Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Part 58


__ADS_3

Pagi Harinya


Flora melihat wajah suaminya dari samping yang tengah tengkurap dan tangannya memeluknya


Flora mengelus rahang milik suaminya


Dia menangis diam diam


Dia menyatukan kening dan hidung mereka


Dan tubuh mereka tertutupi selimut


•••


Harish terbangun karena sinar mentari dari jendelanya


Ia tengah tengkurap dan kepalanya tengah berada di atas bantal angsa


Ia melihat Flora tak ada di sisinya


Ia mencarinya dan menemukannya di balkon


Flora tengah melihat beberapa anak kecil berlarian bermain dengan tersenyum


"Flora".ucap Harish di belakangnya


Flora tersenyum padanya


Harish memegang perutnya


Dan melihat anak anak yang bermain


"aku ingin sebuah taman".ucap Flora


"Sebuah taman di mana nanti anak anak kita bisa bermain nantinya mereka bisa bermain apa saja".ucap Flora tersenyum


Harish tersenyum


"itu saja ?".tanya Harish


Flora menatapnya tersenyum


"itu saja".ucapnya


Flora bersandar di dada Harish


•••


Selama pernikahannya Harish dan Flora selalu melengkapi Harish selalu menemani Flora checkup dan kemoterapi dan tidak pernah meninggalkannya sedikit pun


Ia selalu membahagiakannya


Dia memanjakan Flora dengan segala cintanya dan apa yang di milikinya


Kemanapun Flora melangkah Harish di sisinya menemaninya


Ia mengajaknya untuk tur bulan madu ke seluruh dunia 6 benua


•••


Amran melihat hasil pemeriksaan Flora bersama Tabhita mereka tersenyum


"selamat kau bebas kangker sekarang".ucap Tabhita


Harish dan Flora terkejut mereka bersyukur


Pada Malam harinya mereka melakukan jamuan dan mengundang semua orang untuk merayakan keberhasilan Flora melewati masa kangker miliknya dengan ramai


•••

__ADS_1


Hari berganti hari


Bulan silih berganti


Musim telah berganti yang awalnya musim semi kini musim gugur telah datang menjatuhi bumi


Harish menunggu di ruang tunggu ini saatnya Flora akan melahirkan ia menunggu di ruang operasi


Flora terpaksa melahirkan dengan cara Operasi Caesar karena ia memiliki riwayat penyakit kangker rahim walaupun sudah bebas dari kangker


Harish juga takut Flora tak bisa menahan sakitnya


Zayn dan Anita datang


"bagaimana Flora ?".tanya Anita Panik


"dia sedang di tangani oleh Uncle Yash dan Amran".ucap Harish


Zayn menenangkan Anita


"sabar".ucapnya


Ammar dan Akbar sedang ada bisnis di Belanda sejak 2 bulan Ammar membawa keluarganya sementara Akbar sendirian jadi mereka belum bisa kembali ke Jerman hingga saat ini


selama beberapa waktu mereka menunggu cukup lama sebenarnya


Bram datang dengan Nina


Nina memeluk Harish


Harish memeluknya


Begitupula juga dengan Bram


"bagaimana Flora ?".ucap Bram


"dia sedang di tangani".ucap Harish


"baiklah hati hati".ucap Harish


Nina segera pergi


Perawat keluar dari ruangan


"siapa ayah kedua bayi ?".tanya perawat


"saya !".ucap Bram dan Harish bersamaan


Mereka saling terdiam dan melirik


Perawat kebingungan


Amran datang dari ruangan ke arah mereka


"pergilah".ucap Amran


Perawat mengerti dan meminta maaf


Amran melihat Harish dan Bram


"bagaimana dia ?".tanya Harish


"semuanya baik baik saja tidak ada yang perlu di khawatirkan".ucap Amran


•••


Zayn dan Anita bersama Flora menemaninya dan bayi bayinya Flora menangis melihat mereka


Zayn dan Anita menangis bahagia melihat putrinya bisa menjadi ibu dari anak anak yang lucu

__ADS_1


Harish datang


"kita kasih waktu mereka berdua".ucap Zayn


Anita mengangguk


Mereka pergi


Harish melihat Flora


Mereka saling melihat


Harish duduk di di sisi kanannya di atas kasur


Harish mengecup kepala Flora yang tengah menimang salah satu bayi kembarnya sambil terduduk dan menangis


Mereka saling tersenyum


Sementara yang satu di timang Flora yang satu lagi tertidur di ranjangnya


"anak anak kita".ucap Flora


Harish tersenyum


Ia menyematkan jarinya di tangan mungil anaknya


Bram datang


"Kak Bram".ucap Flora tersenyum


Bram tersenyum padanya


Ia melihat anak anaknya


"berikan mereka nama Bram ".ujar Harish


"kau ayahnya".ucap Flora


Flora memberikan salah satu bayi yang di timang olehnya pada Bram Bram menerimanya dengan hati hati


Ia melihat wajah anaknya


Harish mengambil anak salah satunya yang di ranjang


"aku ingin memberi nama dia ASLAN".ucap Bram


"Aslan ?".tanya Flora


Bram dan Harish tersenyum


"sewaktu kita kecil dahulu kami ingin punya adik laki laki dan kami akan berikan nama dia Aslan yang artinya Singa yang berani".ucap Harish


"Aslan Salvatore Richard Wilson".ucap Bram


"Harish".tegur Bram


Harish melihatnya


"aku memberikanmu anak anakku aku minta padamu berikan salah satu nama untuk anakku kau juga ayahnya".ucap Bram


Harish dan Flora menatap


Harish melihat anak Flora


"Aland, Aland Robert Salvatore Wilson".ucap Harish


Mereka tersenyum


Bram dan Harish menggendong bayi masing masing

__ADS_1


Para bayi masih menutup mata namun tersenyum


__ADS_2