
Flora berada di restoran bersama Ammar dan Akbar
"kakak terima kasih ya sudah mau mengikuti keinginanku ".ucap bunga
"Flora kau adik kami tentu kami akan kabulkan keinginanmu ".ucap Akbar
"oh ya kamu kapan kemoterapi lagi ?".tanya Ammar
"aku rasa lusa aku akan kemoterapi lagi rambutku sudah tambah rontok ".ucap bunga
Ammar dan Akbar melirik bunga
"aku akan lakukan apapun dan segalanya untuk anakku ".ucap Flora mengelus perutnya
"kau harus banyak makan ".ucap Akbar tersenyum
•••
sementara itu Harish sedang ada rapat tender di kantornya
"baiklah tuan Harish saya presedir cloud corp saya berniat kerja sama dengan anda ".ucap presedir
"terima kasih atas kerja sama nya tuan presedir ".ucap Harish
kemudian mereka berjabat tangan
Harish pergi
tuan presedir itu menelpon
[ 📞 : terima kasih sudah menuruti keinginanku dia pantas mendapatkannya .B ]
•••
kembali ke Flora kini di mall
berbelanja dengan Ammar dan Akbar ia ke mall dan melihat baju bayi cantik dia mengelus perut buncitnya
dia melihat sepasang suami istri membeli baju bayi juga dia menunduk mengelus perutnya jujur dia iri dalam hatinya pernikahan nya tidak berjalan dengan baik dia fokus kembali memilih baju hamil dan baju bayi perempuan
"kau mau aku pilihkan ?".tanya seseorang disampingnya
Flora menoleh terkejut
"mas Harish !".pekik bunga
Harish tersenyum
"kau sedang apa disini ?".tanya bunga
"kau lihat itu ".ucap Harish menunjuk Ammar dan Akbar bersama Lucifer berbincang
"well aku kesini ingin berbelanja juga ".ucap Harish
"ini kan khusus perempuan dan anak untuk siapa ?".tanya bunga
"ada deh kepo ".ucap Harish
"siapa yang kepo aku cuman mau tahu aja ".ucap bunga
"baiklah aku beli untuk temanku ".ucap Harish
Flora semakin bingung
"teman.teman spesial kah ?".tanya hati bunga
sementara Harish tersenyum smirk
anak anak kecil berlari ke arah mereka itu anak anak panti
"kalian ?".ucap bunga
"hei kak Flora disini ".ucap anak panti
"aku mengajak beberapa anak anak panti kesini untuk jalan jalan dan merayakan kemenangan tenderku tadi ".ucap Harish tersenyum
"oh ".ucap Flora tersenyum
"kak Flora bisa kak Flora bantu kami beberapa baju yang cocok ".ucap anak panti
Flora tersenyum
"tentu sayang aku akan bantu kalian ".ucap bunga
anak anak panti kegirangan
dia membantu anak anak panti dan Harish memilih baju baju untuk anak anak panti
"mas Harish sungguh baik ".gumam Flora menatap Harish
Ammar dan Akbar melihat dari jauh Flora bahagia
"aku senang Harish bisa hibur Flora ".ucap Ammar
"ya setidaknya Flora punya banyak orang yang mencintai dia di sekelilingnya ".ucap Akbar
"sayang ".ucap seorang wanita seksi menghampiri Akbar
"Lola ".ucap Akbar
"kamu disini ?".tanya Akbar
Ammar memutar matanya malas
"iya donk shopping ."
"jalan jalan yuk ".ucap Lola melingkarkan tangannya di lengan Akbar
"oh silakan ".tanya Ammar
dirinya menjauh
"sialan Akbar romantis romantisan di depanku ".gumam Ammar
__ADS_1
Ammar menghampiri bunga
"Flora aku ke restoran sebentar ya kau sama Harish terlebih dahulu ".ucap Ammar
"ya sudah kakak ".ucap Flora tersenyum
Ammar pergi
Flora sedang membantu anak anak panti memilih baju Harish menatao Flora yang sangat keibuan dan kagum padanya
Lucifer pergi terlebih dahulu dari Harish
sementara itu Vanessa sedang berjalan di jalan raya menyebrang
tiba tiba
Brakkk
Vanessa di selamatkan oleh seseorang ke tepi jalan karena hampir tertabrak mobil
"kau tidak apa apa ? ".tanya Vanessa berbalik
dia melihat Lucifer di belakangnya
"mas Lucifer ?".tanya Vanessa
dia berdiri dan membantu Lucifer
"terima kasih sudah membantuku ".ucap Vanessa
"tidak apa apa Vanessa ".ucap Lucifer
Vanessa melihat darah di pelipis Lucifer
"pelipismu berdarah aku obati ya ".panik Vanessa
Vanessa menuntun Lucifer ke tepi jalan
"dimana mobilmu kau bawa mobil kan ?".tanya Vanessa
mereka ke mobil Lucifer Vanessa membawa Lucifer ke rumah sakit dan mengendarai mobil Lucifer
•••
Harish terpana melihat Flora membantu anak anak memilih baju sopan
"wah kau sangat pengertian Flora ".puji Harish
"terima kasih mas Harish ".ucap Flora tersenyum
Flora selesai membantu anak anak panti
"aku ada sesuatu untukmu anggap saja ini hadiah dariku ".ucap Harish memberi paper bag
Flora menerimanya ia melihat isinya isinya berupa baju bayi perempuan beberapa setel yang bermerek terkenal serta kaos kaki dan sepatu
"ini banyak sekali tadi aku sempet bingung pilih mana dan ini cantik cantik ".ucap bunga
"ambil saja Flora ini untuk anakmu ".ucap Harish
seharusnya Bram ayah dari anaknya lah yang memberikan kehangatan ini padanya tapi justru malah kakak iparnya yang memberikan ia kehangantan padanya dan anaknya
sementara itu
Ammar di restoran anak kecil perempuan menabraknya
"maaf om enggak sengaja ".ucap Anak kecil perempuan itu
Ammar menekuk lututnya
"gak apa apa cantik siapa namamu ? ".ucap Ammar
"nama aku Prita om ".ucap anak kecil itu
entah kenapa Ammar merasa dekat dengan anak itu
"om aku pergi dulu ya mama aku udah tunggu aku di sana".ucap Prita menunjuk wanita yang bercadar Ammar melihatnya ia melihat mata wanita itu seperti tidak asing
mata wanita bercadar itu terlihat terkejut dan berkaca kaca
Prita berlari ke arahnya
ibu Prita menggandeng Prita pergi Ammar ingin mencegat wanita dan anak itu pergi tapi tidak bisa ketika anak kecil itu pergi rasanya Ammar merasa kehilangan sesuatu
sementara itu Akbar bersama kekasihnya Lola
di restoran
"ahhh sayang aku cantik enggak sih hari ini ?".tanya Lola
"cantik donk sayang itu aku beliin baju kamu yang banyak ".ucap Akbar
Lola kesengsem
"ahh sayang bisa aja ".ucap Lola
tiba-tiba
byurrrr
Akbar disiram oleh wanita yang ke arahnya
Lola berdiri
"ohhh jadi ini sayang kamu ".
