
Bram di rumah sakit dia di rawat suster
"kapan saya boleh pulang ?".tanya Bram
"tunggu sebentar ya pak biar dokter yang katakan ".ucap suster
suster pun pergi
Bram meraih ponselnya dan menelpon Madina
namun tak diangkat
dia mengirim pesan ke Madina tapi tak di baca ingin menelpon kembali tapi nomornya tak aktif
"sialan kemana dia !".umpat Bram
Bram teringat Flora menjaganya kemarin
"seharusnya aku tidak bicara seperti itu ".gumam Bram
ya Bram sadar dia salah dia emosi saat itu ia tidak pakai logika bisa saja Sahara sengaja membuatnya emosi
dia menghubungi bunga
tapi nomor Flora gak aktif atau mungkin Flora masih memblokir nomornya
"sialan , bangsat ".umpat Bram dalam hatinya
•••
Madina Pulang pagi pagi dengan linglung dan mabuk mabukkan
dia meneriaki para maid
maid datang melihat Madina yang acak acakan dan mabuk mabukkan
"astargfirlullah Bu hati hati Bu ".ucap mbok dan Ningsih membantu Madina duduk di sofa dan mengambil botol wine dari tangan Madina
"hmmm jangan sentuh saya ".ucap Madina
dia meneguk botol wine
"Bu jangan di minum Bu bahaya ".ucap mbok
Madina menoleh dan tersenyum
"i don't care ".bentak madina
para maid keheranan dan berusaha mencegah Madina mabuk mabukkan karena mereka tahu madina sedang hamil
•••
Akbar bercerita pada Ammar
"jadi dia sudah tahu hal itu !".bisik Ammar
"iya kak , dia punya niat sendiri kita harus bantu dia menyelesaikanya ".bisik Akbar
"aku akan lakukan apapun untuknya ".ucap Ammar
Flora bermain bersama Aaliyah
"Tante om Ammar baik deh ".ucap Aaliyah
Flora tersenyum
__ADS_1
"pasti dia baik kan kamu princess ".ucap bunga
asiye terdiam
Anita datang ke arah Flora dan Aaliyah
"sayang mau main sama Oma dan opa ".ucap Anita
Aaliyah melirik Flora dan asiye
asiye mengedipkan mata
"ya Oma ".ucap Aaliyah
Aaliyah bermain dengan Zayn dan Anita
Flora ke arah asiye dia duduk di sampingnya
"aku takut Flora ".ucap asiye
"kau takut apa ?".tanya bunga
"aku takut Aaliyah takkan bisa mengerti bila aku cerita tentang Ammar sekarang ".ucap asiye
Flora memegang tangan asiye
"aku yakin anakmu pasti mengerti kau besarkan dia dengan baik dia pasti mengerti ".ucap bunga
Aaliyah sedang bersama Ammar bermain catur
asiye datang
"Aaliyah ada sesuatu yang bunda mau omong sama kamu ".lirih asiye
semua berkumpul
"iya bunda ".ucap Aaliyah
dia melirik Ammar
ammar mendekati Aaliyah
dia menekuk lututnya dan memegang tangan Aaliyah
"Aaliyah om ini om ini ayah Aaliyah ".lirih Ammar
"ayah ?".tanya Aaliyah
"bunda maksud om ini apa aku enggak ngerti ?".tanya Aaliyah
"sayang dia ayah kandungmu ".ucap asiye
Aaliyah melepaskan tangannya dari Ammar
"itu sebabnya ayah Adi enggak sayang sama Aaliyah karena om ini ayah kandung Aaliyah ".lirih Aaliyah
Ammar merasa bersalah ia menunduk dia merasa menjadi lelaki brengsek sampai anaknya tak mengenalnya
"kalau om ayah kandung aku boleh aku panggil ayah ?".pinta Aaliyah
Ammar mengangkat wajahnya
Aaliyah memeluknya
mereka saling pelukkan
__ADS_1
"maafkan ayah nak maafkan ayah ".lirih Ammar
asiye mengira anaknya akan marah tapi ia salah dia bersyukur anaknya ternyata mengerti
"ayah kenapa ayah gak sama bunda sama aku selama ini memangnya ayah kemana ?".tanya Aaliyah
semua melirik
"ayah tidak akan kemana kemana lagi nak ".ucap Ammar berdiri
dia menghadap asiye
"aku tahu aku salah asiye untuk memperbaiki kesalahanku bolekah aku menjadi ayah untuk Aaliyah dan maukah kau bersama denganku ?".tanya Ammar
mata asiye berkaca kaca
"aku .. aku...
Flora menepuk kedua pundak asiye mereka melirik Flora menyakinkan asiye
"aku mau ".ucap asiye
semua bersyukur
Flora ke kamar mandi membawa tasnya ia mengambil buku hariannya dan mencoret 1 daftar keinginannya yang ia tulis di buku hariannya
"menyatukan kak Ammar sudah saatnya menyatukan mas Harish dan Bram berikanlah aku kemudahan ya Allah ".gumam bunga
•••
Sahara sedang bersama Harish
Sahara selama ini mengadu domba Bram dan Harish dia diam diam memanasi Harish untuk membenci Bram dan sengaja membuat hubungan persaudaraan ya merenggang
"kudengar Bram mengalami kecelakaan ".ucap Sahara
dia duduk di sofa
"yeah aku sudah tahu itu ".ucap Harish meminum minumannya
"apa kau menolongnya ?".tanya Sahara
"hanya sedikit kenapa memangnya ?".tanya Harish
"kenapa kau menolongnya tak ingatkah kau waktu dia mendorongmu dari atas gedung hingga kau lumpuh dan aku yang menolongmu bukan dia ".ucap Sahara
Harish terkekeh
"wah wah aunty kau tidak tahu rencanaku aku akan dekatkan diri perlahan dengan Bram lalu akan aku hancurkan dia ".ucap Harish
Sahara tersenyum
"rencanaku berhasil memisahkan anak anakmu Will dendamku akan terbalas ".gumam Sahara
Harish tersenyum smirk
Flora pergi ke mansion Harish bersama Akbar
ia berjalan bersama Akbar langkahnya terhenti melihat wanita yang tidak asing wajahnya sedang duduk di sofa bersama Harish ia lihat dari jendela
"perempuan itu ".batin bunga
"ada apa Flora ?".tanya Akbar
"tidak tepat waktunya bicara ini dengan mas Harish ada dia ".batin bunga
__ADS_1
"kita kembali saja kak ".ucap bunga