
Flora terdiam di balkon pagi pagi
Harish melihatnya dari belakang
Dia mengecup bahu istrinya
Cup
Dan memeluknya dari belakang
Mereka saling tersenyum
Dan mengenggam tangan
“Sedang menunggu fajar ?”.tanya Harish
“Ya sebenarnya tidak juga sih”.ucap Flora
Harish tersenyum bersama Flora
Flora berbalik
Mereka saling berciuman lembut berkali kali
Harish kembali membuat Flora membelakanginya
Mereka melihat Fajar bersama
Flora terlihat murung namun tersenyum
Angin sepoi sepoi menghantam kulit mereka
“Apakah kau menyanyangi aku ?”.tanya Flora
Harish mengernyit
Flora berbalik melihatnya
“Apa yang kau katakan ?”.tanya Harish
Harish mengambil dagu Flora dan mengangkat wajahnya
Ia menantapnya
“Jika suatu saat ada orang lain apakah kau akan terus mencintaiku ?”.tanya Flora
“Tentu. tentu aku selalu mencintaimu aku hanya mencintaimu hatiku hanya berdetak untukmu dan aku ingin kau yang selalu ada dan terus bersamaku”.ucap Harish
Flora menangis dia tersenyum dan tertawa
Mereka saling merapatkan kening dan hidung
Dan memegang tengkuk
Flora melepaskan pertemuan kening mereka
“Aku punya sesuatu yang harus aku beri tahu padamu”.ucap Flora
“Apa ?”.tanya Harish
Flora menaruh tangan Harish di perutnya
“Apa kau merasakan sesuatu”.ucap Flora
__ADS_1
Harish mengerti dia menangis
Dia dan Flora menantap menangis dan tertawa bersama
“Ya ya aku hamil aku hamil anak kita “.ucap Flora
Harish dan Flora berpelukkan erat dan bahagia bersama
•••
Tabhita melihat sebuah laporan dengan sendu
Amran datang tiba tiba
Tabhita menyimpan laporan tersebut di laci
“Ada apa ?”.tanya Amran
“Tidak ada”.ucap Tabhita
Amran merasa Tabhita menyembunyikan sesuatu darinya
“Kenapa kau kemari ?”.tanya Tabhita
“Kita di undang makan malam dengan ayah oleh keluarga Thompson”.ucap Amran
Ia memberikan undangan
Tabhita merasa tidak mau
“God”.lirihnya
“Tidak bisakah kau ?”.tanya Tabhita
Amran tersenyum dia tahu adiknya itu sangat malas bertemu dengan keluarga Thompson apalagi Simon Thompson anak tunggal keluarga Thompson sangat mengejar Tabhita
“Aku tidak bisa Tabhita kau tahu kan….”.ucap Amran
“Aku harus apa sekarang”.ucap Tabhita
“Bawa pasanganmu”.ucap Amran
Amran pergi
•••
Ammar dan Akbar mengunjungi Flora adik mereka
Akbar melihat anak anak Flora
“Kenapa kau tidak beri mereka namaku dan Ammar ?”.tanya Akbar
Flora bersama Asiye tertawa
“God.Aku tidak mungkin memberikan nama kalian itu konyol”.ucap Flora
“Itu nama yang bagus seharusnya kau tunggu kami !”.protes Akbar
Asiye tengah hamil 8 bulan membawa Aaliyah
Flora memeluknya
Mereka berpelukkan
__ADS_1
“Bagaimana kabarmu ?”.tanya Flora
Asiye tersenyum
“Aku baik baik saja”.ucap Asiye
Aaliyah bermain bersama si kembar
•••
Ammar berbicara dengan Harish
Mereka bicara 4 mata
Sebagai seorang kakak Ammar ingin yang terbaik untuk adiknya dia tidak ingin adiknya kembali di sakiti oleh pria saat hamil
“Ini adalah kehamilan Flora yang Ke 5 kalinya”.ucap Ammar
Harish mengerti apa maksud Ammar
“Aku mengerti apa maksudmu Ammar”.ucap Harish
Ammar menghela nafas pelan
“Kau tahu apa yang di alami adikku bukan ? Dan aku tidak ingin dia merasakan hal yang sama”.ucap Ammar
Harish berusaha meyakinkan Ammar dia bersungguh sungguh bahwa dia memang mencintai Flora dalam hatinya
“Aku bukanlah lelaki seperti itu Ammar.aku mencintai Flora apapun keadaannya”.ucap Harish
“Aku mencintai Flora mau bagaimana pun dia dan dia di mana pun dia sekalipun”.ucap Harish
Akbar datang
“kau sudah tahu ?”.tanya Akbar pada Harish
Harish dan Ammar melihatnya
“Kau tenang saja kami hanya ingin yang terbaik untuk Flora”.ucap Akbar menepuk bahu Ammar
“Yang terpenting ialah ia tidak Trauma akan kejadian masa lalu”.ucap Akbar
Harish tersenyum
“Kau tenang saja”.ucap Harish
Anak anak dan Flora serta Asya datang
“Apa kita melewatkan sesuatu ?”.tanya Flora
•••
Di tempat lain di Restoran
“Sampai kapan kita seperti ini ?”.tanya Vanessa ia bertanya pada Lucifer
“Vanessa kau tahu bukan….
“Kau belum siap ?”.tanya Vanessa
“Vanessa…”ucap Lucifer terpotong
“Tak apa aku hanya bertanya.selama kau masih setia dan mau menemaniku tak apa aku akan tetap sabar”.ucap Vanessa
__ADS_1
Mereka mengenggam tangan
Lucifer melihatnya sendu ia mengenggam tangan Vanessa erat