BENCI JADI BUCIN

BENCI JADI BUCIN
Kenyataan Ini


__ADS_3

Happy Reading 😊


Jennifer memapah tuan Thomas untuk masuk ke dalam rumahnya. Ya malam ini Thomas sudah mabuk berat dan tidak bisa pulang.


Wanita itu berinisiatif untuk membawanya pulang ke rumahnya karena dia tidak tahu di mana rumah Thomas, perlahan Jennifer membuka pintu rumah dan membawa Thomas masuk ke dalam.


"Berat sekali," gerutu Jennifer.


Dia sedikit kesulitan memapah tubuh Thomas yang besar dan tinggi itu, sedangkan Jennifer hanya sebatas dadanya saja.


Jennifer membawa Thomas ke kamarnya dan menjatuhkan tubuh pria itu di atas kasur. Thomas memang sudah tidak kuat untuk sekedar berjalan. Dia minum terlalu banyak sehingga membuatnya hampir tidak sadarkan diri.


Jennifer memijat lehernya yang terasa sedikit pegal karena memapah tubuh Thomas.


"Kenapa badannya besar sekali, ugh jadi pengen sentuh roti sobeknya," gerutu Jennifer memandang Thomas yang sudah terlelap di ranjang king size-nya dengan kemejanya yang sedikit terbuka.


Setelah itu wanita itu memutuskan untuk membersihkan diri karena bau minuman di badannya sungguh menyengat.


Setelah menghabiskan waktu beberapa menit akhirnya Jennifer keluar dari dalam kamar mandi hanya memakai handuk yang melilit ditubunya, Jennifer berjalan ke arah lemari dan mengambil pakaiannya.


Tiba-tiba dari belakang ada seseorang yang memeluknya erat.


"Sarah, akhirnya kamu pulang," ucap Thomas.


Pria yang masih mabuk itu tiba-tiba menyebutkan nama sang mantan istri dan memeluk Jennifer.


Dada Jennifer terasa sesak ketika Thomas memanggilnya seperti itu, wanita itu berusaha menyingkirkan tubuh besar Thom dengan cara memberontak.


"Thomas, lepaskan aku, aku Jennifer bukan Sarah!!" seru Jennifer.


Tapi Thomas tidak menghiraukan, malah sebaliknya Thomas mencium bahu dan punggung Jennifer.


"Thomas, sadarlah, aku bukan mantan istrimu!!" teriak Jennifer sambil berbalik dan mendorong tubuh pria itu.


Seketika Thomas pun tersadar. "Jennifer, maaf aku tidak tahu, aku kira kamu adalah Sarah, maaf," ucap Pria itu.


Kemudian Thomas berjalan ke arah kamar mandi dan masuk ke dalam.

__ADS_1


Jennifer meraba dadanya yang sesak itu, entah kenapa dia tidak suka kalau Thom menganggapnya Sarah, ada rasa tidak rela saat mulut Thomas mencium bahunya dengan menyebutkan nama wanita lain.


"Bodoh kamu Jenn, apa yang kamu pikirkan!!" gerutu Jennifer sambil memukul kepalanya pelan.


Tiba-tiba otak Jennifer berkeliaran kemana-mana, membayangkan hal-hal yang tidak-tidak bersama Thomas.


Tidak lama setelah itu Thomas keluar dari dalam kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggangnya


Glek ..


Jennifer menelan salivanya saat melihat tubuh atletis pria yang sudah berumur itu, dengan dada bidang dan perut sixpack nya membuat Thomas terlihat semakin gagah dan awet muda.


"Jenn, aku tidak punya pakaian ganti, bajuku sudah kotor semua," ucap Thomas yang sepertinya sudah sadar dari mabuknya.


"Aku tidak punya baju pria Thom," jawab Jennifer mengalihkan pandangannya. Tidak akan tahan apabila harus menatap tubuh Thomas yang begitu menggoda itu.


"Terima kasih telah membantuku Jenn, kalau begitu aku akan menginap di sini semalam dan akan menyuruh asisten ku untuk ke sini membawa baju ganti," ucap Thomas.


Jennifer tidak menjawab, kemudian dia kembali memilih baju di dalam lemari nya.


"Pakailah celana bokser ini, mungkin saja muat kalau kamu pakai, soalnya ini kebesaran untuk ku" ucap Jennifer memberikan sebuah celana bokser kepada Thomas


Dan malam itu akhirnya Thomas menginap di rumah wanita itu tapi tidak sekamar karena Thomas lebih memilih untuk tidur di kamar tamu.


Keesokan paginya ...


