Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 16


__ADS_3

pov Flora


aku lansung masuk ke mobilku dan meminta ammar mengebut menuju rumah di dalam perjalanan aku ceitakan keluh kesahku pada kakak kakakku


terlihat kakak kakakku ammar dan akbar geram


padahal aku kesana atas dasar baktianku sebagai istri untuk mas bram dan aku ini masih istrinya tapi sayang ketika aku yakin suamiku sudah akan berubah perasaanku salah dia justru menyakitiku lagi


"aku sudah putuskan kakak aku ingin cerai !".ucapku dengan lantang


aku kembali ke rumah orang tuaku dan memutuskan untuk tinggal disana


saat ini aku di penthouse membereskan pakaianku


pov Flora end


bram berniat mengejar Flora


"mas kamu mau kemana sih ?".sewot madia


"lilisa aku sudah ikuti mau kamu hargai aku sebagai suami aku akan menemui Flora ".ucap bram dengan kesal


dan meninggalkanya


madina kesal


para maid yang mendengar mereka bertengkar justru merasa senang bukan diam


bram menaiki mobilnya dan menuju penthouse Flora


ammar dan akbar membantu Flora merapikan pakaiannya dengan cepat mereka lansung pergi


setelah ammar dan akbar serta Flora pergi


bram ke penthouse Flora


mencarinya tidak ada jawaban Flora telah pergi dari penthouse miliknya


dan kerumah papa mamanya


•••


zayn dan anita mengelus kepala anak mereka Flora yang menangis di kamarnya


"maafin mama dan papa sayang andai kami selalu ada saat kalian tumbuh kejadianya tidak akan seperti ini ".lirih anita


ia dan zayn pergi dari kamar Flora


pranggg


ammar dan akbar sangat geram dengan harish setelah mengantar Flora ke rumah mereka mereka menciduk bram dan madina di mansion bram


flashback on :


BRAKKK


ammar dan akbar mendobrak pintu masion bram


madina dengan santainya sedang makan nastar dan main ponsel


dia tidak terkejut sama sekali dengan kehadiran kakak kakaknya


Plakkkk


tamparan di berikan oleh ammar pada madina


"bangsat kalian !".ucap madina


ia menampar balik ammar dan akbar tapi dengan cekatan ammar dan akbar menahan dan mencengkram lengan madina


"ahhh lepas sakit !".ucap madina


ammar dan akbar menghempaskan tangan madina dengan kasar


"kau bilang itu sakit kau tidak peduli perasaan papa mama dan Flora apa mereka sakit tentu mereka sakit !".bentak ammar


madina tertawa lepas


"aku tidak peduli pada mama atau papa atau perempuan sialan itu ".ucap madina


ammar dan akbar mengepalkan tangan


"kau memang tidak tahu diuntung ".bentak akbar


Kemarahan ammar dan akbar tidak bisa di bendung lagi

__ADS_1


"kau itu ..."


ucapan akbar terpotong oleh lirikkan ammar dan gelengan dari ammar


"mana suamimu ?".ucap ammar


"oh dia kami habis mandi bersama terus dia pergi mencari perempuan sialan itu saat kita mandi bersama perempuan sialan itu menggangu saja ".ucap madina tersenyum smirk


dan menyilangkan tangan


"kami tidak ada urusan denganmu madina kita bukan lagi saudara akan aku pastikan kau akan hidup penuh kesengsaraan ". bentak akbar menunjuk madina


ammar dan akbar pergi


madina hanya tersenyum smirk


•••


bram terus mencari Flora dia tidak menemukan Flora di apartemenya


"kemana aku harus cari kamu Flora ".ucap bram


sementara itu


"aku benci sama kamu mas ".lirih Flora meneteskan air mata saat ini ia ada di taman belakang rumahnya


"Flora ".ucap seseorang dari belakang


pria itu adalah harish


dia menawarkan sapu tangan Flora diam dan mengusap pipinya yang penuh air mata


harish duduk di sampingnya


"maafin aku ya Flora maafkan adikku dia memang seperti itu dari dulu seandainya kami saling akur aku pasti bisa mendidik dia ".ucap harish


"mas harish tidak salah aku yang salah aku salah pilih suami dan aku memang perempuan yang punya banyak masalah dalam hidup aku ".ucap Flora


" bolekah aku ajak kau ke suatu tempat ?".ucap harish


"kemana ?".tanya Flora


"aku akan membuat hatimu senang ".


