Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
bab 49


__ADS_3

Flora tak mau makan Vanessa dan Asiye mencoba membujuknya


"Flora sudahlah ".ucap Asiye


"kau harus makan Flora ".tegur Vanessa


Flora hanya diam tersenyum dan meneteskan air mata


"kenapa tuhan mempermainkan kita sebagai perempuan ?".tanya Flora


Asiye Dan Vanessa melirik mengerti


"kenapa perempuan harus membendung banyak rasa sakit sedangkan lelaki mereka bebas ".ucap Flora


Asiye Dan Vanessa mencoba menguatkan Flora


"aku gak bisa Asya ,Ness gak bisa terlalu banyak rasa sakit yang ia kasih untuk aku aku sudah lelah ".ucap Flora menangis tersedu sedu


"kami mengerti perasaanmu pasti sakit kami juga sama sama perempuan kami temanmu ".ucap Vanessa


mereka bertiga pelukkan dan menangis bersamaan


Harish melihat dari jauh


"kau lihat sendirikan ?".ucap Lucifer


"yang terpenting sekarang Bram merasakan menyesal saat ini !".ucap Harish


di sampingnya itu ada Ammar dan Akbar


"sampai kapan kau menyiksa perasaamu sendiri ?".tanya Ammar


"sampai kapan kau mau seperti ini ?,aku rasa kau juga akan menyiksa perasaanya ".ucap Akbar


"aku ingin dia bahagia ".lirih Harish


"kalau begitu buatlah dia bahagia Harish ".ucap lucifer


"dengan cara seperti ini kau juga menyakitinya ".sindir Ammar


Harish hanya diam melihat Flora dan membendung air mata


Flora terdiam dan tertidur miring memikirkan sesuatu


seseorang di belakangnya


"maafkan aku ".lirih seseorang


Flora terkejut


"kamu ".lirihnya


mata mereka saling menatap ada rasa rindu di hati mereka mata mereka sama sama membendung air mata


mereka tersenyum bersama


"maafkan aku aku kira dengan membawa dia....


"itu tak apa , beritahu dia perasaanku sudah hancur karenanya aku memaafkanya tapi aku terlalu takut untuk bersamanya aku masih belum bisa melupakan perlakuaannya itu ".ucap Flora


harish mengerti


"aku senang kau dan dia akur ".ucap Flora


harish menatapnya sendu dan tersenyum


"kaulah yang menyatukan kami Flora ".ucap harish membalas pujian Flora


"Kenapa kau memaafkanya ?".tanya harish


"sebab aku bukanlah tuhan yang bisa menghakimnya biarkan tuhan yang membalas rasa sakitku ".ucapnya


"kau tahu mengapa aku sangat merelakan dan mengikhlaskan segalanya dalam dunia ini karena aku belajar bahwa semuanya sudah takdir dan karena aku tahu itu semua bukan milikku melainkan titipan tuhan dan ternyata benar tuhan maha adil mungkin kau sengaja di takdirkan untuk hadir dalam hidupku untuk menjadi malaikat dan keajaiban untukku tuhan sudah merencanakan takdir seseorang masing masing terima kasih sudah membantuku ".ucap sendu Flora


harish tersenyum padanya

__ADS_1


•••


Vanessa berjalan bersama Lucifer di luar mereka berada di lorong rumah sakit


"aku tidak tahu bagaimana dia ?".ucap vanessa


sambil beriringan dengan lucifer


"dia pasti kuat , karena ada banyak yang mendukungnya kau asiye ammar akbar Amram Tabhita dan harish serta aku".ucap lucifer


vanessa tersenyum


•••


Madina bersama seorang pria yang habis ia tiduri pria itu ialah seorang pengusaha saingan Bram


"kau sudah mendapatkan apa yang kau mau !".pekiknya


sambil berusaha memakai pakaian lengkap


pria itu menghirup nikotin di sampingnya


"tapi kau menikmatinya bukan !".ucap pria itu menghirup nikotin


"jangan ganggu aku lagi sekarang lakukan tugasmu !".ucap Madina kesal


"tidakkah kau ingat beberapa bulan yang lalu kita juga seperti ini ?".tanya Tommy terkekeh


"kau menjebakku saat itu !".ucapnya


"oh ya bukankah kau yang datang sendiri ke kamarku dan meminta padaku dengan berkata aku mohon tidurlah denganku ".ucap tommy


"lupakan hari itu saat itu aku tidak sadar sekarang lakukan saja tugasmu !'.ucapnya


dia hendak pergi namun pintu tak dapat di buka


dia memutar tubuhnya tommy sudah ada di hadapanya sambil menahan tubuhnya


"kau tidak bisa kemanapun !".ucapnya


"aku ingin pulang perjanjian kita hanya sampai situ !".hardiknya


"enggak !".


