Berdagang Dengan Dunia Lain

Berdagang Dengan Dunia Lain
Misi Pertama (1)


__ADS_3

"Teteskan darahmu pada lencana ini,  lencana ini akan terhubung denganmu melalui koneksi jiwa. Jika lencana ini tidak berada didekatmu dalam waktu lima menit, lencana ini akan berubah hitam dan tidak dapat teridentifikasi. Tapi tenang saja, ketika kau menyentuhnya kembali, lencana tersebut akan kembali normal." Zeff menjelaskan setiap kegunaan lencana yang diberikan oleh guild petualang.


Peringkat petualang terdiri dari kayu, perunggu, perak, emas, mithril, dan adamantium.


Peringkat kayu dan perunggu tidak mendapatkan lencana sihir seperti yang dipegang Alex saat ini.


Jika seseorang menjadi peringkat perak, guild petualang akan memberikan lencana sihir secara gratis yang akan digunakan selamanya.


Tentu saja jika terjadi peningkatan peringkat ke emas atau di atasnya, guild petualang akan meminta lencana yang sebelumnya diberikan, lalu mengubah desain lencana tersebut untuk menggambarkan peringkat sang petualang.


Meskipun orang lain tidak dapat menyalahgunakan lencana petualang milik seseorang, adakalanya seorang petualang kehilangan lencananya.


Jika hal itu terjadi, guild petualang akan meminta biaya pembuatan kembali lencana tersebut kepada sang petualang, dengan biaya satu koin emas.


Alex menggigit jarinya lalu meneteskan darah ke atas lencana yang diberikan Zeff.


Lencana itu terlihat mengeluarkan sinar warna-warni selama beberapa saat, sebelum sinar tersebut padam.


Zeff melihat semuanya berjalan lancar dan mengangguk. "Sudah sejauh mana kemampuanmu untuk mengalirkan mana?"


Pada umumnya, seseorang yang dapat mengalirkan mana dari dalam tubuh memiliki eksistensi poin minimal tiga ribu.


Meskipun Alex tidak memberitahukan sebelumnya, nilai yang ditunjukkan batu pengukur guild petualang tidak mungkin salah. Itulah yang dia pikirkan.


"Hmm... Aku dapat mengalirkan mana ke dalam senjata yang kusentuh." Alex menjawab dengan setengah berbohong.


Zeff mengangguk dengan senang. Dengan ini, seorang petualang berbakat telah terlahir di kota mereka, Xyras!


'Sebelum status sistemku meningkat, mungkin aku harus menyembunyikan bahwa aku dapat mewujudkan sihir.' Pikir Alex dalam hatinya.


Mereka berbincang sesaat sebelum Alex pamit meninggalkan ruangan tersebut.


Alex menuruni tangga menuju lantai satu dengan seluruh perhatian fokus kepadanya.


"Lihat di pinggang pemuda itu! Dia baru saja mendaftar, namun sudah berada diperingkat perak." Seseorang bergumam dengan kagum kepada teman minumnya.


"Hah... Scarface mencari masalah dengan orang yang salah." Kata orang lain dari meja sebelah.


Alex menghiraukan perkataan banyak orang yang sedang membicarakan dirinya dan melangkah menuju meja resepsionis.

__ADS_1


"Selamat datang kembali tuan." Wanita cantik di meja resepsionis tersenyum menyambut Alex.


Melihat lencana perak yang disematkan di pinggang Alex, wanita itu menjadi lebih ramah dari sebelumnya. "Maaf, sebelumnya saya belum memperkenalkan diri, nama saya Aya."


"Aku Leon." Alex hanya membalas singkat menampilkan penyamarannya sebagai petualang misterius.


"Tuan Leon sangat hebat. Di usianya yang muda, sudah berada di peringkat perak." Aya tersenyum menyanjung Alex.


Alex menghiraukan perkataan Aya dan bertanya, "Apakah ada misi yang dapat kau sarankan untukku?"


Aya mengeluarkan tumpukan kertas dan meletakkannya di atas meja. Dia mengecek tumpukan kertas tersebut dengan teliti.


'Bukankah itu sobekan kertas dari buku yang kujual kepada Benzir?' Pikir Alex dalam hati.


"Ada beberapa misi kelas c yang tersedia saat ini. Sebagai misi pertama, aku menyarankan tuan Leon untuk memilih misi ini." Aya menyerahkan sebuah kertas kepada Alex.


Alex menerima kertas yang diserahkan Aya dan membaca isinya. Di dalamnya terdapat beberapa informasi mengenai misi yang diberikan, serta hadiah yang ditawarkan jika dia berhasil menyelesaikan misi tersebut.


Telah terjadi beberapa kasus anak hilang di daerah kumuh kota Xyras.


Sejak setengah tahun yang lalu, terdapat dua atau tiga anak yang hilang dalam waktu satu bulan.