"wah mobilmu bagus ".ucap Flora


"well i like fast furious ".ucap harish dia mengendarai mobilnya


harish mengajak Flora ke panti yayasan milik harish yang terlihat sangat mewah


"ini tempat apa ?".ucap Flora


"apa kau akan melakukan sesuatu padaku ?".panik Flora


harish terkekeh


"ya tuhan santai saja baca itu ".ucap harish menunjuk papan


"panti asuhan ".ucap Flora


mereka berdua turun


"besar dan mewah sekali panti asuhan ini ".ucap Flora


"ini panti asuhan buatanku aku adalah pemilik yayasan ini ".ucap harish


mereka disambut meriah dengan anak anak panti


harish memperkenalkan Flora pada anak anak panti


Flora sangat senang bertemu anak anak dia rasa bayinya juga aktif dia memegang perutnya dan memperbolehkan anak anak memegang perutnya


"wah tante dede bayinya kayaknya senang ".ucap anak panti


Flora tertawa dan tersenyum


harish senang melihat Flora tertawa dan tersenyum melupakan kesedihanya


"cantik sekali dia nak ?".ucap bibi panti pada harish


"dia memang cantik bi ".ucap harish tersenyum melihatnya


anak anak membawa Flora keliling taman dan kebun


Flora melihat mawar putih kesukaanya dia ingin mengambilnya tapi tangannya terluka terkena duri dan tidak jadi

__ADS_1


dia kembali bermain dengan anak anak


anak anak memberinya semangat


"tante kami lapar ayo kita makan bersama ".ucap anak panti


dirinya kembali ke dalam


"yah mbok masak lagi sakit kita terpaksa makan nugget sosis lagi deh ".ucap anak panti


Flora memiliki ide


"jangan makan itu terus kalian tunggu saja aku akan masak untuk kalian semua ".ucap Flora


Flora memasak banyak makanan di bantu bibi


dan dengan cepat menghidangkanya


harish datang membawa Flora mawar putih dan diberikan pada Flora


"mas harish ?".ucap Flora


"tadi kau ingin Flora ini bukan ambilah aku bawa ini untukmu dan aku petik sendiri ".ucap harish


Flora menerimanya dan mengucapkan terima kasih


mereka makan bersama


harish mencobai masakan Flora pertama kali


"ini semua buatanku mas harish cobalah ".ucap Flora


harish terkejut masakan Flora terasa sangat enak


"ini enak sekali Flora kau belajar dari mana ?".ucap harish


"aku belajar sendiri ".ucap Flora


para anak panti pun memuji masakan Flora


Flora tersenyum


( "dengan kau tersenyum seperti itu membuatku merasakan hal berbeda untukmu Flora ".ucap batin harish )


•••


bram mencari Flora ke mansion hendarto


ammar dan akbar sudah sampai duluan


"mau buat apa kau disini ? ".ucap zayn membaca koran


sementara ammar dan akbar di sebelah zayn melipat tangan dan menatapnya tajam


"aku mencari Flora aku yakin dia ada disini ?".ucap bram


"kau tidak perlu cari dia sebab kau tidak peduli padanya ".ucap dingin ammar


akbar menghempaskan akte pernikahan Flora bram dan madina


"kau menikahi adikku Flora tapi kau juga menyakitinya dengan selingkuh dan menikah dengan madina ".ucap dingin akbar


"aku perlu ketemu dengan Flora katakan dimana dia ?".ucap bram


"well bram kau salah besar sebab kau sudah mengsia - siakan dia ".ucap zayn menghempaskan korannya ke meja


" mau sampai kapanpun aku takkan menceraikan dia !".sarkas bram


"kau salah bram dalam hukum ataupun agama kau tidak boleh menikahi adik dan kakak sekaligus ".sarkas balik ammar


" aku akan tetap pertahankan Flora apapun keadaanya ".ucap bram


"Flora mengatakan pada kami jangan cegat aku pergi mas sebab kamu alasan aku pergi ". sarkas akbar


bram mengepalkan tangan dan pergi dati mansion hendarto


memasuki mobilnya dan mengendarainya dengan kecepatan penuh


dia memukul setir


"Ahhhhh berengsek ".teriak bram


"aku tidak akan membiarkan Flora pergi sebab aku masih mencintainya ".ucap bram


bahkan cincin nikahnya dengan Flora masih ia pakai di jarinya dia mengendarai dengan kecepatan penuh

__ADS_1


__ADS_2