Bukan Niatku Merebut Suamimu

Bukan Niatku Merebut Suamimu
Dion menjemput Riana


__ADS_3

Setelah melewati perdebatan yang begitu alot, akhirnya Dion mengalah juga kepada istrinya Riana, setelah selesai makan siang, dia pun segera bersiap siap keluar dari kantor untuk menjemput Riana, Riko yang melihat temannya itupun langsung bertanya kepada Dion.


"Kau mau pergi kemana? apakah ada janji oleh seseorang? " tanya Rio menatap wajah Dion.


"Aku mau pergi menjemput Riana, dia benar-benar sangat menjengkelkan, sikapnya seperti anak anak, tidak ada dewasa nya sedikitpun," ujar Dion sambil mengenakan jaket denim di tubuhnya.


"Ya, mungkin memang sudah jodohmu mendapatkan wanita seperti dia, dan kau harus ekstra sabar menghadapi sikapnya. "


"Sabar… . aku rasa aku sudah tidak bisa bersabar lagi, "jawab Dion tersenyum miring.


"Maksudmu apa? apakah kau mau mengakhiri pernikahan mu bersamanya? " tanya Rio menatap intens.

__ADS_1


Dion tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Rio,dia hanya tersenyum miring sambil melangkah pergi, dan tentu saja Rio tidak terima, dia penasaran dengan apa yang mau dikatakan selanjutnya oleh Dion.


"Hey… jangan kabur dulu, ayo Jawab pertanyaan ku terlebih dahulu, kau jangan membuat ku menjadi mati penasaran" teriak Rio kepada Dion


Namun Dion tidak menggubris dan tetap keluar dari ruangan miliknya,


"Nanti kau juga akan tahu, sekarang bekerja lah dengan baik, aku akan segera kembali lagi" Ujar Dion kepada Rio..


"Riana, kau selalu saja merepotkan ku, lihat saja, jangan salahkan aku kalau pada akhirnya aku menyerah juga," gumam Dion berbicara sendiri sambil fokus menyetir.


Dan beberapa menit kemudian, kini mobil milik Dion sudah berhenti di sebuah salon yang lumayan terlihat ramai, Dion dengan seksama memantau tempat salon tersebut sambil melepaskan kaca mata hitam yang sedari tadi dia kenakan.

__ADS_1


"Apakah ini tempat nya, tapi dimana Dia?jangan sampai aku disuruh masuk kedalam salon tersebut, " Gumam Dion sambil terus menelfon nomor Riana.


Sedangkan di dalam salon saat ini Riana dan juga teman teman nya sudah selesai melakukan pelayanan yang diberikan oleh para karyati salon., tubuh Riana terasa lebih segar dan juga semakin glowing, dia tersenyum manis ketika mendengar pujian yang dilontarkan para teman temannya itu.


"Wah, Riana kamu benar-benar cantik lo, aku yakin pasti ketiak suami kamu melihat kecantikan kamu ini, dia gak akan bisa berpaling sedikitpun lo"puji salah satu teman Riana.


Riana yang mendapatkan pujian tersebut pun merasa sangat senang, dia langsung membusungkan dada nya untuk menyombongkan diri".


" Oh, itu sudah pasti dong, asal kalian semua tahu ya, suami aku itu ya gak bisa berpaling dari aku walaupun sebentar saja, bahkan setiap detik dia selalu kirim kabar buat aku, dan lihat beberapa jam kemudiana, aku yakin pasti mas Dion akan segera menjempku di salon ini" Ucap Riana percaya diri


"Masak iya, kamu pasti sudah kasih tahu ka sama suami kamu? " Tanya mbak Sofi merasa penasaran.

__ADS_1


"Eh, ya enggak dong sayang, aku itu sudah seperti satu hati sama suami aku, bahkan tanpa meminta apa apa dia akan tahu apa yang ingin aku lakukan" Ujar Riana menjelakan.


__ADS_2