Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 15


__ADS_3

🌹 Omong kosong sama cintamu mas ! 🌹


keesokan harinya


Flora berangkat ke rumah sakit untuk kemoterapi naik mobil


dia bertemu dokternya dan melakukan kemoterapi


sementara itu


madina menelpon bram tapi tak diangkat


"ishhh dia dimana sih aku kan lagi hamil !".pekik madina


ia menyambar tas miliknya dan ke bawah dia naik mobil ke mansion bram


bram di mansionnya tidak berselera makan sarapan ia rindu masakan Flora


seseorang menutup matanya


bram tahu itu madina


"lilisa kau disini ?".tanya bram


madina memeluk bram dari belakang


"aku kangen sama kamu kamu kemana sih ?".tanya madina


para maid yang ada di pojok bergosip dengan mbok


"mboke perasaan aku ya orang bu Flora apik tapi kok pak bram selingkuh karo adine bu Flora sing kayak gagal oplas " bisik maid bernama ningsih


"huss engko bae gosipe kita ndeleng disit ".ucap mbok


bram melepaskan pelukkan madina


"loh mas kok di lepas ".ucap madina


"kamu gak tahu apa banyak maid disini liatin kita nanti ".ucap bram


"biarin donk biar mereka tahu kalau aku juga nyonya di rumah ini kalau istri kamu ".ucap madina dengan nada tinggi


bram mengusap wajahnya dengan kedua tangannya antara kesal dan marah pada madina


madina menggoda bram


"mas ayoo bawa aku ke kamar ".ucap madina


"lilisa kamu tahu kan ini rumah aku dan Flora ".ucap bram


"mas aku juga berhak rumah ini aku ini istri kamu ".ketus madina


madina ke kamar bram bram ikut ke kamarnya


para maid beristigfar


Flora selesai kemoterapinya dia memeriksa kandungannya


"bagaimana dok ?".tanya Flora


"anakmu sehat dia kuat ".ucap dokter


selesai periksa kandungan


"maaf dimana suami anda ?".tanya dokter


Flora bingung jawab apa


"suami saya sedang sibuk dok ".ucap Flora


tiba tiba


"saya suaminya dok maaf terlambat ".ucap harish


"mas harish ".ucap Flora


dokter merasa terkejut

__ADS_1


Flora pulang akan ke penthousenya dari rumah sakit


"mas harish kenapa tadi ..."


"aku tahu dia dokter kepo dan nyinyir aku sedang menyumbang di rumah sakit ini ".ucap harish


"oh thanks ".ucap Flora


harish tersenyum dan berkata sama sama


"kau tinggal di penthouse ya ".ucap harish


Flora berkata ya


"oh ya Flora aku titip ini datanglah ke pesta ulang tahunku minggu depan aku titip juga untuk keluargamu ".ucap harish


"baiklah akan aku titip ".ucap Flora tersenyum


mereka saling berbincang Flora merasakan bayinya gerak dia menyembunyikanya dari harish


harish tahu Flora pasti merasakan bayi yang ia kandung gerak


"aku rasa sepertinya bayimu senang ".ucap harish


Flora terkejut


"bagaimana kau tahu ?".tanya Flora


"sebab aku pernah gerak saat ibuku mengandungku ".ucap harish


mereka tertawa bersama


Flora pulang ia merebahkan dirinya di sofa


dan mengelus perutnya


"sayang mama tahu kamu ingin sekali dekat dengan papamu tapi papamu apa peduli padamu dan sejujurnya mama ingin sekali papa kamu itu ada di samping kita ".ucap Flora mengelus perutnya ia mengelus perutnya ia meneteskan air mata


bram menyusul madina ke kamar


"kamu mau apa ?".tanya bram


kemudian madina menciumi ceruk leher suaminya


bram mengepalkan tanganya berusaha untuk tenang dan tidak tergoda


ia terbayang wajah Flora ia mundur


"ok kamu disini aku akan keluar ".ucap bram pergi


madina kesal


Flora keluar ke kantornya menemui vanessa


"oh ya Flora hari ini aku ada janji ketemu pacar aku aku akan pulang lebih awal ".ucap vanessa


