Berlian Yang Tersisih

Berlian Yang Tersisih
Pergi


__ADS_3

Shanum sudah membersihkan diri, tubuhnya masih terasa nyeri akibat siksaan dari Akmal. Tidak, dirinya bukan wanita lemah yang boleh ditindas, mungkin dia salah karena dulu kabur dari pernikahannya dengan Akmal hingga membuat bunda Akmal meninggal. Tapi bukankah itu namanya takdir? Kenapa harus dirinya yang disalahkan oleh Akmal.


Shanum tahu jika Akmal sudah berangkat ke kantor, maka dari itu dia segera bersiap untuk pergi. Dengan bekal keberanian, dia keluar dari rumah Akmal. Tujuannya adalah ke tempat ayahnya, ayahnya harus tahu apa yang Akmal perbuat padanya.


Setelah berhasil menaiki taksi, Shanum langsung menuju bandara. Menempuh perjalanan beberapa menit, akhirnya dia sampai di bandara.


"kamu mau kabur?" tanya Akmal yang sudah ada didepannya, Shanum sempat terkejut namun segera menetralkan dirinya


"aku tidak kabur, aku hanya ingin pergi darimu"


"kau tidak bisa melakukan itu, aku tidak mengijinkannya"


"aku tidak butuh ijinmu, lagipula untuk apa aku hidup bersama pria penyiksa sepertimu"


"hahah, silahkan pergi jika bisa"


Shanum tak memperdulikan Akmal, dia melangkah kedalam bandara, namun Akmal segera mencekalnya


"kau mau jadi istri pembangkang?" geram Akmal


"tidak, tapi sikapmu yang membuatku seperti ini, aku bukan budakmu, jadi aku tidak mau hidup denganmu lagi!!"


"kau tidak akan bisa pergi, kau pikir aku akan membiarkanmu pergi begitu saja setelah semua yang terjadi?"

__ADS_1


"jadi apa maumu?"


"tentu saja kau, aku menginginkanmu menderita!"


"laki laki tidak tahu diri, kau pikir aku mau hidup menderita denganmu, mimpi!!!"


Shanum segera berlari meninggalkan Akmal, sayangnya lagi lagi pria itu mencekal tangannya.


"apa maumu??!!!" teriak Shanum, dia bahkan tidak perduli menjadi tontonan pengunjung bandara


"kau harus pulang denganku!!"


"aku tidak mau!!"


Shanum menendang perut Akmal hingga laki laki itu mundur beberapa langkah, hal itu langsung dimanfaatkan oleh Shanum untuk berlari masuk,


"pak tolong, saya di kejar orang jahat" adunya pada petugas bandara


"sekarang dimana orang tersebut bu?"


"dia dibelakang, tolong periksa pasport dan visa saya, saya harus segera masuk kedalam pesawat agar dia tidak bisa mengikuti saya lagi" pinta Shanum, petugas segera mengecek data data Shanum kemudian mempersilahkannya masuk


"Shanum tunggu!!" teriak Akmal

__ADS_1


"maaf pak, tolong jangan mengganggu ketenangan penumpang" ucap petugas bandara


"dia itu istri saya, saya harus mengejarnya"


"boleh saya lihat identitas dan tiket anda?" pinta petugas


"saya tidak punya tiket, tapi saya harus mengejar istri saya segera!!"


"anda tidak bisa masuk tanpa identitas dan tiket, sebaiknya anda memesan tiket terlebih dahulu"


"arrggh sial"


Akmal segera menuju loket untuk memesan tiket, sayangnya dia kehabisan tiket dan pesawat akan terbang 10 menit lagi


"sial!!!!, kenapa aku tidak terpikir membeli tiket, wanita sialan itu berhasil kabur!!!!, tapi ini tidak akan lama, dia akan kembali padaku dengan sendirinya!!" geram Akmal


Akmal segera meninggalkan bandara, dia bahkan meninggalkan meeting penting saat tak sengaja mengecek CCTV rumahnya dan mengetahui jika Shanum kabur dari rumah.


Pesawat sudah lepas landas, Shanum bernafas lega karena bisa terlepas dari Akmal. Setelah ini dia akan segera mengajukan gugatan cerai pada pria itu. Tidak masalah dirinya menjadi janda untuk kedua kalinya, daripada dia harus hidup tersiksa dengan Akmal.


Saat ini tujuan Shanum adalah bertemu dengan ayahnya. Hanya pria tua itu harapan Shanum sekarang. Semoga semua berjalan dengan lancar, bathin Shanum


*****

__ADS_1


Baru sehari jadi istri udah kabur, nasib Shanum gitu amat ya....


__ADS_2