Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 38


__ADS_3

Vanessa menaiki mobil dan duduk di samping Lucifer memainkan ponsel


"rumahmu ke arah mana ?".tanya Lucifer


"kau lewat jalan ke arah versailes nanti sampai di perumahan Mystic Land ".ucap Vanessa


Lucifer tersenyum


"sebenarnya kenapa kau perhatian padaku ?".tanya Vanessa


"sebab kau temanku juga ".ucap Lucifer menyetir


•••


Flora kembali ke mansion Hendarto


bersama keluarganya


Flora di kamarnya


dia diatas kasur mengelus perut buncitnya bayi bayinya semakin aktif menendang


"sayang kalian sabar ya sebentar lagi kita ketemu mama enggak sabar banget pengin ketemu beberapa bulan lagi ".ucap Flora mengelus perutnya


"mama seneng banget nanti kalian lahir ".ucap Flora mengelus perutnya


Flora pergi tidur


keesokan harinya


Flora ke kantornya pagi sekali karyawan dan Vanessa belum datang dia membuka pintu dan masuk Bram sudah duduk di kursi ruang kerjanya


"kamu , mau apa kamu kesini ?".tanya bunga


Bram berbalik


"Flora ".ucapnya


dia berdiri dan mendekati bunga


Flora mundur menjauh


Plakkkk


Bram menampar bunga


Flora meringis memegang pipinya


"bangsat kamu !".hardik bunga


Bram menjambak rambut Flora keras


"sakit kan sakit ".ucap Bram


"lepas sakit ".ucap Bunga


dia mencakar tangan Bram


Bram melepas jambakkanya


dan melihat tangannya tergores


"jangan berani kamu Jambak aku awas kamu !".bentak Flora menunjuknya


Bram melihatnya dan terkekeh


dia menunjukkan ponselnya


"siapa ini Flora selingkuhan kamu !".hardik Bram


Flora hanya diam melihat foto dirinya dengan Harish


" Jawab !".tekan bram


"tanpa kamu tanya sekalipun kamu tahu itu siapa mas ?".ucap Flora menyilangkan tangan


"sekarang aku yakin anak anak yang kamu kandung itu bukan anak anak aku ! ".ucap Bram tegas


Duarrrrr


hancur dan sakit hati Flora mendengar perkataan itu Flora rasa anak anaknya juga menangis mendengar itu


"yakin kamu yakin kamu !".hardik bunga


"ya aku yakin aku udh enggak anggap itu anak aku aku yakin itu jangan harap apapun dari aku silakan kalau kamu mau gugurkan kandungan itu sebab kamu enggak tahu kan siapa bapaknya bisanya aja mereka anak anak selingkuhan kamu bisa aja kan kamu berhubungan dan tidur sama laki laki ini ! ".tekan Bram pada bunga


tangan Flora terkepal kuat dan ia mengeluarkan air mata


Plakkkk

__ADS_1


Flora membalas tamparan Bram keras


"aku bersumpah anak anak yang aku kandung ini tidak akan pernah tahu kamu bapaknya ".ucap Flora tegas menunjuknya


Brakkk


Vanessa datang mendobrak pintu


dan memberi Bram Bogeman mentah keras


"gak usah Lo ganggu kehidupan Flora Flora udh lebih bahagia tanpa Lo !".ucap Vanessa


"pergi kamu sekarang PERGI !".usir bunga


"tanpa kamu suruh aku juga akan pergi dari sini aku muak melihat wajahmu yang suci dan polos itu !".ucap Bram pergi


Flora merasa sesak di hatinya hatinya terasa perih dan tertusuk pisau berkali kali Vanessa menguatinya dia menjatuhkan diri dan memukul lantai


"aku gak sanggup Vanessa aku enggak sanggup !".ucap Flora menangis


"kau tenang lihat aku aku , asiye kami akan membantumu sudah tenang ".ucap Vanessa merangkulnya


•••


Madina memarahi para Maid


"ini kalian gimana sih sury buat sayur asem kenapa asem !".bentak Madina


"Maaf sayur asem bukanya memang asam apa anda kurang pendidikan nyonya ".ucap pelayan muda disana berambut keriting dan masih bocah sambil makan permen karet


brakkk


Madina mengamuk dan memukul meja


dia berdiri


Plakkkk


dia menampar pelayan itu


"kurang ajar kamu !".bentak Madina


pelayan itu juga menjambak rambutnya


mereka saling adu jotos pada maid berusaha mencegah


"siapa kamu saya belum lihat kamu sebelumnya ?".ucap Madina


"Anda akan tahu dasar Barbie Santet ".sindir pelayan muda itu


Madina tak terima dan akan memukul pelayan itu


tapi dengan sigap wanita muda itu memelintir tangan Madina


"sudah non sudah ".ucap para maid menghentikan perkelahian


"usir dia !".perintah Madina


semua tidak ada yang berani mengusir atau menyeret perempuan itu


perempuan itu tersenyum smirk


madina keheranan


•••


sementara itu


Sahara telah berhasil di sekap oleh anak buah Harish dia di buat lumpuh sementara


