Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 42


__ADS_3

🌹🍃 lihat aku lihatlah mataku dan lihatlah lautan yang terus mengalir ibaratkan lautan cintaku akan terus mengalir padamu takkan pernah terhenti sekalipun bahkan disaat badai atau pasang surut cintaku takkan pernah berubah sekalipun aku atau kau pergi 🌹🍃


•••


mereka berjalan di tengah tengah taman kebun binatang harish memberikan ia minuman kopi hangat


"nah kopi buat kamu ".ucap harish


Flora menerimanya dengan senyum dan terima kasih


mereka melihat burung burung merpati ber terbangan dan memberi pakan burung burung itu


"kau suka merpati ?".tanya harish memberi makan merpati


Flora tersenyum


"suka.kenapa memangnya ?".tanya Flora


harish tersenyum


mereka kemudian memberi makan kelinci kecil dengan wortel mereka duduk di kursi taman itu memangku kelinci itu dan memberinya wortel


mereka saling tertawa dan cekikikan bersama


"astaga kelinci ini sangat lucu ".ucap Flora mengelus kelinci


harish tersenyum


"kau tahu dulu aku punya kelinci tapi kelinci itu mati karena sakit dia warna putih ada hitam hitamnya persis seperti sapi susu ".ucap Flora


"oh ya ?".ucap harish mengelus kepala kelinci


mereka merawat kelinci bersama dan melihat beberapa hewan lainnya


mereka kemudian berhenti melihat merak


"kau tahu cerita anak vrindavan yang kulitnya biru diantara anak anak lain trus dia pakai merak ?".ucap harish


Flora tertawa


"oh itu .itu namanya krisna dia adalah dewa dalam mitologi hindu dia merupakan titisan dewa wisnu ".ucap Flora


"aku baru tahu ".ucap harish


"karena pendidikan film mu sangat rendah ".sindir Flora


mereka tersenyum bersama dan cekikkan


kemudian mereka melihat harimau dan singa yang akur


"tumben mereka akur ?".tanya Flora


"mereka telah di jinakkan dan di kawinkan ".ucap harish


"darimana kau tahu ?".ucap Flora


harish menunjuk papan di bawahnya Flora tersenyum kecut


mereka kemudian makan bersama di sebuah restoran mewah


mereka duduk di meja yang telah di pesan dan saling berhadapan


"aduh kok kita kesini sih !".bisik Flora


"kenapa ?".tanya harish


"ini pasti mahal banget bonnya ".ucap bisik Flora


harish tertawa


"kenapa kau tertawa ".ucap Flora


harish menutup mulutnya dengan sisi tangannya yang sambil memegang garpu


"tidak aku heran saja denganmu kenapa kau ini berbeda ?".tanya harish


"karena namaku Flora aku berbeda beda ".ketus Flora


harish kembali tertawa lepas


pelayan membawa beberapa hidangan dan peralatan makan komplut dan pergi


"kita mau ngapain sih ?".ucap bisik Flora


"ya makanlah ".ucap harish


"ya tahu .tapi sendok , garpu , pisaunya banyak banget aku enggak ngerti mentok mentoknya biasanya aku pakai tangan ".ucap Flora


"dulu papa ngajak aku kesini pernah tetap aja lebih enak pakai tangan dan susah pake ginian itu aja sendoknya sering salah !".sewot Flora


harish menahan tawa di hatinya


"ya udh perhatiin aku dan ikutin aku !".bisik harish


harish mengajarkan Flora fungsi fungsi dari peralatan makanan itu


"kenapa pisaunya banyak banget sih kaya mau operasi aja ".ucap Flora


harish tak dapat menahan tawa dan kembali tertawa


"ketawa lagi , udh bener serius juga ".ucap Flora


"ok , ok sorry sorry ".


mereka makan bersama sampai kenyang


setelah itu harish mengajak Flora naik mobilnya


"kemana lagi kita ?".tanya Flora


"ketempat yang paling kau sukai ".ucap harish menyetir


mereka sampai di sebuah pantai putih nan indah di situ tengah ada karnaval


"kau tahu saja aku suka pantai dan karnaval ".ucap Flora


"tentu.karena aku tahu dirimu ".ucap harish


ia tersenyum bersamaan dengan Flora


Mereka melihat berbagai acara karnaval yang meriah


Mereka melihat kissing booth

__ADS_1


"kissing booth".ucap Harish di samping Flora


"aku tidak tahu apa itu kissing booth".ucap Flora


Mereka saling melihat


"maksudku teman temanku melakukanya saat aku masih sekolah dahulu aku tak pernah bisa ikutan karena jika aku ketahuan ikutan pertemanan seperti itu aku bisa di cabut dari kartu keluarga".ucap Flora panjang lebar


Harish tertawa


"kissing booth itu adalah kau harus berciuman dengan laki laki yang merupakan pasangan ciumanmu dan sesuai dengan nomor yang ada".ucap Harish


"kau pernah kissing booth ?".tanya Flora


Harish hanya melihatnya tersenyum


"aku rasa aku akan melihat dan bermain dengan yang lain".ucap Flora


Ia melihat yang lain


•••


"aku punya kejutan untukmu sebenarnya".ucap harish


harish menunjuk sebuah sekoci


"kau mau naik itu ?".tanya harish


Flora dan dia tersenyum


mereka menaiki perahu sekoci


"kau tahu film heart ?".ucap Flora


"oh awal mula perpelakoran ".ucap harish


Flora tertawa


mereka berada di tengah laut dan sinar mentari menyinari mereka


harish memotret matahari dengan kamera kecilnya


angin sepoi sepoi menyentuh kulit mereka berdua


harish memotret Flora yang melihat matahari


poto kamera polaroid keluar dia mengambilnya dan tersenyum dia menyimpanya dalam saku kantongnya Flora tidak sadar dia melihat matahari dan tersenyum


