
Flora masih di kantor ia membuka laptonya mencoba menghubungi asya
"ada apa dengan asya ?".gumam bunga
Karena Asya meminta berkas padanya
Tok Tok Tok
Vanessa datang
"Flora aku mau keluar sebentar kamu mau ikut ?".ajak Vanessa
"iya aku ikut !".ucap Flora bangkit dari kursinya
membawa tas
mereka pergi
Dan bertemu Asya di Mall mereka makan bersama
Flora melihat ada luka di pipi Asya
"Asya itu kenapa ?".tanya Bunga
Asya memegang lukanya ia meringis
"tidak hanya saja aku terbentur semalam".ucapnya
Flora dan Vanessa curiga
"apa kamu ketemu dengan suami kamu lagi ?".tanya Vanessa
Baby sitter membawa Aaliyah menjauh
Asya menghela nafas
"dia kemarin datang ke apartemenku".ucap Asya
Flora dan Vanessa terkejut
"apa?".ucap Bunga
"dia datang tiba tiba ingin kembali padaku aku bukanlah wanita bodoh jika aku mau bersamanya untungnya Aaliyah sudah tidur jadi dia tidak melihat aku kembali di hantam oleh Adi lelaki brengsek itu !".ucap Asya
Ya memang Asya adalah korban Kdrt dari mantan suaminya yang merupakan seorang kongres untungnya Asya adalah wanita pintar dan tidak bisa di bodohi begitu saja ia merekam segala kejahatan Adi dan menghancurkannya serta karir mantan suaminya
Dan itu semua juga di bantu oleh Flora dan Vanessa sebagai pengacaranya
"Asya kami...."ucap Flora terpotong
"tak apa sudahlah jangan di bahas lebih baik kita makan dan membahas sugar daddy".ucap Asya
Vanessa dan Flora tertawa
•••
kembali ke Bram
Bram berbelanja dengan Madina perlengkapan bayi dengan senang dan ria Bram bahkan tidak kepikiran Flora sama sekali
seseorang memotret mereka
Harish mendapat kiriman dari anak buahnya
"begitu senangnya kau Bram Bram tapi kau lupa kau punya istri yang harus kau jaga ".ucap Harish
kembali ke Madina dan Bram
"mas lihat deh kaos kakinya lucu lucu ".ucap Madina
"iya ini cantik ".ucap Bram
"kau sudah tahu apa jenis kelamin anak kita ?".ucap Bram
"sudah donk mas anak kita perempuan ".ucap Madina
Bram sangat senang dan mengelus perut Madina
mereka memborong berbagai merek terkenal pakaian bayi dan bersenang senang di mall tak hanya pakaian bayi mereka beli tapi juga belanjaan Madina tas mahal pakaian mahal dll
sementara itu seseorang menyelinap masuk dia menyamar sebagai ob diam diam ke ruangan kantor Bram dia mengacak acak keyboard dan laptop Bram dan merusaknya
"hei !".teriak anak buah Bram
seseorang itu berhasil kabur lewat seutas tali dari jendela
Bram mendapat kabar dari anak buahnya
"sialan !".teriak Bram
Madina terkejut
Madina di tinggalkan begitu saja
"mas kamu mau kemana ?".ucap Madina
Bram memberi black card
"ambil ini pulang sendiri !".ucap Bram
Madina menggerutu kesal namun segera tersenyum
Bram meninggalkannya dan menaiki mobilnya menggunakan kecepatan tinggi
begitu sampai di kantornya
semua anak anak buahnya di maki maki karena kerusakan laptop miliknya
"ini pasti ulah dia awas saja !".ucap Bram
dengan wajah mengeras dan mengepalkan tangan
dirinya sangat marah padahal laptop itu satu satunya bukti kematian ayahnya hanya laptop itu dan flashdisk itu bukti bahwa Sahara membunuh ayahnya sebelumnya itu merupakan video cctv yang berhasil Bram perjelas setelah sekian lama dia baru sadar ayahnya menyimpan kamera cctv kecil di hiasan kamarnya
