Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 61


__ADS_3

Flora terdiam di balkon pagi pagi


Harish melihatnya dari belakang


Dia mengecup bahu istrinya


Cup


Dan memeluknya dari belakang


Mereka saling tersenyum


Dan mengenggam tangan


“Sedang menunggu fajar ?”.tanya Harish


“Ya sebenarnya tidak juga sih”.ucap Flora


Harish tersenyum bersama Flora


Flora berbalik


Mereka saling berciuman lembut berkali kali


Harish kembali membuat Flora membelakanginya


Mereka melihat Fajar bersama


Flora terlihat murung namun tersenyum


Angin sepoi sepoi menghantam kulit mereka


“Apakah kau menyanyangi aku ?”.tanya Flora


Harish mengernyit


Flora berbalik melihatnya


“Apa yang kau katakan ?”.tanya Harish


Harish mengambil dagu Flora dan mengangkat wajahnya


Ia menantapnya


“Jika suatu saat ada orang lain apakah kau akan terus mencintaiku ?”.tanya Flora


“Tentu. tentu aku selalu mencintaimu aku hanya mencintaimu hatiku hanya berdetak untukmu dan aku ingin kau yang selalu ada dan terus bersamaku”.ucap Harish


Flora menangis dia tersenyum dan tertawa


Mereka saling merapatkan kening dan hidung


Dan memegang tengkuk


Flora melepaskan pertemuan kening mereka


“Aku punya sesuatu yang harus aku beri tahu padamu”.ucap Flora


“Apa ?”.tanya Harish


Flora menaruh tangan Harish di perutnya


“Apa kau merasakan sesuatu”.ucap Flora

__ADS_1


Harish mengerti dia menangis


Dia dan Flora menantap menangis dan tertawa bersama


“Ya ya aku hamil aku hamil anak kita “.ucap Flora


Harish dan Flora berpelukkan erat dan bahagia bersama


•••


Tabhita melihat sebuah laporan dengan sendu


Amran datang tiba tiba


Tabhita menyimpan laporan tersebut di laci


“Ada apa ?”.tanya Amran


“Tidak ada”.ucap Tabhita


Amran merasa Tabhita menyembunyikan sesuatu darinya


“Kenapa kau kemari ?”.tanya Tabhita


“Kita di undang makan malam dengan ayah oleh keluarga Thompson”.ucap Amran


Ia memberikan undangan


Tabhita merasa tidak mau


“God”.lirihnya


“Tidak bisakah kau ?”.tanya Tabhita


Amran tersenyum dia tahu adiknya itu sangat malas bertemu dengan keluarga Thompson apalagi Simon Thompson anak tunggal keluarga Thompson sangat mengejar Tabhita


“Aku tidak bisa Tabhita kau tahu kan….”.ucap Amran


“Aku harus apa sekarang”.ucap Tabhita


“Bawa pasanganmu”.ucap Amran


Amran pergi


•••


Ammar dan Akbar mengunjungi Flora adik mereka


Akbar melihat anak anak Flora


“Kenapa kau tidak beri mereka namaku dan Ammar ?”.tanya Akbar


Flora bersama Asiye tertawa


“God.Aku tidak mungkin memberikan nama kalian itu konyol”.ucap Flora


“Itu nama yang bagus seharusnya kau tunggu kami !”.protes Akbar


Asiye tengah hamil 8 bulan membawa Aaliyah


Flora memeluknya


Mereka berpelukkan

__ADS_1


“Bagaimana kabarmu ?”.tanya Flora


Asiye tersenyum


“Aku baik baik saja”.ucap Asiye


Aaliyah bermain bersama si kembar


•••


Ammar berbicara dengan Harish


Mereka bicara 4 mata


Sebagai seorang kakak Ammar ingin yang terbaik untuk adiknya dia tidak ingin adiknya kembali di sakiti oleh pria saat hamil


“Ini adalah kehamilan Flora yang Ke 5 kalinya”.ucap Ammar


Harish mengerti apa maksud Ammar


“Aku mengerti apa maksudmu Ammar”.ucap Harish


Ammar menghela nafas pelan


“Kau tahu apa yang di alami adikku bukan ? Dan aku tidak ingin dia merasakan hal yang sama”.ucap Ammar


Harish berusaha meyakinkan Ammar dia bersungguh sungguh bahwa dia memang mencintai Flora dalam hatinya


“Aku bukanlah lelaki seperti itu Ammar.aku mencintai Flora apapun keadaannya”.ucap Harish


“Aku mencintai Flora mau bagaimana pun dia dan dia di mana pun dia sekalipun”.ucap Harish


Akbar datang


“kau sudah tahu ?”.tanya Akbar pada Harish


Harish dan Ammar melihatnya


“Kau tenang saja kami hanya ingin yang terbaik untuk Flora”.ucap Akbar menepuk bahu Ammar


“Yang terpenting ialah ia tidak Trauma akan kejadian masa lalu”.ucap Akbar


Harish tersenyum


“Kau tenang saja”.ucap Harish


Anak anak dan Flora serta Asya datang


“Apa kita melewatkan sesuatu ?”.tanya Flora


•••


Di tempat lain di Restoran


“Sampai kapan kita seperti ini ?”.tanya Vanessa ia bertanya pada Lucifer


“Vanessa kau tahu bukan….


“Kau belum siap ?”.tanya Vanessa


“Vanessa…”ucap Lucifer terpotong


“Tak apa aku hanya bertanya.selama kau masih setia dan mau menemaniku tak apa aku akan tetap sabar”.ucap Vanessa

__ADS_1


Mereka mengenggam tangan


Lucifer melihatnya sendu ia mengenggam tangan Vanessa erat


__ADS_2