
Flora bersama Akbar
mereka sedang di mobil
Akbar bertanya kenapa Flora tidak jadi ke rumah harish
Flora mengatakan bahwa saat ini waktunya tidaklah tepat dan akbar akan tahu
Akbar penasaran apasih yang ingin dilakukan Flora untuk Bram dan Harish
Madina di rumahnya
dia habis tertidur dan membersihkan tubuhnya
dia turun bertemu para maid
"apapun yang terjadi jangan katakan apapun pada Bram jika kalian memberitahunya maka saya enggak segan segan memberi kalian pelajaran tanpa ampun mengerti !".perintah Madina
•••
Sahara pergi dari rumah Harish
tatapan Harish kini berubah jadi dengki dan benci
Harish menelpon seseorang
📞 : kau ikuti dia kemanapun .harish
Harish tidaklah bodoh dia tidak yakin Sahara menyayanginya dengan tulus dia tahu sifat awal Sahara dia sengaja pura pura percaya padanya selama ini
Flashback on :
Harish remaja melihat Sahara dan Samara bertengkar
"maksudmu apa Sahar aku tidak mengerti ".umpat samara
Sahara mengeluarkan air mata dan membentak samara
"pergi kau ini semua karena mu kau jahat dan egois ".bentak Sahara
samara tidak mengerti ada apa dengan Sahara adiknya dan malas berurusan dengannya
Harish remaja yang melihat dari celah pintu kabur
pada saat remaja sewaktu ibu samara masih hidup di malam hari Harish yang terbangun ingin mengambil air karena merasa tidak enak pada tenggorokannya ia keluar kamar dan melihat dari jauh ayahnya dengan tidak jelas masuk ke ruangan kamarnya bersama Sahara mengendap endap
Sahara tidak tinggal dengan keluarga William Wilson dia punya rumah sendiri dan terkadang hanya main saja ke mansion itu
dia kira Samara juga ada di dalam jadi dia mengangkat bahu dan melakukan keinginannya tadi
tapi dugaanya salah Samara sedang bekerja Lembur di kantornya dan Harish baru mengetahuinya beberapa hari kemudian saat Samara cerita
Harish pun pernasaran dan ingin cerita tapi tak ingin Samara sedih dan kepikiran kalau ia cerita dengan Bram
Bram yang ada salah paham dan ujung ujungnya bocor
saat Samara rawat inap karena kecelakaan
Harish dan Bram di jaga oleh Sahara saat ulang tahun Harish Harish terkena demam dan flu karena Virus Flu Burung demamnya tak kunjung menurun meskipun ia masih memiliki semangat
Dia di kamar Sahara mengurusnya Harish bersikap biasa saja dan cuek padanya
saat ulang tahun Harish
Harish kesal saat Bram bilang ayahnya sibuk ia tahu apa maksudnya ayahnya sedang apa .a tahu itu
Ia berusaha menyembunyikan rasa marah dan kesalnya mengepal tangan
Ia melihat Bram yang wajahnya sepertinya habis syok
Ia mengajaknya bermain dan menelpon ibu mereka Samara
"aku akan keluar di ruang main ada miniatur mobil dan helicopter terbang dan hotwheels milikku ".ucap Harish kecil
"aku ikut kak ".pinta Bram
Harish tersenyum melihatnya
Bram berusaha agar Harish tak melihat William dan Sahara
tanpa Bram sadari sendiri
Harish sudah tahu rahasia ayahnya
__ADS_1
pada saat menaiki tangga Harish melihat sekilas Sahara keluar kamar William dengan bahagia dan merapihkan pakaianya sedikit tertatih tatih
Dari celah dinding ia melihatnya
hubungannya dan Bram mulai merenggang entah kenapa setelah 2 hari kejadian itu
mereka akan akur kalau ada Samara diantara mereka
pada saat Harish dan Bram menemukan ibu mereka meninggal terjatuh dari lantai atas dan di makamkan
Harish melihat Sahara tak menangis ia diam saat ia tanya kenapa Sahara tak menangis Sahara mengatakan menangisi kepergian seseorang adalah dosa
di malam hari setelah acara kematian Samara
Harish kecil yang tak dapat bisa tidur melihat William bersama Sahara dari jauh
William menyeret masuk Sahara ke kamar dan tak menutupnya rapat dia melempar Sahara ke ranjang Harish perlahan mendekatinya dan melihatnya dari celah pintu
alangkah terkejutnya dia melihat mereka berdua melakukan hubungan seperti itu yaitu berciuman dan berhubungan badan
Dia mengepal tangan menangis
Mulai hari itu berjanji dalam hatinya ia benci segalanya dirinya,tubuhnya,darahnya
Dia benci semua yang berkaitan dengan Ayahnya
dia mundur perlahan dan berlari ke kamarnya
sejak saat itulah
hubungan keluarga William Wilson tidak lagi hangat atau pun penuh candaan hanya ada keheningan dan kesuraman tidak ada lagi tawa dan candaan atau kekompakan di keluarga tersebut hanya akan ada selalu perdebatan tapi terkadang hubungan persaudaraan Harish dan Bram bisa baik baik saja karena ada Tabhita teman mereka yang terkadang bisa menyatukan mereka
Flashback off
Harish tak pernah bisa percaya dengan Sahara selama ini mungkin ia berhubungan dengan Sahara sebagai Tante dan ponakkan tapi Harish punya rencana lain dia akan hancurkan Sahara apapun caranya !