Flashback :


Sahara bersama Harish mengunjungi makam ibu dan ayah Harish dan Bram


"aku akan tetap pada rencanaku aunty aku akan balaskan dendamku pada Bram dan aku yakin dia membunuh ayah ".ucap Harish


"aku dengar kau dekat dengan istri Bram ?".tanya Sahara


"im her bestfriend ".ucap Harish


Sahara tersenyum smirk


"kau tahu Bram tak pernah kemari kau lihat saja sendiri ia tidak peduli pada makam orang tuanya kotor begini ".ucap samara


Harish memutar matanya malas


"kau ingat dulu kau menjaga kami waktu kecil dengan ayah ".ucap Harish


"dia baik , tapi dia terkadang egois ".ucap sahara

__ADS_1


Sahara melihat makam Samara menatapnya tajam


"ibumu adalah kakak yang baik dia sangat baik ".ucap Sahara


"dasar wanita licik ular ".gumam Harish


"aku penasaran dengan kematian ibu apa ia melompat diri atau tidak sengaja jatuh atau dia sengaja di jatuhkan ".ucap Harish


Harish dan Sahara menatap


"itu sudah takdirnya dia terjatuh dan kau tahu itu ".ucap Sahara tersenyum smirk


"dasar pelacur ".hina Harish di hatinya


mereka pergi ke makam Harish menawarkan minuman jus di mobil Sahara meminumnya tiba tiba ia merasa pusing dan pingsan Harish tersenyum smirk


flashback off :


Harish dan Lucifer datang bersamaan


"selamat datang di jebakkan Harish Robert Wilson ".ucap Harish


"kau ingat saat aku lumpuh dulu aku sering sekali mendengar Bram berdebat denganmu ".ucap Harish duduk di tepi ranjang


Sahara diam


"kau ingat waktu ibuku tidak ada kau mengurusku dan Bram dan kau keluar dari kamar ayahku dengan langkah yang iya tertatih tatih ".ucap Harish


Sahara mengenang kejadian itu


"by the way aku tahu rahasia besarmu kau selingkuhan ayahku !" .tekan Harish


mata Sahara panik


"aku tidak tahu apa rencanamu dan kenapa kau dendam pada keluargaku tapi kau berhasil memisahkan aku dari saudaraku dan kau berhasil memecahkan keluargaku dan menjadi duri di dalamnya betapa bodohnya kau kau pikir aku percaya dengan perkataanmu selama ini tidak aku tidaklah bodoh aku bukan peliharaanmu bukan kau lah yang aku permainkan disini ".tekan Harish


mata Sahara bergerak sana sini dan seperti ingin bicara tapi ia tak bisa


"sebentar lagi riwayatmu akan tamat aku dan Bram akan kembali menjadi keluarga dan oh ya aku tahu rahasiamu kau kan yang membunuh ayahku ".bisik Harish


mata Sahara seakan terkejut


Harish tersenyum smirk


bangun dan pergi


"suruh penjaga menjaganya jangan biarkan ia lolos !".perintah Harish


"baik Harish ".ucap Lucifer


•••


persiapan pernikahan Ammar dan Asiye di percepat Flora ikut membantu pernikahan ini dibuat secara tertutup dan kekeluargaan dulu


Flora meminta pada Vanessa untuk tidak ceritakan kepada siapa siapa soal ia dan Bram tadi dia tak mau membuat rusuh di hari bahagia kakaknya


asiye memakai dress putih dengan off shoulder sementara Ammar memakai baju pengantin putih lengkap dengan setelan jasnya


Ammar melangsukan ijab kabul dan menikahi Asiye secara sah agama dan negara


semua bersorak bahagia terutama Akbar


Aaliyah di pangku oleh Anita dan Zayn sama sama bahagia


Flora berusaha kuat tubuhnya terasa lemah dirinya tersenyum dan berwajah pucat dia berusaha normal di hari bahagia kakaknya tangannya terkepal


"selamat bahagia kak Ammar ".batin Flora tersenyum


•••


Bram pulang ke mansionnya


Madina menangis dan mengadu pada Bram soal pelayan baru yang kurang ajar memelintir tanganya


"maid !".teriak Bram


para maid datang


Bram mencari tahu siapa gadis yang menyakiti Madina


"dimana perempuan nakal itu !".sewot Madina


"aku disini Ja•lang ".ucap wanita itu sambil menicure


bram berbalik dan sungguh terkejut


"Nina !".teriak Bram


nina tersenyum smirk

__ADS_1


"halo kakakku sayang ".ucap Nina


__ADS_2