Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 39


__ADS_3

Bram sangat terkejut dengan kehadiran Nina


Nina adalah adiknya dengan Harish adik satu bapaknya dengan wanita lain dulu Wiliam memiliki begitu banyak rahasia yang tidak di ketahui oleh kedua putranya ia suka bermain wanita anak anaknya tidak tahu hal ini


pada saat Wiliam meninggal pengacara max mengatakan bahwa Nina memang benar anak William dengan wanita lain yang berada di panti asuhan karena William dulu membuangnya Bram pun semakin membenci ayahnya hingga sekarang sebab itulah dia tidak pernah ke makam ayah maupun ibunya karena ia benci dengan ayahnya yang makamnya bersampingan dengan ibunya


sementara ibu Nina ibu Nina bernama asli Salma yang merupakan wanita malam dia meninggal setelah membuang nina ke panti dan menderita penyakit sifilis


Bram awalnya menganggap Nina juga adalah penyebab kematian ibunya kehadiran nina yang notebene nya adalah anak haram dan tak di inginkan hanya bisa memalukan


Namun ia salah ia tak bisa membencinya karena ia tetao adiknya dan ia sadar permusuhannya hanya dengan ayahnya tidak ada sangkut pautnya dengan Nina


"aku sudah bilang padamu untuk tidak kembali ke Indonesia kenapa kau pulang ! ".ucap Bram memegang pundak Nina dan menggoyangkannya


dia tak ingin sahara mengetahui soal nina apalagi nina masih muda dia takut nina akan diperdayai oleh sahara dan nina bernasib sama seperti ibu kandungnya dan tahu soal jati dirinya yang sebenarnya


"aku khawatir padamu kakak sebab itulah aku pulang ".ucap nina ketakutan


"sayang siapa dia ?".tanya madina


"dia adikku ".ucap bram


madina terkejut


nina tersenyum smirk


madina terkejut


bram menarik nina paksa ke atas


"lepas kak sakit ".lirih nina


bram tetap menariknya


dan memasukkan dia ke sebuah kamar dan mendorongnya ke kasur


"kenapa kau pulang !".ucap bram


"sudah aku bilang aku khawatir padamu kau kecelakaan ".ucap nina


"aku sudah bilang padamu untuk tidak pulang ke indonesia kenapa kau kembali kau pasti membuat masalah ".ucap bram


nina kesal


"iya aku membuat masalah entah apa masalahnya sepertinya aku memang anak pembawa sial kau mengasingkan aku begitu saja seperti membuangku secara halus kau jarang atau bahkan tak pernah menemuiku di amerika selama aku belajar dan selama aku ada di dunia ini !


apa masalahnya katakan padaku ! kau mungkin bisa mengirimi aku uang atau ini itu tapi kau tak pernah memberikan aku perhatian atau cinta seorang kakak sekalipun bahkan kau menikah saja tidak mengundangku atau memperkenalkan aku !".bentak nina


bram memutar matanya malas dia malas berdebat dengan nina


"sekarang katakan padaku ada apa aku ini adikmu bukan apa selama ini aku adik tiri atau pungut atau aku adalah adik harammu makanya kau malu !".hardik nina


"nina !".teriak bram akan menampar nina tapi ia urungkan


bram pergi mengunci pintu kamar nina


"kau egois kau jahat !".maki nina


madina berusaha mendekati bram tapi bram tak menggubrisnya dan pergi


"sialan musuhku tambah banyak tapi tak apa dia tak terlalu menjadi musuh karena ia takut bram sekarang targetku adalah Flora kembali aku harus bisa mendapatkan mas bram seutuhnya dan membuat semua orang membencinya ".batin madina


madina memanfaatkan emosi bram saat ini untuk mengendalikanya dia melihat bram di taman memegang kepalanya yang terasa pecah


