
"Flora kembali ke rumahnya bersama ammar dan akbar
dia mengepack pakaiannya Flora sudah tidak tahan dengan perselingkuhan bram dan madina
bram sudah tidak adil dengannya dan anak yang ia kandung dia lebih ingin menemani madina yang juga hamil
dia mengepack semua pakaiannya ke dalam koper
dan meninggalkan pakaian bram yang sudah rapi di lemari
dia pergi dengan ammar dan akbar
"mbok nanti kalo bapak cari saya bilang saya gak tau kemana .ucap Flora
"baik bu ".ucap mbok rondo
"oh ya kalian semua jaga diri baik baik ya !".ucap Flora dengan para maid
para maid memang sangat dekat dengan Flora
sementara itu bram memukul setir karena marah
"sial ini pasti ulah harish awas saja dia !".ucap bram
sambil mengemudi mobil dengan kecepatan penuh
bram sampai di kantor harish
harish tengah duduk di kursi kebesaranya dan meminum wine menatap dinding kaca jendela
bram datang dengan anak buah harish mengejarnya
Brakkk
"tuan apa yang anda lakukan ? cepat pergi ! ".ucap anak buah harish
"biarkan saja !".ucap lucifer di belakang pintu
anak buah harish pergi
harish meminum wine dan tersenyum lalu berbalik menatap bram
"ada apa bram ?".tanya harish tersenyum smirk
"kau sudah berhasil merebut proyek yang aku impikan selama ini sekarang kau mau apa !".bentak bram
harish tersenyum dan mendekatkan diri ke bram serta memegang bahunya
"rileks.ok aku tidak ingin apa apa aku sudah mendapatkan apa yang aku dapatkan dari diriku sendiri lihat !".ucap harish
bram menatap sekeliling
"yang aku tanya adalah apa masalahmu denganku ?".tanya bram
harish dan terkekeh dan tertawa
"permasalahannya adalah dirimu bram tak ingat kah kau dulu siapa yang merebut cindy dariku siapa merebut hakku dan siapa yang membuat ayah meninggal !".bentak harish
"diam kau !".bentak bram menunjuk harish
"kau tidak tahu bahwa........"
bram hampir saja mengatakan soal rahasia yang ia simpan
harish tersenyum kecut
bram segera pergi dari kantor Harish ke mobilnya dan mengemudi penuh kecepatan
dia tidak ke penthouse madina melainkan ke rumahnya
dia mendapat telepon dari nomor tak dikenal
📞 : halo.bram
📞 : halo apa benar ini tuan bram .pria asing
📞 : ya betul ini dengan siapa ?.bram
📞 : saya manager dari Dahlia penthouse ingin memberitahukan tadi salah satu pemilik penthouse yang bernama madina mengalami kecelakaan pak dan sekarang ia lagi ditangani oleh dokter dari kami .ucap manager penthouse
DEG
Bram panik dan segera memutar stir ke arah penthouse madina
kembali ke Flora ia kini di rumah sakit memegang tangan kedua orang tuanya dan menangis
air mata Flora menetes
zayn dan anita sadar
"maafkan mama maaafkan papa !".lirih keduanya
"mama papa kalian sadar ?".ucap Flora
ammar dan akbar mendekatkan diri
"papa mama ?".ucap ketiganya
anita mengelus kepala Flora
__ADS_1
"maafin mama ya mama dulu sering marahin kamu mama gak bisa didik anak anak mama dengan benar mama selalu salah ".lirih anita
"maafin papa ammar akbar Flora seandainya waktu dapat di putar papa ingin menghabiskan waktu dengan kalian dan tahu perkembangan kalian dan membingbing kalian ".ucap zayn
"sudah pah papa gak salah dan mama juga gak salah semua ini sudah nasib kita hanya bisa menerimanya !".ucap Flora
zayn menyatukan tangan ammar akbar Flora dan anita pada tanganya
"berjanjilah pada papa mama bahwa kalian akan saling menyayangi peduli kalian akan selalu bersama satu sama lain selalu dan selamanya ! ".ucap zayn
"kami janji pah dan aku sebagai anak tertua akan menjalankan amanat papa dengan baik !".ucap ammar
mereka semua berpelukkan bersama
Flora keluar dari kamar rawat inap
Ia berpas pasan dengan Amran
"Flora".lirihnya
Flora menghindar ia akan pergi
"Flora". tegurnya
Flora mengambil nafas dalam ia berbalik menghampiri dirinya
"ada apa ?".tanya Flora
"Flora...aku...".ucal Amran
Flora menarik Amran menjauh
"aku tahu semuanya Amran".ucap Flora
"Aku tahu kau menyembunyikan perselingkuhan Bram dan Madina dariku".ucap Flora
"Flora...".ucap Amran
"cukup !".ucap Flora
Ia membuat lima jari di wajah Amran
"aku kecewa denganmu dan aku kecewa dengan persahabatan kita".ucap Flora ia menangis
Flora pergi berbalik menjauh dan menangis
Amran menatap Flora yang pergi dengan sendu
"maafkan aku Flora".ucap Amran
•••
dengan sigap lucifer menolongnya
"harish " .ucap lucifer