"apa kau tidak lihat perutku aku sedang hamil !'.


tommy terkekeh


"kalau kau hamil mengapa kau mabuk mabukkan ?".


madina terkejut bagaimana tommy tahu


"dan anak siapa itu bram atau aku ?".tanyanya tersenyum


Madina tak dapat menjawab dia juga sebenarnya tak tahu


"aku yakin anak yang kau kandung itu anakku karena kita melakukanya bukan sekali dua kali kita melakukan hal itu 4 kali !".ucap Tommy


"bukan.ini bukan anakmu ini anakku dan mas bram !".hardik Madina


"oh ya .kita lihat saja nanti !".ucap Tommy


"lakukan tugasmu !".ucap Madina


Tommy tersenyum


•••


di kantor Flora


Vanessa berusaha mencegah beberapa gosip tentang Flora yang dimana ada sebuah artikel yang ramai di media sosial bahwa Flora memiliki kepribadian yang buruk dan beberapa klien yang membatalkan kerja sama dengan Flora


ia melihat media sosial yang isinya berupa Video ia melihat ponselnya ada video wanita yang seperti Flora sedang hamil tapi mabuk mabukkan dan berpakaian seksi dan bersama beberapa pria dewasa serta hampir telanjang foto itu foto editan dan bukan foto asli tapi di buat se asli mungkin


•••

__ADS_1


Di kantor Al Siddiq


sedang ramai orang membicarakan Flora


"jangan sampai ayah saya tahu hal ini !".titah Ammar


Ammar menyuruh anak buahnya yang bisa meretas untuk menghilangkan bukti bukti tersebut secara cepat sebelum Zayn dan Anita tahu dan syok


Asiye melihat berita yang beredar di media sosial dan berusaha juga menghapus hapusnya agar Flora tak melihatnya


"kenapa asiye ?".tanya Flora


"tidak ada apa apa Flora ".lirih Asiye


"dimana ponselku aku ingin tahu apakah terjadi sesuatu di kantor ?".tanyanya


"euhmm ponselmu ada di rumah saat itu kami panik dan tak membawanya !".ucap asiye


"oh ya sudah ".ucapnya


Asiye berusaha menutupi ini agar Flora tak kepikiran


•••


Nina dan Akbar bertemu di kafe


"aku perlu bantuanmu !".ucap nina


"katakan waktuku tak banyak !".ucap akbar menyilangkan tangan


"ini demi keselamatan kakak kakakku dan adikmu Flora !".ucap nina ketus


nina menjelaskan segalanya


"apa ?".ucap akbar


"jadi kau ingin ikut membantuku atau tidak ?".ucap nina


" Maaf aku tidak bisa melakukan hal itu !".ucap Akbar


•••


Bram berjalan beriringan dengan Harish


"dia memaafkanmu bram namun dia takut untuk kembali denganmu ".ucap Harish


Bram menghela nafas pelan


"aku sudah tebak itu ini salahku ".sendu Bram


menatap Harish


"setidaknya kau bukanlah lelaki pengecut seperti ayah !".ucap Harish


"kau juga anak ayah kau bukanlah pengecut juga seperti dirinya ".ucap Bram


ponsel Bram dan Harish sama sama bergetar mereka mendapat pesan notifikasi dan terkejut saling menatap


"Bram ".lirih Harish


"Harish ".lirih Bram


•••


Seorang wanita berjalan ke lorong rumah sakit


"bunda aku mau ke toilet ".ucap Aaliyah yang dipangku Asiye


"Flora aku temani dia sebentar ya ?".ucap Asiye


mereka pergi


"bosen sekali aku vanessa sedang mengurus kantor ".ucapnya


seseorang datang membuka pintu

__ADS_1


Ceklek


"kamu ?".lirih Flora


__ADS_2