Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 12


__ADS_3

"Flora kembali ke rumahnya bersama ammar dan akbar


dia mengepack pakaiannya Flora sudah tidak tahan dengan perselingkuhan bram dan madina


bram sudah tidak adil dengannya dan anak yang ia kandung dia lebih ingin menemani madina yang juga hamil


dia mengepack semua pakaiannya ke dalam koper


dan meninggalkan pakaian bram yang sudah rapi di lemari


dia pergi dengan ammar dan akbar


"mbok nanti kalo bapak cari saya bilang saya gak tau kemana .ucap Flora


"baik bu ".ucap mbok rondo


"oh ya kalian semua jaga diri baik baik ya !".ucap Flora dengan para maid


para maid memang sangat dekat dengan Flora


sementara itu bram memukul setir karena marah


"sial ini pasti ulah harish awas saja dia !".ucap bram


sambil mengemudi mobil dengan kecepatan penuh


bram sampai di kantor harish


harish tengah duduk di kursi kebesaranya dan meminum wine menatap dinding kaca jendela


bram datang dengan anak buah harish mengejarnya


Brakkk


"tuan apa yang anda lakukan ? cepat pergi ! ".ucap anak buah harish


"biarkan saja !".ucap lucifer di belakang pintu


anak buah harish pergi


harish meminum wine dan tersenyum lalu berbalik menatap bram


"ada apa bram ?".tanya harish tersenyum smirk


"kau sudah berhasil merebut proyek yang aku impikan selama ini sekarang kau mau apa !".bentak bram


harish tersenyum dan mendekatkan diri ke bram serta memegang bahunya


"rileks.ok aku tidak ingin apa apa aku sudah mendapatkan apa yang aku dapatkan dari diriku sendiri lihat !".ucap harish


bram menatap sekeliling


"yang aku tanya adalah apa masalahmu denganku ?".tanya bram


harish dan terkekeh dan tertawa


"permasalahannya adalah dirimu bram tak ingat kah kau dulu siapa yang merebut cindy dariku siapa merebut hakku dan siapa yang membuat ayah meninggal !".bentak harish


"diam kau !".bentak bram menunjuk harish


"kau tidak tahu bahwa........"


bram hampir saja mengatakan soal rahasia yang ia simpan


harish tersenyum kecut


bram segera pergi dari kantor Harish ke mobilnya dan mengemudi penuh kecepatan


dia tidak ke penthouse madina melainkan ke rumahnya


dia mendapat telepon dari nomor tak dikenal


📞 : halo.bram


📞 : halo apa benar ini tuan bram .pria asing


📞 : ya betul ini dengan siapa ?.bram


📞 : saya manager dari Dahlia penthouse ingin memberitahukan tadi salah satu pemilik penthouse yang bernama madina mengalami kecelakaan pak dan sekarang ia lagi ditangani oleh dokter dari kami .ucap manager penthouse


DEG


Bram panik dan segera memutar stir ke arah penthouse madina


kembali ke Flora ia kini di rumah sakit memegang tangan kedua orang tuanya dan menangis


air mata Flora menetes


zayn dan anita sadar


"maafkan mama maaafkan papa !".lirih keduanya


"mama papa kalian sadar ?".ucap Flora


ammar dan akbar mendekatkan diri


"papa mama ?".ucap ketiganya


anita mengelus kepala Flora

__ADS_1


"maafin mama ya mama dulu sering marahin kamu mama gak bisa didik anak anak mama dengan benar mama selalu salah ".lirih anita


"maafin papa ammar akbar Flora seandainya waktu dapat di putar papa ingin menghabiskan waktu dengan kalian dan tahu perkembangan kalian dan membingbing kalian ".ucap zayn


"sudah pah papa gak salah dan mama juga gak salah semua ini sudah nasib kita hanya bisa menerimanya !".ucap Flora


zayn menyatukan tangan ammar akbar Flora dan anita pada tanganya


"berjanjilah pada papa mama bahwa kalian akan saling menyayangi peduli kalian akan selalu bersama satu sama lain selalu dan selamanya ! ".ucap zayn


"kami janji pah dan aku sebagai anak tertua akan menjalankan amanat papa dengan baik !".ucap ammar


mereka semua berpelukkan bersama


Flora keluar dari kamar rawat inap


Ia berpas pasan dengan Amran


"Flora".lirihnya


Flora menghindar ia akan pergi


"Flora". tegurnya


Flora mengambil nafas dalam ia berbalik menghampiri dirinya


"ada apa ?".tanya Flora


"Flora...aku...".ucal Amran


Flora menarik Amran menjauh


"aku tahu semuanya Amran".ucap Flora


"Aku tahu kau menyembunyikan perselingkuhan Bram dan Madina dariku".ucap Flora


"Flora...".ucap Amran


"cukup !".ucap Flora


Ia membuat lima jari di wajah Amran


"aku kecewa denganmu dan aku kecewa dengan persahabatan kita".ucap Flora ia menangis


