Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 28


__ADS_3

Kembali ke pasangan double date


mereka akan pulang


Drettt


Drettt


Drettt


ponsel Flora bergetar Flora mengambilnya dari meja dan membaca pesan masuk


tangan Flora bergetar ponselnya terjatuh


"Flora ada apa ?".tanya Harish mendekatinya


Flora menghirup nafas dalam dalam dan bangkit dari kursinya dirinya


dia mengambil ponselnya


"Vanessa aku pergi dulu ya aku harus pergi mama masuk rumah sakit ".ucap Flora


Flora terlihat panik


"aku antar ya ".ucap Harish


Flora melirik Harish


"hmm gak usah mas aku bisa persen taksi kok ".ucap Flora


"enggak Flora biar aku antar ".ucap Harish


Flora mengangguk dia sangat panik dia pergi dengan Harish


•••


Anita masuk rumah sakit karena dirinya drop di waktu yang sama Ammar dan Akbar datang bersama Flora dan Harish


Ammar datang setelah mendapati pesan dari Akbar bahwa Anita drop


terlihat Zayn memegang kepalanya dan duduk di kursi tunggu


anak anaknya dan Harish menghampirinya


"papa gimana mama ?".tanya Ammar


Zayn melihat anak anaknya dan bangkit dari kursinya


anak anaknya terlihat sangat panik


"kalian tenang saja mamamu sedang di tangani ".ucap Zayn


Zayn melirik amarah di Ammar


dokter keluar


"keluarga pasien ".ucap dokter


"gimana istri saya dok ? ".ucap Zayn


"istri bapak baik baik saja untung cepat di tangani kalian bisa menemuinya sekarang ".ucap dokter


Zayn , Ammar dan Akbar serta Flora menemui Anita yang terbaring di brangkar rumah sakit dan memakai selang pernapasan


"mama ".ucap anak anak Zayn dan Anita


Anita tersenyum pada anak anaknya


"kenapa mama kayak gini ?".tanya Ammar


"mama dan papa sudah tua wajar seperti ini ".ucap Anita


dia memegang wajah anak anaknya


"kenapa mama gak bilang sama kita mama sakit paru paru basah ".ucap Akbar


Anita tersenyum


"sebab mama tidak mau kalian terbebani kami sudah tahu semuanya Flora sayang kamu sakit kangker kan ".ucap Anita


Flora terkejut


"papa dan mama sudah tahu dan curiga saat kamu sering mimisan dan sampah kamar mandi kamu banyak tisu bekas mimisan dan ketika kamu tidur kami tidak sengaja menemukan obat untuk orang kangker ".ucap Zayn


Flora menangis tersedu sedu


"maafin aku mah pah aku hanya membebani kalian saja ".ucap Flora


"tidak Flora itu tidak membebani kami ".lirih Anita


seluruh keluarga Hendarto menangis tersedu sedu


begitu banyaknya cobaan yang harus Flora alami begitu sabarnya Flora menjalani cobaan dirinya ikhlas di beri banyak cobaan oleh tuhan dan tak pernah mengeluhnya


sifat inilah yang membuat Harish jatuh cinta padanya dia mendengar itu dari jauh dia menjadi rindu dengan keluarganya dulu


Flashback on :


"jaga gawangnya Bram ! ".ucap Harish kecil


saat itu Harish dan Bram masih kecil mereka sedang di lapangan bermain sepak bola bersama teman teman mereka Bram menjadi keeper


mama mereka yang bernama Samara melihat mereka dari jauh dan menyemangati mereka


dia tersenyum melihat anak anaknya Bram dan Harish yang berpelukkan menang lomba sepak bola dengan tim mereka


"mama kami ingin makan sandwich buatan mama ".ucap Bram kecil

__ADS_1


Samara tersenyum


Bram dan Harish kecil duduk di sampingnya dan makan sandwich buatannya


samara membelai rambut anak anaknya


"janji ya sama mama kalian jangan pernah terpisahkan dan selalu akur ".lirih samara


"ok mah ".ucap Harish dan Bram kecil bersamaan dan memakan sandwich


samara memeluk anak anaknya


Flashback off


samara meninggal karena jatuh dari gedung kemungkinan ia jatuh sendiri dengan tidak sengaja karena penyakit demensia nya itulah yang membuat duka di hati Harish dan Bram hingga huFlora n Bram dan Harish retak dan tidak bisa menjaga wasiat ibu mereka


•••


kembali ke Bram dia ke bar khusus yang buka siang hari dia memegang kepalanya pikirannya kacau karena satu satunya bukti kematian ayahnya hilang padahal ia tinggal mengirim bukti itu ke pihak yang berwajib untuk menjebloskan Sahara


dia minum baru 1 gelas wine


ia memegang kuat gelas itu hingga retak dan pecah serta tangannya berdarah


TARRRRRR


"sial kenapa bukti itu harus hilang rencana yang aku buat gagal dan bagaimana aku mempertemukan Harish dan dia ".gumam Bram


dia teringat dia mengejar Tabitha tadi sampai parkiran mobil namun terhalang mobil lain ketika mobil yang menghadangnya pergi dia sudah tak melihat Tabitha