"mas ".ucapnya mendekati bram


bram menoleh


"maafin aku ya sayang maafin dia ".ucap bram


"enggak apa apa mas kan aku enggak tahu dia adik kamu ".ucapnya pura pura polos


bram tersenyum dia mengelus perut madina yang membuncit dan menciumnya


"anak papa cepet lahir ya ".bisik bram


madina tersenyum


"kenapa dia besar sekali ?".tanya bram


"sebab dia perempuan mas jadi perutku besar ".ucap madina


bram tersenyum


"mas ".ucapnya pura pura sendu


"kenapa ?".ucap bram


madina pura pura menangis


"aku denger kak ammar menikah hari ini tapi mereka tidak mengundangku mereka sudah tidak menggangapku lagi ".ucap madina terisak


bram berdiri menenangkanya


"syutt hei ada aku aku akan turuti keinginamu apapun itu dan aku akan bahagiakan kamu dengan anak kita ".ucapnya menangkup dagu madina


mereka berpelukkan


"mas aku salah ya jadi perusak hubungan kamu dan kak Flora ? ".tanya madina


"kok kamu ngomong gitu ".ucap bram


"aku merasa bersalah mas ".ucap madina

__ADS_1


"kamu enggak salah sayang aku cinta sama kamu cinta sama aku gak ada yang salah ".ucap bram


"bagaimana dengan kak Flora apa kamu juga cinta sama dia ?".tanya madina


bram menghela nafas pelan


jujur ia masih mencintai bunga


"aku juga cinta sama dia ".ucapnya


Madina mengumpat kesal dalam hatinya


bram memeluknya


bram berfikir ia teringat tadi ia melakukan kekerasan pada Flora dia sebenarnya juga merasa sedikit bersalah seharusnya ia membuat Flora bicara terlebih dahulu tapi dia teringat apa yang Flora katakan tadi


"tanpa kamu tanya kamu tahu jawabannya ".ucap Flora dalam benak bram


"mas ".tegur madina


bram melepas pelukkannya


"kamu kenapa peluk aku kenceng banget sih !".ucap madina


bram mengelus wajahnya dengan satu tangan dia tanpa sadar tadi mengingat perkataan Flora jadi emosi


•••


malam harinya


harish datang ke pernikahan ammar dan asiye mengucapkan selamat


"selamat bro ".ucap harish


"akhirnya udh enggak kesepian lagi ".sindir harish


"iya donk , kapan kau akan menyusul ?".tanya ammar


harish tersenyum


"aku tunggu waktu saja ".ucap harish


dia tidak melihat bunga


"cari siapa kau ?".tanya akbar


"ada deh ".ucapnya


ammar dan akbar tersenyum


"itukan mas harish apa aku cerita aja sama dia ".batin vanessa


lucifer mendekatinya


"kau mau apa kau mendekatiku !".ketus vanessa


"hei santai donk rileks aku hanya ingin menemanimu yang sendirian saja ".ucap lucifer


dia minum sambil berdiri


"ada sesuatu yang harus aku bicarakan denganmu ".ketus vanessa


"katakan sayang ?".ucap lucifer


"sayang sayang memangnya aku sayang kamu !".ketus vanessa


lucifer tersenyum smirk


harish menemukan Flora sedang berbincang dengan orang tuanya


"Flora ".tegurnya dari belakang


"mas harish ".ucapnya


"kau ...


"euhmm.. mas aku mau bantu Aalyah dulu kayaknya dia ngantuk aku pergi dulu ya ".ucap Flora pergi


entah kenapa harish merasa Flora seperti menjauhinya


lucifer berbisik padanya


harish mengikuti lucifer ke arah vanessa di belakang


"dia ingin mengatakan sesuatu tentang Flora ".ucap lucifer


vanessa mengatakan segalanya


"mulai sekarang kau jauhi Flora kau buat dia tambah menderita ! ".ucap vanessa pergi


