Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 13


__ADS_3

Cinta itu pengorbanan bukan pengkhianatan. "


Flora


•••


"dad aku mohon nikahi aku ".minta madina


bram kini tengah murung bagaimana ia bisa mempertahankan pernikahanya dengan Flora sementara madina hamil anaknya


dia juga harus bertanggung jawab dengan anak yang madina kandung dan tak bisa meninggal


Flora yang juga hamil


2 hari kemudian


Flora telah tinggal bersama orang tuannya nomor bram sudah ia block dan bram tidak pernah mengunjunginya


"Flora ada apa ?".tanya ammar


"tidak kakak aku tidak apa apa kok ".ucap flora


di kantor harish


"aku sidah dapatkan informasi mengenai bram dia sudah menikah di Perancis dengan madina secara diam diam ".ucap lucifer


harish sangat geram dengan kelakuan bram


BRAKKK


harish menggebrak meja


"sialan bram dia pengecut !".bentak harish


dia ke mansion hendarto mengunjungi tuan hendarto dan istrinya bersama lucifer


mereka menyambut ramah


disitu ada ammar dan akbar


"ammar akbar aku ingin bicara ?".ucap harish


saat zayn dan anita pergi


"ada apa ?".tanya akbar


"aku sudah dapatkan informasi soal bram dia sudah menikah diam diam dengan madina di Singapore ".ucap harish


tangan ammar dan akbar terkepal kuat mendengar itu


Flora datang


"hai tuanharish , lucifer ".ucap flora


ammar dan akbar berusaha tenang


"hai Flora kau akan kemana ?".tanya harish


"oh aku akan kantorku ".ucap Flora dengan senyum


"oh".ucap harish ammar dan akbar serta lucifer


"Flora biar kami antar ya ".ucap ammar


"oh tidak usah kakak aku akan naik dengan mobilku ".ucap flora


kemudian di pergi


ammar dan akbar kembali bicara dengan harish


"harish kami mohon jangan sampai Flora tahu hal ini ".ucap akbar


"aku tidak akan memberitahu dia kita kan teman ".ucap harish


Flora kembali


para pria itu panik apakah Flora mendengar ucapan mereka


"Flora kenapa kau kembali ?".panik ammar


"oh euhmm aku meninggalkan ponselku di kamar ".ucap flora


kemudian dia ke atas mengambil ponselnya


"ya sudah aku akan pergi ini untuk kalian dan orang tua kalian ".ucap harish


mereka menerimanya


akbar mengingat sesuatu dan menepuk jidatnya


"kau kenapa ?".tanya ammar


"kak aku lupa bensin mobil milik Flora habis aku pakai kemarin ".ucap akbar


"hmmmph kenapa kau tidak bilang ".sewot ammar

__ADS_1


"aku baru inget ".ucap akbar


Flora turun dengan tergesa gesa


"Flora jangan gunakkan mobilmu bensinnya habis karena akbar kau gunakkan mobilku ya ".ucap ammar


"loh tapi kakak aku harus datang sekarang aku akan bertemu dengan klienku dan aku tidak bisa menggunakan mobil itu ".ucap flora


bukan tanpa alasan memang Flora tidak bisa menggunakan mobil sport milik ammar


"kau ikut aku saja ".ucap harish


ammar dan akbar melirik


"kita 1 arah dengan cabang hotel milikku aku akan kesana ".ucap harish


"tapi ..."


"sudah itu bagus aku titip adikku ya ".ucap akbar


Flora tidak enak dan menerimanya


sementara lucifer membawa mobil miliknya sendiri dia dengan harish menggunakan mobil terpisah


Flora diam saja saat harish mengemudi


"tuan".ucap flora


harish berdehem


"nanti kalau orang bilang bu Flora sama cowok lain ke kantor aku harus ngomong apa ?".tanya Flora menunduk


harish terkekeh


"kau bilang saja aku saudaramu atau kakak iparmu tidak apa apa ".ucap harish


"tidak apa apa ?".tanya flora


"iya ".ucap harish


"oh ya Flora aku punya kenalan seorang dokter namanya dokter tabitha dia cantik dan ..."


