Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 25


__ADS_3

Flora berada di restoran bersama Ammar dan Akbar


"kakak terima kasih ya sudah mau mengikuti keinginanku ".ucap bunga


"Flora kau adik kami tentu kami akan kabulkan keinginanmu ".ucap Akbar


"oh ya kamu kapan kemoterapi lagi ?".tanya Ammar


"aku rasa lusa aku akan kemoterapi lagi rambutku sudah tambah rontok ".ucap bunga


Ammar dan Akbar melirik bunga


"aku akan lakukan apapun dan segalanya untuk anakku ".ucap Flora mengelus perutnya


"kau harus banyak makan ".ucap Akbar tersenyum


•••


sementara itu Harish sedang ada rapat tender di kantornya


"baiklah tuan Harish saya presedir cloud corp saya berniat kerja sama dengan anda ".ucap presedir


"terima kasih atas kerja sama nya tuan presedir ".ucap Harish


kemudian mereka berjabat tangan


Harish pergi


tuan presedir itu menelpon


[ 📞 : terima kasih sudah menuruti keinginanku dia pantas mendapatkannya .B ]


•••


kembali ke Flora kini di mall


berbelanja dengan Ammar dan Akbar ia ke mall dan melihat baju bayi cantik dia mengelus perut buncitnya


dia melihat sepasang suami istri membeli baju bayi juga dia menunduk mengelus perutnya jujur dia iri dalam hatinya pernikahan nya tidak berjalan dengan baik dia fokus kembali memilih baju hamil dan baju bayi perempuan


"kau mau aku pilihkan ?".tanya seseorang disampingnya


Flora menoleh terkejut


"mas Harish !".pekik bunga


Harish tersenyum


"kau sedang apa disini ?".tanya bunga


"kau lihat itu ".ucap Harish menunjuk Ammar dan Akbar bersama Lucifer berbincang


"well aku kesini ingin berbelanja juga ".ucap Harish


"ini kan khusus perempuan dan anak untuk siapa ?".tanya bunga


"ada deh kepo ".ucap Harish


"siapa yang kepo aku cuman mau tahu aja ".ucap bunga


"baiklah aku beli untuk temanku ".ucap Harish


Flora semakin bingung


"teman.teman spesial kah ?".tanya hati bunga


sementara Harish tersenyum smirk


anak anak kecil berlari ke arah mereka itu anak anak panti


"kalian ?".ucap bunga


"hei kak Flora disini ".ucap anak panti


"aku mengajak beberapa anak anak panti kesini untuk jalan jalan dan merayakan kemenangan tenderku tadi ".ucap Harish tersenyum


"oh ".ucap Flora tersenyum


"kak Flora bisa kak Flora bantu kami beberapa baju yang cocok ".ucap anak panti


Flora tersenyum


"tentu sayang aku akan bantu kalian ".ucap bunga


anak anak panti kegirangan


dia membantu anak anak panti dan Harish memilih baju baju untuk anak anak panti


"mas Harish sungguh baik ".gumam Flora menatap Harish


Ammar dan Akbar melihat dari jauh Flora bahagia


"aku senang Harish bisa hibur Flora ".ucap Ammar


"ya setidaknya Flora punya banyak orang yang mencintai dia di sekelilingnya ".ucap Akbar


"sayang ".ucap seorang wanita seksi menghampiri Akbar


"Lola ".ucap Akbar


"kamu disini ?".tanya Akbar


Ammar memutar matanya malas


"iya donk shopping ."


"jalan jalan yuk ".ucap Lola melingkarkan tangannya di lengan Akbar


"oh silakan ".tanya Ammar


dirinya menjauh


"sialan Akbar romantis romantisan di depanku ".gumam Ammar

__ADS_1


Ammar menghampiri bunga


"Flora aku ke restoran sebentar ya kau sama Harish terlebih dahulu ".ucap Ammar


"ya sudah kakak ".ucap Flora tersenyum


Ammar pergi


Flora sedang membantu anak anak panti memilih baju Harish menatao Flora yang sangat keibuan dan kagum padanya


Lucifer pergi terlebih dahulu dari Harish


sementara itu Vanessa sedang berjalan di jalan raya menyebrang


tiba tiba


Brakkk


Vanessa di selamatkan oleh seseorang ke tepi jalan karena hampir tertabrak mobil


"kau tidak apa apa ? ".tanya Vanessa berbalik


dia melihat Lucifer di belakangnya


"mas Lucifer ?".tanya Vanessa


dia berdiri dan membantu Lucifer


"terima kasih sudah membantuku ".ucap Vanessa


"tidak apa apa Vanessa ".ucap Lucifer


Vanessa melihat darah di pelipis Lucifer


"pelipismu berdarah aku obati ya ".panik Vanessa


Vanessa menuntun Lucifer ke tepi jalan


"dimana mobilmu kau bawa mobil kan ?".tanya Vanessa


mereka ke mobil Lucifer Vanessa membawa Lucifer ke rumah sakit dan mengendarai mobil Lucifer


•••


Harish terpana melihat Flora membantu anak anak memilih baju sopan


"wah kau sangat pengertian Flora ".puji Harish


"terima kasih mas Harish ".ucap Flora tersenyum


Flora selesai membantu anak anak panti


"aku ada sesuatu untukmu anggap saja ini hadiah dariku ".ucap Harish memberi paper bag


Flora menerimanya ia melihat isinya isinya berupa baju bayi perempuan beberapa setel yang bermerek terkenal serta kaos kaki dan sepatu


"ini banyak sekali tadi aku sempet bingung pilih mana dan ini cantik cantik ".ucap bunga