"Tabitha pasti tahu sesuatu tentang Harish aku rasa dia masih menjalani huFlora n dengan Harish selama ini tapi apa ia mau bicara denganku setelah....."


gumam Bram terpotong


Drettt


Drettt


Drettt


ponselnya berdering


Bram mengambil ponsel dari sakunya telepon dari Madina


📞 : halo.bram


📞 : mas .Madina menangis


📞 : loh kenapa ?.Bram


📞 : mas istri kamu si Flora mempermaluin aku mas dia katain katain aku di depan umum dan menampar aku mas dan dorong aku .Madina menangis


rahang Bram mengeras dia mematikan teleponnya beranjak dari kursi dan pergi dari bar


Madina di kamarnya tersenyum smirk dan puas memfitnah Flora


•••


Asya mengelus kepala putrinya Aaliyah yang tertidur pulas di apartemennya


"bunda sayang banget sama kamu nak maafin bunda gak bisa menjadi sosok ayah dan ibu yang baik untuk kamu ".ucap sendu asya


dia mengecup kepala putrinya


dia berbaring di samping putrinya dan menghembuskan nafas pelan dan meneteskan air mata


dia mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu


saat itu ia menjadi seorang tenaga kerja di Amerika dia berkeja sebagai pelayan di sebuah apartemen dan bar apartemen demi memenuhi biaya hidupnya dan ia juga kuliah di sana beasiswa dalam bidang Hukum


Ammar Hendarto seorang pembisnis dan teman pemilik apartemen itu banyak di kagumi oleh teman teman asya bagaimana tidak Ammar sangatlah tampan dan kaya raya


"aduhhh rahimku anget ".ucap Ciara


"huss sembarangan ".bisik asya


banyak wanita mengagumi Ammar tapi Ammar tidak menggubrisnya dan diam saja tidak tertarik


"apa dia homo ? ".gumam asya


Ammar membeli 1 penthouse di Amerika untuk dirinya saja dengan uangnya sendiri walaupun penthouse itu jarang di gunakan olehnya tapi ia gunakan itu kalau ada surprise atau sebagai tempat untuk dia gunakkan ketika ingin sendirian dan tak mau di ganggu


suatu hari Asya melihat temannya menangis


"kamu kenapa Ra ? tanya asya


"asya dia diam aja tuh aku layani dan bersihin kamarnya dia gak suka sama aku dia aku coba dekati gak respon dan menjauh dia homo !".ucap ciara


"siapa ?".tanya asya


"itu Ammar Hendarto ".ucap Ciara


asiye terperengah tak percaya


Ammar sering melihat Asiye yang bekerja gigih dan telaten


"siapa namamu ?".tanya Ammar


"saya asiye tuan ".ucap asya


"mulai sekarang aku ingin kau bersihkan kamarku dan bila kau tak melakukanya kau bisa keluar dari sini ".ucap Ammar


"baik tuan ".ucap asiye patuh


suatu hari apartemen mengadakan pesta asiye mendapat chief malam dia melayani para tamu di bar dengan sigap


"asiye kamu ada tugas lain bersihkan kamar Ammar Hendarto tuan Ammar akan menginap di kamarnya" ucap kepala pelayan

__ADS_1


Asiye mengangguk toh ia pikir Ammar homo


dia membersihkan kamar Ammar dan mengganti seprainya berwana merah


Ammar datang dari kamar mandi dengan handuk di pinggangnya dia habis mandi Asiye menundukkan kepalanya dan menyelesaikan pekerjaannya


Ammar sejak tadi kepalanya terasa pusing setelah meneguk 1 gelas wine saja dan tubuhnya terasa panas makanya ia mandi namun percuma


asya akan pergi Ammar mencengkram tangannya


"lepaskan aku tuan ".lirih asiye


Ammar seakan tuli dan tidak mendengarnya


dia mendorong dan menjatuhkan asya ke ranjang dan menindihnya asya berusaha melawan namun percuma tubuhnya lebih kecil dari Ammar


"diamlah ".ucap Ammar


dia membekap mulut Asiye dia melepas paksa baju Asiye hingga beberapa kancing terlepas dia menindihnya Ammar menarik tangannya yang meronta dan memberikannya ciuman kasar ia menodainya lembut perlahan lahan dengan tangannya hingga membuat Asiye hampir terbuai olehnya namun untungnya ia sadar ini salah dia tetap meronta Ammar kemudian bersikap kasar padanya dia kehilangan kesuciaanya


Ammar tak sadar melakukan hal itu dia agak mabuk dan seperti memakai obat perangsang


asya bangun dan menangis


dia memakai pakaiannya dan pergi


beberapa Minggu kemudian asya hamil dia ingin pertanggung jawaban Ammar dia mencari informasi mengenai keluarga Hendarto ia nekat mendatangi kediaman keluarga Hendarto di Amerika