Flora pergi berbalik menjauh dan menangis


Amran menatap Flora yang pergi dengan sendu


"maafkan aku Flora".ucap Amran


•••


dengan sigap lucifer menolongnya


"harish " .ucap lucifer


"aku rasa kau lupa vitamin mu ".ucap lucifer


dia mendudukan harish di sofa dan merogoh laci


mencari vitamin dan memberikan harish air


harish meminum vitaminya menegelak banyak air


"jangan terlalu banyak minum wine !".ucap lucifer


"ayolah aku tahu kau tidak perlu mengingatkan aku aku hanya pura pura dan berakting tadi !".ucap harish


"vitamin mu sudah habis kita ke rumah sakit ya menambah vitaminmu dan kau akan bertemu dokter tabitha nanti ".ucap lucifer


"makasih ya sudah membantuku !".ucap harish


"tidak apa kita kan teman !".ucap lucifer


sebetulnya kelumpuhan harish belum sembuh betul dia butuh vitamin untuk mencegah rasa lemas bila rasa itu datang menyerang tiba tiba


mereka ke rumah sakit


"pak ini resep obatnya jangan lupa terapi kesini ".ucap dokter tabitha


"baik dok ".ucap harish dan lucifer


harish melihat ammar dan akbar


"harish ?".ucap akbar


ammar dan akbar menghampiri harish


"kau kenapa kau kemari ?" tanya akbar


"aku kemari karena sedang terapi kalian kemari kenapa ?".ucap harish


"kita kemari karena papa dan mama syok ".ucap ammar


harish merasa kasihan dan juga menjenguk zayn dan anita disitu ada Flora


"mas harish ?".tanya Flora


"Flora ." ucap harish

__ADS_1


harish menjenguk zayn dan anita dengan ramah dan lucifer datang membawa buah tangan sebelumnya harish menyuruh lucifer untuk pergi ke supermarket terdekat membeli buah buahan untuk zayn dan anita


"mas lucifer ?".tanya Flora


"hei Flora ".ucap lucifer


"terima kasih ya rish , fer ".ucap akbar


sedangkan Flora tersenyum dan menerima buah tangan


melihat senyum cantik dan lesung pipi Flora harish merasa bahagia


"ya sudah tuan zayn saya pulang dulu !".ucap harish dia pergi bersama lucifer ammar dan akbar mengantarnya


"kau tahu apa yang sudah dilakukan bram pada Flora ?".ucap ammar


"aku tahu aku benar benar minta maaf soal bram dia memang terkadang seperti itu ".ucap harish


"kau itu sangat berbeda dari dia rish kami tahu itu ".ucap akbar


harish dan lucifer pergi


sementara itu di penthouse madina


"mas jangan tinggallin aku ?".minta madina memeluk lengan bram


bram hanya bisa pasrah dengan sikap kanak kanakkan madina


"aku gak akan ninggallin kamu ".ucap bram


madina hampir saja keguguran karena stress manager menemukanya karena mendengar suara bising dan menemukan madina tergeletak dengan kaki berdarah dan menghubungi bram


bram pun merasa bersalah meninggalkan madina dan membentak madina dia gak mau kehilangan anak yang ia harapkan


"kamu jangan stress aku bakal disini nemenin kamu sayang ".ucap bram memeluk madina


"mas ?".ucap madina ia memegang pipi bram


mereka saling menatap dan berciuman dan melakukan huFlora n terlarang


sementara itu di mansion harish


"rish tadi aku lihat kamu sepertinya bahagia melihat senyum Flora kau suka padanya ?".tanya lucifer


"entahlah aku tidak tahu rasanya saat ia tersenyum aku seperti merasakan hal yang aneh ".ucap harish


Tringgg


bell berbunyi


maid membuka pintu


Flora datang


"Flora ada apa ?".tanya harish


"aku kemari karena kak ammar dan kak akbar memintaku untuk memberikan kalian ini sepertinya kalian lupa ".ucap Flora memberi obat


harish dan lucifer menepuk jidat karena lupa membawa vitamin yang mereka sudah ambil


"kak ammar dan kak akbar sedang sibuk jadi mereka memberi tahuku rumah kalian ".ucap Flora


lucifer menerima obat itu


"makasih ya Flora harish memang pelupa untuk aku belum pulang ".ucap lucifer menyindir harish


Flora tersenyum


harish berdiri


"terima kasih Flora duduklah aku sudah suruh pelayan membuatkanmu teh ".ucap harish


Flora duduk


dan meminum teh


"makasih ya mas harish sudah membantuku hari itu ".ucap Flora


"tidak apa Flora kau adik iparku ".ucap harish


mereka saling berbincang


"Flora yang sabar ya aku tahu kau pasti sakit hati atas perlakuannya aku minta maaf ".ucap harish


"itu bukan salahmu itu sudah takdir ".ucap ikhlas Flora


"Flora aku akan memberitahumu sesuatu kuharap kau tidak keberatan ".ucap harish


"katakan ?".ucap Flora


"Flora aku tahu penyakitmu ".ucap harish


Flora membulatkan mata dan terkejut


"saat itu aku menolongmu dokter memberitahuku ".ucap harish


"mas aku mohon tolong jangan beritahukan kakakku atau ayah ibuku aku mohon padamu !".ucap Flora memelas


"aku janji aku akan selalu membantumu dan akan menutupi rahasia ini ".ucap harish

__ADS_1


__ADS_2