Namun pada bulan-bulan berikutnya, kasus penculikan tetap terjadi, yang mengakibatkan para penduduk daerah kumuh menjadi khawatir.


Mereka tidak membiarkan anak mereka berkeliaran diluar rumah saat matahari mulai tenggelam, dan beberapa orang dewasa ditugaskan secara bergiliran untuk berpatroli pada malam hari.


Ketika mereka mengira kasus penculikan tidak terjadi lagi, dua orang anak menghilang secara misterius dari dalam kamarnya.


Keluarga anak tersebut mengetahui hal itu disaat sang ibu ingin membangunkan anaknya di pagi hari.


Setelah kejadian itu, para penduduk daerah kumuh pun sepakat untuk mengumpulkan dana secara sukarela, dan mengajukan misi kepada guild petualang untuk membantu mereka.


Karena sebagian besar penduduk daerah kumuh bekerja sebagai buruh kasar, dana yang dapat dikumpulkan mereka pada awalnya hanya sebesar dua puluh keping perak.


"Bulan lalu, para penduduk daerah kumuh mengirimkan permintaan misi ini dengan hadiah dua puluh koin perak. Sebenarnya sudah ada tiga kelompok petualang yang mencoba menyelesaikan misi ini, namun mereka gagal karena tidak mendapatkan apa-apa selama penyelidikan. Dua hari yang lalu, penduduk daerah kumuh menambahkan hadiah misi menjadi empat puluh keping perak demi mempercepat mencari pelaku penculikan." Aya menjelaskan dengan ekspresi sedih.


"Dimana letak daerah kumuh ini?" Tanya Alex.


"Disudut barat kota Xyras, sekitar satu jam berjalan kaki dari sini."

__ADS_1


Semakin ke barat, semakin dekat dengan perbatasan daerah subur dan gurun pasir di Benua Timur.


Kebanyakan penduduk daerah kumuh adalah warga miskin yang tidak dapat membayar pajak kepada pemerintah kota, sehingga daerah mereka pun tidak berada dalam lingkup patroli para penjaga kota.


Meskipun hadiah yang ditawarkan sedikit jika dibandingkan hasil perdagangan Alex dengan Benzir, Alex tidak ingin membiarkan lebih banyak orang tua yang kehilangan anak mereka.


Dia tahu bagaimana pedihnya perasaan kehilangan anggota keluarga, meskipun itu hanya keluarga yang tidak berhubungan darah di panti asuhan Leonard.


"Baiklah, aku akan mengambil misi ini!" Alex mengangguk dengan tegas.


Aya tersenyum senang mengetahui sarannya diterima. Dia mengambil lencana Alex, lalu mendaftarkan petualang Leon sebagai penerima misi tersebut, sebelum menyerahkan beberapa informasi yang didapatkan petualang sebelumnya kepada Alex.


"Meskipun para petualang sebelumnya gagal, mereka menuliskan beberapa informasi yang mungkin akan membantumu." Kata Aya.


Alex menerima informasi tersebut, lalu berjalan keluar dari aula guild untuk segera pergi menuju daerah kumuh.


Di tengah perjalanan, dia mendapatkan sebuah rencana yang baik untuk memantau seluruh daerah kumuh. Untuk menjalankan rencananya, dia membutuhkan bantuan klon pertama yang saat ini sedang luang di penginapan kasur emas.


Matahari tepat lurus di atas kepala ketika Alex menginjakkan kaki di daerah kumuh.


Alex mengamati lanskap bangunan serta lokasi yang menurutnya cocok untuk ditempati klon pertama.


Setelah memastikan sebuah lokasi, Alex melanjutkan langkahnya untuk menemui perwakilan penduduk yang membawa misi ke guild petualang.


Wajah Alex berubah sedih, melihat beberapa anak kecil berlarian di pinggir jalan dengan pakaian yang compang camping. Tubuh mereka sedikit kurus dibandingkan anak-anak pada umumnya, namun wajah mereka memancarkan senyum yang menyilaukan.


Tampilan mereka berbanding terbalik dengan orang tua yang khawatir. Beberapa ibu rumah tangga terlihat sedang menjemur pakaian, sedangkan lainnya berkumpul membentuk kelompok sedang membicarakan sesuatu.


Alex tiba di alamat rumah perwakilan daerah kumuh yang menyerahkan misi, berdasarkan informasi yang tertulis di kertas.


Tok... Tok... Tok...


"Kamu mencari siapa nak?" Seorang wanita paruh baya membuka pintu.


"Apakah ini rumah pak Ron?"


"Benar, Ron adalah suamiku. Apakah kamu butuh sesuatu dengannya?"


"Perkenalkan aku Leon, aku adalah seorang petualang yang menerima misi dari guild petualang." Alex memperkenalkan diri sambil menampilkan lencana miliknya, yang menunjukkan identitasnya sebagai petualang peringkat perak.

__ADS_1


__ADS_2