
"Apakah ada yang bisa saya bantu? " tanya kenapa seseorang yang baru saja keluar dari dalam mobilnya dan melangkah mendekati Bunga
Sedangkan Bunga, yang mendengar pertanyaan itu pun merasa sangat malu, dia bahkan tidak berani untuk membalikkan tubuhnya dan menatap siapa kah gerangan yang telah sudi memarkirkan mobilnya hanya untuk menanyakan keadaan dirinya saat ini,
Hingga detik kemudian..
Grepp....
"Hey, kau Bunga bukan? " tanya pria itu lagi sambil menyentuh pundak sebelah kanan Bunga menggunakan tangannya
Bunga yang merasa terkejut pun langsung mengangkat kepalanya untuk melihat kearah tukang ojek yang sudah pergi meninggalkan dirinya, tanpa Bunga tahu kalau ternyata pria yang ada dibelakang nya saat ini sudah memberikan tips kepada tukang ojek tersebut..
"Apakah kau mau seperti ini terus menerus Bunga, jangan malu begitu, karena aku sangat tanda dengan mu" ucap pria itu lagi sambil terkekeh dengan geli..
Bunga yang sudah ketahuan pun langsung membalikkan tubuh nya untuk melihat sosok dari pria tersebut, jujur saja jika dirinya juga merasa penasaran dengan sosok pria itu, tidak mungkin jika dia adalah Kenzo, sedangkan suara mereka sangat lah berbeda jauh
Dan tak lama kemudian....
"Pak polisi! " teriak Bunga merasa terkejut sekaligus malu,
Benar benar tidak menyangka jika pria yang mau menolong dirinya adalah seorang pak polisi yang juga pernah menolong nya di tempo hari..
Dion terkekeh geli melihat ekspresi dari wanita cantik tersebut, rasanya setelah sekian lama tidak tertawa akhirnya Dion bisa merasakan tawa lagi hanya karena tingkah sederhana dari wanita yang membuat dirinya merasa terpesona, sungguh hati perasaan Dion menjadi hangat ketika bersama wanita cantik itu
"Hahahaa.... kau sungguh lucu Bunga"
"Jangan menertawai ku pak, lagian kenapa bapak bisa ada disini? apakah bapak adalah seorang polisi lalu lintas? "
__ADS_1
"Tidak, jangan asal menebak Bunga, jelas jelas kau bisa melihat jika aku bertugas di kantor ...., " Jawab Dion tersenyum
"Iya, aku memang tidak tahu pak, sepertinya sangat kebetulan sekali karena lagi lagi bapak menemukan saya disaat saya sedang kesusahan seperti ini"
"Iya, kau benar, atau jangan jangan kita berjodoh lagi"
"Hah....! " ucap Bunga merasa terkejut
Hingga membuat Dion kembali tertawa dengan lucu,
"Kau benar benar wanita yang sangat unik, aku suka dengan karakter mu ini, oya aku mohon jangan panggil aku dengan sebutan bapak, karena aku belum tua Bunga, "
"Eh, ya iya sih pak, tapi aku bingung mau panggil apa, kan kamu memang bapak polisi?" tanya Bunga merasa bingung
"Panggil lah dengan sebutan yang enak di denger Bunga, atau tidak kau panggil saja aku mas, Mas Dion"
"Apa... Mas...! wah...sepertinya aku baru kali ini mempunyai seorang mas tampan seperti mas Dion"
"Hah.... jangan gombal deh mas, aku yakin kamu pasti udah punya istri, oya apakah aku boleh menumpang di mobil kamu mas? "
"Tentu saja boleh, kan memang itu niat ku sedari awal, ayo naik" ajak Dion yang tanpa sadar sudah menggandeng tangan Bunga
Bunga yang merasakan gandengan itu pun menjadi salah tingkah, tapi semampu nya dia bersikap biasa biasa saja, agar tidak merasa malu dengan pria tampan berprofesi polisi tersebut..
