
...Aku ingin membahagiakanmu walau jika aku tak bisa melihatmu tertawa atau tersenyum lagi aku takkan pernah membuatmu menangis aku tidak ingin melihat awan di matamu yang kuinginkan hanyalah satu tawamu dan senyumu 🥀...
•••
sudah beberapa hari Flora di rumah sakit
dia menghabiskan banyak waktunya untuk kemoterapi , perawatan untuk mempertahankan bayinya
Flora menghampiri Harish di ruanganya ruangan Harish dan Bram sekarang terpisah kondisi mereka koma
Flora menangis dan memegang tangan Harish dan menempelkanya pada wajahnya
"kenapa kamu selalu melindungiku mas ?"
"kenapa kamu selalu ingin melihatku tersenyum ?"
"entah bagaimana aku harus membalasnya ?".ucapnya menangis
tangan Harish bergerak ia menghapus air mata di pipi Flora
Flora terkejut melihatnya
" Kak Harish ".lirihnya
Harish tersenyum padanya
"itu karena aku ingin menjadi malaikatmu Flora dan karena aku mencintaimu aku ingin terus melihatmu tertawa dan bahagia aku ingin menjadi fajarmu penghangat hatimu aku tidak ingin melihat awan di matamu aku tidak ingin melihatmu menangis yang aku inginkan hanyalah satu senyummu atau tawamu
aku tidak takut jika aku harus kehilangan banyak darah atau nyawaku sekalipun aku tak pernah takut akan apapun di dunia ini namun aku selalu merasa lemah dan tak berdaya bila aku membayangkan bahwa aku kehilangan dirimu
dan aku akan selalu merasa takkan pernah bisa dan terlalu takut sangat takut untuk kehilangan dirimu
dan kau tahu aku tidak bisa memilikimu itu sebabnya aku melakukan ini karena cinta itu tak harus memiliki tapi harus membahagiakan orang yang kita cintai ".ucap Harish
"Kak Harish ".lirihnya meneteskan air mata
Harish juga meneteskan air mata
mereka berpelukkan erat
•••
Vanessa dan Lucifer
melihat dari jendela
"well aku harap mereka bahagia ".ucap Lucifer
"mereka pasti bisa bahagia lu ".ucap Vanessa
dia dan vanessa melirik dan tersenyum bersama
"aku ada suatu acara malam ini hanya sebentar kalau kau ....
"aku ada waktu aku terima tawaranmu ".ucapnya
lucifer terkekeh
•••
Bram sudah sadar terlebih dahulu dia berada di taman dia bersama Tabhita mereka duduk di bangku taman
"maafin aku ya bhi ".ucap Bram
__ADS_1
"enggak apa apa Bram justru aku yang seharusnya minta maaf Harish sudah cerita sama aku kamu di jebak sama Caroline saat itu ".ucap Tabhita menunduk
"aku juga salah bhi ".ucap Bram
"masa lalu biarkan masa lalu kau sekarang harus pikirkan kesehatanmu terlebih dahulu ".ucap Tabhita
Bram tersenyum tulus padanya
•••
Nina bersama Akbar
Akbar menghibur Nina Yang sedih
mereka ke Pasar
"ngapain om bawa aku ke pasar ?".tanya nina
"om apa aku setua itu ?".batin akbar
"well aku ingin membeli buah buahan untuk adikku dan kakak kakakmu , apa kau tidak ingin membelikan kakak kakakmu buah ? ".ucap akbar
"tentu .tapi kenapa di pasar , pasar kan bau !".ucap nina
"tapi buah , sayuran , daging lebih segar di pasar !".ucap akbar
"sok tahu ".ucap nina
"memang iya koh !".protes akbar
mereka membeli buah buahan di pasar
nina melihat kue basah dan mengiler ia ke arah tukang jualan kue basah
ia menghampirinya
"kau ".ucap nina
"nona ini totalnya 25 ribu ".ucap penjual
"nah tuan ini dia tang bayar ".ucap nina
akbar mengernyit
"loh loh kenapa aku yang bayar kau tidak ada uang ?".tanya akbar
