Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 35


__ADS_3

Flora bersama Akbar


mereka sedang di mobil


Akbar bertanya kenapa Flora tidak jadi ke rumah harish


Flora mengatakan bahwa saat ini waktunya tidaklah tepat dan akbar akan tahu


Akbar penasaran apasih yang ingin dilakukan Flora untuk Bram dan Harish


Madina di rumahnya


dia habis tertidur dan membersihkan tubuhnya


dia turun bertemu para maid


"apapun yang terjadi jangan katakan apapun pada Bram jika kalian memberitahunya maka saya enggak segan segan memberi kalian pelajaran tanpa ampun mengerti !".perintah Madina


•••


Sahara pergi dari rumah Harish


tatapan Harish kini berubah jadi dengki dan benci


Harish menelpon seseorang


📞 : kau ikuti dia kemanapun .harish


Harish tidaklah bodoh dia tidak yakin Sahara menyayanginya dengan tulus dia tahu sifat awal Sahara dia sengaja pura pura percaya padanya selama ini


Flashback on :


Harish remaja melihat Sahara dan Samara bertengkar


"maksudmu apa Sahar aku tidak mengerti ".umpat samara


Sahara mengeluarkan air mata dan membentak samara


"pergi kau ini semua karena mu kau jahat dan egois ".bentak Sahara


samara tidak mengerti ada apa dengan Sahara adiknya dan malas berurusan dengannya


Harish remaja yang melihat dari celah pintu kabur


pada saat remaja sewaktu ibu samara masih hidup di malam hari Harish yang terbangun ingin mengambil air karena merasa tidak enak pada tenggorokannya ia keluar kamar dan melihat dari jauh ayahnya dengan tidak jelas masuk ke ruangan kamarnya bersama Sahara mengendap endap


Sahara tidak tinggal dengan keluarga William Wilson dia punya rumah sendiri dan terkadang hanya main saja ke mansion itu


dia kira Samara juga ada di dalam jadi dia mengangkat bahu dan melakukan keinginannya tadi


tapi dugaanya salah Samara sedang bekerja Lembur di kantornya dan Harish baru mengetahuinya beberapa hari kemudian saat Samara cerita


Harish pun pernasaran dan ingin cerita tapi tak ingin Samara sedih dan kepikiran kalau ia cerita dengan Bram


Bram yang ada salah paham dan ujung ujungnya bocor


saat Samara rawat inap karena kecelakaan


Harish dan Bram di jaga oleh Sahara saat ulang tahun Harish Harish terkena demam dan flu karena Virus Flu Burung demamnya tak kunjung menurun meskipun ia masih memiliki semangat


Dia di kamar Sahara mengurusnya Harish bersikap biasa saja dan cuek padanya


saat ulang tahun Harish


Harish kesal saat Bram bilang ayahnya sibuk ia tahu apa maksudnya ayahnya sedang apa .a tahu itu


Ia berusaha menyembunyikan rasa marah dan kesalnya mengepal tangan


Ia melihat Bram yang wajahnya sepertinya habis syok


Ia mengajaknya bermain dan menelpon ibu mereka Samara


"aku akan keluar di ruang main ada miniatur mobil dan helicopter terbang dan hotwheels milikku ".ucap Harish kecil


"aku ikut kak ".pinta Bram


Harish tersenyum melihatnya


Bram berusaha agar Harish tak melihat William dan Sahara


tanpa Bram sadari sendiri


Harish sudah tahu rahasia ayahnya

__ADS_1


pada saat menaiki tangga Harish melihat sekilas Sahara keluar kamar William dengan bahagia dan merapihkan pakaianya sedikit tertatih tatih


Dari celah dinding ia melihatnya


hubungannya dan Bram mulai merenggang entah kenapa setelah 2 hari kejadian itu


mereka akan akur kalau ada Samara diantara mereka


pada saat Harish dan Bram menemukan ibu mereka meninggal terjatuh dari lantai atas dan di makamkan


Harish melihat Sahara tak menangis ia diam saat ia tanya kenapa Sahara tak menangis Sahara mengatakan menangisi kepergian seseorang adalah dosa


di malam hari setelah acara kematian Samara


Harish kecil yang tak dapat bisa tidur melihat William bersama Sahara dari jauh


William menyeret masuk Sahara ke kamar dan tak menutupnya rapat dia melempar Sahara ke ranjang Harish perlahan mendekatinya dan melihatnya dari celah pintu


alangkah terkejutnya dia melihat mereka berdua melakukan hubungan seperti itu yaitu berciuman dan berhubungan badan


Dia mengepal tangan menangis


Mulai hari itu berjanji dalam hatinya ia benci segalanya dirinya,tubuhnya,darahnya


Dia benci semua yang berkaitan dengan Ayahnya


dia mundur perlahan dan berlari ke kamarnya


sejak saat itulah


hubungan keluarga William Wilson tidak lagi hangat atau pun penuh candaan hanya ada keheningan dan kesuraman tidak ada lagi tawa dan candaan atau kekompakan di keluarga tersebut hanya akan ada selalu perdebatan tapi terkadang hubungan persaudaraan Harish dan Bram bisa baik baik saja karena ada Tabhita teman mereka yang terkadang bisa menyatukan mereka


Flashback off


Harish tak pernah bisa percaya dengan Sahara selama ini mungkin ia berhubungan dengan Sahara sebagai Tante dan ponakkan tapi Harish punya rencana lain dia akan hancurkan Sahara apapun caranya !


