
Selain sepuluh ribu buku dan pulpen yang mereka bicarakan sebelumnya, Benzir juga meminta dua puluh ribu korek gas dari Alex.
Alex menyerahkan ketiga jenis barang tersebut kepada Benzir dan menerima tujuh ratus koin emas sebagai bayarannya.
Setelah transaksi diselesaikan, keduanya melanjutkan pembicaraan selama beberapa saat, sebelum berpisah untuk melanjutkan aktivitas masing-masing.
Alex kembali ke dalam kamarnya di lantai dua. Dia membuka sistemnya lalu memasukkan semua tujuh ratus koin emas kedalam.
<>
Nama : Alexander Leonard
Usia : 17 tahun
Konstitusi : 10 [+]
Vitalitas : 10 [+]
Skill :
- komunikasi universal : 3/10 [+]
- pembagi tubuh : 10/10 [+]
- pembagi pikiran : 3/10 [+]
- manipulasi mana : 10/10 [+]
<>
<>
<>
<>
Poin system : 0
Koin emas : 1231
#Total koin emas Alex yang ditampilkan pada panel sistem sebelumnya adalah 557 koin. Selama tiga hari terakhir ini, Alex telah memakai beberapa koin emas untuk kebutuhan sehari-hari nya serta membeli persediaan barang yang akan dijual di planet biru seperti beras dan berbagai kebutuhan untuk dagangan satenya.
Melihat jumlah koin emas saat ini, Alex berpikir bahwa dia dapat mengorbankan sejumlah koin untuk meningkatkan kekuatannya.
'Namun jika aku meningkatkan konstitusi atau vitalitas, peningkatannya hanya dapat dirasakan oleh tubuh utamaku.' pikir Alex merenung.
Meskipun dia menambahkan nilai konstitusi ataupun vitalitasnya, kedua tubuh klonnya tetap akan memiliki nilai konstitusi serta vitalitas masing-masing sepuluh poin.
Tetapi ketika melihat dua skill lainnya yang belum memiliki nilai penuh yaitu komunikasi universal dan pembagi pikiran, Alex merasa bahwa lebih baik untuk meningkatkan nilai vitalitas dan konstitusi, daripada kedua skill yang menurutnya memiliki nama tidak terlalu hebat.
Alex mengorbankan seribu koin emas dan meningkatkan masing-masing lima poin pada konstitusi serta vitalitasnya.
<>
__ADS_1
Nama : Alexander Leonard
Usia : 17 tahun
Konstitusi : 15 [+]
Vitalitas : 15 [+]
Skill :
- komunikasi universal : 3/10 [+]
- pembagi tubuh : 10/10 [+]
- pembagi pikiran : 3/10 [+]
- manipulasi mana : 10/10 [+]
<>
<>
<>
<>
Poin system : 0
Koin emas : 231
Tubuh utamanya terasa panas selama beberapa saat dan pikirannya menjadi lebih jernih.
Selain itu, Alex juga merasakan cadangan mana di dalam tubuhnya meningkat, sehingga dia menjadi lebih yakin dalam menggunakan sihir.
'Lebih baik aku membiarkan tubuh utama berada di dunia sihir. Lagipula klonku di planet biru saat ini sudah cukup kuat.' pikir Alex.
Dengan kekuatan yang lebih besar pada tubuh utamanya, Alex dapat mengatasi situasi yang tak terduga dan membantu klon kedua yang saat ini berperan sebagai petualang misterius Leon.
Planet biru.
Klon pertama Alex terbangun dari tidurnya pada pukul delapan malam.
Dengan kekuatannya saat ini, stamina yang dimiliki Alex bertambah sehingga dapat beraktivitas lebih lama daripada orang normal.
Waktu tidurnya kini juga semakin berkurang sesuai dengan tingkat kelelahan.
Hal ini menyebabkan klon pertamanya dapat kembali bugar hanya dalam waktu dua jam setelah dia beristirahat di planet biru. Jika ditambah waktu dua jam tidurnya di dunia sihir sebelum dibangunkan Benzir, maka total waktu klon pertama beristirahat hanyalah empat jam sebelum tubuhnya kembali bugar.
Membuka handphonenya, dia melihat pesan dari Bilson yang mengatakan ingin membicarakan sesuatu dengannya.
Brrrrrrrr.....
Perutnya tiba-tiba berbunyi berteriak meminta tolong.
