
Kembali ke pasangan double date
mereka akan pulang
Drettt
Drettt
Drettt
ponsel Flora bergetar Flora mengambilnya dari meja dan membaca pesan masuk
tangan Flora bergetar ponselnya terjatuh
"Flora ada apa ?".tanya Harish mendekatinya
Flora menghirup nafas dalam dalam dan bangkit dari kursinya dirinya
dia mengambil ponselnya
"Vanessa aku pergi dulu ya aku harus pergi mama masuk rumah sakit ".ucap Flora
Flora terlihat panik
"aku antar ya ".ucap Harish
Flora melirik Harish
"hmm gak usah mas aku bisa persen taksi kok ".ucap Flora
"enggak Flora biar aku antar ".ucap Harish
Flora mengangguk dia sangat panik dia pergi dengan Harish
•••
Anita masuk rumah sakit karena dirinya drop di waktu yang sama Ammar dan Akbar datang bersama Flora dan Harish
Ammar datang setelah mendapati pesan dari Akbar bahwa Anita drop
terlihat Zayn memegang kepalanya dan duduk di kursi tunggu
anak anaknya dan Harish menghampirinya
"papa gimana mama ?".tanya Ammar
Zayn melihat anak anaknya dan bangkit dari kursinya
anak anaknya terlihat sangat panik
"kalian tenang saja mamamu sedang di tangani ".ucap Zayn
Zayn melirik amarah di Ammar
dokter keluar
"keluarga pasien ".ucap dokter
"gimana istri saya dok ? ".ucap Zayn
"istri bapak baik baik saja untung cepat di tangani kalian bisa menemuinya sekarang ".ucap dokter
Zayn , Ammar dan Akbar serta Flora menemui Anita yang terbaring di brangkar rumah sakit dan memakai selang pernapasan
"mama ".ucap anak anak Zayn dan Anita
Anita tersenyum pada anak anaknya
"kenapa mama kayak gini ?".tanya Ammar
"mama dan papa sudah tua wajar seperti ini ".ucap Anita
dia memegang wajah anak anaknya
"kenapa mama gak bilang sama kita mama sakit paru paru basah ".ucap Akbar
Anita tersenyum
"sebab mama tidak mau kalian terbebani kami sudah tahu semuanya Flora sayang kamu sakit kangker kan ".ucap Anita
Flora terkejut
"papa dan mama sudah tahu dan curiga saat kamu sering mimisan dan sampah kamar mandi kamu banyak tisu bekas mimisan dan ketika kamu tidur kami tidak sengaja menemukan obat untuk orang kangker ".ucap Zayn
Flora menangis tersedu sedu
"maafin aku mah pah aku hanya membebani kalian saja ".ucap Flora
"tidak Flora itu tidak membebani kami ".lirih Anita
seluruh keluarga Hendarto menangis tersedu sedu
begitu banyaknya cobaan yang harus Flora alami begitu sabarnya Flora menjalani cobaan dirinya ikhlas di beri banyak cobaan oleh tuhan dan tak pernah mengeluhnya
sifat inilah yang membuat Harish jatuh cinta padanya dia mendengar itu dari jauh dia menjadi rindu dengan keluarganya dulu
Flashback on :
"jaga gawangnya Bram ! ".ucap Harish kecil
saat itu Harish dan Bram masih kecil mereka sedang di lapangan bermain sepak bola bersama teman teman mereka Bram menjadi keeper
mama mereka yang bernama Samara melihat mereka dari jauh dan menyemangati mereka
dia tersenyum melihat anak anaknya Bram dan Harish yang berpelukkan menang lomba sepak bola dengan tim mereka
"mama kami ingin makan sandwich buatan mama ".ucap Bram kecil
__ADS_1
Samara tersenyum
Bram dan Harish kecil duduk di sampingnya dan makan sandwich buatannya
samara membelai rambut anak anaknya
"janji ya sama mama kalian jangan pernah terpisahkan dan selalu akur ".lirih samara
"ok mah ".ucap Harish dan Bram kecil bersamaan dan memakan sandwich
samara memeluk anak anaknya
Flashback off
samara meninggal karena jatuh dari gedung kemungkinan ia jatuh sendiri dengan tidak sengaja karena penyakit demensia nya itulah yang membuat duka di hati Harish dan Bram hingga huFlora n Bram dan Harish retak dan tidak bisa menjaga wasiat ibu mereka
•••
kembali ke Bram dia ke bar khusus yang buka siang hari dia memegang kepalanya pikirannya kacau karena satu satunya bukti kematian ayahnya hilang padahal ia tinggal mengirim bukti itu ke pihak yang berwajib untuk menjebloskan Sahara
dia minum baru 1 gelas wine
ia memegang kuat gelas itu hingga retak dan pecah serta tangannya berdarah
TARRRRRR
"sial kenapa bukti itu harus hilang rencana yang aku buat gagal dan bagaimana aku mempertemukan Harish dan dia ".gumam Bram
dia teringat dia mengejar Tabitha tadi sampai parkiran mobil namun terhalang mobil lain ketika mobil yang menghadangnya pergi dia sudah tak melihat Tabitha
"Tabitha pasti tahu sesuatu tentang Harish aku rasa dia masih menjalani huFlora n dengan Harish selama ini tapi apa ia mau bicara denganku setelah....."
