
Shanum pergi dengan perasaan kesal luar biasa. Niat hati ingin memberi wanita itu pelajaran, justru dirinya yang dipermalukan. Saat dilampu merah, ia tak sengaja melihat mantan rekan kerjanya, Angel. Shanum ingat jika Angel begitu menyukai Evan, dan Shanum memegang kartu as Angel yang tak sengaja ia tahu waktu itu.
Sekarang aku tahu apa yang harus aku lakukan, baiklah, mari kita lihat, apa kau akan terus bahagia, wanita si****lan. Shanum tersenyum licik
Flash Back On
Satu Tahun Yang Lalu
Perusahaan Evan mengadakan perayaan ulang tahun, semua karyawan tengah menikmati pesta, termasuk Angel. Salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan Evan. Sudah lama Angel menyimpan perasaan kepada bos nya itu. Angel adalah wanita yang memiliki obsesi tinggi, dengan nekat dia mencampurkan obat pe****sang kedalam gelas minuman milik Evan yang akan diantar oleh pelayan. Dan tanpa sengaja Shanum melihat semuanya. Sayangnya bukan Evan yang meminum minuman itu, tapi rekan kerjanya. Saat itu Evan tengah mengkhawatirkan Metha yang mulai mengetahui perselingkuhan suaminya. Evan bahkan tak memakan atau meminum apapun yang ada dipestanya.
Flash Back Off
Shanum segera menghubungi Angel, dan mengajaknya bertemu. Setengah jam kemudian, Shanum sudah duduk di sebuah Cafe menunggu Angel, hingga tak lama yang ditunggupun datang.
"duduklah, kau mau pesan sesuatu?" tawar Shanum, Angel mengernyitkan dahi
__ADS_1
"ada urusan apa kau menghubungiku, jangan basa basi, karena kita tak cukup akrab untuk itu" sahut Angel, dia dan Shanum memang satu team, namun Shanum bukanlah orang yang gampang bergaul dengan orang lain, dia cenderung cuek dan hanya peduli pada Ryan
"baiklah, aku langsung saja, aku tahu kau menyukai Evan" Angel mengerutkan dahi
"lalu apa urusannya denganmu?"
"aku bisa membantumu mendapatkan Evan, asalkan kau mau mengikuti semua perintahku"
Angel kembali menatap Shanum lalu tertawa, dia memang menyukai Evan, tapi itu dulu
"kau mau menyuruhku menjadi pelakor? Sama sepertimu? Hahah, yang benar saja, aku tidak mau!!!!"
"jangan mempengaruhiku, aku bukan kamu yang dengan tidak tahu dirinya merayu pria beristri, dan jangan samakan aku denganmu, karena kita tidak sama dan tidak akan pernah sama"
"hahahah, benarkah kau tidak sama denganku? kau kira aku tidak tahu rahasiamu.....kau diam diam pernah memberikan obat pe****sang pada minuman Evan, sayangnya kau salah sasaran, bagaimana jika aku mengadukan hal ini pada Evan, kau akan tamat" Shanum menyeringai, membuat wajah Angel langsung pias.
__ADS_1
"i.... Itu tidak benar, aku..tidak mungkin berani melakukan hal itu" sangkal Angel
"hahah, kau mau menyangkal, aku punya rekaman saat kau memasukkan obat itu ke minuman Evan, jika kau tak mau bekerja sama denganku maka aku akan memberikan rekaman itu pada Evan, dan kariermu akan tamat saat ini juga" Angel terdesak dan tak memiliki pilihan lain
"Apa yang kau inginkan sebenarnya dariku?"
" kau hanya perlu melakukan apa yang aku perintahkan, selebihnya adalah urusanku"
Angel menghela nafas, ia tak mau dipecat dari pekerjaannya, dia butuh uang, gajinya di kantor Evan juga sangat besar. Ia tak mau kehilangan semua itu
"baiklah, aku akan melakukan apa yang kau minta, tapi kau jangan pernah membicarakan video itu pada siapapun"
"tentu"
Dasar bodoh, kau akan menjadi mainanku Angel, hahha, aku bahkan tak memiliki video itu, gumam Shanum dalam hati
__ADS_1
Dalam sebuah ruangan, seorang wanita tersenyum menyeringai, dia mendengar semua percakapan mereka
Kau mau bermain main denganku rupanya, baiklah Shanum, kau akan segera tahu siapa aku sebenarnya, dan kau salah lawan jika berurusan denganku.