seorang wanita memberi upah pada pria
__ADS_1
"ini uangmu ambil ".ucap Sahara
pria itu pergi
Sahara tersenyum smirk dan menyilangkan tangan
"kau tidak akan bisa mengancamku atau menghancurkan aku Bram sebelum aku membalas rasa sakit hatiku ".gumam Sahara menaikan sebelah alisnya
•••
kembali ke bunga
Flora berbelanja bersama Vanessa dan Asya
mereka tak sengaja pas pas an dengan Madina
"kak Flora kamu ngapain di sini ?".ucap Madina
Flora bersikap santai dan lansung menghindari Madina layaknya orang asing
Madina mencegat lengan bunga
"lepasin tangan Lo dari tangan Flora ****** !."ucap Vanessa
Flora menoleh pada Vanessa
"hei gua gak ngomong sama Lo tapi gw ngomong sama cewek pendiem dan sok harga tinggi harga diri ini".maki Madina
Flora tersenyum menoleh padanya
"maaf maksud kamu ? aku aku memang tinggi harga diri.kalau kamu kan berbeda sama aku ? kamu emang sudah tidak punya harga diri kamu menjadi orang ketiga , hamil diluar nikah dan bahkan pernah menjadi simpanan dari suami kakak kamu sendiri.aku urus segala kebutuhan suami aku kamu hanya mengurus ranjang".ucap Flora santai
Vanessa tertawa sementara Asya tersenyum
Madina terdiam dia marah dan akan menampar Bunga
"bangsat Lo !".ucap Madina akan menampar bunga
Flora mencegat dan mencengkram kuat lengan Madina yang ingin menamparnya
"jangan berani tangan kotor kamu menyentuh pipi saya saya tidak terima dengan tamparan dari perempuan murahan seperti kamu ".ucap Flora penuh penekanan
dan menghempaskan tangan Madina kasar
ia pergi dengan vanessa dan Asya menjauh dengan tatapan meledek dan merendahkan
kejadian itu di saksikan khalayak ramai dan di perbincangkan
"sialan awas kau perempuan sialan !".gumam Madina kesal
Flora menjauh dari kejadian itu
"sudahlah Flora jangan pikirkan ".ucap Asya
Asya terpaksa harus pulang lebih awal bersama anaknya Aaliyah
"padahal kami ingin mengajakmu nonton bersama Aaliyah tentunya".ucap Bunga
"aku harus pergi ada pertemuan pers nanti".ucap Asya
Mereka berdua kemudian pergi naik mobil mewah
Flora dan Vanessa kembali masuk dan akan menonton bioskop
Flora sudah izin dengan Ammar dan Akbar
Ammar dan Akbar mengizinkan
"hai !".ucap seseorang dari kejauhan
"kalian !".pekik Vanessa dan Bunga
Flora dan Vanessa melihat Harish dan Lucifer
"kau mau apa kau disini mas Lucifer ?".tanya Vanessa
"ya mau sama kamu lah ".ucap Lucifer tersenyum smirk
Vanessa menggerutu kesal
"mas Harish kok disini ?".ucap Bunga
"ya aku mau nonton bioskop lah ".ucap Harish
"oh ".ucap bunga
Harish tahu apa yang terjadi dengan Flora tadi
"kau ingin menonton juga ?".tanya Harish
"iya aku ingin menonton film yang horror dan aku ingin yang ada romantisnya ".ucap bunga
"aku tahu film itu !".ucap Harish
"kau mau apa ?".tanya bunga
Harish memesan empat tiket
Flora mengikutinya
"hei kenapa kau yang membayarnya ?".tanya bunga
Vanessa menoleh pada Lucifer
"apa kau miskin ?".tanya Vanessa
"tak ".ucap ketus Lucifer
"jangan membantah kau ingin film yang horror dan romansa kan aku sarankan film warm bodies tapi aku harap kau tutup mata saat adegan memakan itu ".ucap Harish
"hei darimana kau tahu aku ingin film itu ?".tanya bunga
"sebab aku punya kemampuan telepati sayang ".ucap Harish