gumam Bram terpotong
Drettt
Drettt
Drettt
ponselnya berdering
Bram mengambil ponsel dari sakunya telepon dari Madina
📞 : halo.bram
📞 : mas .Madina menangis
📞 : loh kenapa ?.Bram
📞 : mas istri kamu si Flora mempermaluin aku mas dia katain katain aku di depan umum dan menampar aku mas dan dorong aku .Madina menangis
rahang Bram mengeras dia mematikan teleponnya beranjak dari kursi dan pergi dari bar
Madina di kamarnya tersenyum smirk dan puas memfitnah Flora
•••
Asya mengelus kepala putrinya Aaliyah yang tertidur pulas di apartemennya
"bunda sayang banget sama kamu nak maafin bunda gak bisa menjadi sosok ayah dan ibu yang baik untuk kamu ".ucap sendu asya
dia mengecup kepala putrinya
dia berbaring di samping putrinya dan menghembuskan nafas pelan dan meneteskan air mata
dia mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu
saat itu ia menjadi seorang tenaga kerja di Amerika dia berkeja sebagai pelayan di sebuah apartemen dan bar apartemen demi memenuhi biaya hidupnya dan ia juga kuliah di sana beasiswa dalam bidang Hukum
Ammar Hendarto seorang pembisnis dan teman pemilik apartemen itu banyak di kagumi oleh teman teman asya bagaimana tidak Ammar sangatlah tampan dan kaya raya
"aduhhh rahimku anget ".ucap Ciara
"huss sembarangan ".bisik asya
banyak wanita mengagumi Ammar tapi Ammar tidak menggubrisnya dan diam saja tidak tertarik
"apa dia homo ? ".gumam asya
Ammar membeli 1 penthouse di Amerika untuk dirinya saja dengan uangnya sendiri walaupun penthouse itu jarang di gunakan olehnya tapi ia gunakan itu kalau ada surprise atau sebagai tempat untuk dia gunakkan ketika ingin sendirian dan tak mau di ganggu
suatu hari Asya melihat temannya menangis
"kamu kenapa Ra ? tanya asya
"asya dia diam aja tuh aku layani dan bersihin kamarnya dia gak suka sama aku dia aku coba dekati gak respon dan menjauh dia homo !".ucap ciara
"siapa ?".tanya asya
"itu Ammar Hendarto ".ucap Ciara
asiye terperengah tak percaya
Ammar sering melihat Asiye yang bekerja gigih dan telaten
"siapa namamu ?".tanya Ammar
"saya asiye tuan ".ucap asya
"mulai sekarang aku ingin kau bersihkan kamarku dan bila kau tak melakukanya kau bisa keluar dari sini ".ucap Ammar
"baik tuan ".ucap asiye patuh
suatu hari apartemen mengadakan pesta asiye mendapat chief malam dia melayani para tamu di bar dengan sigap
"asiye kamu ada tugas lain bersihkan kamar Ammar Hendarto tuan Ammar akan menginap di kamarnya" ucap kepala pelayan
__ADS_1
Asiye mengangguk toh ia pikir Ammar homo
dia membersihkan kamar Ammar dan mengganti seprainya berwana merah
Ammar datang dari kamar mandi dengan handuk di pinggangnya dia habis mandi Asiye menundukkan kepalanya dan menyelesaikan pekerjaannya
Ammar sejak tadi kepalanya terasa pusing setelah meneguk 1 gelas wine saja dan tubuhnya terasa panas makanya ia mandi namun percuma
asya akan pergi Ammar mencengkram tangannya
"lepaskan aku tuan ".lirih asiye
Ammar seakan tuli dan tidak mendengarnya
dia mendorong dan menjatuhkan asya ke ranjang dan menindihnya asya berusaha melawan namun percuma tubuhnya lebih kecil dari Ammar
"diamlah ".ucap Ammar
dia membekap mulut Asiye dia melepas paksa baju Asiye hingga beberapa kancing terlepas dia menindihnya Ammar menarik tangannya yang meronta dan memberikannya ciuman kasar ia menodainya lembut perlahan lahan dengan tangannya hingga membuat Asiye hampir terbuai olehnya namun untungnya ia sadar ini salah dia tetap meronta Ammar kemudian bersikap kasar padanya dia kehilangan kesuciaanya
Ammar tak sadar melakukan hal itu dia agak mabuk dan seperti memakai obat perangsang
asya bangun dan menangis
dia memakai pakaiannya dan pergi
beberapa Minggu kemudian asya hamil dia ingin pertanggung jawaban Ammar dia mencari informasi mengenai keluarga Hendarto ia nekat mendatangi kediaman keluarga Hendarto di Amerika
Sayangnya Ammar tidak ada