"aku rasa kau lupa vitamin mu ".ucap lucifer
dia mendudukan harish di sofa dan merogoh laci
mencari vitamin dan memberikan harish air
harish meminum vitaminya menegelak banyak air
"jangan terlalu banyak minum wine !".ucap lucifer
"ayolah aku tahu kau tidak perlu mengingatkan aku aku hanya pura pura dan berakting tadi !".ucap harish
"vitamin mu sudah habis kita ke rumah sakit ya menambah vitaminmu dan kau akan bertemu dokter tabitha nanti ".ucap lucifer
"makasih ya sudah membantuku !".ucap harish
"tidak apa kita kan teman !".ucap lucifer
sebetulnya kelumpuhan harish belum sembuh betul dia butuh vitamin untuk mencegah rasa lemas bila rasa itu datang menyerang tiba tiba
mereka ke rumah sakit
"pak ini resep obatnya jangan lupa terapi kesini ".ucap dokter tabitha
"baik dok ".ucap harish dan lucifer
harish melihat ammar dan akbar
"harish ?".ucap akbar
ammar dan akbar menghampiri harish
"kau kenapa kau kemari ?" tanya akbar
"aku kemari karena sedang terapi kalian kemari kenapa ?".ucap harish
"kita kemari karena papa dan mama syok ".ucap ammar
harish merasa kasihan dan juga menjenguk zayn dan anita disitu ada Flora
"mas harish ?".tanya Flora
"Flora ." ucap harish
__ADS_1
harish menjenguk zayn dan anita dengan ramah dan lucifer datang membawa buah tangan sebelumnya harish menyuruh lucifer untuk pergi ke supermarket terdekat membeli buah buahan untuk zayn dan anita
"mas lucifer ?".tanya Flora
"hei Flora ".ucap lucifer
"terima kasih ya rish , fer ".ucap akbar
sedangkan Flora tersenyum dan menerima buah tangan
melihat senyum cantik dan lesung pipi Flora harish merasa bahagia
"ya sudah tuan zayn saya pulang dulu !".ucap harish dia pergi bersama lucifer ammar dan akbar mengantarnya
"kau tahu apa yang sudah dilakukan bram pada Flora ?".ucap ammar
"aku tahu aku benar benar minta maaf soal bram dia memang terkadang seperti itu ".ucap harish
"kau itu sangat berbeda dari dia rish kami tahu itu ".ucap akbar
harish dan lucifer pergi
sementara itu di penthouse madina
"mas jangan tinggallin aku ?".minta madina memeluk lengan bram
bram hanya bisa pasrah dengan sikap kanak kanakkan madina
"aku gak akan ninggallin kamu ".ucap bram
madina hampir saja keguguran karena stress manager menemukanya karena mendengar suara bising dan menemukan madina tergeletak dengan kaki berdarah dan menghubungi bram
bram pun merasa bersalah meninggalkan madina dan membentak madina dia gak mau kehilangan anak yang ia harapkan
"kamu jangan stress aku bakal disini nemenin kamu sayang ".ucap bram memeluk madina
"mas ?".ucap madina ia memegang pipi bram
mereka saling menatap dan berciuman dan melakukan huFlora n terlarang
sementara itu di mansion harish
"rish tadi aku lihat kamu sepertinya bahagia melihat senyum Flora kau suka padanya ?".tanya lucifer
"entahlah aku tidak tahu rasanya saat ia tersenyum aku seperti merasakan hal yang aneh ".ucap harish
Tringgg
bell berbunyi
maid membuka pintu
Flora datang
"Flora ada apa ?".tanya harish
"aku kemari karena kak ammar dan kak akbar memintaku untuk memberikan kalian ini sepertinya kalian lupa ".ucap Flora memberi obat
harish dan lucifer menepuk jidat karena lupa membawa vitamin yang mereka sudah ambil
"kak ammar dan kak akbar sedang sibuk jadi mereka memberi tahuku rumah kalian ".ucap Flora
lucifer menerima obat itu
"makasih ya Flora harish memang pelupa untuk aku belum pulang ".ucap lucifer menyindir harish
Flora tersenyum
harish berdiri
"terima kasih Flora duduklah aku sudah suruh pelayan membuatkanmu teh ".ucap harish
Flora duduk
dan meminum teh
"makasih ya mas harish sudah membantuku hari itu ".ucap Flora
"tidak apa Flora kau adik iparku ".ucap harish
mereka saling berbincang
"Flora yang sabar ya aku tahu kau pasti sakit hati atas perlakuannya aku minta maaf ".ucap harish
"itu bukan salahmu itu sudah takdir ".ucap ikhlas Flora
"Flora aku akan memberitahumu sesuatu kuharap kau tidak keberatan ".ucap harish
"katakan ?".ucap Flora
"Flora aku tahu penyakitmu ".ucap harish
Flora membulatkan mata dan terkejut
"saat itu aku menolongmu dokter memberitahuku ".ucap harish
"mas aku mohon tolong jangan beritahukan kakakku atau ayah ibuku aku mohon padamu !".ucap Flora memelas
"aku janji aku akan selalu membantumu dan akan menutupi rahasia ini ".ucap harish
__ADS_1