Berdagang Dengan Dunia Lain

Berdagang Dengan Dunia Lain
Bertemu Benzir Di Kota Xyras


__ADS_3

<>


Nama : Alexander Leonard


Usia : 17 tahun


Konstitusi : 10 [+]


Vitalitas : 10 [+]


Skill :


- komunikasi universal : 3/10 [+]


- pembagi tubuh : 10/10 [+]


- pembagi pikiran : 3/10 [+]


- manipulasi mana : 6/10 [+]


<>


<>


<>


<>


Poin system : 0


Koin emas : 37


Planet sihir.


Klon kedua Alex mengaktifkan <> dan memilih planet sihir saat cooldown telah selesai.


Terdapat dua gambaran lokasi yang masuk ke dalam pikirannya, ketika dia merasakan penanda sistem yang menandakan lokasi sesaat sebelum kematiannya di desa Rod.


Satu penanda berada di gerbang depan desa Rod, dimana salah satu tubuhnya dibunuh dengan sadis oleh Tio serta pendeta biru menggunakan makhluk terkutuk.


Penanda lainnya berada di dekat gerbang belakang desa dimana Alex melihat kematian Owen sesaat sebelum kematiannya.


Alex memilih bagian belakang desa. Tubuhnya segera menghilang dari tempat dia beristirahat sebelumnya, dan muncul di dekat gerbang belakang desa Rod.


"Semuanya hancur!" Tangan Alex terkepal erat melihat keadaan desa yang telah luluh lantah akibat perbuatan Gereja Bintang Darah.

__ADS_1


Berjalan ke arah gerbang, Alex melihat tumpukan karung beras yang sebelumnya dia buat untuk menutup jalan kini telah berserakan.


Beras-beras yang berhamburan pun sudah banyak berkurang karena dimakan oleh burung.


"Sepertinya makhluk-makhluk itu tidak mengikuti Mathias dan yang lain." Alex tidak melihat jejak kaki makhluk terkutuk kearah kepergian delapan penduduk yang selamat.


Meskipun Alex ingin mencari mereka, dia yakin tidak akan menemukan mereka dengan mudah karena sudah belasan jam sejak kejadian itu.


Alex berbalik dan melihat kearah desa. "Sebaiknya aku menguburkan semua korban di desa. Dengan ini, jika delapan orang itu kembali nantinya, mereka tidak akan sedih karena dapat melihat makam para penduduk dan melepaskan tangisan mereka dengan bebas."


Kota Xyras, dua hari setelah kedatangan Alex.


Klon pertama Alex sedang sarapan di lantai satu tempat ia menginap.


Penginapan kasur emas adalah salah satu penginapan kelas atas milik Benzir di kota Xyras.


Meskipun harga penginapan cukup mahal yaitu lima koin perak untuk satu malam, Alex berpikir itu layak. Mengingat istirahatnya di penginapan ini merupakan istirahat yang paling nyaman selama ia berada di dunia sihir.


Makanan yang disajikan di lantai bawah juga sangat lezat, dengan daging segar dan berkualitas dari hewan-hewan yang berkeliaran di pinggiran Great Forest.


"Selamat datang Tuan Benzir." Salah seorang pelayan membungkuk menyapa orang yang baru memasuki penginapan.


"Tuan Benzir!" Alex berdiri dari tempat duduknya melihat kedatangan Benzir.


"Oh, Alex! Aku tidak menyangka kita bertemu secepat ini. Mengapa kamu datang ke kota Xyras?" Orang luar masih belum mengetahui kejadian di desa Rod, termasuk Benzir yang baru saja mengunjungi desa Rod sekitar tiga hari sebelumnya.


Wajah Alex berubah sedih, dia berkata, "Dapatkah kita bicara berdua saja? Aku ingin memberikan informasi yang penting."


Melihat perubahan diwajah Alex, Benzir pun menyetujuinya lalu mengajak Alex ke ruang pribadi miliknya.


Di dalam ruangan, Alex menceritakan semua kejadian di desa Rod yang diakibatkan oleh Gereja Bintang Darah.


"Benarkah Owen meninggal?" Tanya Benzir dengan sedih.


"Aku memastikannya sendiri ketika bertarung dengan makhluk terkutuk." Alex mengangguk sedih.


"Jadi begitu. Aku yakin dia telah memberitahu Timothi semuanya."


"Memberi tahu Timothi apa?" Alex tidak mendengar jelas gumaman kecil Benzir.


"Tidak... Maksudku, bagaimana dengan sihir origin yang kau katakan sebelumnya. Bisakah kau menunjukkannya kepadaku?" Benzir tersadar bahwa dia sebelumnya kelepasan berbicara, karena terbawa suasana sedih akan kematian Owen.


