
Di kantor Harish
Harish memandang dinding kaca dan memasukkan kedua tangannya ke dalam sakunya ia melihat 2 orang saudara tengah balapan mobil sport di jalan
Dia teringat masa lalunya
BUGH
Dia meninju Bram Bram dan dia saling bertengkar hebat karena Bram merusak nama Harish dengan menyebarkan aibnya saat bermesraan dengan kekasihnya Caroline video itu di duga berasal dari email Bram ayah mereka berusaha meleraikan pertikaian mereka
"SUDAH !".
"HENTIKAN SEKARANG JUGA !".titah Will ayah mereka
Harish pergi dengan mobil sportnya dengan kecepatan yang tinggi melewati pegunungan Bram mengejarnya dengan mobil sportnya
Mereka taruhan siapa yang terluka dia yang kalah dan mengalah
Mereka berdua sama sama cedera ayah mereka kewalahan dengan sikap mereka yang tak pernah akur
Flashback off
Harish menatap sendu dinding kaca itu
••••
Bram tengah melakukan hubungan terlarang dengan Madina diatas ranjang mereka sama sama melakukan tanpa pikir dosa dan perasaan Flora bila mengetahui hal itu
Hingga sama sama bahagia dan tersenyum
Selesai dari melakukan itu mereka saling berpelukkan
Madina menyenderkan kepalanya di dada bram dan bram mengelus rambutnya
"dad kapan sih kamu nikahin aku ?".
"kamu sudah menikah sementara aku selalu sembunyi sembunyi dan berakting ?".tanya Madina
"dad. kamu tahu kan dad sejak kejadian hari itu aku gak mau itu terjadi lagi ?".ucap Madina sesak
Bram menghembuskan nafasnya
"lilisa kamu tahu kan Flora lagi hamil dan itu sulit untuk katakan pada dia ".ucap Bram
Mendengar itu Madina menghembuskan nafasnya pelan kenapa Bram tak mengerti maksudnya
ia melepaskan kepalanya dari sandaran di dada bidang Bram dan menatapnya
"tapi kamu cinta kan sama aku ?".tanya Madina
Bram memegang pipi Madina
"of course i love u but ..."
"u love her u love her too".lirih Madina
"just wait ok !".ucap Bram
Bram kembali menyenderkan kepala Madina di dadanya yang bidang
•••
beberapa hari kemudian
Malam harinya saat Flora tengah berendam di Bathup seseorang memijitnya ia adalah Bram
__ADS_1
Bram mengecup kepalanya dan ceruk leher serta turun ke bahu Bunga
Jari jemari Bram turun dari bahu Flora ke punggungnya mereka tersenyum bersama dan berciuman lembut mereka saling tersenyum
Flora membantu Bram melepas kancing bajunya satu persatu dan menjatuhkannya ke lantai bersama kaus dalam Bram dia melepas kancing celana Bram dan Bram bermesraan dan melakukan kewajibannya sebagai suami serta ikut mandi serta berendam bersama Bunga
Flora bersandar di dada bidang Bram Flora menatap suaminya suaminya tersenyum hidung mereka saling bertemu dan bergesekkan
Bram memeluk dari belakang
"Dad".tegur Bunga
"hmmm".sahut Bram
"thank you ".lirih Bunga
"for what ?".tanya Bram
Flora tersenyum
"thank you for everything be my husband my love and be the father of my child".ucap Bunga
Bram tersenyum dan memeluknya erat
Bunga membalikkan tubuhnya tersenyum dengan Bram dan berciuman mesra dengannya
•••
Pagi harinya
Flora memeriksa pakaian pakaian kotor Bram untuk dibawa ke pembantu dia memeriksa kantong
dia mengambil kertas dari kantong Bram terdapat bon pembelian gelang mahal
Dia melihat tanggal pembelian tanggal dan ukuran gelang itu
Gelang ini di pesan secara khusus dan ini bukan ukurannya ataupun ukuran Bram dia jadi teringat pesan singkat dari ponsel Bram kemarin
Bram keluar dari kamar mandi
Flora merapikan dan menyembunyikan kertas itu
"kenapa ?".tanya Bram
"tidak , hanya bajumu sangat kotor ".ucap Flora memungut pakaian Bram
Bram tersenyum padanya ia mengecup kening Flora dan memeluknya
Flora hanya diam awalnya dia kemudian membalas pelukkan Bram
•••
Harish di kantornya ia melihat foto Flora dan tersenyum smirk
"Flora ".ucapnya melihat foto Flora
"cantik bukan ?".tanya Lucifer di hadapannya
"cantik,tapi sayang ia bekas Bram ".ucap Harish menaruh foto Flora di meja
"kau sudah dapatkan apa yang aku minta ?".tanya Harish
Lucifer memberikan berkas pada Harish di meja Harish membukanya dan membacanya
"well agak sulit awalnya mencari tahu asal usul dia itu masih belum jelas .bedasarkan catatan medisnya ia sepertinya bermasalah dengan anak".ucap Lucifer
__ADS_1
Harish tersenyum smirk
"ada nomornya di sana dan itu catatan medisnya ".ucap Lucifer
Harish memperhatikan hasil lab Bunga
"oh jadi dia penyakitan ?".tanya Harish menatap Lucifer kemudian
"Harish".tegur Lucifer
Harish melihatnya
"mau seberapa dendamnya kau dengan Bram aku rasa jangan , jangan gunakkan istrinya pria yang menggunakan wanita hanya untuk pembalasan adalah lelaki bajingan ".ucap Lucifer
Harish terdiam awalnya ia bediri dan berjalan ke arah dinding kaca memasukan kedua tangannya ke dalam sakunya dan tersenyum smirk
•••
Bram menjemput Madina di tempat parkir dengan mobil
Mereka berciuman
"aku kangen dad sama kamu !".bisik Madina
"aku juga".Ucap Bram
"dad aku ingin dekat denganmu !".ucap Madina
Dia menggoda bram dan mencium bibirnya
Bram melihat sekeliling
Madina terus menciumnya
"dad ayolah !".ucap Madina
Dia mengelus dada bidang Bram sementara Bram tersenyum ciuman Madina turun ke bawah dia memberikan sentuhan pada Anaconda Bram
Mereka melanjutkan romantisme mereka di Penthouse
•••
Flora di Mansionnya ia berjalan sambil merasakan sakit di perutnya namun ia menahannya ia menuruni tangga perlahan memegang perutnya ia jatuh duduk di tangga
ia mengambil nafas panjang dan menahan sakitnya
"ah..."
ringisnya merasakan sakit
Dia berusaha mengambil nafas dalam dia bercucuran keringat di tubuhnya
Kepala maid datang menghampirinya dan membantunya
"madam".ucap Kepala maid membantunya
para maid berusaha menelpon Bram namun tak di angkat Bram kini tengah bermesraan tubuh dengan Madina
"AH......".Ringis Flora
sementara itu Madina bersama Bram tengah bermesraan
Ah..
Ah...
__ADS_1