Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 19


__ADS_3

Ammar dan Akbar mencari Flora di panti namun hasilnya nihil mereka mendapat kabar Flora di bawa ke rumah sakit ibu panti memberitahu mereka Harish membawa ke rumah sakit mana karena ibu panti baru mendapat kabar dari Harish


mereka mengendari mobil mereka menuju rumah sakit dengan kecepatan tinggi dan cemas akan terjadi sesuatu pada bunga


Flora saat ini duduk di atas brangkar dan menikmati lamien bersama Vanessa , Harish dan Lucifer


"apa punyamu yang tidak ada sayurnya ?".tanya Lucifer samping Vanessa


Vanessa melihat mienya ia membulatkan mata sadar salah ambil mie


"ambilah biar aku ambil yang itu !".ucap Vanessa menukar mienya


Lucifer mengambil mienya


ia duduk di sofa samping Harish dan Vanessa


Vanessa pindah ke samping Flora dan menemaninya makan


Flora menikmati mienya dengan sangat nikmat sepertinya anaknya suka mie


Harish memperhatikannya tersenyum


Ceklek


pintu di buka


Ammar dan Akbar masuk ke ruangan


Flora terkejut


"kak Ammar , Kak Akbar ".ucap Flora membulatkan mata


•••


sementara itu


Bram dan Madina pulang ke mansion dan ke kamar mereka


"mas kenapa sih kamu gak belain aku tadi !".pekik Madina


"lilisa kamu tahu kan tadi banyak orang kalau banyak orang yang liat dan video in reputasi kita bisa hancur ".ucap Bram


Madina menggerutu kesal


Bram memeluknya dan menenangkanya


"mas jangan tinggalin aku ya ".ucap Madina memelas


Bram tersenyum padanya dan mencium bibirnya


sebenarnya Bram dan Madina tidak menikah mereka baru menikah secara siri jadi mereka menikah tanpa mendaftarkan pernikahan mereka


"mas ".ucap Madina


Bram memegang kedua pipinya


Madina kembali menciumnya dan bermesraan dengannya


Bram melakukan itu dengan Madina tanpa rasa bersalah dan senang bersamanya


Cup


Cup


Cup


•••


kembali ke bunga


Ammar dan Akbar duduk di sampingnya menggengam tangannya


"kenapa kau tidak bilang ?".tanya Ammar


"kami bisa membantumu ".ucap Akbar


Flora meneteskan air mata

__ADS_1


"aku tidak ingin kalian sedih aku ingin pertahankan bayiku kakak aku ingin jadi ibu aku tidak ingin anak yang aku kandung digugurkan aku tidak mau ".ucap Flora menangis


Ammar dan Akbar memeluk adik mereka dan menenangkanya


Harish , Vanessa dan Lucifer melihat itu dengan haru


Ammar dan Akbar keluar ruangan bersama harish dan lucifer


Vanessa menemani bunga


di luar ruangan


"maafkan aku Ammar Akbar seharusnya aku beritahu kalian ".Harish


"tidak apa apa Flora memberitahu kami segalanya ".ucap Ammar menepuk bahu Harish


"dan berterima kasih padamu karena bisa memberi kehangatan pada Flora dan membawanya ke rumah sakit secepat mungkin ".ucap Akbar


"dan terima kasih Lucifer juga turut membantu ".ucap Ammar


"sama sama ".ucap Lucifer tersenyum


awalnya saat sampai di rumah sakit Ammar mengkhantam Harish dengan bogem mentah karena menutupi hal ini dari dia dan Akbar dan kakak Bram


Flora membelanya mengatakan sejujurnya


Ammar mengendalikan emosinya


Flora kemudian menceritakan segalanya pada Ammar dan Akbar kakaknya


"aku akan cari cara dan pengobatan terbaik untuk Flora dan bayinya ".ucap Ammar


"bagaimana dengan mama dan papa kak mereka belum tahu dan Flora meminta kita untuk tidak cerita dengan mereka ".ucap Akbar


"aku akan kenalkan Flora dengan dokter yang menyembuhkan aku dulu dan juga temanku ".ucap Harish


"apakah dia bisa ?".ucap Ammar


"aku harap dia bisa menemukan solusinya ".ucap Harish


•••


Zayn dan Anita merasa ada yang aneh dengan anak anak mereka


Anita mondar mandir di ruang tamu melihat foto anak anak mereka


"ada apa dengan perasaanku ".gumam Anita


"sabarlah sayang kita pastikan dulu ".ucap Zayn


menenangkan Anita sebenarnya Zayn juga sama paniknya dengan Anita namun ia menyembunyikannya


