
"Shanum" gumam Andre
Fika terdiam mendengar seseorang menyebutnya dengan nama lain, tubuhnya menegang, tangannya gemetar. Matanya tertuju pada sosok tua yang sebenarnya dia rindukan. Dan juga Ryan, pria yang dia cari selama ini. Namun dia segera membuang rasa gugupnya.
"maaf pak Andre, dia Fika kepala team produksi kami" ucap Evan,
"oh benarkah? Maaf, mungkin aku salah mengenali orang, karena aku terlalu merindukan orang itu" jawab Andre tersenyum, dia masih menatap Fika lekat
Ryan terdiam, dia masih mencerna kejadian tadi. Ayahnya memanggil Fika dengan nama Shanum, tapi tidak mungkin, wanita didepannya adalah Rafika Handayani, wanita yng menjeratnya juga wanita yang sudah menghancurkan rumah tangganya dengan Metha.
"baiklah mari kita mulai, silahkan tuan Andre" ucap Evan
"karena saya akan menyerahkan semuanya pada Ryan, maka biar dia saja yang menjelaskan semuanya" ucap Andre, Fika memandang pria tua itu, dia cukup terkejut.
"bagaimana bisa papa mempercayakan perusahaan pada Ryan, Apa hubungan Ryan dengan papa sebenarnya" gumam Fika dalam hati
"kami memiliki resort baru di Bali dan Labuan Bajo, resort tersebut ditujukan bagi pasangan pengantin baru, fasilitasnya lengkap, tempatnya juga strategis karena langsung menghadap pantai, kolam renang didepan kamar utama, juga dilengkapi peralatan elektronik yang lengkap, kami ingin iklannya menonjolkan kenyamanan resort dan fasilitas yang ada serta pemandangan yang tersedia" jelas Ryan
"tidak masalah pak Ryan, selama ini pihak Sances sudah memakai jasa kami, saya rasa tidak akan ada masalah" jelas Evan
"saya juga mau ada model dalam iklan kami, jadi tidak hanya menampilkan segi tempat saja"
"baiklah kami akan mengaturnya"
__ADS_1
"bukankah pak Evan pengantin baru?, bagaimana kalau pak Evan dan istri yang menjadi model untuk iklan kami" pinta Ryan, bukan tanpa alasan dia meminta Evan dan Metha sebagai modelnya, Ryan sudah menyusun rencana untuk membawa Metha pergi.
"benar juga, bagaimana kalau pak Evan dan istri yang menjadi model kami, saya rasa kalian pasangan yang pas untuk proyek ini" tambah Andre
"saya tidak bisa memutuskan sendiri pak Andre, saya akan bertanya pada istri saya dulu" jawab Evan
"saya berharap mendapat jawaban secepatnya pak Evan" Andre tersenyum, sementara Fika hanya diam, dia tahu bahwa Ryan merencanakan sesuatu,
"kira kira bagaimana konsep yang bagus nona Fika?" tanya Andre pada Fika
"dengan tema honeymoon, maka konsep yang cocok adalah romantic couple, menceritakan keromantisan pasangan baru, mulai dari bangun tidur hingga malam hari, dimulai dari kamar, dapur, ruang tamu, kamar mandi, kolam renang dan pantai, disana nanti akan memperlihatkan detail satu persatu ruangan juga fasilitas yang ada, kita juga bisa menambahkan sedikit adegan mesra agar terlibat lebih nyata, aku rasa pak Evan dan istrinya adalah model yang sangat cocok" terang Fika
"kau hebat nona, aku suka konsepmu, kau juga detail dalam menerangkan semuanya" Andre menatap Fika, tidak salah lagi bahwa perempuan itu adalah Shanumnya. Karena felling seorang ayah tak pernah salah.
"bagus, saya menyukai konsepnya" puji Ryan, Fika hanya tersenyum, dia tahu jika Ryan tengah merencanakan sesuatu
"baiklah jika semua setuju, saya rasa kontrak kerjasamanya bisa kita tanda tangani" ucap Evan
"tentu saja" jawab Ryan
Evan dan Ryan akhirnya menandatangani kontrak tersebut dan metting selesai.
"terima kasih atas kerja samanya tuan Andre dan tuan Ryan, saya harap semua berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, saya akan segera memberi kabar"
__ADS_1
"sama sama pak Evan, saya senang bisa bekerja sama dengan anda lagi, kalau begitu kami pamit"
Andre dan Ryna meninggalkan ruang metting. Begitu juga dengan Evan dan yang lainnya.
Didalam mobil, Andre tak henti tersenyum
"ada apa ayah? Aku lihat ayah senang sekali sejak tadi"
"kau benar nak, ayah memang sedang senang"
"kenapa?"
"kau tahu, ayah sudah menemukan anak bakal itu"
Ryan terdiam,
"maksud ayah?" tanya Ryan was was
"Fika adalah Shanumku yang hilang"
*****
Nah lo mas Ryan, niat hati menjauhi Fika eh...malah jadi anak angkat bapaknya. Dunia sempit ya kakak 😊😁
__ADS_1