tidak mencintai wanita yang mengandung benihnya, ingin rasanya saat ini dia melupakan semua masalah itu dan menganggap tidak pernah terjadi apa-apa.
Tapi dia bukanlah seorang pria yang kejam, harus menelantarkan darah dagingnya sendiri. Perlahan Kenzo masuk kedalam ruangan untuk menemui para tahanan.
Diapun mengatakan kepada salah satu penjaga untuk memanggil kan Lindsay. Setelah beberapa saat kemudian wanita itu datang dengan keadaan yang tidak cukup baik.
Terlihat tubuhnya yang lebih kurus, wajah dan rambut panjangnya nya yang tidak terurus. Kenzo benar-benar merasa sangat iba melihat penampakan dari wanita itu.
Lindsay duduk dengan tatapan datarnya, dia sudah seperti seorang tanpa ekspresi diwajahnya.
"Halo Linds, apa kabar?" sapa Kenzo.
"Biasa saja" jawab Lindsay.
"Aku merasa prihatin dengan keadaan fisik dan kondisi mu, apakah dia baik-baik saja?" tanya Kenzo hati-hati.
Jujur dia sangat ingin mengetahui kondisi darah dagingnya saat ini
"Hemm, tidak usah khawatir, dia baik-baik saja. Aku akan menjaga nya dengan baik" jawab Lindsay menatap pria itu.
__ADS_1
"Tolong jaga kesehatan dan istirahat teratur, aku tidak ingin .... "
"Tenang saja, tidak usah memikirkan hal itu, dengan adanya dia hidupku menjadi lebih berarti, karena dialah aku bisa bertahan sampai saat ini, jadi mulai sekarang tidak usah khawatir lagi" ucap Lindsay memotong perkataan Kenzo.
Memang karena kehadiran janin itulah yang membuat Lindsay bisa menjalani kehidupan nya di balik jeruji besi itu.
Awalnya Lindsay tidak kuat menjalani kehidupan nya, sering kali wanita itu ingin mengakhiri hidupnya, tapi setelah di periksa ternyata Lindsay tengah mengandung.
Ada secercah harapan untuk hidup ketika mendengar berita itu, ya berkat seorang bayi yang ada dirahimnya Lindsay berusaha bangkit.
"Maafkan aku Linds, izinkan untuk merawat bayi kita setelah dia lahir." ucap kenzo.
"Tidak perlu Ken, aku bisa merawat nya dengan baik disini" jawab Lindsay cepat.
Meskipun Kenzo sudah bisa dipastikan ayah biologis dari anak yang dia kandung, Lindsay tidak akan menyerahkan nya begitu saja.
Wanita itu hanya ingin menjalani hidup bersama buah hatinya nanti, karena sudah tidak ada lagi orang yang menyayangi nya.
"Tapi bagaimana caramu merawat nya?" tanya Kenzo khawatir.
"Dia akan bersama ku disini"
Waktu berkunjung telah habis, Lindsay berdiri dan berjalan tanpa menjawab pertanyaan dari pria yang telah menghamilinya itu.
Kenzo menatap punggung Lindsay dengan tatapan yang sulit diartikan.
###
Pov Kenzo.
Semalaman ini aku tidak bisa tidur, entah kenapa pikiran ku selalu tertuju padanya, Lindsay wanita yang telah mengandung darah dagingku itu terlihat begitu tidak baik keadaan nya, siang kemarin telah ku beranikan diriku untuk menemui ibu dari calon anak ku.
Entah kenapa tiba-tiba ada rasa yang mencubit hatiku, wanita itu terlihat sangat menyedihkan. Ada sisi lain yang kulihat di matanya.
Dia begitu menyayangi calon dari anaknya, tidak mengizinkan ku untuk merawat anak itu, ada sebuah rasa yang tak bisa ku jabarkan.
Hatiku terenyuh ketika dia mau menerima benih dariku, aku seseorang yang tidak memikirkan tentang sebuah hubungan keluarga, bahkan untuk memiliki wanita dalam hidup, belum ada yang bisa menggantikan Mira dihatiku.
Tapi entah kenapa saat melihat ada seorang wanita yang mau menerima dan mengandung anak dariku, ada sedikit rasa yang mencuat untuk melindungi nya.
__ADS_1
Melindungi dengan segenap hati yang ku rasakan, mungkin ini hanya sekedar rasa simpati dan kasihan, tapi saat ini aku benar-benar menginginkan nya, menginginkan wanita itu untuk ku lindungi.
Lindsay tunggulah aku, akan kebebasan dirimu dan calon anak kita. Akan ku lindungi kalian berdua. Aku tidak ingin melihat anak ku tumbuh berkembang tanpa seorang Ayah.
Lindsay, bisakah aku membawa kalian berdua?
Pov end.
Di dalam sebuah ruangan yang pengap dan sempit itu seorang wanita sedang mengelus perutnya yang masih datar.
Terlihat dia selalu mengajak bayi dalam kandungan nya untuk bicara.
"Hai anak Mommy, sedang apa kamu disana, Mom tidak sabar untuk bertemu dengan mu sayang, setelah itu kita bisa bermain bersama, hanya ada kamu dan Mommy saja" gumam Lindsay.
"Hahaha, wanita yang sungguh menyedihkan, apakah Ayah dari bayimu itu tidak mau bertanggung jawab!! atau jangan-jangan kamu hanya lah korban pemerkosaan!!" seru sebuah suara wanita yang ada di ruangan itu.
Lindsay hanya menatap wanita itu tanpa ingin membalas ucapan nya. Saat ini dirinya tidak ingin terlibat dalam masalah apapun.
Cukup sudah Lindsay selalu membuat masalah dan berakhir di penjara seperti ini. Saat ini yang dia pikirkan hanyalah fokus terhadap kehamilan nya.
"Hei apakah kamu tidak mendengar kan ucapan ku!!" teriak wanita itu kemudian.
"Bukan urusan mu, hidup ku bukan untuk di umbar kepada orang lain, sebaiknya uruslah dirimu sendiri!!" jawab Lindsay tajam.
Wanita itu terkejut melihat Lindsay yang berani melawan nya. Awal mula Lindsay masuk kedalam sana dia terlihat begitu terpuruk.
Tapi sepertinya sekarang keadaan wanita itu sangat berbalik.
Kenzo melewati sebuah tempat dimana Lindsay ditempatkan, dia membawa seorang pengacara untuk meringankan hukuman dari wanita itu.
"Apakah kita bisa membebaskan nya dengan mudah?" tanya Kenzo kepada pengacara itu.
"Sidang keputusan masih sebulan lagi, kita bisa mengatur nya, kalau masalah membebaskan pasti itu sangat sulit, tapi kita bisa lebih meringankan masa hukumannya karena nona Lindsay tidak terlibat langsung dalam kejadian penabrakan itu" jawab sang pengacara.
Bersambung ....
Hai akak Reader bisa mampir ke novel ku yang lain loe, cerita nya gak kalah seru 🥰🥰👍
__ADS_1