"kalau kau menyukainya katakan saja kenapa butuh bantuanku ".ucap Flora mengangkat kepalanya


harish tertawa lepas


"ya tuhan kau ini sama seperti akbar aku berencana membantumu dia dokter yang membantu diriku sembuh dulu di amerika siapa tahu penyakitmu bisa di sembuhkan oleh dia ".ucap harish


Flora sadar ia salah


"maaf.aku gak tahu tuan".ucap flora


mereka sampai di kantor


para karyawan di kantor Flora melihat dirinya diantar dengan mobil mewah


"apa itu pak bram ".ucap karyawan Flora dari jauh berbisik pada karyawan lainnya


"sepertinya ia ".ucap karyawan lainnya


vanessa berdehem


dan para karyawan bubar


di dalam mobil


"tuanaku pamit dulu ya ".ucap flora


harish memberikan tangan


"apa ?".tanya flora


harish menunjuk tangannya dengan matanya


Flora teringat sesuatu


"oh ".ucap flora


dia bersalaman dengan harish mencium telapak tangan luar harish dengan keningnya dan pergi


( padahal aku ingin upahku mengantarnya


.canda harish dalam hatinya )


kembali ke bram ia kembali ke indonesia dan ke apartemen madina


( kenapa Flora tidak. pernah mengabariku ya dan kenapa ia memblokir aku .ucap bram )


madina datang dan memeluknya dari belakang


"dadaku senang deh kita sekarang suami istri walaupun kita diem diem di Singapore ".ucap madina


bram tersenyum


dalam hatinya ia mengkhawatirkan flora

__ADS_1


"aku akan pulang memberitahu tentang pernikahan kita dengan Flora kau sini saja ".ucap bram


madina tersenyum


bram kembali ke rumahnya


"Flora ".ucap bram mencari flora


Mrs Steiner menghampiri dirinya


"Mrs.Steiner mana flora ?".tanya bram


"tuan... Nyoya Flora sudah pergi dari 2 hari yang lalu dan belum pulang kita gak tahu kemana ".ucap mbok


bram ke atas kamarnya dan memeriksa pakaian flora yang sudah tidak ada


"ahhh sialan kemana kamu flora ".ucap bram memukul lemari


dia turun ke dalam mobilnya


flora tengah bertemu asya


"kau tenang saja aku akan membantumu".ucap Asya


Mereka bertumpukk tangan


Vanesaa datang tiba tiba


"gawat Asya Flora Bram di sini".ucap Vanessa


Asya Dan Flora terkejut


"asya tolong bantu aku sembunyi ".ucap flora


asya membantu flora sembunyi di luar jendela dan menutupnya dengan gorden


bram datang


"dimana flora ?".tanya bram


"sudah aku bilang bukan dia tidak kemari selama 1 minggu ".ucap vanessa lantang


bram melihat asya dan anaknya


"kenapa kau kemari ?".tanya bram


"apa urusanmu aku mencari Flora. Dia tidak ada kabar akhir akhir ini".tekan Asya


"dan kau bukankah dia istrimu ? Kau tidak tahu di mana dia ? ".ucap asya


bram curiga


flora mengumpat lewat jendela seseorang membekapnya


dan membawanya menjauh


bram memeriksa jendela dan gorden lalu membukanya ternyata kosong


dia pergi dengan kesal


kembali ke flora


"tuan harish tuan lucifer ".ucap flora


"syutt aku tahu dari lucifer bram akan kemari ".ucap harish


"ini kau tinggalkan ponselmu lagi ".ucap lucifer memberi ponsel pada flora


flora memang terkadang pelupa seperti akbar


"oh terima kasih ".ucap flora


mereka bertiga berdiri dan masuk lewat jendela


vanessa dan asya bersyukur


"ahh syukurlah bram pergi ".ucap vanessa


vanessa dan asya melihat harish dan lucifer


"tenang mereka saudaraku teman kakakku ".ucap flora


Asya dan Vanessa melirik


harish dan lucifer mengenalkan diri mereka


dan menjelaskan segalanya


"hai vanessa ".ucap vanessa mengulurkan tangan pada lucifer


lucifer hanya menatapnya


vanessa kesal dan tidak jadi mengulurkan tanganya dia berbalik dan akan pergi


(sombong sekali dia iblis .vanessa )

__ADS_1


"namaku lucifer maaf tidak menjabat tanganmu tanganku kotor ".ucap lucifer


dia berbalik dengan senyum


__ADS_2