Betrayal In The Name Of Love

Betrayal In The Name Of Love
Bab 20


__ADS_3

beberapa hari kemudian Flora di rumah sakit ia akan menjalani kemoterapinya dengan sendirian


"kau yakin ?".tanya Amran


Flora hanya tersenyum


"kita akan mulai Flora".ucap Tabhita


Flora menghembuskan nafas pelan


dia menjalani kemoterapinya


flora melakukan kemoterapinya dengan baik


beberapa kali rambutnya sudah mulai rontok dan ia mudah lelah karena efek kemoterapinya dokter Tabitha membantu kemoterapinya


Setelah selesai melakukan kemoterapi Ammar dan Akbar membatunya untuk pulang


"Harish terima kasih sudah membantu Flora ".ucap Ammar


"tidak apa Ammar jika aku punya adik perempuan aku juga akan melakukan hal itu ".ucap Harish


"Flora kau pulang ke mansion kami ya mama papa rindu denganmu ?".ucap Akbar


Flora mengganguk


Flora pulang bersama Ammar dan Akbar


melihat Flora pergi menjauh darinya hati Harish terasa sakit dan nyeri apa karena ia sudah mulai jatuh hati dengan sosok Flora entahlah


Flora bersama kakak kakaknya ke panti mengambil pakaian Flora dan berpamitan pada anak anak


Flora kemudian pergi ke mansion orang tuanya menjumpai orang tuanya


Zayn dan Anita memeluk anaknya erat


mereka kemudian makan bersama


"mama papa Flora akan disini bersama kita ".ucap Akbar


Zayn dan Anita yang mendengar itu senang anak anak mereka kumpul


mulai sekarang Zayn dan Anita ingin lebih dekat dengan anak anak mereka Ammar , Akbar dan flora


•••


sementara itu Bram terus berfikir tentang Flora dia menjadi tidak semangat dalam bekerja


"ada apa denganku ?".gumam Bram


dia terus terbayang wajah Flora di kepalanya


dia memeriksa nomornya nomornya masih di blockir olehnya


"apa salah jika aku mencintai Flora dan lilisa sekaligus , apa salah jika aku menikahi mereka berdua sekaligus ".ucap Bram


"Arghhhhhh brengsek ".teriak Bram


dia menjatuhkan barang barang diatas mejanya


"kenapa aku jadi egois gini kenapa aku seperti ini aku mencintai Flora tapi aku juga merasa nyaman dengan lilisa ".ucap batin Bram


dia keluar dari ruangan kantornya dan menaiki mobilnya ke mansionnya


di mansion Bram


Bram lansung menghampiri Madina dan menciuminya


" kamu kangen aku ya ?".ucap Madina tersenyum menggoda


Bram terus mencumbui dirinya dan kemudian hanya Bram dan Madina yang tahu apa yang terjadi


•••


Flora saat ini sedang merajut sweater untuk anaknya kata dokter anaknya perempuan Flora harus banyak bedress di rumah dia berada di kamarnya merajut sweater untuk anaknya


Ammar dan Akbar menghampirinya membawa kantong penuh jajanan untuk adik mereka


"Flora kau sedang apa ?".ucap Ammar


"hei kakak ".ucap flora


Ammar dan Akbar memberi banyak jajanan pada adik tercinta mereka


"wah kalian belikan aku ini ".ucap flora


"tentu ambilah ".ucap Akbar


"kau sedang hamil perlu makan dan jajan sehat yang banyak belum lagi kau sedang hamil pertengahan saat ini ".ucap Ammar


Flora tersenyum pada mereka


Ammar dan Akbar memeluk adik mereka


sementara itu Anita sedang di balkon kamarnya


dia merasa ada yang aneh dan di sembunyikan oleh anak anaknya


Zayn menghampirinya


"kau kenapa sayang ?".tanya Zayn


"aku merasa ada yang aneh dengan anak anak kita seperti mereka menyembunyikan sesuatu firasat seorang ibu tak pernah salah dan selalu benar aku yakin pasti ada yang mereka sembunyikan ".ucap Anita


Zayn meyakinkan istrinya


"tabahkanlah hatimu aku yakin anak anak kita tidak apa ".ucap Zayn memeluk istrinya

__ADS_1


di malam hari Harish menghampiri mansion Hendarto soal kerja sama mereka yang sukses besar


"saya senang bisa kerja sama dengan anda tuan ".ucap Zayn


"tidak apa apa tuan Zayn saya juga senang bekerja sama dengan anda dan anak anak anda ".ucap Harish


Harish memperhatikan Flora yang menurutnya semakin cantik saja walau tidak berias dan kecantikan nya sangat alami


Ammar berdehem


Ehem Ehem


"kakak minumlah ".ucap Flora menyodorkan air


Ammar meliriknya dan menegak minumannya


"bagaimana enak bukan semua ini putriku yang memasaknya ".ucap Zayn


Harish tersenyum


dia sudah tahu ini masakkan flora


"sangat enak aku sangat suka ".ucap Harish


Harish dan Flora kemudian duduk di taman mansion Hendarto berdampingan


"ambilah ".ucap Harish


"ini bagaimana kau mengambilnya disini tidak ada ".ucap flora


dirinya terkejut saat melihat Flora Dahlia yang sangat cantik Harish berikan untuknya


"untuk itu aku membawanya untukmu ".ucap Harish


Flora menerimanya dengan senang


dia dan Harish melihat ke atas dan saling tertawa


"lihatlah bintang disana sangat cantik ".ucap flora


"bulannya juga sangat cantik ".ucap Harish


Flora terfikir ide memberi nama anaknya


" Guzelim ".ucap Flora tersenyum


Harish terperengah


"nama untuk anakku anakkku perempuan Guzelim artinya cantik aku ingin nama itu ".ucap Flora mengelus perutnya