"hmmm rayuan buaya ".ucap Bunga
__ADS_1
"karena aku yang membelinya kau duduk di sampingku ".ucap Harish
"hah ".ucap bunga
"tidak tidak aku takut kau akan mengapa apain aku ".ucap bunga
Harish terkekeh
"tidak ada tapi tapi ikuti aturan ku !".ucap Harish
Flora mengganggap Harish rada gila demi rasa terima kasih ia menyetujuinya dan duduk bersama
film dimulai mereka menonton bioskop
Lucifer di samping Vanessa
Flora disamping Harish
adegan beralih film beralih ke adegan sadis Flora justru tidak ketakutan dan asik menontonya dan memakan popcorn Harish heran
lain halnya dengan Vanessa dia ketakutan dan tutup mata membuat Lucifer gemas
adegan beralih lagi ke adegan ketika zombie dan manusia jatuh cinta saling menatap dan berciuman lembut sang zombie berubah jadi manusia
Flora membuka mulutnya dan Vanessa para pria di sebelah mereka tersenyum melihat ekspresi mereka dengan adegan itu
film selesai
"aku lapar Flora kita makan yuk ".ucap Vanessa
"Ayuk ".ucap bunga
"kami ikut !".ucap Lucifer
Vanessa memutar matanya malas
"kenapa apa urusanmu urus saja dirimu sendiri !".ucap Vanessa
"Ness ".ucap bunga
" ya sudah ikut saja tapi bayar sendiri ".ucap bunga
mereka berempat makan bersama di restoran China
"Flora kau harus banyak makan Tabitha bilang jangan makan yang terlalu pedas ".ucap Harish
"tenang saja aku tahu ".ucap bunga
dia sudah menghabiskan 3 mangkok besar mie yang membuat Vanessa dan Lucifer keheranan lain halnya dengan Harish dia gemas dengan hal itu
dia sangat bahagia melihat Flora bahagia
dia ingin Flora tersenyum dan tertawa dia ingin Flora tahu perasaanya
mereka terlihat seperti pasangan double date
sementara itu Ammar dan Akbar di kantor mereka
"kakak aku ada urusan sebentar ".ucap Akbar
"urusan apa urusan wanita lagi !".ucap Ammar
"tentu itu adalah hobiku ".ucap Akbar
Ammar menghembuskan nafasnya kasar
"cepatlah kau tobat dan temukan wanita baik seperti yang Flora katakan ".ucap Ammar
"dan kau bagaimana dengan kau ?".tanya Akbar
"aku.aku sudah ada tenang saja ".ucap Ammar
"benarkah aku tidak percaya bukankah kau sama seperti aku sebenarnya ".ucap Akbar sindir
"kemari kau !".ucap Ammar bangun dari kursinya Akbar cepat cepat kabur
Ammar menatap jendela dinding kaca ia memasukan tangan ke dalam dua sakunya
dibalik sifatnya yang beruang kutub ada sesuatu yang tidak di ketahui oleh Flora adiknya dan sahabat sahabatnya
DRETTT
DRETTT
DRETTT
ponselnya bergetar ia mengangkatnya
📞 : hello.
Ammar tersenyum
📞 : I'm coming you stay in there okay
panggilan di matikan
sementara itu Bram akan mabuk memabukkan di bar dia gak sengaja menabrak seorang wanita yang ternyata dokter
"kau !".pekik wanita itu
"Tabitha ".pekik Bram
Tabitha terkejut melihat Bram dia berniat pergi
"tunggu bhi ".ucap Bram mencegat Tabitha
Tabitha melepaskan Cegatan Bram dan pergi
Bram mengejar Tabitha
"sialan aku harus bertemu dengan bangkai beramai ramai itu ".gumam Tabitha sambil pergi ke mobilnya
•••
seorang pria sedang menikmati indahnya hubungan terlarang dan badan dia melakukan hubungan suami istri dengan wanita yang bukan istrinya atau siapa siapanya
__ADS_1
lelaki itu adalah Ammar yang tengah bermesraan dengan sugar baby-nya