"dasar pelit ".ucap nina pelan
nina membayar belanjaannya dan pergi dengan akbar naik mobil
•••
Flora bersama Bram Bram tiduran di kamar rumah sakitnya
sementara Flora terduduk di sampingnya
"maafin aku ya Flora ".lirihnya
"enggak apa apa aku sudah memaafkan kamu ".lirih bunga
"aku menyesal sudah membuat kamu terluka semua ini salah aku andai hari itu aku tidak menyakiti kamu keadaanya gak akan seperti ini kamu tidak akan pernah terus menangis dan menahan semua ini ".ucap Bram
Flora menahan air mata
__ADS_1
"terima kasih sudah memaafkan aku ".sendu Bram
"hari itu aku dengar apa yang kamu ucapkan pada harish ".sendu Bram kembali
Flora terkejut dan melihat Bram
"aku tahu selama ini dia yang sudah membantu kamu , dia yang selalu membuat kamu tersenyum dan kamu mengatakan dia adalah fajar kamu bukan ?".tanya Bram
Flora hanya diam
"aku mencintai kamu Flora , aku tahu aku yang salah cinta itu pengorbanan bukan ? maka aku rela berkorban demi kebahagiaan kamu kamu tidak bahagia sama aku aku justru membuatmu terus terluka dan aku tidak ingin kamu terluka lagi
ketika kamu mencintai seseorang maka kamu harus membuat orang itu bahagia aku mengalah Flora kamu aku ceraikan sekarang ".sendu Bram menahan air mata
Flora menahan air mata Dan menangis
"harish sudah banyak mengalah padaku sekarang aku yang mengalah padanya karena aku tidak mau persaudaraanku yang baru saja kembali hancur ".ucap Bram
Flora menangis di depan Bram
"aku mohon jangan menangis aku tidak mau kau kembali menangis karena aku ".ucap Bram
ia memutar cincin kawinnya
seluruh orang melihatnya lewat jendela tidak ada yang bisa mereka perbuat ini sudah takdirnya
"apa ini menyakitkan untuk Flora ?".tanya anita
"kita tidak bisa berbuat apapun mah ini sudah takdir mereka ".ucap zayn
"tapi ini bagus untuk Flora mah dia bebas sekarang yang kita harus pikirkan adalah kesehatannya saat ini ".ucap ammar
"bram juga sudah sadar itu bagus bukan ?".tanya akbar
semua mengerti setidaknya memang bagus seperti ini
Flora kembali menangis di ruangannya ia tersedu sedu
asiye menenangkanya
"sabar Flora sabar ".ucapnya
Bram mungkin menyakitinya tapi Bram adalah cintanya untuk 5 setegah tahun ini dia adalah mantan suami Flora yang ia cintai
Amran menghampiri Bram
"kenapa kau rela berpisah darinya ?".tanya Amran
"aku sudah sangat terlalu menyakitinya dia pantas bahagia cinta itu sudah karam karena perbuatanku akulah yang menghancurkan pernikahanku sendiri akulah yang menghadirkan orang ketiga dan keempat ke dalam rumah tanggaku aku yang salah ".ucap Bram sendu
•••
Lucifer dan Vanessa berjalan di jembatan mereka makan es krim sambil berjalan
"well cinta itu menyakitkan ya ".ucap vanessa
"cinta itu tidak butuh kesempurnaan tapi butuh kejujuran ".ucap lucifer
ia dan vanessa tersenyum bersama mereka mansion lucifer mereka ciuman lucifer menggendong vanessa seperti anak koala ke ranjang dan bermesraan dengannya
•••
Harish menaiki mobil dia akan menjauh dari Flora dan Bram
__ADS_1
"aku tidak ingin bram mengalah karena aku aku saja yang menjauh aku lebih baik mundur maafkan aku Flora ".batinnya ia melihat jendela dengan tatapan kosong dan menutup mulut dan dagunya mobil itu berjalan keluar dari Berlin