Harish tersenyum padanya


"oh ya aku lupa ?".ucap Harish


memberi paperbag


"kau pasti lupa kemarin ?".ucap Harish


"buku harianku".ucap Flora melihat buku hariannya


dari jauh Ammar dan Akbar serta Zayn dan Anita memperhatikan mereka


"Harish sangat berbeda dengan adiknya ?".ucap Anita


semua orang memperhatikan mereka berdua dari jauh dan menyilang kan tangan


"kau ?".ucap flora


"tenang saja aku akan jaga semua rahasiamu ".ucap Harish tersenyum smirk


Flora mencubit cubit Harish dan terkikik bersama


•••


kembali di mansion Bram


Bram habis melakukan aktivitas panasnya dengan Madina dia bangkit dari ranjang kasur membersihkan dirinya memakai pakaian dan turun ke bawah


mbok menghampirinya


"den bram mau makan ?".ucap mbok


"iya mbok masak apa ?".ucap bram


mbok dan Bram ke meja makan


Bram melihat luka di tangan mbok


"mbok tanganya kenapa ?".ucap Bram


mbok terlihat takut


"oh gak apa apa tadi pas masak kecelakaan dikit ".ucap mbok


"hati hati donk mbok ".ucap Bram


sejak kecil Harish dan Bram sangat dekat dengan mbok karena mbok juga ikut membesarkan mereka dan mbok tahu semua rahasia hati Bram


Bram mencobai masakan mbok ketika ia mencobanya ia merasa rindu dengan masakan buatan Flora selama madina menjadi istrinya Madina belum pernah masak dia tetap makan masakkan mbok dan maid


Madina ke bawah mbok pergi


dia menyusul Bram makan


"lilisa makan yang banyak biar Anak kita sehat ".ucap Bram mengelus perut Madina


"iya mas ".ucap Madina tersenyum smirk

__ADS_1


dia dan Madina makan bersama dan bahagia


•••


Flora tengah di mansionnya dia mengelus perut buncit sudah mau memasuki 3 bulan kehamilannya


"sayang berapa bulan lagi kamu akan lahir ?".tanya Anita di samping flora


"5 /6 bulan lagi mah ".ucap sendu flora


Zayn Ammar dan Akbar datang membawa banyak jajanan dan buah buahan


"oh ya tuhan papa kakak kalian sudah belikan aku banyak tadi kenapa belikan aku lagi !" .pekik flora .


para pria tertawa


"hei ini untuk anak papa papa sengaja belikan kamu banyak ".ucap Zayn menyentuh kedua pipi anak perempuannya


Flora tersenyum


"makasih ya pah ".ucap flora


Flora melamun


"Flora apa yang kau pikirkan ?".tanya Ammar


Flora mengelus perutnya


"usia kandunganku sudah 2 bulan ini pertama kalinya aku hamil melewatinya ".ucap sendu Flora sambil mengelus perutnya


"aku biasa kehilangan".sedih Flora


Anita menepuk pundaknya memeluknya


keluarga Flora saling melirik


Ammar dan Akbar mengerti maksud flora


Flora ingin agar keluarganya mengadakan perayaan kehamilan Flora yang berhasil di lewatinya dengan sulit


"baiklah jika itu maumu kami akan melakukanya untukmu ".ucap Akbar


Zayn dan Anita tersenyum dengan kedekatan anak anak mereka


"tapi bagaimana dengan pria brengsek itu !".ketus Zayn


Flora menengakan ayahnya


"papa mau bagaimanapun anak yang aku kandung ini anak mas Bram darah dagingnya aku ingin ia juga hadir menemani aku bukan sebagai suami tapi untuk ayah dari putriku ".ucap flora


ucapan Flora mengejutkan semua orang dan berusaha mengerti Flora


•••


Bram kini tengah menelpon seseorang di balkon mansionnya


sementara Madina di bawah main hp di sofa


📞 : apapun yang terjadi jangan kau kembali dulu ke Indonesia .Bram


📞 : kenapa gak boleh .ucap seseorang yang ditelpon Bram


📞 :pokoknya jangan dulu awas saja kalau kau nekat .Bram


📞 : ok kita lihat saja nanti tapi berikan aku uang terlebih dahulu .ucap seseorang yang di telpon Bram


Bram menghembuskan nafasnya pelan


TUT


TUT


TUT


Bram mematikan panggilannya dan mentransfer orang itu


maid menghampirinya


"maaf menggangu tuan ada ibu Flora dan keluarganya di bawah ".ucap maid


DEG


Bram terkejut dan lansung ke bawah


"Lo mau apa Lo semua kesini !".pekik Madina


"aku aku mau ketemu suami aku eh maaf bukan suami aku tapi ayah dari anak aku !".ucap tegas flora


Bram turun ke bawah


dia melihat Flora


"bagus kamu turun ".ucap flora


"itu kamu Dateng ya acara itu setidaknya kalau tidak bisa jadi suami jadilah ayah yang baik ".ucap Flora menyodorkan undangan acara 4 bulanan ke meja


Flora akan pergi bersama Ammar dan Akbar


tapi Bram mencegat tangannya


"Flora ..."


Flora menghempaskanya kasar


"jangan sentuh saya saya kesini cuman mau kasih itu ".ucap Flora tegas


Flora kemudian pergi bersama Ammar dan Akbar yang melirik sangat tajam pada Bram dan Madina

__ADS_1


__ADS_2