
Harish datang dan lansung menyelam menyelamatkan Flora dan membawanya ke daratan
Flora pingsan
tanpa permisi Harish memberikan nafas buatan pada Flora
"UHUK UHUK....".ucap Flora
mengeluarkan air dari mulutnya
ia melihat Harish dan Bangkit berdiri begitu pula Harish
"kenapa kau menyelamatkanku kenapa !".bentak Flora menangis
Harish menenangkan Flora
"apa yang kau lakukan tenang .ok kau tidak boleh seperti ini Flora kau sedang hamil kau ingin anakmu meninggal itu dosa !".ucap Harish
Flora menangis
"kenapa kau selamatkan aku aku sudah sering tersakiti dan aku tidak mau tersakiti lagi ! anak ini sudah disakiti oleh ayahnya disaat aku hamil ayahnya justru tidak bisa meninggalkan selingkuhannya itu !".ucap Flora
"apa kau gila hah !".bentak Harish
"kau ingin membunuh anakmu !".bentaknya lagi
"kau tidak mengerti aku tuan aku sudah tidak kuat dengan semua ini aku benci Dunia ini aku benci adikmu itu ! yang ternyata seorang lelaki hina !".bentaknya
Harish mengerti perasaan Flora
"jika kau membunuh dirimu sendiri dan anak yang kau kandung itu ! kau sama saja hinanya karena apa ! ."ucap Harish
"kau membunuh bayi yang belum lahir di dunia ini !".tekan Harish
Flora terdiam
Harish membawa Flora ke mobilnya dan mengeluarkan paper bag
"ambilah ganti pakaianmu itu !".ucap Harish
Harish mengambil paper bag satunya dan ke kamar mandi pria setalah itu ia akan meninggalkan Flora sendirian
ketika akan pergi Flora mencegatnya
"terima kasih tuan?".ucap bunga
"tidak.apa ".ucapnya
Mereka kemudian saling tenang dan berbincang di depan pantai
"tuan kenapa tuan Harish tidak muncul selama ini dan kenapa kau berbeda dari bram ?".tanya bunga
Harish menghembuskan nafasnya.
"ada banyak perbedaan diantara kami Flora hanya ayah kami yang tahu apa persamaan kami dan hubungan kakak adik macam apa yang kami jalani ".ucap Harish
sementara itu
Di mansion Al Siddiq
keluarga itu sedang makan bersama
"sudah ada kabar ?".tanya Zayn
Ammar dan Akbar hanya diam
"sudah papa kami .....".ucap Akbar terpotong
BRAKKKK
Ammar menggebuk meja
"semua ini salah papa dan mama ayah mama dari dulu egois coba papa mama tidak pentingkan diri sendiri dan andai saja papa dan mama meluangkan waktu untuk kami keadaanya mungkin tidak seperti ini !".teriak Ammar
Akbar berdiri
"Ammar sudahlah coba kita selesaikan dengan kepala dingin !".ucap Akbar
Zayn dan Anita hanya bisa diam mendengar perkataan ammar yang ada benarnya dulu mengabaikan perasaan anak anak mereka mereka tidak pernah memberikan waktu untuk memberi kasih sayang yang cukup untuk anak anak mereka saat itu anita stress karena zayn berselingkuh sementara zayn memang lebih banyak menghabiskan waktu dengan selingkuhanya
Zayn hanya diam dia pergi dari sana dan mengepal tangan kuat ia ke balkon dengan perasaan yang hancur serta marah
__ADS_1
Dia memukul batas balkon dengan kerasnya dia hancur dan marah dan kembali merasa gagal menjadi seorang ayah dia tak bisa menjaga anak anaknya
Anita merasa gagal menjadi seorang ibu sementara Ammar dan Akbar bila mengingat adik mereka mereka yaitu Flora ( Amelia ) merasa bahwa mereka gagal menjadi Kakak
kembali ke Flora
"kuatkan dirimu Flora bertahanlah untuk anakmu bukankah kau sangat berjuang untuk anak ini perjuangkan hakmu dan anakmu !".ucap Harish
Flora menangis ia sadar ia bisa membunuh anaknya yang belum lahir
"terima kasih tuan terima kasih karena telah menyadarkanku !".ucap Flora
•••
Bugh
Amran memukul Bram di kantornya
"ini hukuman untukmu !".hardik Amran
"karena kau Flora kemarin hampir celaka !".ucapnya lagi
Bugh
Bram memukul Amran
"atas dasar apa kau bisa memukulku !".ucap Bram
Amran memegang sudut bibirnya
ia bangkit
"aku mengenalmu dengan baik Bram aku tahu semua rahasiamu dan pengkhiantanmu itu aku bukanlah pria Bajingan yang dimana istrinya kesakitan dia sedang selingkuh dan menangani masalah dengan selingkuhannya dan aku bukanlah lelaki pengecut ketika aku sudah janji untuk menunggu seseorang dia justru mengkhianatinya !".hardik Amran
Bram akan memukul Amran lagi namun Amran mencegatnya
dia memukul Bram
Bugh
"urusan kita belum selesai aku akan tunggu pembalasanku lain hari !".ucap Amran dan pergi
saat itu ia berjalan ke koridor rumah sakit ia selesai mengerjakan tugas malamnya dari jauh ia melihat seorang wanita dan Bram di sampingnya mereka ke dokter kandungan dan saling sedih dan menangis namun ia melihat keheranan wanita itu bukan Flora
"Madina".lirihnya
"Bram".
