
Flora terbangun dari tidurnya Bram memeluknya
dia melepaskan pelukkan Bram perlahan dan bangun
dia melihat jam beker masih jam 4 pagi hari dia
menghembuskan nafas dan menoleh ke Bram yang
masih lelap tidur dia mendekati Bram ingin sekali ia mengelus kepala suaminya dan memberinya kecupan tapi mengingat apa yang sudah dilakukan Bram padanya dan bekas tanda cinta di leher dan dada sang suami hatinya malah tambah perih
dia menghapus air mata di pipinya dan menyiapkan pakaian untuk Bram
ia mandi dan turun menyiapkan sarapan nasi goreng
untuk Bram
Bram terbangun di pagi hari sebelum matari datang menerpakan sinarnya
dia tidak melihat Flora disampingnya dia mencarinya sejujurnya ia sangat tidak mau kehilangan Flora dia melihat pakaian yang disiapkan Flora untuknya
Flora kini tengah menumis
Bram mencium bau masakan dia lansung ke bawah dan melihat Flora sedang memasak dia bersyukur
dia menghampiri Flora
"kamu mau apa Dad duduk sebentar lagi jadi !".ucap Flora tanpa menoleh pada Bram
Bram hanya bisa pasrah dia awalnya ingin menepuk pundak Flora tapi Flora sepertinya tahu ia datang
mereka makan bersama
Hening
tak ada satu kata pun yang berasal dari mulut mereka
"Flora aku....."
Flora lansung menyelesaikan makananya dan menaruh tempat makannya di cucian piring dan membawa rantang berisi makanan pada Bram
"ambil itu buat makan siang kamu !".ucap Flora ketus
dia ke kamarnya
Bram mengusap wajahnya dengan kedua telapak tanganya dia merasa serba salah
Bram menyusul ke kamar dan mandi lalu pakai pakaianya sementara Flora hanya diam membaca buku
"Flora aku pergi dulu !".ucap Bram dia ingin memberi kecupan di kening istrinya
namun Flora menolak dan lansung menghindar
Bram kini pasrah dan pergi
"Dad ..".ucap Flora
Bram menoleh
"hati hati saja !".ucap Flora
Bram tersenyum dan pergi
•••
di Rumah Sakit
pagi ini Ammar dan Akbar mendapat telepon bahwa ayah dan ibu mereka kritis dan di bawa ke rumah sakit bersamaan
setelah pulang dari penthouse madina
zayn dan anita sepertinya mengalami syok berat dan dibawa ke rumah sakit
__ADS_1
Di Rumah Sakit
"kakak apa kita harus beritahukan Flora ?".ucap akbar
"jangan akbar aku takut Flora akan stress dan keguguran lagi ".ucap ammar
setelah pulang dari penthouse madina
zayn dan anita mengalami syok berat dan dibawa ke rumah sakit
"ini semua karena bram aku akan memberikan ia pelajaran !".ucap akbar mengepalkan tangan
di mansion harish
"rish kau tidak akan memanfaatkan Flora karena dendam mu pada bram kan ?".tanya lucifer
"tentu.tidak aku bukan lelaki brengsek seperti bram menjadikan wanita alat karena lagi pula Flora adalah adik dari ammar dan akbar ".ucap harish
lucifer bersyukur ia sangat kasihan dengan Flora melihat dan mendengar cerita Flora ia teringat dengan ibunya dulu yang juga diselingkuhi oleh ayahnya saat hamil hingga pada akhirnya ibunya keguguran dan masuk rumah sakit jiwa karena stress
"kau kenapa ?".tanya harish
"aku teringat dengan ibuku ".ucap lucifer
harish tersenyum dan menepuk bahunya
"kau tenangkan dirimu aku yakin ibumu pasti bangga dengan dirimu yang sekarang ".ucap harish
dia sangat mengerti dengan kisah hidup temannya itu
kembali ke Flora ia ke kantornya bertemu vanessa
"Flora kau tidak apa matamu sembab ada apa ?".tanya vanessa
Flora tak bisa menahan air mata dan menceritakan segalanya pada temanya itu vanessa sangat terkejut dengan ucapan Flora
"apa jadi suami lo selingkuh sama madina ?".tanya vanessa
vanessa mengusap wajah dengan kedua tangannya dan kasihan dengan Flora ia memeluknya
"yang sabar Flora apapun yang terjadi aku akan tetap dukung kamu ".ucap vanessa menenangksn Flora
Flora menangis dan pingsan dan mengeluarkan darah di hidungnya vanessa panik dan beteriak memanggil bantuan
dia membawa Flora ke rumah sakit
Flora sadar di rumah sakit dan vanessa menghampirinya
"ness aku kenapa ?".tanya Flora
