Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 55


__ADS_3

beberapa bulan kemudian


Di Hamburg,Germany


Pukul 06.00




di sebuah Gereja besar di Hamburg,Germany



Anak anak kecil perempuan berlarian ke sana dan kemari


Seorang wanita tengah berdiri dan siap di depan kaca di hadapannya dia adalah Flora yang tampil dengan sangat cantik dan gaun mewah elegan


Perutnya sudah membesar ia mengelusnya




Zayn dan Anita menghampirinya


"putriku sangat cantik".ucap Zayn memegang kedua pipi Flora


Flora tersenyum pada ayahnya


"Flora".tegur Anita


Flora memegang tangan ibunya


"mama".lirihnya


Anita melihatnya sendu


"mama dan papa berharap kamu bahagia setelah ini".ucap Anita


"jika dia menyakitimu aku tak segan memotong kelamin miliknya".ucap Zayn


Flora tertawa lepas bersama kedua orang tuanya


"kami akan tunggu di luar".ucap Zayn


Ia pergi bersama Anita


Ammar dan Akbar datang mereka memakai setelan jas yang rapi dan bunga di saku mereka


"kau terlihat cantik".ucap Ammar


"terima kasih kakak".ucap Flora


"mana tanganmu ?".tanya Akbar


Akbar memberikan hadiah pada Flora berupa gelang


"apa ini ?".tanya Flora


Akbar memasangkan gelang mewah di tangan adiknya


"sewaktu kau masih bayi aku dan kak Ammar memberikanmu sebuah gelang".ucap Akbar


Ia memasangkan gelang itu


"kami bahkan juga memberikan namamu.Amelia".ucap Ammar


Flora menatap sendu kedua kakak kakakknya


Mereka memeluk Flora



"ayoo".ucap Akbar


Mereka berjalan bersama saling mengantar Flora menuju altar pernikahan


•••


Bram dan Harish berada di tempat altar berhadapan


Bram merapikan bahu Harish


"terima kasih".ucap Harish


"aku yang seharusnya terima kasih padamu mau menjaga dan melindunginya".ucap Bram


Ceklek


Flora berjalan dengan anggun di latar ia membawa mawar merah muda dan putih di tangannya


Di sisinya ada Ammar dan Akbar


Asya,Vanessa,Nina, Tabhita Aaliyah menjadi Bridesmaid Flora


Asya Vanessa Nina dan Tabhita di belakangnya


Sementara Aaliyah menabur kelopak bunga di depan Flora yang berjalan bersama Ammar dan Akbar

__ADS_1


•••


Harish tersenyum padanya menatapnya


Bram segera pergi ke tempat duduknya


Flora berhadapan dengannya saat ini


Mereka saling menatap dan tersenyum lalu berjabat tangan


Pastur membacakan niat pernikahan mereka


"Kau Harish Robert Wilson.apa kau menerima wanita ini menjadi Istrimu dan Cintamu ?".tanya Postur


"aku terima".ucap Harish menatap Flora dengan segala cinta dan senyuman


"Kau Amelia Flora Zoya Amora Al Siddiq menerima lelaki ini menjadi Suami dan Cintamu ?".tanya Postur


Flora menatap Harish dengan senyum tulus


"Aku terima".ucap Flora


Mereka saling memasangkan cincin di jari manis mereka



Mereka saling berciuman lembut


Flora melihat Bram


Bram tersenyum padanya


Flora juga tersenyum padanya


"aku bahagia kau bahagia Flora".ucap batin Bram


•••


Pesta di langsung kan dengan meriah di sebuah hotel mewah milik Harish


Ocean Dark Hotel


banyak tamu tamu kelas atas di sana bahkan para rekan bisnis dan seluruh keluarga rekan bisnis keluarga juga pada datang


Terdapat para penyanyi dan aktor aktris berbakat di sana


Para penyanyi bernyanyi


Flora berbicara dengan para bridesmaid


Harish mendatanginya dari jauh setelah menyapa para teman temannya dan rekan bisnisnya


Flora tersenyum


Harish memegang tangannya


Flora menerimanya




...(anggap Flora pakai septu triplek ya )...