"ok ".ucap Flora


hari sudah akan tiba saatnya untuk pulang dia pulang ke penthouse dia masuk ke dalam penthousenya


"kamu .ucap Flora


bram berbalik menghadap Flora


"kamu mau apa kamu ?".tanya Flora


bram ke arah Flora dan memegang pundaknya


"lepasin aku !".bentak Flora


"aku yang seharusnya tanya sama kamu kamu kemana aku cari kamu ke rumah orang tua kamu kamu gak ada ".ucap bram


"buat apa kamu cari aku hah mau kasih tahu apa kamu !".bentak Flora


bram tidak melepaskan cenkramanya di bahu Flora


"dengerin aku dulu aku mau ngomong ".ucap bram

__ADS_1


Flora melepas cengkraman bram


"apa mas apa apa lagi yang mau di jelasin aku udah tahu semuanya mas aku udah tahu madina hamil anak kamu aku tahu ".ucap Flora meneteskan air mata


bram terdiam dia tidak bisa berkata apa pun lagi


"Flora , Flora dengerin aku dulu ".ucap bram


"gak ada mas yang bisa dijelasin udh jelas jelas kamu selingkuh di belakang aku udah jelas di saat aku seperti ini kamu justru nusuk aku dari belakang disaat aku lagi berjuang jadi istri sempurna untuk kamu kamu jatuhin aku dengan mudahnya ".ucap Flora menangis


bram berniat memeluk Flora tapi Flora menjauh


"jangan deketin ataupun sentuh aku aku jijik sama kamu ".ucap Flora


bram memang salah besar karena selingkuh dari Flora


"Flora aku tahu aku salah tapi aku cinta sama kamu ".ucap bram


"no you dont you lie to me it's a bullshit kalau kamu cinta sama aku kamu gak akan hamilin dan selingkuh sama madina "


"aku gak berharap cinta dari kamu mas enggak !


aku gak berharap apapun dari omongan kamu mas


aku hanya berharap kamu mengerti perasaan aku


aku hanya berharap kamu bisa menjadi papa yang baik untuk anak kita mas


tapi nyatanya itu semua kamu gak bisa lakukan karena kamu adalah orang tua yang gagal untuk anak yang aku kandung


yang aku prioritasin sekarang cuman anak ini mas bukan pernikahan kita


dan aku hanya berharap im sorry bukan untuk aku tapi anak kita ".ucap Flora meneteskan air mata


bram meneteskan air mata


"aku tahu aku salah im sorry ".ucap bram


dia pergi dari penthouse Flora


awalnya ia menyuruh orang mencari Flora dan orang itu memberitahu Flora ada di penthouse


bram kenal dengan pemilik gedung penthouse itu dan meminta bantuanya ia menunggu Flora hingga kembali ia melihat masakan Flora yang ia biasa Flora masak ia memakanya lahap


kembali ke Flora


Flora menghapus air matanya dan tidak ingin berfikiran panjang dia ke ranjang untuk istirahat


keesokan harinya


TOK TOK TOK


Flora membuka pintu ternyata kakak kakaknya datang dan masuk ke penthousenya


"Flora katakan padaku bram tidak melakukan sesuatu padamu bukan ".ucap akbar


dari mana ammar dan akbar tahu


"kalian tahu dari mana ?".tanya Flora


"kami tahu dari mata mata kami Flora ".ucap ammar


"kau sudah tidak aman kita harus pergi ".ucap akbar


"maaf kakak aku akan ke mansion bram dulu ".ucap Flora


"untuk apa Flora untuk apa kau pertahankan pernikahanmu dengan lelaki brengsek itu ".ucap ammar


"aku pertahankan pernikahanku untuk anak yang aku kandung kakak ".ucap Flora


ammar dan akbar mengantar Flora ke mansion bram


Flora memasukki mansion bram para maid melihatnya


dia menuju ruang atas kamarnya


Ceklek

__ADS_1


hancur hati Flora melihat madina keluar dari kamar mandi memakai handuk melilit di tubuhnya dan bram yang habis mandi memakai handuk di pinggangnya rambut mereka sama sama basah dan ada bekas tanda kemerahan di tubuh bram dan madina


bram dan madina sadar Flora berada di depan pintu Flora pergi


__ADS_2