"tidak mungkin !".ucap Anita
"siapa kamu !".ucap Zayn
"saya asiye saya yang hari itu di perkosa oleh dia pak Bu saya benar benar jujur saya berani sumpah hari itu dia memaksa saya ".ucap asiye
"hmm alasan anakku tidak mungkin seperti itu ".ucap Anita
"tapi memang seperti itu kenyataannya ".ucap asiye
Zayn dan Anita memberi selembar cek
"kau butuh uang kan ? ambilah ini jangan berakting !".ucap Zayn memberi cek di meja
Zayn dan Anita yakin Asiye ingin menjebak Ammar dan mengira asya perempuan hina Ammar tidak mungkin
melakukan itu dia kan anti perempuan padahal kenyataan yang sebenarnya bukanlah seperti itu dia memang diambil kesuciaanya oleh Ammar dia menangis di tengah jalan yang tengah hujan dia harus ke apartemen Ammar
dia melihat Ammar dari jauh di apartemennya pada saat akan ke apartemennya ia bersembunyi dinding
Ammar tengah santai seperti tak bersalah Ammar membawa teman wanitanya mereka berciuman di depan kamar
asiye benar benar tidak percaya sungguh kejam hidupnya
ia menepuk perutnya yang masih rata
"tak apa nak kita bisa hidup berdua saja tanpa mereka kita bisa bahagia ".ucap asiye
dia di keluarkan dari kuliahnya dan di cabut beasiswanya karena ketahuan hamil diluar nikah dan di pecat dari apartemen
Adi yang merupakan teman Ammar yang menjebak Ammar merasa salah dan menikahi asiye Adi tidak sengaja menjebak Ammar niatnya hanya jahil karena itu pesta bujang dirinya hari itu dia tahu teman temannya yang lain pasti ingin menjebaknya jadi Ia menukar minuman itu
dia berfikir obat itu tidak akan bekerja pada Ammar dia salah besar awalnya ia bersyukur tidak ada apa apa tapi beberapa hari kemudian dia membatalkan pernikahannya dan bertanggung jawab atas insiden Asya
Namun semua tak semudah itu Ia menikahi hanya karena kasihan padanya dan terpaksa ia menyiksa batin dan fisik Asya ketika marah dan gagal dalam bisnisnya
Ia juga berselingkuh dengan mantan kekasihnya dan beberapa wanita murahan di depan Asya
Untungnya Asya bukanlah wanita bodoh selama ini dia diam diam merekam segala kejahatan Adi dan bisa bercerai darinya serta dapat harta gono gini
Ia bangkit membuat sebuah kelompok organisasi bersama teman teman politukusnya yang memihaknya dan bisa menjadi wanita sukses dan mandiri
Flashback Off
dia tidak ingin seseorang menyakiti Aaliyah dan tak akan membiarkan Aaliyah diambil darinya meskipun itu keluarga Hendarto sekalipun
•••
kembali ke keluarga Hendarto
Flora menyuapi ibunya
"maafin mama ya Flora mama dulu selalu memarahi kamu ".lirih Anita
"tidak apa mama mama adalah ibu aku dan surga itu ada di telapak kaki ibu aku sayang mama ".sendu Flora
"kenapa kamu mau mengorbankan ginjal kamu dulu kepada Madina padahal mama dulu hanya sayang pada Madina dan kamu selalu bertengkar sama dia dan dia jahat sama kamu ?".tanya Anita
Flora menunduk
"sebab dia adik aku ma aku sayang sama dia aku gak berharap apapun yang aku harapkan mama bahagia dan aku pikir dengan Madina sehat mama bahagia ".ucap Flora menangis
Anita menangis
Zayn Ammar dan Akbar menangis mereka semua berkumpul dan berpelukkan
Harish yang ikut mendengarkan itu salut dengan Flora dan semakin jatuh cinta dengan kebaikan Flora dia juga sudah dianggap keluarga oleh keluarga Hendarto
dia benar benar tersentuh dengan kebaikan Flora
memang ia dulu Flora lah yang mendonorkan ginjal untuk adiknya Madina karena kecelakaan Madina masih kecil saat itu dia mengalami trauma dan tidak ingat hal itu Flora mendonorkan ginjalnya dengan ikhlas agar mamanya bahagia
hal inilah yang membuat Anita mulai menyayangi Flora
Zayn dan Anita melirik sedih
Ammar dan Akbar masih yakin pasti ada yang di sembunyikan oleh Zayn dan Anita mereka melirik
__ADS_1
"Flora kau memang cantik dan baik siapapun pasti akan menyukaimu kau berhati malaikat dan penuh kasih sayang sebab itulah aku takkan biarkan kau tak bahagia ".gumam Harish