Dia tahu Sahara ingin mengadu dombanya dengan Bram pada awalnya tapi semua itu tidak mudah di terima untuk Harish


Sahara selalu menghasutnya


Sebab Harish dan Bram sejujurnya masih saling menyayangi walaupun kata dendam terus menjadi penghalang mereka berdua terutama Harish yang awalnya sangat dendam pada Bram karena perbuatan Bram padanya !


Namun wasiat ibunya dan perkataan Flora serta melihat keluarga Flora Harish sadar ia salah ia rindu keluarga seperti itu dan ingin memiliki hubungan persaudaraan yang baik dengan Bram adiknya adik kandungnya


•••


percuma punya 2 istri tapi tak ada yang mau mengurusnya


dokter Yash datang memeriksa Bram


"uncle Yash ?".ucap Bram


"kau perlu pemulihan kau baru boleh pulang 2 hari lagi panggil istrimu untuk menemanimu ".ucap Yash


Yash berbalik akan pergi


Bram hanya diam dia tak tahu jawab apa


Yash berbalik menoleh ke Bram


"oh ya saat kau kecelakaan kau selalu menyebut nama Flora berterima kasih lah padanya kau bisa selamat ".ucap Yash


Bram mencerna kata kata Yash kembali


"tunggu uncle yash ".lirih Bram


Yash pergi tanpa memperdulikan ocehan Bram


"apa maksud uncle yash berbicara itu ".batin Bram


"sialan seandainya semuanya tak seperti ini seandainya hari itu aku tidak....


ucapan batin Bram terpotong


Flashback on


Bram bersama Tabhita di mansionnya


"aku akan tunggu kamu mau seberapa lama pun kamu pergi aku janji enggak akan kecewain kamu ".janji Bram pada Tabhita


dia memegang kedua tangan Tabhita


Bram mencium kening Tabhita

__ADS_1


Mereka saling merapatkan hidung bersama tersenyum


Dan berciuman lembut


mereka berpelukkan saat itu mereka pacaran Bram berjanji akan selalu menunggunya dan takkan berpaling darinya selama Tabhita kuliah kedokteran di luar negeri


“Aku sangat mencintaimu Bhi”.ucap Bram


Tabhita tersenyum


“Terima kasih kau sudah mengerti aku”.ucap Tabhita


“Yeah”.ucap Bram


Mereka kembali berciuman lembut dan penuh gairah


saat itu Harish berpacaran dengan Caroline Bram tahu caroline yang terkenal sebagai wanita penggoda dan memiliki asal usul yang tidak jelas dan selalu misterius


dia takut Harish akan dijebak


dia menghampiri Caroline yang berada di apartemen untuk mengancamnya dan pergi menjauhi Harish


Caroline tidak takut ia sebenarnya juga tertarik pada Bram dia mendekatinya dan menciumnya Bram menolak dan mendorong Caroline


Bram meminum 1 botol air putih di meja untuk membersihkan bibirnya ia merasa jijik dicium perempuan murahan seperti caroline


tubuhnya terasa lemas dia pingsan caroline tersenyum devil dia berhasil menjebak Bram


Harish mendapat sms Caroline dalam bahaya oleh seseorang tak dikenal dia tak memperdulikannya tapi seseorang itu terus mengirim pesan dan menelpon Harish Harish yang awalnya biasa saja jadi curiga dia ke apartemen melihat caroline


dari situlah permusuhan dan konflik terjadi hingga sekarang


disitu Bram benar benar tidak ingin membuat Harish lumpuh dia benar benar menyesal setiap kali ia melihat Harish diam


dia merasa bersalah besar Tabhita yang tahu dari ayahnya soal Bram dan Harish dan penyebabnya sakit hati


dia memutuskan hubungan dengan Bram


Bram menyusul Tabhita ke Stanford


Untuk menjelaskan segalanya padanya


“Bhi dengarkan aku !”.pinta Bram


Tabhita terus berusaha pergi dari Bram tanpa bicara padanya namun matanya menangis


Tabhita pergi ia masuk mobil menangis


Seseorang menarik Bram


Bram berbalik


Bugh


1 pukulan di dapatkannya


“Jauhi Adikku jangan pernah kau sakiti dia lagi !”.ucap Amran membentak


Amran segera masuk Mobil


Ia membawa Tabhita pergi


Bram terus mengejar Tabhita hingga mobil itu pergi


hubungan Yash dan Bram menjadi dingin Yash kecewa dengan Bram padahal dia yakin putrinya bisa bahagia dengannya


dia kembali merasakan cinta setelah bertemu dengan Flora


Flora mengingatkanya dengan Tabhita pada awalnya


dan kemudian menikah dengannya


flashback off


Bram kesal ia memukul pahanya


"seharusnya aku tidak datang hari itu seandainya aku tak di jebak aku memang jahat dan egois aku menyakiti 3 hati wanita ".ucap Bram


Bram bukan hanya menyakiti perasaan Flora saja ia menyakiti perasaan Tabhita dan ibunya Samara karena menjadi lelaki bajingan dia marah pada dirinya sendiri dia kesal


Dia sama dengan ayahnya bajingan


dia berharap persaudaraan dia dan Harish membaik

__ADS_1


"aku harus beritahu Harish soal dia tapi bagaimana wanita itu ...." batin Bram


__ADS_2