Sebelumnya, Alex memberitahu kemampuan inventory kepada Benzir sebagai alasan mengapa dia bisa membantu Owen dalam melawan makhluk terkutuk.


Jika Benzir tahu Alex memiliki sihir origin, maka cerita Alex masuk akal dalam membantu Owen melawan makhluk terkutuk.

__ADS_1


Alasannya adalah karena pemilik sihir origin biasanya lebih cepat dalam mempelajari sihir daripada yang tidak memilikinya.


Alex menunjukan kemampuan inventory dengan mengeluarkan beberapa barang di dalamnya.


Benzir kagum dengan sihir origin milik Alex. "Tapi bagaimana kau membantu Owen melawan makhluk terkutuk dengan sihir origin seperti ini?"


"Aku juga bisa melakukan ini." Alex mengambil sendok yang terbuat dari kayu lalu mengalirkan mana ke dalamnya.


Pada awalnya, sendok kayu itu hanya sedikit bergetar . Namun setelah Alex mengalirkan lebih banyak mana, sendok kayu tersebut bergetar semakin kuat dan terlihat sebuah retakan yang memanjang dari bagian bawah sampai ke bagian tengah sendok tersebut.


"Tahap mengalirkan mana!" Teriakan Benzir menggelegar di dalam ruangan.


Benua Timur khususnya wilayah diluar Great Forest adalah daerah yang minim akan ilmu tentang sihir.


Banyaknya wilayah yang dikuasai monster, serta sedikitnya akses jalan yang menghubungkan setiap lokasi, menyebabkan kurangnya pembelajaran mengenai sihir.


Hal ini menyebabkan orang-orang yang menguasai sihir di benua timur tidak merata di setiap lokasi, khususnya di desa-desa pinggiran Great Forest.


Kyle, salah satu pemimpin kelompok petualang di kota Xyras adalah salah satu yang mempelajari sihir di Benua Timur. Hal inilah yang membuat Kyle bisa memasuki peringkat perak karena telah memenuhi persyaratan minimal.


Meskipun dia adalah seorang petualang peringkat perak, sebenarnya dia baru saja berada ditahap awal mengalirkan mana dan itu pun masih belum stabil.


Jika Kyle ditempatkan di wilayah lain yang lebih maju dalam hal sihir, dengan kekuatan pertempurannya yang cukup lemah dia hanya akan berada diperingkat perunggu, satu tahap sebelum peringkat perak.


"Bagaimana jika kau bekerja denganku saja setelah ini? Aku akan membayarmu dengan harga yang bagus."


Mendengar tawaran Benzir, Alex menggelengkan kepala. "Tidak tuan Benzir, aku berniat membalaskan dendam desa Rod. Aku tidak ingin terikat dengan siapapun."


"Hah... Alex, aku tahu mungkin ini terdengar tidak enak untukmu. Tapi dengan kekuatanmu saat ini, kau tidak mungkin bisa membalaskan dendam desa Rod." Benzir menasehati Alex karena dia samar-samar mengetahui kekuatan yang dimiliki para petinggi di Gereja Bintang Darah.


"Tuan Benzir tenang saja. Aku akan meningkatkan kekuatanku terlebih dahulu sebelum bersinggungan dengan Gereja Bintang Darah."


"Baguslah... Lalu, jika kau tidak ingin terikat dengan siapapun, lebih baik kau bergabung dengan guild petualang. Keberadaan mereka hampir berada di semua kota di dunia ini." Benzir memberikan saran.


Jika Alex bergabung dengan guild petualang, setidaknya Alex akan langsung berada diperingkat perak karena sedikitnya petualang yang kuat di kota Xyras.


"Aku akan memikirkannya nanti. Lagipula, sekarang aku ingin membahas rencana untuk mengubah gaya hidup masyarakat. Aku butuh kerjasama dengan tuan Benzir untuk mewujudkan rencana tersebut. Tenang saja, ini akan menghasilkan banyak keuntungan!" Alex mengalihkan topik pembicaraan untuk membicarakan kerjasama dengan Benzir.


"Apa itu? Langsung saja katakan!" Pupil mata Benzir seolah-olah berubah menjadi koin emas lalu dia memaksa Alex untuk melanjutkan perkataannya.


"Bukankah selama ini masyarakat selalu memakai batu api untuk menghasilkan api sebelum memasak?" Alex berniat menjual korek api karena selama di desa Rod, dia melihat semua penduduk menghidupkan api dengan menggesek-gesekkan dua batu api untuk menghasilkan sebuah percikan.


"Ya... Mengapa kau tanyakan itu?" Benzir bingung mengapa Alex menanyakan hal yang sudah jelas.


Alex mengeluarkan sebuah korek gas dari dalam inventory. "Aku memiliki alat yang dapat dengan mudah membuat api."

__ADS_1


__ADS_2