Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 27


__ADS_3

Flora masih di kantor ia membuka laptonya mencoba menghubungi asya


"ada apa dengan asya ?".gumam bunga


Karena Asya meminta berkas padanya


Tok Tok Tok


Vanessa datang


"Flora aku mau keluar sebentar kamu mau ikut ?".ajak Vanessa


"iya aku ikut !".ucap Flora bangkit dari kursinya


membawa tas


mereka pergi


Dan bertemu Asya di Mall mereka makan bersama


Flora melihat ada luka di pipi Asya


"Asya itu kenapa ?".tanya Bunga


Asya memegang lukanya ia meringis


"tidak hanya saja aku terbentur semalam".ucapnya


Flora dan Vanessa curiga


"apa kamu ketemu dengan suami kamu lagi ?".tanya Vanessa


Baby sitter membawa Aaliyah menjauh


Asya menghela nafas


"dia kemarin datang ke apartemenku".ucap Asya


Flora dan Vanessa terkejut


"apa?".ucap Bunga


"dia datang tiba tiba ingin kembali padaku aku bukanlah wanita bodoh jika aku mau bersamanya untungnya Aaliyah sudah tidur jadi dia tidak melihat aku kembali di hantam oleh Adi lelaki brengsek itu !".ucap Asya


Ya memang Asya adalah korban Kdrt dari mantan suaminya yang merupakan seorang kongres untungnya Asya adalah wanita pintar dan tidak bisa di bodohi begitu saja ia merekam segala kejahatan Adi dan menghancurkannya serta karir mantan suaminya


Dan itu semua juga di bantu oleh Flora dan Vanessa sebagai pengacaranya


"Asya kami...."ucap Flora terpotong


"tak apa sudahlah jangan di bahas lebih baik kita makan dan membahas sugar daddy".ucap Asya


Vanessa dan Flora tertawa


•••


kembali ke Bram


Bram berbelanja dengan Madina perlengkapan bayi dengan senang dan ria Bram bahkan tidak kepikiran Flora sama sekali


seseorang memotret mereka


Harish mendapat kiriman dari anak buahnya


"begitu senangnya kau Bram Bram tapi kau lupa kau punya istri yang harus kau jaga ".ucap Harish


kembali ke Madina dan Bram


"mas lihat deh kaos kakinya lucu lucu ".ucap Madina


"iya ini cantik ".ucap Bram


"kau sudah tahu apa jenis kelamin anak kita ?".ucap Bram


"sudah donk mas anak kita perempuan ".ucap Madina


Bram sangat senang dan mengelus perut Madina


mereka memborong berbagai merek terkenal pakaian bayi dan bersenang senang di mall tak hanya pakaian bayi mereka beli tapi juga belanjaan Madina tas mahal pakaian mahal dll


sementara itu seseorang menyelinap masuk dia menyamar sebagai ob diam diam ke ruangan kantor Bram dia mengacak acak keyboard dan laptop Bram dan merusaknya


"hei !".teriak anak buah Bram


seseorang itu berhasil kabur lewat seutas tali dari jendela


Bram mendapat kabar dari anak buahnya


"sialan !".teriak Bram


Madina terkejut


Madina di tinggalkan begitu saja


"mas kamu mau kemana ?".ucap Madina


Bram memberi black card


"ambil ini pulang sendiri !".ucap Bram


Madina menggerutu kesal namun segera tersenyum


Bram meninggalkannya dan menaiki mobilnya menggunakan kecepatan tinggi


begitu sampai di kantornya


semua anak anak buahnya di maki maki karena kerusakan laptop miliknya


"ini pasti ulah dia awas saja !".ucap Bram


dengan wajah mengeras dan mengepalkan tangan


dirinya sangat marah padahal laptop itu satu satunya bukti kematian ayahnya hanya laptop itu dan flashdisk itu bukti bahwa Sahara membunuh ayahnya sebelumnya itu merupakan video cctv yang berhasil Bram perjelas setelah sekian lama dia baru sadar ayahnya menyimpan kamera cctv kecil di hiasan kamarnya


seorang wanita memberi upah pada pria

__ADS_1


"ini uangmu ambil ".ucap Sahara


pria itu pergi


Sahara tersenyum smirk dan menyilangkan tangan


"kau tidak akan bisa mengancamku atau menghancurkan aku Bram sebelum aku membalas rasa sakit hatiku ".gumam Sahara menaikan sebelah alisnya