"Ya Tuhan, mimpi apa aku, sehingga bisa berada didalam satu mobil bersama pria tampan seperti mas Dion, walaupun Kenzo tak kalah tampan, tapi entah mengapa aura dari pria ini benar-benar membuat ku menjadi panas dingin" gumam Bunga didalam hatinya sambil mencoba bersikap tenang....
Setelah itu Dion langsung menancapkan gas nya untuk pergi mengantarkan Bunga, sesampainya di lampu merah, mereka pun berhenti sejenak, Bunga yang merasa malu mulai menatap ke arah luar guna melihat pemandangan yang lumayan ramai pagi ini, tapi tiba-tiba saja dirinya malah dikejutkan oleh kehadiran dua orang sosok yang sangat dia kenal...
__ADS_1
Mereka sedang naik di atas motor sport yang sama dengan keadaan yang sangat lah romantis, sungguh Bunga merasa sakit melihat hal itu, dia bahkan sampai menutup mulutnya dengan rapat dengan mata yang sudah berkaca kaca , Bahkan Dion yang mengajak dirinya berbicara pun sudah tidak dia dengar lagi karena Bunga sedang fokus melihat kearah mereka berdua..
"Kenzo, Sinta...., kalian benar benar telah menipu ku,! dan kau terutama Kenzo, kau.. adalah pria bajingan yang sudah menghancurkan kehidupan ku, kau berbohong kepada ku Kenzo" gumam Bunga meneteskan airmata
Dan tentu saja perkataan dan kemarahan Bunga dapat didengar oleh Dion,karena jarak mereka yang tidak lah jauh, dengan perasaan panik Dion langsung mengarahkan pandangan nya untuk melihat keadaan Bunga
"Bunga... ada apa...! kenapa kau menangis? " tanya Dion merasa penasaran
"Mas, bisakah kau mengikuti motor sport itu, aku... aku ingin mengetahui apa yang sedang mereka berdua lakukan, aku mohon mas! " ucap Bunga mengatupkan kedua tangannya sambil meneteskan air mata.
Dion merasa heran ketika melihat sikap Bunga yang tampak hancur dan juga menyedihkan,padahal sudah maklum jika tampang seperti Kenzo menjadi seorang playboy yang tidak bisa setia dengan satu wanita, karena selain tampan, Kenzo juga sangat lah kaya...
"Baiklah Bunga, kita akan mengikuti mereka secara diam diam"
"Terimakasih mas, terimakasih karena kau sudah bersedia membantu ku" jawab Bunga yang tanpa sadar sudah memeluk tubuh Dion...
Dion yang merasakan hal itu pun sangat lah terkejut, tapi dia juga sangat senang karena akhirnya bisa mendapatkan pelukan dari seorang wanita yang sangat dia sukai...
Jantung Dion menjadi berdetak dengan hebat, di iringi rasa hangat yang menjalar di lubuk hatinya dan tanpa sadar kini Dion telah membalas pelukan Bunga sambil mengelus punggung wanita cantik itu yang terasa sangat harum
Tak lama kemudian, Dion memberitahu Bunga jika lampu merah sudah berpindah, dan lalu lintas mulai kembali berjalan normal,
"Mas, itu dia mereka, lihatlah mereka sangat mesra dan intim, aku benar-benar sudah ditipu oleh Kenzo bajingan itu mas, dan kalau dia benar-benar terbukti sudah menipu ku, aku benar-benar tidak akan memaafkan kesalahan dia mas" ucap Bunga yang sangat emosi,
Dion merasa heran dengan sikap Bunga yang tampak berlebihan tersebut, dan dia merasakan jika telah terjadi sesuatu diantara mereka berdua
"Kenapa wanita ini sangat panik dan juga marah, dia tidak seperti pasangan muda pada umumnya , yang memaklumi jika pacar mereka bermain api dengan wanita lain , sebenarnya apa yang terjadi, apa jangan jangan..... " gumam Dion didalam hati,
__ADS_1
Sungguh Dion tidak berani menebak apa yang ada didalam fikiran nya saat ini, hingga hampir satu jam mengikuti, Tiba-tiba saja
"Mas, mereka berhenti di hotel" ucapnya histeris "