•••


Jhon Legend Hadir dia duduk dan memainkan piano


"ok so let me singing this to our lovely couple Mr. And Mrs Wilson".ucapnya


Dia memainkan jari jarinya di atas piano


Dia mulai mengatur nafas dan menyanyinkan lagu miliknya


All Of me


•••


Sebelumnya :


Dengan langkah perlahan Harish membantunya berjalan


Suasana gelap sinar cahaya menerangi mereka


Saat Jhon Legend bernyanyi


Mereka mulai berdansa dengan perlahan


Harish dan Flora tersenyum bersama saling menatap dalam


Mereka berdansa bahagia


•••


Bram melihat pemandangan dengan kosong di balkon dia memegang gelas wine


"aku melihatmu murung sejak tadi".ucap Amran di belakangnya


Bram tersenyum

__ADS_1


Amran mendekatinya


"Flora... Dia bahagia dengan dirinya sendiri".ucap Bram


"kau masih mencintainya ?".tanya Amran


Bram menunduk ia melihat Amran yang di sampingnya sekarang


"kau tahu tahu jawaban akan hal itu".ucapnya


Ia mengalihkan pandangannya ke depan


"Aku menyakitinya Amran aku yang membuat ia terluka dan aku tidak ingin dia terus terluka karena aku".ucap Bram


"kau juga masih menyukainya bukan ?".tanya Bram


Amran terkekeh dia tersenyum


"aku mencintainya sejak dahulu.namun aku tahu au bukan untukknya karena aku sendiri lemah.aku bahagia jika ia bahagia dengan apa yang membuatnya bahagia.ucap Amran


Amran menepuk pundak Bram


"biarkan ia bahagia Bram jika kau mencintainya".saran Amran


Amran melihat Thabita


Yang tengah tertawa bersama para Bridesmaid


"adik adik kita sangat cantik".ucap Amran


Bram terkekeh


"adikku masih labil dan muda hati hati terutama dengan Harish nanti".ucap Bram


Amran tertawa bersamanya


Bram melihat Tabhita yang tertawa dia tersenyum


•••


Acara telah selesai semua tamu akan pulang


Zayn menjabat dan menumpuk tangan Harish


"berjanjilah padaku kau akan menjaganya dengan baik".ucap Zayn


"baik ayah".ucap Harish


Anita memeluk putrinya


"jaga dirimu baik baik ".ucap Anita


Zayn dan Anita pergi


Flora tersenyum padanya


"aku akan ke kamar terlebih dahulu".ucap Flora


Ia memegang dada Harish


Harish tersenyum


Mereka saling menatap


"aku akan sana tunggu aku".ucap Harish


Flora terkekeh


Para Bridesmaid membantu Flora ke kamar


•••


Harish bertemu Bram di balkon


"aku ingin memberikan ini pada kalian !".ucap Bram


Ia memberi berkas


Harish menerimanya ia membukanya


"anggap ini hadiah dariku untuk kalian".ucap Bram


"ini.."lirihnya


"ini untuk kalian".ucap Bram


Harish terkejut Bram memberikan sebuah berkas berisi hasil pemeriksaan Flora akhir akhir ini Flora dinyatakan membaik dan dinyatakan bisa sembuh


"aku meminta pada Tabhita dan Amran hadiah apa yang harus aku kasih pada kakak ku ?".ucap Bram


"dan aku tahu apa jawabannya".ucap Bram


Bram dan Harish berpelukkan


Harish melepukkan pelukkannya ia memegang pundak Bram


"kau pintar Bram,kau tampan kau bisa bahagia dengan belajar dari apa yang kau alami dan caramu sendiri".ucap Harish


"Kakak".ucap Bram

__ADS_1


Mereka kembali berpelukkan


__ADS_2