
Flora kini berada di kamarnya menekuk lutut dan muka dengan kedua telapak tangannya di ranjang ia menangis tersedu sedu
sementara itu Bram memukul stir dia sedang mencari Flora dia tidak dapat menemukannya dimana mana
"kamu dimana Flora !".ucap bram
dia terus mencari dan mencari
mrs.steiner menelponya
📞 : halo mrs.steiner.
📞 : halo den bram ibu Flora dah pulang dia di kamar gak mau keluar .
Bram mematikan teleponya dan segera ke mansionnya
Flora menangis berusaha untuk tegar
bram datang ke kamarnya dan mendekati Flora
"Flora dengarkan aku dulu ".pinta bram
Flora bangkit dari ranjangnya dan menjauh
"jangan dekati aku aku jijik sama kamu kamu tega disaat aku sedang hamil kamu malah selingkuh kenapa Dad kenapa !".bentak Flora
"dengar Flora aku minta maaf sama kamu aku khilaf !".ucap bram
"khilaf kamu bilang khilaf macam apa kalau kamu justru senang melakukan hubungan terlarang kamu dengan dia tanpa mikir dosa Dad !'.ucap Flora
Bram meneteskan air mata
"Flora dengarkan aku kemarin aku berniat mengakhiri hubunganku selama 2 tahun dengan dia karena aku sadar aku salah sama kamu dan aku cinta sama kamu tapi aku .... ".ucap bram
"cih omong kosong kalau kamu cinta sama aku kamu gak akan mungkin selingkuh dari aku dan kalau kamu benar benar cinta sama aku kamu pasti akan menolaknya dan berkata maaf aku adalah lelaki setia !".ucap Flora
bram berusaha menenangkan Flora
"Flora tolong percaya sama aku !".lirih bram
"semua gak ada yang bisa yang dipercaya !".teriak Flora
Maid dan pembantu lain yang mendengar keributan Bram dan Flora hanya bisa diam dan menguping sambil melakukan pekerjaan mereka
"Flora dengerin aku dulu aku mohon !".ucap bram
"kalau kamu pilih aku tinggalkan dia !".
"jangan sakiti aku !".ucap Flora menangis
Bram bingung dia tak bisa menjawab dia di posisi tengah saat ini
"maafin aku Flora aku gak bisa !".ucap bram menangis dan meninggalkan Flora
__ADS_1
"egois kamu. aku benci sama kamu tega kamu tega !".ucap Flora menangis dan berteriak
bram turun menangis dalam mobilnya dan menyalahkan dirinya sendiri dia memukul setir dan pergi ke penthouse madina
Flashback on :
Dulu saat Flora hamil untuk pertama kalinya setelah 3 tahun mereka berada di German
Bram dan Flora sangat bahagia namun kebahagiaan itu sirna saat Flora keguguran untuk pertama kalinya karena kondisi rahim Flora yang lemah
Bram pun berusaha ikhlas dan tegar ia menguatkan Flora istrinya toh ini masih anak pertama masih bisa coba lagi
beberapa bulan kemudian
mereka berada di California mereka pindah memulai hidup baru di sana
Bram membuat cabang hotel di sana
Flora mengalami pendarahan dan keguguran akibat terjatuh di tangga yang licin
Bram mengamuk dan mengendarai mobil dengan cepat
dia memukul stir
"sialan kenapa aku harus kehilangan anakku lagi kenapa aku tidak bisa bahagia menjadi ayah kenapa !".bentak bram di dalam mobil
dia ke bar dan meneguk wine sepuasnya dia bertemu Madina yang seorang guru anak anak yang tengah minum di bar mereka saling tersenyum bersama dan minum
sementara Flora dia sangat berduka atas kematian anak yang ia kandung dia terus mengeluarkan air mata
Bram pulang dengan kondisi mabuk Madina membopongnya
Bram pulang dia duduk di sofa memijat pelipisnya ia berusaha tegar
Madina duduk disampingnya ia menepuk pundaknya
Bram curhat padanya
Madina bersimpatik padanya
Bram curhat panjang tentang keguguran Bunga
Madina menjadi teman curhat Bram dan mengutarakan simpatiknya pada Bram .Bram pun merasa nyaman cerita dengan Madina
Mereka saling menggoda Madina dan dia saling menatap entah siapa yang memulainya mereka lansung berciuman lembut
Bram sebagai lelaki normal tentu ingin yang lebih mereka berciuman lembut dan dalam saling bertautan memegang tengkuk dan melakukan hubungan terlarang layaknya suami istri
sementara Flora dia terus mengeluarkan air mata dan mencengkeram kain yang ia pakai di bagian perutnya dokter tengah membersihkan rahimnya dari sisa sisa keguguran
dirinya sangat sedih dan terpuruk terlebih Bram tak ada di sisinya
sejak saat itu Bram dan Madina selingkuh secara diam diam tanpa merasa dosa ataupun salah diantara mereka
__ADS_1
1 tahun kemudian Flora kembali hamil dengan perawatan dokter dari California sekaligus temannya yaitu Amran dia tidak pernah sadar bahwa selama ini suaminya berselingkuh dengan wanita lain
tanpa Flora sadari bram dan madina sekaligus berselingkuh di cabang hotel milik bram sama sama berhubungan badan Bram bahkan memanjakan Madina dengan segala fasilitas mewahnya
Flora meminum obat kandungan dari dokter dia mendapat photo bram sedang di hotel bersama wanita yang tak dapat dilihat wajahnya di hotel check in dari teman nya tiba tiba perutnya terasa kram dia berusaha menelpon bram
tapi tak diangkat bram tengah bermesraan dan melakukan hubungan badan dengan madina ponselnya di non aktifkan
Flora menahan rasa sakit amat sangat di perutnya
" Madam Flora kau kenapa ?".tanya kepala Maid
Maid melihat Flora sudah sangat dan berdarah di kakinya
"kita bawa ke rumah sakit !".ucap Maid panik
mereka segera membawa Flora ke rumah sakit
bram terus melakukan hubungan terlarang dengan madina sementara Flora harus kembali keguguran
akibat trauma yang parah Flora melupakan kejadian sebelum ia keguguran
sementara itu bram yang tahu Flora kembali keguguran marah dan mengutuk dirinya
"kenapa kenapa !".bentak bram menyetir mobil
"kenapa kita harus kehilangan anak kenapa ?".ucap bram
"Dad aku gak tahu apa apa apapun !".ucap Flora menangis
bram merasa bersalah dan kehilangan
Flashback off
Flora kini membanting vas pada kaca cermin hingga pecah
dia menyambar kunci mobil dan pergi ke pantai menenangkan pikirannya
sementara itu Bram berada di apartemen madina
Brakkk
"Dad aku tuh lagi hamil aku gak mau anakku disebut anak haram !".ucap Madina
"tolong ngertiin posisi aku kita harus dapat restu Flora Flora juga lagi hamil !".ucap bram
Bram memang menjelaskan nya pada Madina dia bingung memilih Flora atau madina
kembali ke Flora
"ahhhhh "teriak Flora ke lautan dia berjalan ke lautan menenggelamkan dirinya dia ingin bunuh diri buat apa ia hidup jika ia terus tersakiti dalam hidupnya
dia patah arah
__ADS_1
dia terbawa arus dan tenggelam seseorang menyelamatkanya dan membawanya ke daratan
"kau?".ucap Flora