Dia melihat dari jauh dia bertanya pada temannya yang seorang dokter yang menangani Madina temannya mengatakan bahwa Madina dan Bram adalah sepasang kekasih yang aktif secara seksual terkadang mereka meminta suntik KB dan tanpa sengaja Madina hamil namun keguguran
DUARRRR
Terkejut Amran mendengar itu awalnya ia percaya Bram bisa berubah dari masa lalunya jika bersama Flora sekarang ia menyesal memberikan Flora pada Bram jika saja hari itu Uncle Will tak memintanya maka ia takkan biarkan Flora bersama Bram
Dia mengepal tangan kuat dan marah ia awalnya akan memberitahukan Flora namun sayangnya Flora habis keguguran juga dan Bram tak ada di sampingnya tak ingin Flora sedih dan tertekan lalu terjadi sesuatu yang tak diinginkan dia menyembunyikan rahasia perselingkuhan Bram
•••
Sore harinya
Flora pulang dengan langkah gontahnya ke dalam rumah dirinya dikejutkan dengan kehadiran bram
"dari mana kamu Flora ?".tanya Bram
"kamu gak perlu tahu aku dari mana kamu saja habis ke apartemen perempuan itu bukan ? kamu pasti senang !".ucap Flora
dia naik tangga
Bram mencekal tangannya
"Flora kumohon dengarkan penjelasanku dulu !".ucap bram
Flora yang melihat wajah suaminya sangatlah muak
Bram berusaha bicara tapi Flora selalu menolaknya
"apa lagi dengan kamu bicara tentang dia saja sudah membuat hatiku sakit apa kamu mau sakitin aku lagi !".hardik Flora mengeluarkan air mata
Bram sangat merasa bersalah pada
Flora pergi menjauh darinya ia ke balkon menangis
__ADS_1
Bram menghampirinya Bram ingin memeluknya namun Flora berbalik dan menunjukan ke lima jarinya padanya itu artinya Flora menolak
"Flora aku cinta sama kamu aku mohon kamu ngertiin aku aku mohon maafin aku jangan diemin dan marah sama aku ".lirih bram
"omong kosong sama cintamu itu kalau kamu cinta sama aku kamu gak akan selingkuh sama dia !".ucap Flora meneteskan air mata
Dan ke kamarnya menutup pintu kencang
dia menangis dan berusaha kuat
Bram memutuskan untuk mengejar Flora Flora pura pura tidur dan menahan air matanya
bram tidur di sisi ranjangnya dan mengelus kepalanya
( maafin aku Flora aku tahu kamu pura pura tidur aku gak akan memberi tahu kamu tentang kehamilannya aku gak mau kehilangan kamu,dan aku gak mau kehilangan kalian berdua aku sayang kalian berdua .ucap batin bram )
dia mencium kepala Flora dan memeluknya dari samping dia sejujurnya sangat mencintai Flora tapi saat bersama madina ia merasa nyaman dan senang belum lagi Madina juga hamil anaknya
Flora sangat terluka saat ini seperti diambil kelopaknya dari tangkainya hatinya terasa perih dan seperti tersayat sayat oleh berbagai pisau
•••
di apartemen Madina
Ia terkejut melihat orang tuannya datang yang ternyata adalah Zayn dan Anita ia dia adalah anak bungsu mereka
Plakkk
"ini hukuman untuk anak yang tidak tahu diuntung sepertimu !".bentak anita menampar madina
madina memegang pipinya
disitu ada zayn
"aku hanya mempertahankan apa yang aku cintai mam ".lirih Madina menangis
Zayn dan Anita terkejut
"ketika aku mencintai sesuatu apa salahnya aku memperjuangkannya?".tanya kembali Madina
Zayn dan Anita tambah terkejut akan apa yang di tanyakan Madina
"diam kamu ! Kamu adalah kesalahan yang kami buat dan besarkan !".bentak zayn menunjuk Madina
"bisa bisanya kamu mencintai dan menjalin hubungan pria beristri terlebih dia adalah kakak ipar kamu !".bentak Zayn
"tapi aku cinta sama Bram".tangis Madina
"kamu mengecewakan kami Madina !".tekan Anita
"kamu sudah membuat kami malu ! dan kamu sudah mengkhianati papa dan mama !".ucap Zayn
" tapi bukankah papa dulu juga berdosa pah !".ucap Madina
Doarrrr
Semua terkejut dan terdiam Zayn menahan amarahnya
"kenapa pah benar kan yang aku bilang aku udah tahu pah papa mau tahu aku tahu darimana memangnya aku tidak tahu papa dan mama suka ribut dulu memangnya papa dan mama gak tahu aku dan bahkan anak kesayangan papa dan mama yang itu selalu mendengar pertengkaran papa
papa lebih memilih untuk berselingkuh dengan selingkuhan papa dahulu hingga dia hamil bukan !".amarah Madina
zayn mengepal kuat tangannya dia akan memukul Madina
"papa mau pukul pah !
tapi maaf jangan pukul aku sebab aku lagi hamil cucu papa ini adalah buah cintaku dengan Bram!".ucap madina lantang
DOOOARRRR
jantung anita dan zayn terasa copot mereka memegang dada mereka yang sesak
Anita Ambruk kemudian
•••
Ammar dan Akbar tengah bermesraan dengan seorang wanita mereka habis bercinta dengan perempuan murahan mereka mendapati ponsel mereka di penuhi panggilan dan mengangkatnya
"halo".ucap mereka
dan kemudian mereka terkejut
__ADS_1