•••


kembali ke bunga


Flora berbelanja bersama Vanessa dan Asya


mereka tak sengaja pas pas an dengan Madina


"kak Flora kamu ngapain di sini ?".ucap Madina


Flora bersikap santai dan lansung menghindari Madina layaknya orang asing


Madina mencegat lengan bunga


"lepasin tangan Lo dari tangan Flora ****** !."ucap Vanessa


Flora menoleh pada Vanessa


"hei gua gak ngomong sama Lo tapi gw ngomong sama cewek pendiem dan sok harga tinggi harga diri ini".maki Madina


Flora tersenyum menoleh padanya


"maaf maksud kamu ? aku aku memang tinggi harga diri.kalau kamu kan berbeda sama aku ? kamu emang sudah tidak punya harga diri kamu menjadi orang ketiga , hamil diluar nikah dan bahkan pernah menjadi simpanan dari suami kakak kamu sendiri.aku urus segala kebutuhan suami aku kamu hanya mengurus ranjang".ucap Flora santai


Vanessa tertawa sementara Asya tersenyum


Madina terdiam dia marah dan akan menampar Bunga


"bangsat Lo !".ucap Madina akan menampar bunga


Flora mencegat dan mencengkram kuat lengan Madina yang ingin menamparnya


"jangan berani tangan kotor kamu menyentuh pipi saya saya tidak terima dengan tamparan dari perempuan murahan seperti kamu ".ucap Flora penuh penekanan


dan menghempaskan tangan Madina kasar


ia pergi dengan vanessa dan Asya menjauh dengan tatapan meledek dan merendahkan


kejadian itu di saksikan khalayak ramai dan di perbincangkan


"sialan awas kau perempuan sialan !".gumam Madina kesal


Flora menjauh dari kejadian itu


"sudahlah Flora jangan pikirkan ".ucap Asya


Asya terpaksa harus pulang lebih awal bersama anaknya Aaliyah


"padahal kami ingin mengajakmu nonton bersama Aaliyah tentunya".ucap Bunga


"aku harus pergi ada pertemuan pers nanti".ucap Asya


Mereka berdua kemudian pergi naik mobil mewah


Flora dan Vanessa kembali masuk dan akan menonton bioskop


Flora sudah izin dengan Ammar dan Akbar


Ammar dan Akbar mengizinkan


"hai !".ucap seseorang dari kejauhan


"kalian !".pekik Vanessa dan Bunga


Flora dan Vanessa melihat Harish dan Lucifer


"kau mau apa kau disini mas Lucifer ?".tanya Vanessa


"ya mau sama kamu lah ".ucap Lucifer tersenyum smirk


Vanessa menggerutu kesal


"mas Harish kok disini ?".ucap Bunga


"ya aku mau nonton bioskop lah ".ucap Harish


"oh ".ucap bunga


Harish tahu apa yang terjadi dengan Flora tadi


"kau ingin menonton juga ?".tanya Harish


"iya aku ingin menonton film yang horror dan aku ingin yang ada romantisnya ".ucap bunga


"aku tahu film itu !".ucap Harish


"kau mau apa ?".tanya bunga


Harish memesan empat tiket


Flora mengikutinya


"hei kenapa kau yang membayarnya ?".tanya bunga


Vanessa menoleh pada Lucifer


"apa kau miskin ?".tanya Vanessa


"tak ".ucap ketus Lucifer


"jangan membantah kau ingin film yang horror dan romansa kan aku sarankan film warm bodies tapi aku harap kau tutup mata saat adegan memakan itu ".ucap Harish


