Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 34


__ADS_3

Bram di rumah sakit dia di rawat suster


"kapan saya boleh pulang ?".tanya Bram


"tunggu sebentar ya pak biar dokter yang katakan ".ucap suster


suster pun pergi


Bram meraih ponselnya dan menelpon Madina


namun tak diangkat


dia mengirim pesan ke Madina tapi tak di baca ingin menelpon kembali tapi nomornya tak aktif


"sialan kemana dia !".umpat Bram


Bram teringat Flora menjaganya kemarin


"seharusnya aku tidak bicara seperti itu ".gumam Bram


ya Bram sadar dia salah dia emosi saat itu ia tidak pakai logika bisa saja Sahara sengaja membuatnya emosi


dia menghubungi bunga


tapi nomor Flora gak aktif atau mungkin Flora masih memblokir nomornya


"sialan , bangsat ".umpat Bram dalam hatinya


•••


Madina Pulang pagi pagi dengan linglung dan mabuk mabukkan


dia meneriaki para maid


maid datang melihat Madina yang acak acakan dan mabuk mabukkan


"astargfirlullah Bu hati hati Bu ".ucap mbok dan Ningsih membantu Madina duduk di sofa dan mengambil botol wine dari tangan Madina


"hmmm jangan sentuh saya ".ucap Madina


dia meneguk botol wine


"Bu jangan di minum Bu bahaya ".ucap mbok


Madina menoleh dan tersenyum


"i don't care ".bentak madina


para maid keheranan dan berusaha mencegah Madina mabuk mabukkan karena mereka tahu madina sedang hamil


•••


Akbar bercerita pada Ammar


"jadi dia sudah tahu hal itu !".bisik Ammar


"iya kak , dia punya niat sendiri kita harus bantu dia menyelesaikanya ".bisik Akbar


"aku akan lakukan apapun untuknya ".ucap Ammar


Flora bermain bersama Aaliyah


"Tante om Ammar baik deh ".ucap Aaliyah


Flora tersenyum

__ADS_1


"pasti dia baik kan kamu princess ".ucap bunga


asiye terdiam


Anita datang ke arah Flora dan Aaliyah


"sayang mau main sama Oma dan opa ".ucap Anita


Aaliyah melirik Flora dan asiye


asiye mengedipkan mata


"ya Oma ".ucap Aaliyah


Aaliyah bermain dengan Zayn dan Anita


Flora ke arah asiye dia duduk di sampingnya


"aku takut Flora ".ucap asiye


"kau takut apa ?".tanya bunga


"aku takut Aaliyah takkan bisa mengerti bila aku cerita tentang Ammar sekarang ".ucap asiye


Flora memegang tangan asiye


"aku yakin anakmu pasti mengerti kau besarkan dia dengan baik dia pasti mengerti ".ucap bunga


Aaliyah sedang bersama Ammar bermain catur


asiye datang


"Aaliyah ada sesuatu yang bunda mau omong sama kamu ".lirih asiye


semua berkumpul


"iya bunda ".ucap Aaliyah


dia melirik Ammar


ammar mendekati Aaliyah


dia menekuk lututnya dan memegang tangan Aaliyah


"Aaliyah om ini om ini ayah Aaliyah ".lirih Ammar


"ayah ?".tanya Aaliyah


"bunda maksud om ini apa aku enggak ngerti ?".tanya Aaliyah


"sayang dia ayah kandungmu ".ucap asiye


Aaliyah melepaskan tangannya dari Ammar


"itu sebabnya ayah Adi enggak sayang sama Aaliyah karena om ini ayah kandung Aaliyah ".lirih Aaliyah


Ammar merasa bersalah ia menunduk dia merasa menjadi lelaki brengsek sampai anaknya tak mengenalnya


"kalau om ayah kandung aku boleh aku panggil ayah ?".pinta Aaliyah


Ammar mengangkat wajahnya


Aaliyah memeluknya


mereka saling pelukkan

__ADS_1


"maafkan ayah nak maafkan ayah ".lirih Ammar


asiye mengira anaknya akan marah tapi ia salah dia bersyukur anaknya ternyata mengerti


"ayah kenapa ayah gak sama bunda sama aku selama ini memangnya ayah kemana ?".tanya Aaliyah


semua melirik


"ayah tidak akan kemana kemana lagi nak ".ucap Ammar berdiri


dia menghadap asiye


"aku tahu aku salah asiye untuk memperbaiki kesalahanku bolekah aku menjadi ayah untuk Aaliyah dan maukah kau bersama denganku ?".tanya Ammar


mata asiye berkaca kaca


"aku .. aku...


Flora menepuk kedua pundak asiye mereka melirik Flora menyakinkan asiye


"aku mau ".ucap asiye


semua bersyukur


Flora ke kamar mandi membawa tasnya ia mengambil buku hariannya dan mencoret 1 daftar keinginannya yang ia tulis di buku hariannya


"menyatukan kak Ammar sudah saatnya menyatukan mas Harish dan Bram berikanlah aku kemudahan ya Allah ".gumam bunga


•••


Sahara sedang bersama Harish


Sahara selama ini mengadu domba Bram dan Harish dia diam diam memanasi Harish untuk membenci Bram dan sengaja membuat hubungan persaudaraan ya merenggang


"kudengar Bram mengalami kecelakaan ".ucap Sahara


dia duduk di sofa


"yeah aku sudah tahu itu ".ucap Harish meminum minumannya


"apa kau menolongnya ?".tanya Sahara


"hanya sedikit kenapa memangnya ?".tanya Harish


"kenapa kau menolongnya tak ingatkah kau waktu dia mendorongmu dari atas gedung hingga kau lumpuh dan aku yang menolongmu bukan dia ".ucap Sahara


Harish terkekeh


"wah wah aunty kau tidak tahu rencanaku aku akan dekatkan diri perlahan dengan Bram lalu akan aku hancurkan dia ".ucap Harish


Sahara tersenyum


"rencanaku berhasil memisahkan anak anakmu Will dendamku akan terbalas ".gumam Sahara


Harish tersenyum smirk


Flora pergi ke mansion Harish bersama Akbar


ia berjalan bersama Akbar langkahnya terhenti melihat wanita yang tidak asing wajahnya sedang duduk di sofa bersama Harish ia lihat dari jendela


"perempuan itu ".batin bunga


"ada apa Flora ?".tanya Akbar


"tidak tepat waktunya bicara ini dengan mas Harish ada dia ".batin bunga

__ADS_1


"kita kembali saja kak ".ucap bunga


__ADS_2