lucifer menepuk pundaknya


Harish kini mengerti


Ia mengepal tangannya


"bram awas saja dia itu !".geram batin harish


tangan harish terkepal kuat


dia pergi dari acara


•••

__ADS_1


acara sudah selesai


"kakak hari ini Aaliyah tidur bersamaku ya ".ucap bunga


ammar mengizinkan


"kapan kau akan membahagiakan kami akbar ?".tanya zayn


akbar terkekeh


"aku , aku tunggu saja lah ".ucap akbar


semua tertawa lepas


semua ke kamar masing masing Flora memeluk Aaliyah


"mungkin aku harus menjauhi mas harish itulah satu satunya cara aku tidak lagi bertemu dengan mas bram ".batin bunga


membelai rambut Aaliyah


"hari itu aku kasih rekaman pada mas harish aku harap mas harish bisa mengatasi masalahnya dengan mas bram dan dia akur dengan mas bram ".batinya lagi


"aku akan menjauh dari orang orang yang bersangkutan dengan mas bram aku tidak mau melihat sesuatu yang bersangkutan tentang dia biarlah ini menjadi anakku meski kelak aku tidak membesarkanya tapi mereka anakkku mereka tidak punya bapak yang telah menyakiti mereka ".batin Flora mengelus perut buncitnya


dia ikut tidur


asiye duduk diatas ranjang menggunakan penutupnya


ammar memberikanya kalung dan memakaikanya pada leher asiye


asiye berdiri ammar memegang tengkuk asiye


mereka saling menatap


"izinkan aku menebus kesalahanku dan merubahnya menjadi cinta ".ucap ammar


asiye menitikkan air mata


"i cant im im scared ".ucapnya sendu


"aku mohon izinkan aku aku janji akan melindungi dan menjaga kalian kalian adalah hidupku dan kamu adalah ibu dari anakku ,belahan jiwaku untuk hari ini , esok dan seterusnya ".ucap ammar


asiye tersenyum dan menintikkan air mata


"jika kau benar benar suamiku lakukanlah karena kau suamiku kau berhak melakukannya ".ucap asiye


ammar tersenyum


dia membuka penutup wajah Asiye


dia terkejup dengan kecantikkan alami milik asiye jantungnya terasa berdebar debar untuk pertama kali dalam hidupnya


ia melihat Asiye yang sama sekali tak menggunakan riasan apapun ia sangat cantik alami


saat dulu ia jarang melihat asiye walaupun sering membersihkan kamarnya asiye selalu menunduk padanya tak memperlihatkan wajahnya ammar tak peduli


dia melihat kembali wajah asiye


bibir asiye begitu merah merekah dengan senyum


"kau adalah wanita tercantik yang bisa membuat jantungku berdebar untuk pertama kalinya ".ucap ammar


ammar mengecup kening asiye dan menyatukan hidung mereka mereka berciuman lembut


Kemudian mereka melakukan hubungan suami istri


••••


bram sedang bersama madina diluar mereka nonton bioskop dan menginap di hotel mewah semalaman bram melupakan nina


sementara itu nina jatuh di lantai ia lemas kelaparan di kamarnya


"aduhh non non nina lapar ya piye iki ".panik mbok


"mbok saya laper mbok ".lirih lemas nina


mbok dan ningsih panik


"aduh mboke keprimen iki inyong ora duwe kuncinya ".ucap panik ningsih


seseorang melangkah masuk ke mansion bram orang itu harish


"mboke ada orang pan masuk ".ucap maid


mbok turun


"halo mbok ".ucap harish tersenyum


"den Harish ".ucapnya tak percaya


di kamar nina


"tega betul kak bram lebih memilih barbie santet itu ketimbang aku adiknya dan membuatku kelaparan ".sewot nina


Brakkk


pintu terbuka memperlihatkan pria tampan yang ternyata harish


wajah nina lansung fresh melihat wajah tampan harish


"halo nina ".


nina tersenyum

__ADS_1


__ADS_2