Ammar dan Akbar pulang


"hufft syukurlah kalian pulang entah kenapa mama merasa sangat cemas pada kalian bagaimana Flora ?".ucap Anita


"Flora baik baik saja mam dia tadi ke rumah sakit mau cek kandungan dia kita temenin benarkan Ammar ? ".ucap Akbar


"iya kita temani dia ke rumah sakit ".ucap Ammar


Zayn dan Anita merasa curiga pada anak anak laki laki mereka


"kalian tidak sembunyikan apapun kan ?".tanya Zayn


"tidak.pah tidak ada apa apa !".ucap Akbar


Ammar dan Akbar mengajak kedua orang tuanya makan di meja makan mencairkan suasana


•••


Flora masih di rumah sakit ia perlu menginap 1 hari bayinya sangat aktif padanya Flora mengelusnya


Harish datang membawa seorang dokter cantik tinggi langsing ke arahnya


"Flora kenalkan ini temanku dan dokterku ".ucap Harish mengenalkan Tabitha


"hai aku Tabitha ".ucap dokter tabhita

__ADS_1


Flora membalasnya dengan senyuman dan mengenalkan dirinya


"dokter Tabitha adalah yang hari itu aku ceritakan aku tinggal dulu ".ucap Harish


Tabitha berkenalan dengan bunga


"aku tahu suamimu Bram kan dia aku dan Harish serta Bram berteman dulu orang tua kami juga berteman ".ucap dokter Tabitha


Flora kaget dan tersenyum


"wah kalian berteman ?".ucap bunga


"iya ".ucap Tabitha tersenyum padanya


Harish sudah ceritakan segalanya pada Tabitha soal bunga


"ok kau bilang penyakitmu baru stadium 2 aku sarankan kau jangan banyak pikiran dan stress aku yakin kau kuat dan ini aku sarankan kau ikut perawatan bayi dalam kandunganmu konsumsilah buah buahan dan sayur sayuran ya ".ucap Tabitha mendukungnya


Flora tersenyum padanya


"aku ingin tahu seperti apa mas Bram dan Harish dulu ?".tanya bunga


"Bram dan Harish dulu setahuku akur tapi entah kenapa Bram mulai menjauhi Harish dan merenggang dengan dia aku tidak tahu lagi setelah itu terjadi apa sebab aku pindah keluar negeri ".ucap Tabitha


Flora berterima kasih padanya


Tabitha menjelaskan segalanya dengan Harish bahwa kemungkinan Flora bisa sembuh Harish senang akan hal itu


Tabitha tahu semua tentang Flora dia juga tahu tentang perselingkuhan Bram dan masa lalu antara Bram dan Harish dia kesal dengan Bram


•••


selesai melakukan aktivitas panasnya Bram bangkit dari kasur ke kamar mandi dan membasahi tubuhnya


dia tergiang kalimat yang di ucapkan Vanessa


"maksud Vanessa apa ya ".gumam Bram dalam hatinya


Bram berfikir Vanessa pasti berbohong dengan Flora untuk mengelabuinya tapi ia penasaran dengan hal itu dia bergelut dengan hati dan pikirannya


dia memakai handuk di pinggangnya dan keluar setelah mandi


menyiapkan pakaiannya sendiri dan memakainya


lalu meninggalkan Madina menuju kantornya


sesampainya di kantornya seorang wanita sudah menunggunya di ruang kerjanya


wanita itu tengah duduk di kursi tamu dan memutar kursinya


"kamu ?".ucap Bram


"halo Bram ".ucap seorang wanita tersenyum smirk


"mau apa kau kemari !".bentak Bram


"sungguh tidak sopan beginilah kau bicara pada orang yang lebih tua !".ucap wanita itu yang ternyata Sahara


selingkuhan papanya Harish dan Bram di masa lalu


"aku tidak butuh perempuan rendahan seperti dirimu di mataku !".bentak Bram


PLAKKK


Sahara menampar Bram


Bram memegang pipinya


"kurang ajar kau ".ucap Sahara


security datang menyeret Sahara pergi dari kantor


"ingatlah aku tahu semua rahasiamu Bram aku akan bongkar dan habisi semuanya ".ucap Sahara


Brakkk


Bram menggebuk meja

__ADS_1


"sialan tidak akan kubiarkan dia menemukanya aku harus terus pantau dia !".gumam Bram


__ADS_2