Berlian Yang Tersisih

Berlian Yang Tersisih
Kejutan Menyakitkan


__ADS_3

Ryan termenung, haruskah dia datang ke pesta ulang tahun Evan, tapi dia butuh jawaban atas dimana istrinya berada. Lima belas menit lagi, pesta akan segera dimulai. Berharap menemukan jawaban atas pencarian Metha, Ryan memutuskan berangkat ke hotel dimana pesta diadakan.


Suasana sangat ramai, semua karyawan pusat maupun cabang diundang. Terlalu berlebihan untuk ukuran pesta ulang tahun, menurut Ryan. Dia memasuki balroom hotel, namun matanya langsung disuguhi dengan foto yang membuatnya tercekat. Dadanya bergemuruh hebat.


Apa apaan ini, bathin Ryan


Foto mesra Metha dan Evan sebagai penyambut tamu, bukan hanya satu, tapi sepanjang koridor pintu masuk. Bukan hanya Ryan yang bingung, semua karyawanpun sama, bukankah ini pesta ulang tahun, kenapa terkesan seperti pesta pernikahan.


Tak lama MC mengumumkan acara akan segera dimulai. Ryan terpaksa tetap disini untuk menemukan jawaban atas semua yang terjadi saat ini.


"Mari kita sambut pengantin kita, Tuan Evan dan Nona Metha"


Deg.....Ryan membeku, pengantin? Foto foto, apa artinya semua ini, apakah ini mimpi?


Metha dan Evan memasuki balroom hotel, mereka mengenakan gaun dan jas pengantin. Tubuh Ryan menegang, bukan ini jawaban yang dia inginkan, tidak.....semua ini hanya ilusinya. Ryan mencoba menenangkan pikirannya, sayangnya semua ini nyata, apalagi saat mereka lewat didepan matanya, Keduanya tersenyum bahagia. Membuat hati Ryan terasa diremas, sakit....ini sangat menyakitkan. Tanpa sadar tangannya mengepal. Sudut matanya berair menahan perih hatinya.

__ADS_1


"silahkan pengantin menaiki pelaminan"


Benar, disana sudah ada orang tua Evan bahkan ayah mertunya juga duduk disana. Ini menandakan jika pesta malam ini adalah pesta pernikahan Evan dan Metha. Bagaimana ini bisa terjadi, Metha masih istri Ryan, bagaimana dia bisa memiliki dua suami, tidak...ini tidak bisa dibiarkan. Ryan melangkah menuju pelaminan, namun sebelum dia sampai, Hadi turun dan berjalan ke arahnya.


"jangan membuat kekacauan disini, jika kau mencari jawaban atas semua yang terjadi, tunggulah hingga acara ini selesai" ucap Hadi, Ryan yang menghormati ayah mertuanya langsung menurut, dia keluar dari balroom hotel dan meninggalkan pesta.


Inilah harga yang harus kau bayar Ryan, ucap Metha dalam hati, dia memandang mantan suaminya yang pergi meninggalkan hotel


****


Aarrrhhhhhhhh


"kenapa semua ini harus terjadi!!!??, aku salah Tuhan, aku tahu aku salah, tapi kenapa kau membalasnya seperti ini, sungguh aku tak sanggup kehilangan Metha, aku mencintainya, kenapa, kenapa???!!!!, tidakkah ada kesempatan untukku menembus semuanya, kenapa dengan cara ini, aku tak sanggup Tuhan, tidak?!!" Ryan tak mampu menahan sesak didadanya, pria ini menangis ditengah kesunyian malam, pilu, itulah yang Ryan rasakan saat ini, dia sungguh menyesal, kehilangan Metha sama sekali tak ada dalam benaknya, tapi sekarang, dia telah kehilangan wanita itu, wanita yang sangat ia cintai. Tak jauh dari sana, seorang wanita meremas dadanya,


Sebegitu besarnya cintamu pada Metha Ryan, tidakkah kau melihat cintaku yang juga besar untukmu. Aku sakit melihat semua ini, kenapa kau menyiksa dirimu sendiri.

__ADS_1


Wanita itu pergi meninggalkan taman.


*******


Berbanding terbalik dengan Ryan, suasana pesta begitu meriah. Keluarga Evan sudah menjelaskan bahwa malam ini adalah resepsi pernikahan Evan dan Metha. Mereka juga memperlihatkan video sejak Evan dan Metha kecil hingga saat ini. Banyak karyawan wanita yang kecewa, namun mereka hanya bisa mendoakan mempelai.


"para fansmu kecewa mas" goda Metha


"kau benar sayang, aku bahkan tak peduli dengan mereka, yang aku pedulikan hanya kamu, wanita yang aku cintai"


"ish, gombal"


"aku serius, bukankah kau sudah tahu jika aku sangat mencintaimu"


"sayangnya semuanya benar, aku juga mencintaimu, Evan Anggika" Metha tersenyum manis kepada suaminya, mereka sungguh pasangan yang serasi.

__ADS_1


__ADS_2