__ADS_1
Benar juga! sejak membantu klon keduanya dalam menjalankan misi, klon pertama Alex belum makan apapun.
Dia membalas pesan Bilson dan membuat janji pertemuan di warung sate tempat usahanya. Hitung-hitung mempromosikan dagangan satenya kepada Bilson.
Tiba di warung sate, Alex menemukan Tomi sedang mengurus lima orang pelanggan.
"Alex, stok kedua sudah hampir habis. Baru saja aku ingin mengirimkan pesan padamu." Tomi tampak bersyukur melihat kedatangan Alex.
Dagangan mereka saat ini memiliki banyak pelanggan tetap. Selain daging yang segar, nasi dan bumbu satenya juga memiliki rasa yang nikmat.
Keduanya bahkan mulai membuka dagangan sejak pukul empat sore setiap harinya. Sedangkan jika hari Minggu tiba, dagangan mereka akan menghabiskan sekitar empat stok tusuk sate yang dibawa klon Alex.
"Berapa tusuk sate yang tersisa?" Tanya Alex.
"Setelah menjual kepada lima pelanggan itu, yang tersisa hanya tinggal tiga puluh tusuk sate daging sapi dan dua puluh tusuk sate daging ayam."
"Itu sudah cukup. Tidak perlu menjualnya lagi setelah lima pelanggan itu, aku sedang membawa seorang teman untuk makan disini nanti. Apa kau sudah makan?"
"Ya, aku sudah makan tadi disaat senggang."
"Kalau begitu tolong sediakan sate yang tersisa juga. Sebentar lagi temanku akan datang kesini, tentu saja itu akan tetap masuk ke hitungan yang kau jual nanti."
"Baiklah, terimakasih Alex."
Alex tersenyum dan membantu melayani lima pelanggan yang ada, sedangkan Tomi melanjutkan memanggang sisa lima puluh tusuk sate.
Beberapa menit kemudian, Bilson datang dengan mobil hitamnya. Memarkirkan mobilnya di halaman toko dagangan Alex, Bilson keluar dari mobil lalu menyapa Alex yang sedang melayani pelanggan. "Selamat malam Alex, apa yang sedang kau lakukan?"
"Selamat malam pak Bilson, apakah aku belum memberitahumu? Aku baru saja membuka bisnis disini beberapa hari yang lalu." Balas Alex berpura-pura.
"Hebat! Di umurmu yang masih muda, kau sudah berjuang keras."
"Hahahaha, terimakasih pak Bilson. Silahkan masuk, aku sudah menyediakan makanan untuk kita!"
Bilson senang dengan cara Alex melakukan sesuatu. Keduanya telah saling membantu dalam beberapa hari terakhir, ucapan terimakasih tidak selalu dilihat dari perkataan melainkan tindakan.
'Atau mungkin dia juga ingin mempromosikan dagangannya kepadaku.' Pikir Bilson sambil tersenyum.
Bilson menuju meja yang terletak di sudut ruangan dan duduk di kursi yang tersedia.
Setelah Alex dan Tomi membawa sate, sup tulang, dan nasi ke meja Bilson, Alex ikut duduk disana.
Sebelum memakan makanan di meja, Alex berpesan kepada Tomi jika dia dapat langsung pulang ke rumahnya dan membiarkan Alex yang menutup toko nanti.
"Ini benar-benar nikmat, bagaimana kau membuat sate yang seenak ini?" Bilson dengan lahap memakan makanan di atas meja.
"Itu adalah rahasia dagang. Jika pak Bilson menyukainya, pak Bilson dapat sering-sering datang ke sini. Jangan lupa untuk membawa bu Tina."
"Hahahaha, baiklah. Kau memang cerdik!"
Alex hanya tersenyum membalas perkataan Bilson.
Sambil melahap makanan dengan santai, Bilson berkata kepada Alex. "Tahukah kamu, sebenarnya banyak masalah yang tak diperlihatkan ke publik di kota Sevenright."
__ADS_1
"Apakah ini menyangkut pemilik bakat?" Tanya Alex.
Bilson menganggukkan kepala mengapresiasi Alex yang cepat menangkap. "Di berbagai negara, polisi hanya menangani suatu kasus yang berkaitan dengan permasalahan masyarakat biasa. Sedangkan untuk sesuatu yang diluar nalar manusia biasa, terdapat sebuah organisasi pemerintahan yang menangani hal tersebut. Tentu saja nama organisasi tiap-tiap negara berbeda."