Bukan Niatku Merebut Suamimu

Bukan Niatku Merebut Suamimu
Pilihan Dion dan Bunga


__ADS_3

Dion yang melihat kesedihan dari wajah Bunga pun langsung mengajak wanita itu untuk pergi menuju ke arah toilet, tentu nya setelah berpamitan kepada Raka, Dion pun mengajak Bunga kedaerahan belakang gedung restoran tersebut


Dan sesampainya disana, Dion memegang kedua bahu Bunga sambil menatap dengan lama


"Ada apa Bunga? kenapa kau bersedih? " tanya Dion merasa panik


"Mas, tadi itu ibu aku yang menelfon ku"


"Iya , lalu kenapa dengan ibu mu sayang? " tanya Dion kembali..


Bunga menatap kedua mata Dion dengan intens , mencari ketulusan dari pancaran nata pria itu untuk dirinya, sungguh Bunga merasa dilema, dia takut jika hubungan terlarang nya ini akan diketahui oleh orang lain dan akan menyakiti hati ibunya..


Tapi dilain sisi Bunga juga tidak bisa melepaskan Dion begitu saja, kehidupan yang Dion berikan untuk nya sudah membuat dirinya merasa nyaman, belum lagi dengan perhatian dan kasih sayang yang dia rasakan benar-benar membuat Bunga merasa bahagia, bahkan dia juga merasa jika dirinya mulai menyukai pria tampan itu dan mencintai nya juga

__ADS_1


"Ada apa, kenapa kau terlihat bingung seperti itu sayang? " tanya Dion menatap lekat wajah Bunga


"Mas, ibu ku.. ibu merasa jika aku telah melakukan hal yang salah diluar, dia takut jika aku sampai melakukan perbuatan dosa, seperti menjadi seorang wanita bayaran , para tetangga dirumah ku mulai menggosipi aku karena aku sudah dua malam tidak pulang kerumah, sepertinya mereka memasang mata mata ataupun CCTV untuk memantau kepulangan ku, aku rasa mereka juga sudah menggibahi ku dengan tuduhan yang bukan bukan, sungguh aku merasa bingung sekarang, sedangkan apa yang mereka ucapkan tak jauh berbeda dari kenyataan nya, bahkan lebih parah lagi, karena saat ini aku sudah menjadi seorang pelakor perebut suami orang " ucap Bunga menjelaskan kepada Dion dengan air mata yang menetes deras


Dion sangat mengetahui apa yang dirasakan Bunga saat ini, memang benar jika seorang wanita yang mau perpacaran dengan suami orang akan dicap sangat jelek dimata publik, dan seluruh ibu ibu di dunia,


Tapi terkadang mereka tidak pernah memikirkan, kenapa semua itu bisa terjadi, pasalnya di setiap permasalahan pasti ada pemicu nya, dan dia yang hanya seorang pria biasa tentu saja akan mencari wanita yang bisa memuaskan dirinya dan juga keinginan nya, sedangkan Bunga wanita rapuh itu baru saja merasa dikhianati, dan tentu saja dia juga sangat membutuhkan kasih sayang dari seorang pria yang bisa memberikan nya , bahkan bukan kasih sayang saja, apa yang dia inginkan pun bis terpenuhi oleh pria beristri itu


"Sayang, apakah kau tahu jika setiap yang kita pilih didalam hidup ini itu artinya kita harus siapa untuk menerima seluruh konsekuensi nya, jadi sekarang semuanya ada di diri kamu sendiri, apakah kau siap menerima konsekuensi itu? " tanya Dion dengan syarat yang lembut


"Aku tidak tahu mas, karena semua ini terjadi dengan sendirinya, seperti air yang mengalir, aku sungguh tidak tau jika awal nya kau adalah seorang pria beristri, karena aku sempat berfikir, mana mungkin pria beristri yang berani menembak wanita lain dan menyatakan rasa suka kepada wanita itu, selain seorang duda ataupun perjaka tua, tapi....teryata tebakan ku salah besar, kau terlalu berani untuk menembak ku mas, bahkan kau sudah menyatakan jika aku adalah milik mu seorang, lalu sekarang bagaimana dengan kita, kita hidup ditempat yang ramai, ada masyarakat dilingkungan kita, aku yakin jika mereka tahu, pasti aku akan digujing dan di caci habis habisan mas" ujar Bunga melepaskan pelukan nya dan menatap kedua mata Dion dengan sangat menyedihkan


"Lalu apa yang harus aku lakukan Bunga? kalau aku pribadi, aku sudah siap jika suatu saat seluruh orang didunia ini menghina diriku, asalkan aku bisa tetap bersama mu" ucap Dion penuh keseriusan.

__ADS_1


"Apakah kau yakin mas? kau akan kehilangan segala nya mas, titel yang kau dapatkan, karir cemerlang dan juga nama baik akan hancur seketika karena hubungan kita ini, apakah kau benar-benar siap menerima nya mas? " tanya Bunga menatap lama


"Aku siap Bunga, bahkan jika Riana melaporkan ku , maka aku siap untuk meninggalkan baju ini, karena aku ingin hidup tenang dan juga nyaman, aku ingin hidup oleh seorang wanita yang bisa memberikan ku cinta, kasih sayang,, dan menghargai diriku, bukan dengan wanita yang suka nya menginjak injak harga diriku, lebih baik aku mati dari pada harus hidup dengan wanita seperti itu seumur hidup ku Bunga"


"Mas.., kau tidak boleh mengatakan hal itu" ucap Bunga menutup mulut Dion menggunakan telapak tangannya..


Dion tersenyum dengan bahagia, tanpa terasa dia juga ikut meneteskan air mata


"Kalau kau tidak mau mendengar ku mengatakan hal seperti itu, maka terimlah aku untuk menjadi suami mu Bunga, dan bersiap lah mengarungi badai besar yang akan menerpa kita, banyak yang akan kita lawan, termasuk ibu mu dan juga seluruh keluarga ku, apakah kau mau Bunga? " tanya Dion dengan penuh harap


"Baiklah, aku mau mas" jawab Bunga mencoba tersenyum..


"Terimakasih, sekarang kita adalah satu, yakinlah jika Tuhan akan merestui hubungan kita"ucap Dion mencium tangan Bunga...

__ADS_1


__ADS_2