Bukan Niatku Merebut Suamimu

Bukan Niatku Merebut Suamimu
Kemesraan Bunga dan Dion


__ADS_3

"Mas, aku ingin membeli tas merk yang tidak terlalu terkenal, boleh tidak?" tanya Bunga dengan hati hati.


Saat ini Bunga dan Dion sudah berada di mall, dan Bunga ingin sekali membeli sebuah tas merek Channel yang sedari dulu wanita itu impikan, jujur saja sedari dulu Bunga tidak pernah mengenakan barang bermerek, dan dia berusaha untuk menahan keinginannya itu karena sangat mengerti kalau kedua orang tuanya tidak akan mampu membelikan yang dia inginkan.


Tapi, kali ini Bunga ingin mengabulkan keinginan yang sudah lama terpendam, dan dia akan memanfaatkan keadaan selagi bisa.


"Tentu saja sayang, bahkan aku akan membelikan tas channel keluaran terbaru untukmu," jawab Dion sambil menyentuh pipi Bunga.


Mendengar hal tersebut tentu saja Bunga merasa sangat bahagia, dengan cepat dia pun memeluk tubuh Dion dengan erat.


"Terimakasih ya sayang, kau benar-benar pria paling baik di dunia inj," puji Bunga merasa senang.


"Ya, karena aku adalah seorang pria yang sangat mencintaimu, jadi sudah kewajibanku untuk menuruti apa kemauan dari wanita yang aku cintai ini,"


Sangat manis, begitu lah Dion, yang memiliki kata kata yang sangat manis kepada Bunga, dan tentu saja mendengar perkataan Dion, Bunga sangat percaya dan langsung klepek klepek dibuatnya.


Setelah itu mereka berdua masuk kedalam toko tas tersebut, sungguh sesampainya di dalam mata Bunga langsung disuguhkan dengan pemandangan yang memanjakan mata, Dion yang melihat ekspresi wajah Bunga pun menjadi tersenyum, saat ini Dion menggunakan sebuah topi hitam dan juga masker yang menutupi wajahnya, jadi sudah bisa dipastikan kalau orang orang tidak akan bisa mengenali dirinya.


"Ayo sayang, dipilih mana yang kamu suka, kau bebas mau membeli yang mana," bisik Dion tepat di telinga sebelah kanan Bunga.


Bunga tersenyum geli mendengar bisikan yang dilakukan oleh Dion, dan dia langsung menutup kupingnya agar Dion tidak bisa berbisik lagi.

__ADS_1


"Kenapa di tutup sayang?" tanya Dion yang merasa gemas dengan tingkah laiy Bunga.


"Habis,geli.tahu mas,lagian kita kan sedang diluar, jangan terlalu intim sayang, entar kita digerebek lo," jawab Bunga tertawa lucu kearah Dion.


Dan tingkah romantis mereka berdua disaksikan oleh para pegawai wanita yang ada di dalam toko itu, mereka mengmesira bahwa Bunga dan Dion adalah pasangan romantis yang baru saja menikah.


"Siapa mereka? Romantis banget kelihatannya?" tanya salah satu wanita yang berjaga di meja kasir.


"Gak tahu, aku rasa wanitanya belum pernah berlanja di toko ini, sepertinya dia orang kaya baru dech,"


"Yea..sok tahu kamu," ejek beberapa temannya sambil tertawa,


Hingga tak lama kemudian mereka semua dikejutkan oleh gerakan Dion yang meletakkan tas termahal yang ada di toko mereka, gila apakah benar kalau mereka adalah orang kaya baru? atau bisa juga mereka adalah orang yang baru datang drI luar negeri.


"Mbak saya ambil tas ini ya, dan ini kartu kreditnya," ucap Bunga yang berhasil mengejutkan mereka semua.


Setelah itu kasir tersebut pun mengambil kartu kredit milik Bunga dan mulai menggesekkan kartu itu kedalam mesinnya.


"Semuanya 20 juta mbak,"


"Ya sudah, potong saja mbak," jawab Bunga kepada kasir wanita tersebut.

__ADS_1


Setelah itu Bunga mengambil barang beliannya yang sudah diletakkan di dalam paperbeg dan diberikan kepada Bunga.


"Terimakasih banyak mbak sudah mampir,jadi langganan ya mbak,"


"Iya,sama sama mbak," jawab Bunga tersenyum ramah.


Setelah itu mereka berdua pergi meninggalkan toko tersebut, rencananya Bunga akan mengajak Dion singgah ke toko pakaian khusus baju tidur, Bunga berencana akan memborong baju tidur berbahan satin yang seksi dan juga tidak panas,


"Habis ini kita kemana lagi sayang?" Tanya Dion di balik masker yang dia kenakan.


"Niatnya pengen beli baju tidur, boleh gak mas?" Tanya Bunga menatap kedua mata Dion.


Mendengar hal itu tentu saja Dion merasa setuju, karena di dalam hatinya dia juga merasa senang.


"Baiklah, ayo kita cari aku juga sudah tidak sabar ingin melihat kau membeli baju tidur seksi yang baru," Jawab Dion tersenyum gemas kepada Bunga sambil merangkul leher wanita itu menggunakan lengan tangan kirinya, setelah itu mereka kembali berjalan kembali.


Hingga ketika akan masuk kedalam toko itu, Tiba-tiba saja Bunga dan Dion dikejutkan oleh suara seorang wanita yang menyapa nama Bunga.


"Bunga.....!"


Merasa dirinya dipanggil Bunga pun menghentikan langkahnya dan juga menarik tubuh Dion agar ikut berhenti, setelah itu mereka berdua pun menoleh untuk melihat keasal suara.

__ADS_1


Dan betapa terkejutnya Bunga ketika melihat seorang wanita yang sangat dia kenali telah berdiri di hadapannya.


"Mbak Sofi....!" ucap Bunga yang merasa terkejut.


__ADS_2