
Pagi Harinya
Flora melihat wajah suaminya dari samping yang tengah tengkurap dan tangannya memeluknya
Flora mengelus rahang milik suaminya
Dia menangis diam diam
Dia menyatukan kening dan hidung mereka
Dan tubuh mereka tertutupi selimut
•••
Harish terbangun karena sinar mentari dari jendelanya
Ia tengah tengkurap dan kepalanya tengah berada di atas bantal angsa
Ia melihat Flora tak ada di sisinya
Ia mencarinya dan menemukannya di balkon
Flora tengah melihat beberapa anak kecil berlarian bermain dengan tersenyum
"Flora".ucap Harish di belakangnya
Flora tersenyum padanya
Harish memegang perutnya
Dan melihat anak anak yang bermain
"aku ingin sebuah taman".ucap Flora
"Sebuah taman di mana nanti anak anak kita bisa bermain nantinya mereka bisa bermain apa saja".ucap Flora tersenyum
Harish tersenyum
"itu saja ?".tanya Harish
Flora menatapnya tersenyum
"itu saja".ucapnya
Flora bersandar di dada Harish
•••
Selama pernikahannya Harish dan Flora selalu melengkapi Harish selalu menemani Flora checkup dan kemoterapi dan tidak pernah meninggalkannya sedikit pun
Ia selalu membahagiakannya
Dia memanjakan Flora dengan segala cintanya dan apa yang di milikinya
Kemanapun Flora melangkah Harish di sisinya menemaninya
Ia mengajaknya untuk tur bulan madu ke seluruh dunia 6 benua
•••
Amran melihat hasil pemeriksaan Flora bersama Tabhita mereka tersenyum
"selamat kau bebas kangker sekarang".ucap Tabhita
Harish dan Flora terkejut mereka bersyukur
Pada Malam harinya mereka melakukan jamuan dan mengundang semua orang untuk merayakan keberhasilan Flora melewati masa kangker miliknya dengan ramai
•••
__ADS_1
Hari berganti hari
Bulan silih berganti
Musim telah berganti yang awalnya musim semi kini musim gugur telah datang menjatuhi bumi
Harish menunggu di ruang tunggu ini saatnya Flora akan melahirkan ia menunggu di ruang operasi
Flora terpaksa melahirkan dengan cara Operasi Caesar karena ia memiliki riwayat penyakit kangker rahim walaupun sudah bebas dari kangker
Harish juga takut Flora tak bisa menahan sakitnya
Zayn dan Anita datang
"bagaimana Flora ?".tanya Anita Panik
"dia sedang di tangani oleh Uncle Yash dan Amran".ucap Harish
Zayn menenangkan Anita
"sabar".ucapnya
Ammar dan Akbar sedang ada bisnis di Belanda sejak 2 bulan Ammar membawa keluarganya sementara Akbar sendirian jadi mereka belum bisa kembali ke Jerman hingga saat ini
selama beberapa waktu mereka menunggu cukup lama sebenarnya
Bram datang dengan Nina
Nina memeluk Harish
Harish memeluknya
Begitupula juga dengan Bram
"bagaimana Flora ?".ucap Bram
"dia sedang di tangani".ucap Harish
"baiklah hati hati".ucap Harish
Nina segera pergi
Perawat keluar dari ruangan
"siapa ayah kedua bayi ?".tanya perawat
"saya !".ucap Bram dan Harish bersamaan
Mereka saling terdiam dan melirik
Perawat kebingungan
Amran datang dari ruangan ke arah mereka
"pergilah".ucap Amran
Perawat mengerti dan meminta maaf
Amran melihat Harish dan Bram
"bagaimana dia ?".tanya Harish
"semuanya baik baik saja tidak ada yang perlu di khawatirkan".ucap Amran
•••
Zayn dan Anita bersama Flora menemaninya dan bayi bayinya Flora menangis melihat mereka
Zayn dan Anita menangis bahagia melihat putrinya bisa menjadi ibu dari anak anak yang lucu
__ADS_1
Harish datang
"kita kasih waktu mereka berdua".ucap Zayn
Anita mengangguk
Mereka pergi
Harish melihat Flora
Mereka saling melihat
Harish duduk di di sisi kanannya di atas kasur
Harish mengecup kepala Flora yang tengah menimang salah satu bayi kembarnya sambil terduduk dan menangis
Mereka saling tersenyum
Sementara yang satu di timang Flora yang satu lagi tertidur di ranjangnya
"anak anak kita".ucap Flora
Harish tersenyum
Ia menyematkan jarinya di tangan mungil anaknya
Bram datang
"Kak Bram".ucap Flora tersenyum
Bram tersenyum padanya
Ia melihat anak anaknya
"berikan mereka nama Bram ".ujar Harish
"kau ayahnya".ucap Flora
Flora memberikan salah satu bayi yang di timang olehnya pada Bram Bram menerimanya dengan hati hati
Ia melihat wajah anaknya
Harish mengambil anak salah satunya yang di ranjang
"aku ingin memberi nama dia ASLAN".ucap Bram
"Aslan ?".tanya Flora
Bram dan Harish tersenyum
"sewaktu kita kecil dahulu kami ingin punya adik laki laki dan kami akan berikan nama dia Aslan yang artinya Singa yang berani".ucap Harish
"Aslan Salvatore Richard Wilson".ucap Bram
"Harish".tegur Bram
Harish melihatnya
"aku memberikanmu anak anakku aku minta padamu berikan salah satu nama untuk anakku kau juga ayahnya".ucap Bram
Harish dan Flora menatap
Harish melihat anak Flora
"Aland, Aland Robert Salvatore Wilson".ucap Harish
Mereka tersenyum
Bram dan Harish menggendong bayi masing masing
__ADS_1
Para bayi masih menutup mata namun tersenyum