"syutt dokter bilang semuanya baik baik aja kamu gak apa apa kenapa kamu gak bilang sama aku Flora kalau kamu sakit kangker rahim ?".ucap vanessa
Flora meneteskan air mata
"maafin aku ness aku mau pertahankan bayiku aku ingin jadi ibu aku ingin jadi istri sempurna !".ucap Flora menangis vanessa memeluknya dan menenangkanya
setelah selesai Flora memutuskan untuk pulang saja ia keluar bersama vanessa tapi saat keluar ia melihat pasangan yang sangat betul ia kenali wajahnya pasangan bahagia dan saling tersenyum layaknya suami istri
hatinya hancur melihat bram dan madina masuk ruangan S.P.O.G yaitu ruangan khusus dokter kandungan
apakah madina hamil anak bram apakah bram bahagia dengan kehamilan madina dan tidak peduli dengan kehamilan Flora
Flora mengeluarkan air mata dan mengelus perutnya
vanessa tidak terima dengan perlakuan bram dan madina dia ingin melabraknya tapi Flora mencegahnya
mata mata harish memberitahukan kejadian itu pada harish dan lucifer sungguh harish sangat geram dengan sikap bram
Flora dan vanessa kembali ke kantor untuk mengalihkan pikiran mereka
"maaf kalian siapa ?".tanya Flora melihat punggung 2 orang pria yang menunggunya di ruang kerjanya
__ADS_1
"kau sudah lupa dengan kami Flora !".ucap ammar
dia dan akbar berbalik
"kakak !".ucap Flora
Flora menyambut kakak kakaknya dengan ramah dan senyuman ia menyuruh ob untuk membawakan kopi untuk ammar dan akbar
"ada apa kakak kalian kemari kenapa kaluan tidak beritahu aku aku bisa menyusul kerumah !".ucap Flora
ammar dan akbar melihat mata Flora yang bengkak dan sembab karena menangis mereka tahu adik mereka terus menangis
"kami kemari karena kami ingin memberitahumu sesuatu Flora ".ucap akbar
"katakan ?".ucap Flora
"mama dan papa sakit aku harap kau mau ikut kami melihatnya mereka mencarimu ".ucap ammar
Flora terkejut
"dimana suamimu dan bagaimana kabar kalian ?".tanya akbar
Flora berubah menjadi panik
"apa maksudmu kak ammar dan kak akbar aku dan bram baik baik saja kok kami baik lagipula aku sedang hamil !".ucap Flora dan tersenyum
ammar dan akbar tahu mereka saling melirik mereka tahu Flora berbohong
"kami tahu segalanya Flora bram selingkuh kan dengan madina dan madina juga hamil ".ucap ammar
Flora tidak bisa menahan air matanya dan menggaguk ammar dan akbar memeluknya erat dan mendukungnya
"tenangkan hatimu Flora tenangkan pikiranmu ".ucap akbar
sebenarnya tadi mereka 1 rumah sakit tapi beda unite
mereka melihat Flora menangis dari kejauhan saat ingin keluar mereka melihat bram dan madina ke ruangan spog mereka mengepalkan tangan setelah madina dan bram keluar ruangan
mereka bertemu dokter yang memeriksa kandungan madina ternyata madina benar benar hamil mereka sangat kecewa dan marah pada madina serta kasihan pada Flora mereka segera ke kantor Flora
sementara itu bram sedang di apartemen madina madina tidak mau melepaskanya ia mendapat telepon dari seketarisnya bahwa mereka gagal dalam mendapat proyek dengan nilai saham yang besar
"sialan bagaimana bisa terjadi ?".bentak bram
"maaf pak perusahaan itu sendiri yang membataljan kerja sama proyek itu dengan kita !".ucap hanna seketaris bram
bram mematikan telepon kesal
"ada apa sih ?".tanya madina
bram melepaskan pelukkan madina
"gara gara kamu aku kehilangan proyek dengan nilai saham yang besar dan impian aku sekarang lepasin aku !".bentak harish ingin pergi
"enggak dad jangan tinggalin aku aku masih kangen sama kamu !".ucap madina
bram tidak menggubrisnya dan meninggalkanya madina melempar vas hingga pecah dan kesal
Prangggggg
dia berteriak
sementara iru harish tersenyum smirk karena berhasil membalas bram dia merebut proyek impian bram yang memiliki saham besar dalam sekejap dia tersenyum kemenangan
"bagaimana dengan rencana kita ?".tanya Amran di sampingnya
Harish tersenyum smirk
( ini baru awal mula bram kau lihat saja apa yang bisa aku lakukan nanti !.ucap batin harish )
dia tersenyum penuh kemenangan
__ADS_1