"u like sunset ?".tanya harish


" i like it .u know when u see sunset and u close your eyes and u feel the breath it was shooting and it was miracle ".ucap Flora tanpa menolehnya


Flora kemudian menatapnya tersenyum


begitu pula harish dia ingin selamanya seperti ini dengan Flora


harish mendaratkan sekocinya ke dermaga


mereka berjalan beriringan ke dermaga


"apa masih ada dermaga lagi yang akan menungguku ?".tanya Flora


"tenang saja masih ada banyak yang aku tunjukkan ".ucap harish


dia tersenyum


ada anak anak panti menghampirinya ia senang dan menyambutnya dengan senyum serta memeluknya dan mengecup anak anak itu


"kau ajak anak anak panti ?".tanya Flora


"iya .untuk menghiburmu juga ".


Flora tersenyum


mereka bermain bersama


dan bakar bakaran api unggun


harish dan Flora sama sama saling bercanda tawa bersama anak anak dan menyanyi


"pak harish ayo menyanyi ?".pinta anak anak


Flora tersenyum padanya


harish memainkan gitar


What would I do without your smart mouth?


Drawing me in, and you kicking me out


You got my head spinning, no kidding, I can't pin you down


What's going on in that beautiful mind?


I'm on your magical mystery ride


And I'm so dizzy, don't know what hit me, but I'll be alright


My head's underwater


But I'm breathing fine


You're crazy and I'm out of my mind


'Cause all...


'Cause all of me


Loves all of you


Love your curves and all your edges


All your perfect imperfections


Give your all to me


I'll give my all to you


You're my end and my beginning


Even when I lose I'm winning


Flora tersenyum mendengar harish bernyanyi sangat merdu

__ADS_1


"now it's your turn ".ucap harish


anak anak melirik padanya


So, before you go


Was there something I could've said


To make your heart beat better?


If only I'd have known you had a storm to weather


So, before you go


Was there something I could've said


To make it all stop hurting?


It kills me how your mind can make you feel so worthless


So, before you go


Was never the right time, whenever you called


Went little, by little, by little until there was nothing at all


Our every moment, I start to replay


But all I can think about is seeing that look on your face


When you hurt under the surface


Like troubled water running cold


Well, time can heal, but this won't


So, before you go


Was there something I could've said


To make your heart beat better?


If only I'd have known you had a storm to weather


So, before you go


Was there something I could've said


To make it all stop hurting?


It kills me how your mind can make you feel so worthless


So, before you go


anak anak dan harish tepuk tangan harish seakan membendung air mata


mereka berjalan menelusuri pantai dan membuat jejak di pasir pantai sambil saling bercanda


suasana sudah berubah menjadi langit malam yang dingin harish memberi jaket pada Flora


"untukmu ".ucap harish


Flora tersenyum


"kau tahu aku merasa senang jika seperti ini ".ucap Flora


harish tersenyum padanya


"aku juga ".ucapnya


harish memegang tengkuk Flora dan mendaratkan hidungnya di hidung Flora wajah mereka sangat dekat tinggal 1 cm saja nafas mereka saling beradu


Flora dan harish menutup matanya bersamaan harish akan menciumnya Flora meneteskan air mata dan mundur menjauh


"i cant do this ".ucap Flora


"it was wrong ".ucapnya kembali


dia berbalik dan pergi harish mengikutinya


"kenapa Flora apa kau tidak merasakan hal yang sama padaku !.


apa kau tidak mengetahui perasaanku padamu !.


apa kau tidak mencintai aku !".hardik harish


Flora berjalan dan mendengarkan sambil menangis


Flora berbalik menghadap dirinya


"berhenti mendekati aku !


mulai sekarang jauhi aku!


rasa itu salah !


perasaan itu rasanya salah !


kau tahu setiap kali kau perhatian padaku aku merasakan sesuatu yang salah !


sesuatu yang seharusnya tidak aku rasakan dan tidak boleh aku rasakan !


kau tahu setiap kali aku bersamamu aku merasa senang dan damai !


astaga.perasaan ini salah mas seharusnya ini gak pernah ada dan terjadi memang sebaiknya kita menjauh !


aku tidak pantas untukmu usiaku tak lama lagi berhenti mengharapkan aku !".


Flora berbalik menangis gemuruh datang dan hujan tiba tiba membasahi tubuh mereka berdua


harish mengikutinya dan menarik tangan Flora dan membalikkan tubuhnya harish menaruh tangan Flora di dadanya kening dan hidung dia dan Flora saling menyatu


nafas mereka beraturan dan jantung mereka berdegup kencang


hujan membasahi seluruh tubuh mereka


"kau tahu di setiap detak jantungku hatiku hanya berdebar dengan dirimu ".ucap harish


Flora meneteskan air mata


"aku gak bisa ,aku gak bisa ".lirihnya


harish memegang tengkuk Flora

__ADS_1


mereka berciuman lembut nan dalam di tengah tengah hujan dengan ombak dan laut serta bulan dan bintang dan langit malam yang dingin sebagai saksi mereka


__ADS_2