"hei darimana kau tahu aku ingin film itu ?".tanya bunga


"sebab aku punya kemampuan telepati sayang ".ucap Harish


"hmmm rayuan buaya ".ucap Bunga

__ADS_1


"karena aku yang membelinya kau duduk di sampingku ".ucap Harish


"hah ".ucap bunga


"tidak tidak aku takut kau akan mengapa apain aku ".ucap bunga


Harish terkekeh


"tidak ada tapi tapi ikuti aturan ku !".ucap Harish


Flora mengganggap Harish rada gila demi rasa terima kasih ia menyetujuinya dan duduk bersama


film dimulai mereka menonton bioskop


Lucifer di samping Vanessa


Flora disamping Harish


adegan beralih film beralih ke adegan sadis Flora justru tidak ketakutan dan asik menontonya dan memakan popcorn Harish heran


lain halnya dengan Vanessa dia ketakutan dan tutup mata membuat Lucifer gemas


adegan beralih lagi ke adegan ketika zombie dan manusia jatuh cinta saling menatap dan berciuman lembut sang zombie berubah jadi manusia


Flora membuka mulutnya dan Vanessa para pria di sebelah mereka tersenyum melihat ekspresi mereka dengan adegan itu


film selesai


"aku lapar Flora kita makan yuk ".ucap Vanessa


"Ayuk ".ucap bunga


"kami ikut !".ucap Lucifer


Vanessa memutar matanya malas


"kenapa apa urusanmu urus saja dirimu sendiri !".ucap Vanessa


"Ness ".ucap bunga


" ya sudah ikut saja tapi bayar sendiri ".ucap bunga


mereka berempat makan bersama di restoran China


"Flora kau harus banyak makan Tabitha bilang jangan makan yang terlalu pedas ".ucap Harish


"tenang saja aku tahu ".ucap bunga


dia sudah menghabiskan 3 mangkok besar mie yang membuat Vanessa dan Lucifer keheranan lain halnya dengan Harish dia gemas dengan hal itu


dia sangat bahagia melihat Flora bahagia


dia ingin Flora tersenyum dan tertawa dia ingin Flora tahu perasaanya


mereka terlihat seperti pasangan double date


sementara itu Ammar dan Akbar di kantor mereka


"kakak aku ada urusan sebentar ".ucap Akbar


"urusan apa urusan wanita lagi !".ucap Ammar


"tentu itu adalah hobiku ".ucap Akbar


Ammar menghembuskan nafasnya kasar


"cepatlah kau tobat dan temukan wanita baik seperti yang Flora katakan ".ucap Ammar


"dan kau bagaimana dengan kau ?".tanya Akbar


"aku.aku sudah ada tenang saja ".ucap Ammar


"benarkah aku tidak percaya bukankah kau sama seperti aku sebenarnya ".ucap Akbar sindir


"kemari kau !".ucap Ammar bangun dari kursinya Akbar cepat cepat kabur


Ammar menatap jendela dinding kaca ia memasukan tangan ke dalam dua sakunya


dibalik sifatnya yang beruang kutub ada sesuatu yang tidak di ketahui oleh Flora adiknya dan sahabat sahabatnya


DRETTT


DRETTT


DRETTT


ponselnya bergetar ia mengangkatnya


📞 : hello.


Ammar tersenyum


📞 : I'm coming you stay in there okay


panggilan di matikan


sementara itu Bram akan mabuk memabukkan di bar dia gak sengaja menabrak seorang wanita yang ternyata dokter


"kau !".pekik wanita itu


"Tabitha ".pekik Bram


Tabitha terkejut melihat Bram dia berniat pergi


"tunggu bhi ".ucap Bram mencegat Tabitha


Tabitha melepaskan Cegatan Bram dan pergi


Bram mengejar Tabitha


"sialan aku harus bertemu dengan bangkai beramai ramai itu ".gumam Tabitha sambil pergi ke mobilnya


•••


seorang pria sedang menikmati indahnya hubungan terlarang dan badan dia melakukan hubungan suami istri dengan wanita yang bukan istrinya atau siapa siapanya

__ADS_1


lelaki itu adalah Ammar yang tengah bermesraan dengan sugar baby-nya


__ADS_2