"ambil saja Flora ini untuk anakmu ".ucap Harish


seharusnya Bram ayah dari anaknya lah yang memberikan kehangatan ini padanya tapi justru malah kakak iparnya yang memberikan ia kehangantan padanya dan anaknya


sementara itu


Ammar di restoran anak kecil perempuan menabraknya


"maaf om enggak sengaja ".ucap Anak kecil perempuan itu


Ammar menekuk lututnya


"gak apa apa cantik siapa namamu ? ".ucap Ammar


"nama aku Prita om ".ucap anak kecil itu


entah kenapa Ammar merasa dekat dengan anak itu


"om aku pergi dulu ya mama aku udah tunggu aku di sana".ucap Prita menunjuk wanita yang bercadar Ammar melihatnya ia melihat mata wanita itu seperti tidak asing


mata wanita bercadar itu terlihat terkejut dan berkaca kaca


Prita berlari ke arahnya


ibu Prita menggandeng Prita pergi Ammar ingin mencegat wanita dan anak itu pergi tapi tidak bisa ketika anak kecil itu pergi rasanya Ammar merasa kehilangan sesuatu


sementara itu Akbar bersama kekasihnya Lola


di restoran


"ahhh sayang aku cantik enggak sih hari ini ?".tanya Lola


"cantik donk sayang itu aku beliin baju kamu yang banyak ".ucap Akbar


Lola kesengsem


"ahh sayang bisa aja ".ucap Lola


tiba-tiba


byurrrr


Akbar disiram oleh wanita yang ke arahnya


Lola berdiri


"ohhh jadi ini sayang kamu ".


"Lolita !".pekik Akbar


Plakkkk


Akbar di gampar Lolita


"Lola kamu percaya aku kan ?".tanya Akbar

__ADS_1


"Lolita ".ucap Lola


"Kalian saling kenal ?".tanya Akbar


"tentu kita sodara ".ucap Lola


DEG


Akbar terkejut


"Lola Asal kamu tahu lelaki ini pacar aku !".pekik Lolita


kejadian itu ramai dilihat orang


"kurang ajar brengsek !".pekik Lola


Plakkkk


Akbar kembali meringis di gampar Lola


Lola juga menyiramnya dengan air


Lola dan Lolita pergi


Ammar yang melihat itu dari jauh tersenyum smirk dan menyilangkan tangan


"rasakan lagian godaiin aku sih ".gumam Ammar


Ammar menghampiri Akbar membantu adiknya mereka ke tempat Flora melihat Akbar yang kotor terkejut Akbar membeli baju dan menggantinya


Ammar cerita pada Flora dan Harish mereka yang mendengar itu tertawa lepas


"aduh sakit perutku itu karma instan untuknya ".ucap Harish


"iya dia benar ".ucap Flora tertawa lepas


sementara itu Bram duduk di kursi kebesarannya


dia mendapat kabar dari anak buahnya


Flora terlihat bersama lelaki tapi wajah pria itu tidak terlihat


brakkk


dia menggebuk meja


"dari perawakannya ini bukan Ammar ataupun Akbar apa dia selingkuh ".gumam Bram


Bram mencengkram ponsel kuat


dirinya tidak rela Flora selingkuh padahal dirinya lah yang selingkuh


Madina menelepon


📞 : halo .Bram


📞 : mas aku mau shopiing aku perlu...


Bram mematikan teleponnya dia tahu Madina ingin apa pasti uang dia mentransfernya Madina sangat senang


selama menjadi istri Bram Madina tidak pernah bisa melakukan kewajibannya sebagai istri berbeda dengan Flora yang melakukan kewajibannya


Bram frustasi dia memiliki rasa bersalah pada Flora tapi dia tidak ingin menyakiti Madina dia bingung harus gimana


"ahhhh brengsek kenapa aku jadi egois gini ".gumam Bram


"ahhhhhh".teriak Bram dia melempar vas diatas mejanya Hingga pecah


•••


kembali ke Flora dia telah pulang ke rumahnya


hari sudah malam diabmenyalakan lilin di kamarnya dan berdoa pada patung porselen tuhannya


dia menyelesaikan doanya


tes


setitik darah muncul di hidungnya dia menghapusnya dan mengambil air di atas nakas dan merogoh laci mengambil pil vitamin dan meminumnya


"aku tidak boleh seperti ini di depan mama dan papa ".ucap Flora


dia melepas membaringkan tubuh di kasur menjernihkan pikiranya dia berusaha tidur entah kenapa ia tidak bisa tidur dia ke arah laptonya tapi tasnya yang ada di atas nakas jatuh kesenggol dirinya ia mengambilnya


ada flashdisk dia tidak tahu itu flashdisk apa


"ini apa ya ?".ucap bunga


Flora penasaran dan mencolokkan flashdisk itu ke laptonya


dia membuka file itu


sementara itu Bram


mengacak acak kantornya


"astaga dimana itu !".pekik Bram


dia terus mencari flashdisk itu


kembali ke Flora


Flora terkejut terdapat video yang memperlihatkan video seorang lelaki tua baya dan seorang wanita berbincang kemudian wanita itu membekap pria itu dengan bantal hingga tewas


"kau harus membalas sakit hatiku Wil aku akan pisahkan anak anakmu !".teriak wanita itu sambil membekap pria itu dengan bantal


Flora memberhentikan video cctv itu


dan melihat berbagai file photo


isinya berupa 2 anak lelaki kecil bersama ayah dan ibu mereka dan wanita tadi Flora fokus ke anak anak kecil itu


"Bram , Harish ?".pekik bunga

__ADS_1


ia mencabut flashdisk itu dan menutup laptonya serta menaruh itu dalam laci


dia benar benar terkejut dengan hal itu


__ADS_2