Jennifer membuka matanya ketika dia merasakan sebuah kecupan di dahinya. Wanita itu membuka mata dan melihat wajah tampan di depannya itu sedang menatapnya sambil tersenyum. Sudah seperti suami istri saja.


"Selamat pagi, maaf membangunkanmu, pagi sekali asistenku sudah datang dan membawa pakaian ganti untukku, jadi aku hanya ingin berpamitan dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan mu Jennifer," ucap Thomas.


Jennifer hanya menatap wajah tampan pria itu dengan tatapan yang sulit diartikan.


Kenapa tiba-tiba jantung ku aneh begini ya? setiap Thom menatapku seperti ini dada ini tidak bosan-bosannya berdegup kencang, apa aku mulai menyukai Thomas. Batin Jennifer.


###


Pagi itu di perusahaan Benecdit, Kenzo datang dengan sedikit tergesa-gesa. Setelah tadi malam Lindsay menceritakan tentang Jennifer tentu saja membuat Kenzo menjadi tidak tenang.

__ADS_1


Rasa takut akan kejadian masa lalu yang pernah di lakukan oleh sang istri terulang kembali. Tapi sepertinya kali ini sasarannya bukan Lindsay langsung, melainkan Papa mertua pria itu.


Kenzo menyuruh Jennifer untuk keruangannya, pria itu sudah merasa geram dengan kelakuan Jennifer yang menurutnya sudah tidak wajar itu.


Apakah Jennifer sengaja mendekati tuan Thomas untuk merusak kebahagiaan keluarga Lindsay, benar-benar otak yang sangat licik.


Kenzo menatap wanita yang baru saja masuk ke ruangannya itu dengan tatapan mata yang sudah merah menahan amarah.


BRAKK!!


Jennifer terkejut ketika tiba-tiba Kenzo menggrebak meja kerjanya.


"Kamu kenapa Ken? tiba-tiba memukul meja seperti itu?" tanya Jennifer sedikit takut.


Kenzo masih menatap tajam wanita cantik di


depannya ini. Jennifer memang memiliki tubuh yang mungil dan wajah yang cantik, tapi Kenzo tidak menyangka bahwa wanita yang di kenalnya itu memiliki sifat yang sangat buruk.


"Sebenarnya apa maumu Jennifer? kenapa kamu tidak berhenti menganggu kehidupanku dan keluargaku? setelah kamu mencari tahu siapa istriku, sekarang kamu mau menghancurkan ku dengan cara mendekati papa Lindsay, cih sangat murahan!" seru Kenzo.


Jennifer sedikit terkejut dengan ucapan Kenzo yang ternyata sudah mengetahui kedekatannya dengan Thomas yang tidak lain adalah Papa Lindsay.


"Kenzo, dengarkan penjelasanku dulu, aku memang mengenal tuan Thomas dan juga tahu dia adalah papa mertuamu, tapi aku tidak melakukan apapun, maksudku aku tidak menggangu keluarga kalian, bahkan aku akan membantu tuan Thomas untuk membalaskan sakit hati nya karena penghianatan sang istri," ucap Jennifer.


Kenzo menaikan sebelah alisnya mendengar ucapan Jennifer.


"Apa maksudmu dengan membantu tuan Thomas?" tanya Kenzo memicingkan matanya.


"Apakah kamu tidak tahu bahwa tuan Thomas fan Sarah telah bercerai, kedua orang tua Lindsay mempunyai masalah yang besar, kehidupan mereka sudah berantakan, jadi jangan menuduh ku duluan sebelum kamu paham dengan situasi nya," jawab Jennifer.


"Sebenarnya selama ini tuan Thomas sangat ingin bertemu dengan putrinya itu, tapi karena banyak masalah yang menderanya mengakibatkan dia tidak bisa mengunjungi Lindsay di lapas. Setelah perceraian dengan Sarah, tuan Thomas mencari keberadaan Lindsay tapi ternyata dia sudah tidak ada di lapas itu, saat ini papa mertua mu itu sangat ingin bertemu dengan putrinya, jadi tolong bantulah aku untuk mempertahankan tuan Thomas dan Lindsay?" mohon Jennifer.


Kenzo mencerna ucapan Jennifer dan menatap mata wanita itu, tidak ada kebohongan di sana.


"Jadi menurut mu apakah aku harus mempercayai kata-katamu," tanya Kenzo.


"Tentu saja, tolong berikan pengertian dan penjelasan pada istrimu itu,"

__ADS_1


Bersambung ....


maaf masih banyak typo 🙏🏻


__ADS_2