Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 04


__ADS_3

Di kantor Harish


Harish memandang dinding kaca dan memasukkan kedua tangannya ke dalam sakunya ia melihat 2 orang saudara tengah balapan mobil sport di jalan


Dia teringat masa lalunya


BUGH


Dia meninju Bram Bram dan dia saling bertengkar hebat karena Bram merusak nama Harish dengan menyebarkan aibnya saat bermesraan dengan kekasihnya Caroline video itu di duga berasal dari email Bram ayah mereka berusaha meleraikan pertikaian mereka


"SUDAH !".


"HENTIKAN SEKARANG JUGA !".titah Will ayah mereka


Harish pergi dengan mobil sportnya dengan kecepatan yang tinggi melewati pegunungan Bram mengejarnya dengan mobil sportnya


Mereka taruhan siapa yang terluka dia yang kalah dan mengalah


Mereka berdua sama sama cedera ayah mereka kewalahan dengan sikap mereka yang tak pernah akur


Flashback off


Harish menatap sendu dinding kaca itu


••••


Bram tengah melakukan hubungan terlarang dengan Madina diatas ranjang mereka sama sama melakukan tanpa pikir dosa dan perasaan Flora bila mengetahui hal itu


Hingga sama sama bahagia dan tersenyum


Selesai dari melakukan itu mereka saling berpelukkan


Madina menyenderkan kepalanya di dada bram dan bram mengelus rambutnya


"dad kapan sih kamu nikahin aku ?".


"kamu sudah menikah sementara aku selalu sembunyi sembunyi dan berakting ?".tanya Madina


"dad. kamu tahu kan dad sejak kejadian hari itu aku gak mau itu terjadi lagi ?".ucap Madina sesak


Bram menghembuskan nafasnya


"lilisa kamu tahu kan Flora lagi hamil dan itu sulit untuk katakan pada dia ".ucap Bram


Mendengar itu Madina menghembuskan nafasnya pelan kenapa Bram tak mengerti maksudnya


ia melepaskan kepalanya dari sandaran di dada bidang Bram dan menatapnya


"tapi kamu cinta kan sama aku ?".tanya Madina


Bram memegang pipi Madina


"of course i love u but ..."


"u love her u love her too".lirih Madina


"just wait ok !".ucap Bram


Bram kembali menyenderkan kepala Madina di dadanya yang bidang


•••


beberapa hari kemudian


Malam harinya saat Flora tengah berendam di Bathup seseorang memijitnya ia adalah Bram

__ADS_1


Bram mengecup kepalanya dan ceruk leher serta turun ke bahu Bunga


Jari jemari Bram turun dari bahu Flora ke punggungnya mereka tersenyum bersama dan berciuman lembut mereka saling tersenyum


Flora membantu Bram melepas kancing bajunya satu persatu dan menjatuhkannya ke lantai bersama kaus dalam Bram dia melepas kancing celana Bram dan Bram bermesraan dan melakukan kewajibannya sebagai suami serta ikut mandi serta berendam bersama Bunga


Flora bersandar di dada bidang Bram Flora menatap suaminya suaminya tersenyum hidung mereka saling bertemu dan bergesekkan


Bram memeluk dari belakang


"Dad".tegur Bunga


"hmmm".sahut Bram


"thank you ".lirih Bunga


"for what ?".tanya Bram


Flora tersenyum


"thank you for everything be my husband my love and be the father of my child".ucap Bunga


Bram tersenyum dan memeluknya erat


Bunga membalikkan tubuhnya tersenyum dengan Bram dan berciuman mesra dengannya


•••


Pagi harinya


Flora memeriksa pakaian pakaian kotor Bram untuk dibawa ke pembantu dia memeriksa kantong


dia mengambil kertas dari kantong Bram terdapat bon pembelian gelang mahal


Dia melihat tanggal pembelian tanggal dan ukuran gelang itu


Gelang ini di pesan secara khusus dan ini bukan ukurannya ataupun ukuran Bram dia jadi teringat pesan singkat dari ponsel Bram kemarin


Bram keluar dari kamar mandi


Flora merapikan dan menyembunyikan kertas itu


"kenapa ?".tanya Bram


"tidak , hanya bajumu sangat kotor ".ucap Flora memungut pakaian Bram


Bram tersenyum padanya ia mengecup kening Flora dan memeluknya


Flora hanya diam awalnya dia kemudian membalas pelukkan Bram


•••


Harish di kantornya ia melihat foto Flora dan tersenyum smirk


"Flora ".ucapnya melihat foto Flora


"cantik bukan ?".tanya Lucifer di hadapannya


"cantik,tapi sayang ia bekas Bram ".ucap Harish menaruh foto Flora di meja


"kau sudah dapatkan apa yang aku minta ?".tanya Harish


Lucifer memberikan berkas pada Harish di meja Harish membukanya dan membacanya


"well agak sulit awalnya mencari tahu asal usul dia itu masih belum jelas .bedasarkan catatan medisnya ia sepertinya bermasalah dengan anak".ucap Lucifer

__ADS_1


Harish tersenyum smirk


"ada nomornya di sana dan itu catatan medisnya ".ucap Lucifer


Harish memperhatikan hasil lab Bunga


"oh jadi dia penyakitan ?".tanya Harish menatap Lucifer kemudian


"Harish".tegur Lucifer


Harish melihatnya


"mau seberapa dendamnya kau dengan Bram aku rasa jangan , jangan gunakkan istrinya pria yang menggunakan wanita hanya untuk pembalasan adalah lelaki bajingan ".ucap Lucifer


Harish terdiam awalnya ia bediri dan berjalan ke arah dinding kaca memasukan kedua tangannya ke dalam sakunya dan tersenyum smirk


•••


Bram menjemput Madina di tempat parkir dengan mobil


Mereka berciuman


"aku kangen dad sama kamu !".bisik Madina


"aku juga".Ucap Bram


"dad aku ingin dekat denganmu !".ucap Madina


Dia menggoda bram dan mencium bibirnya


Bram melihat sekeliling


Madina terus menciumnya


"dad ayolah !".ucap Madina


Dia mengelus dada bidang Bram sementara Bram tersenyum ciuman Madina turun ke bawah dia memberikan sentuhan pada Anaconda Bram


Mereka melanjutkan romantisme mereka di Penthouse


•••


Flora di Mansionnya ia berjalan sambil merasakan sakit di perutnya namun ia menahannya ia menuruni tangga perlahan memegang perutnya ia jatuh duduk di tangga


ia mengambil nafas panjang dan menahan sakitnya


"ah..."


ringisnya merasakan sakit


Dia berusaha mengambil nafas dalam dia bercucuran keringat di tubuhnya


Kepala maid datang menghampirinya dan membantunya


"madam".ucap Kepala maid membantunya


para maid berusaha menelpon Bram namun tak di angkat Bram kini tengah bermesraan tubuh dengan Madina


"AH......".Ringis Flora


sementara itu Madina bersama Bram tengah bermesraan


Ah..


Ah...

__ADS_1


__ADS_2