"Lolita !".pekik Akbar
Plakkkk
Akbar di gampar Lolita
"Lola kamu percaya aku kan ?".tanya Akbar
__ADS_1
"Lolita ".ucap Lola
"Kalian saling kenal ?".tanya Akbar
"tentu kita sodara ".ucap Lola
DEG
Akbar terkejut
"Lola Asal kamu tahu lelaki ini pacar aku !".pekik Lolita
kejadian itu ramai dilihat orang
"kurang ajar brengsek !".pekik Lola
Plakkkk
Akbar kembali meringis di gampar Lola
Lola juga menyiramnya dengan air
Lola dan Lolita pergi
Ammar yang melihat itu dari jauh tersenyum smirk dan menyilangkan tangan
"rasakan lagian godaiin aku sih ".gumam Ammar
Ammar menghampiri Akbar membantu adiknya mereka ke tempat Flora melihat Akbar yang kotor terkejut Akbar membeli baju dan menggantinya
Ammar cerita pada Flora dan Harish mereka yang mendengar itu tertawa lepas
"aduh sakit perutku itu karma instan untuknya ".ucap Harish
"iya dia benar ".ucap Flora tertawa lepas
sementara itu Bram duduk di kursi kebesarannya
dia mendapat kabar dari anak buahnya
Flora terlihat bersama lelaki tapi wajah pria itu tidak terlihat
brakkk
dia menggebuk meja
"dari perawakannya ini bukan Ammar ataupun Akbar apa dia selingkuh ".gumam Bram
Bram mencengkram ponsel kuat
dirinya tidak rela Flora selingkuh padahal dirinya lah yang selingkuh
Madina menelepon
📞 : halo .Bram
📞 : mas aku mau shopiing aku perlu...
Bram mematikan teleponnya dia tahu Madina ingin apa pasti uang dia mentransfernya Madina sangat senang
selama menjadi istri Bram Madina tidak pernah bisa melakukan kewajibannya sebagai istri berbeda dengan Flora yang melakukan kewajibannya
Bram frustasi dia memiliki rasa bersalah pada Flora tapi dia tidak ingin menyakiti Madina dia bingung harus gimana
"ahhhh brengsek kenapa aku jadi egois gini ".gumam Bram
"ahhhhhh".teriak Bram dia melempar vas diatas mejanya Hingga pecah
•••
kembali ke Flora dia telah pulang ke rumahnya
hari sudah malam diabmenyalakan lilin di kamarnya dan berdoa pada patung porselen tuhannya
dia menyelesaikan doanya
tes
setitik darah muncul di hidungnya dia menghapusnya dan mengambil air di atas nakas dan merogoh laci mengambil pil vitamin dan meminumnya
"aku tidak boleh seperti ini di depan mama dan papa ".ucap Flora
dia melepas membaringkan tubuh di kasur menjernihkan pikiranya dia berusaha tidur entah kenapa ia tidak bisa tidur dia ke arah laptonya tapi tasnya yang ada di atas nakas jatuh kesenggol dirinya ia mengambilnya
ada flashdisk dia tidak tahu itu flashdisk apa
"ini apa ya ?".ucap bunga
Flora penasaran dan mencolokkan flashdisk itu ke laptonya
dia membuka file itu
sementara itu Bram
mengacak acak kantornya
"astaga dimana itu !".pekik Bram
dia terus mencari flashdisk itu
kembali ke Flora
Flora terkejut terdapat video yang memperlihatkan video seorang lelaki tua baya dan seorang wanita berbincang kemudian wanita itu membekap pria itu dengan bantal hingga tewas
"kau harus membalas sakit hatiku Wil aku akan pisahkan anak anakmu !".teriak wanita itu sambil membekap pria itu dengan bantal
Flora memberhentikan video cctv itu
dan melihat berbagai file photo
isinya berupa 2 anak lelaki kecil bersama ayah dan ibu mereka dan wanita tadi Flora fokus ke anak anak kecil itu
"Bram , Harish ?".pekik bunga
__ADS_1
ia mencabut flashdisk itu dan menutup laptonya serta menaruh itu dalam laci
dia benar benar terkejut dengan hal itu