Sayangnya Ammar tidak ada


"tidak mungkin !".ucap Anita


"siapa kamu !".ucap Zayn


"saya asiye saya yang hari itu di perkosa oleh dia pak Bu saya benar benar jujur saya berani sumpah hari itu dia memaksa saya ".ucap asiye


"hmm alasan anakku tidak mungkin seperti itu ".ucap Anita


"tapi memang seperti itu kenyataannya ".ucap asiye


Zayn dan Anita memberi selembar cek


"kau butuh uang kan ? ambilah ini jangan berakting !".ucap Zayn memberi cek di meja


Zayn dan Anita yakin Asiye ingin menjebak Ammar dan mengira asya perempuan hina Ammar tidak mungkin


melakukan itu dia kan anti perempuan padahal kenyataan yang sebenarnya bukanlah seperti itu dia memang diambil kesuciaanya oleh Ammar dia menangis di tengah jalan yang tengah hujan dia harus ke apartemen Ammar


dia melihat Ammar dari jauh di apartemennya pada saat akan ke apartemennya ia bersembunyi dinding


Ammar tengah santai seperti tak bersalah Ammar membawa teman wanitanya mereka berciuman di depan kamar


asiye benar benar tidak percaya sungguh kejam hidupnya


ia menepuk perutnya yang masih rata


"tak apa nak kita bisa hidup berdua saja tanpa mereka kita bisa bahagia ".ucap asiye


dia di keluarkan dari kuliahnya dan di cabut beasiswanya karena ketahuan hamil diluar nikah dan di pecat dari apartemen


Adi yang merupakan teman Ammar yang menjebak Ammar merasa salah dan menikahi asiye Adi tidak sengaja menjebak Ammar niatnya hanya jahil karena itu pesta bujang dirinya hari itu dia tahu teman temannya yang lain pasti ingin menjebaknya jadi Ia menukar minuman itu


dia berfikir obat itu tidak akan bekerja pada Ammar dia salah besar awalnya ia bersyukur tidak ada apa apa tapi beberapa hari kemudian dia membatalkan pernikahannya dan bertanggung jawab atas insiden Asya


Namun semua tak semudah itu Ia menikahi hanya karena kasihan padanya dan terpaksa ia menyiksa batin dan fisik Asya ketika marah dan gagal dalam bisnisnya


Ia juga berselingkuh dengan mantan kekasihnya dan beberapa wanita murahan di depan Asya


Untungnya Asya bukanlah wanita bodoh selama ini dia diam diam merekam segala kejahatan Adi dan bisa bercerai darinya serta dapat harta gono gini


Ia bangkit membuat sebuah kelompok organisasi bersama teman teman politukusnya yang memihaknya dan bisa menjadi wanita sukses dan mandiri


Flashback Off


dia tidak ingin seseorang menyakiti Aaliyah dan tak akan membiarkan Aaliyah diambil darinya meskipun itu keluarga Hendarto sekalipun


•••


kembali ke keluarga Hendarto


Flora menyuapi ibunya


"maafin mama ya Flora mama dulu selalu memarahi kamu ".lirih Anita


"tidak apa mama mama adalah ibu aku dan surga itu ada di telapak kaki ibu aku sayang mama ".sendu Flora


"kenapa kamu mau mengorbankan ginjal kamu dulu kepada Madina padahal mama dulu hanya sayang pada Madina dan kamu selalu bertengkar sama dia dan dia jahat sama kamu ?".tanya Anita


Flora menunduk


"sebab dia adik aku ma aku sayang sama dia aku gak berharap apapun yang aku harapkan mama bahagia dan aku pikir dengan Madina sehat mama bahagia ".ucap Flora menangis


Anita menangis


Zayn Ammar dan Akbar menangis mereka semua berkumpul dan berpelukkan


Harish yang ikut mendengarkan itu salut dengan Flora dan semakin jatuh cinta dengan kebaikan Flora dia juga sudah dianggap keluarga oleh keluarga Hendarto


dia benar benar tersentuh dengan kebaikan Flora


memang ia dulu Flora lah yang mendonorkan ginjal untuk adiknya Madina karena kecelakaan Madina masih kecil saat itu dia mengalami trauma dan tidak ingat hal itu Flora mendonorkan ginjalnya dengan ikhlas agar mamanya bahagia


hal inilah yang membuat Anita mulai menyayangi Flora


Zayn dan Anita melirik sedih


Ammar dan Akbar masih yakin pasti ada yang di sembunyikan oleh Zayn dan Anita mereka melirik

__ADS_1


"Flora kau memang cantik dan baik siapapun pasti akan menyukaimu kau berhati malaikat dan penuh kasih sayang sebab itulah aku takkan biarkan kau tak bahagia ".gumam Harish


__ADS_2