Dia tahu Sahara ingin mengadu dombanya dengan Bram pada awalnya tapi semua itu tidak mudah di terima untuk Harish
Sahara selalu menghasutnya
Sebab Harish dan Bram sejujurnya masih saling menyayangi walaupun kata dendam terus menjadi penghalang mereka berdua terutama Harish yang awalnya sangat dendam pada Bram karena perbuatan Bram padanya !
Namun wasiat ibunya dan perkataan Flora serta melihat keluarga Flora Harish sadar ia salah ia rindu keluarga seperti itu dan ingin memiliki hubungan persaudaraan yang baik dengan Bram adiknya adik kandungnya
•••
percuma punya 2 istri tapi tak ada yang mau mengurusnya
dokter Yash datang memeriksa Bram
"uncle Yash ?".ucap Bram
"kau perlu pemulihan kau baru boleh pulang 2 hari lagi panggil istrimu untuk menemanimu ".ucap Yash
Yash berbalik akan pergi
Bram hanya diam dia tak tahu jawab apa
Yash berbalik menoleh ke Bram
"oh ya saat kau kecelakaan kau selalu menyebut nama Flora berterima kasih lah padanya kau bisa selamat ".ucap Yash
Bram mencerna kata kata Yash kembali
"tunggu uncle yash ".lirih Bram
Yash pergi tanpa memperdulikan ocehan Bram
"apa maksud uncle yash berbicara itu ".batin Bram
"sialan seandainya semuanya tak seperti ini seandainya hari itu aku tidak....
ucapan batin Bram terpotong
Flashback on
Bram bersama Tabhita di mansionnya
"aku akan tunggu kamu mau seberapa lama pun kamu pergi aku janji enggak akan kecewain kamu ".janji Bram pada Tabhita
dia memegang kedua tangan Tabhita
Bram mencium kening Tabhita
__ADS_1
Mereka saling merapatkan hidung bersama tersenyum
Dan berciuman lembut
mereka berpelukkan saat itu mereka pacaran Bram berjanji akan selalu menunggunya dan takkan berpaling darinya selama Tabhita kuliah kedokteran di luar negeri
“Aku sangat mencintaimu Bhi”.ucap Bram
Tabhita tersenyum
“Terima kasih kau sudah mengerti aku”.ucap Tabhita
“Yeah”.ucap Bram
Mereka kembali berciuman lembut dan penuh gairah
saat itu Harish berpacaran dengan Caroline Bram tahu caroline yang terkenal sebagai wanita penggoda dan memiliki asal usul yang tidak jelas dan selalu misterius
dia takut Harish akan dijebak
dia menghampiri Caroline yang berada di apartemen untuk mengancamnya dan pergi menjauhi Harish
Caroline tidak takut ia sebenarnya juga tertarik pada Bram dia mendekatinya dan menciumnya Bram menolak dan mendorong Caroline
Bram meminum 1 botol air putih di meja untuk membersihkan bibirnya ia merasa jijik dicium perempuan murahan seperti caroline
tubuhnya terasa lemas dia pingsan caroline tersenyum devil dia berhasil menjebak Bram
Harish mendapat sms Caroline dalam bahaya oleh seseorang tak dikenal dia tak memperdulikannya tapi seseorang itu terus mengirim pesan dan menelpon Harish Harish yang awalnya biasa saja jadi curiga dia ke apartemen melihat caroline
dari situlah permusuhan dan konflik terjadi hingga sekarang
disitu Bram benar benar tidak ingin membuat Harish lumpuh dia benar benar menyesal setiap kali ia melihat Harish diam
dia merasa bersalah besar Tabhita yang tahu dari ayahnya soal Bram dan Harish dan penyebabnya sakit hati
dia memutuskan hubungan dengan Bram
Bram menyusul Tabhita ke Stanford
Untuk menjelaskan segalanya padanya
“Bhi dengarkan aku !”.pinta Bram
Tabhita terus berusaha pergi dari Bram tanpa bicara padanya namun matanya menangis
Tabhita pergi ia masuk mobil menangis
Seseorang menarik Bram
Bram berbalik
Bugh
1 pukulan di dapatkannya
“Jauhi Adikku jangan pernah kau sakiti dia lagi !”.ucap Amran membentak
Amran segera masuk Mobil
Ia membawa Tabhita pergi
Bram terus mengejar Tabhita hingga mobil itu pergi
hubungan Yash dan Bram menjadi dingin Yash kecewa dengan Bram padahal dia yakin putrinya bisa bahagia dengannya
dia kembali merasakan cinta setelah bertemu dengan Flora
Flora mengingatkanya dengan Tabhita pada awalnya
dan kemudian menikah dengannya
flashback off
Bram kesal ia memukul pahanya
"seharusnya aku tidak datang hari itu seandainya aku tak di jebak aku memang jahat dan egois aku menyakiti 3 hati wanita ".ucap Bram
Bram bukan hanya menyakiti perasaan Flora saja ia menyakiti perasaan Tabhita dan ibunya Samara karena menjadi lelaki bajingan dia marah pada dirinya sendiri dia kesal
Dia sama dengan ayahnya bajingan
dia berharap persaudaraan dia dan Harish membaik
__ADS_1
"aku harus beritahu Harish soal dia tapi bagaimana wanita itu ...." batin Bram