
Dengan terpaksa Dion memberhentikan mobilnya tepat didepan hotel yang didatangi oleh Kenzo dan juga Sindy, mereka berdiam diri sejenak didalam mobil sambil memperhatikan apa yang dilakukan oleh Kenzo saat ini
Pria tampan tersebut terlihat tertawa riang bersama dengan wanita yang baru juga turun dari atas motor milik nya, bahkan mereka tampak sangat mesra dan saling perhatian, Kenzo membantu Sindy melepaskan helm yang dia kenakan sambil merapikan rambut nya menggunakan jari tangan nya,
Sindy tampak tersenyum manja dan dia pun mengecup pipi dan juga bibir Kenzo, tanpa tahu malu sedikitpun mereka sedikit saling ******* dengan mesra, dan tentu saja hal tersebut membuat Bunga terkejut sambil menangis sedih..
"Hiks... hiks.... dasar penipu, dia benar-benar telah menipu ku, pria bajingan kau Kenzo " teriak Bunga didalam mobil dengan histeris..
Rasanya hati Bunga benar-benar sakit dan hancur, bahkan dia tidak dapat menahannya lagi , hingga detik kemudian Bunga berinisiatif untuk keluar dari dalam mobil dan mendatangi kedua makhluk pengkhianat tersebut..
Dion yang melihat gerakan Bunga pun mencoba mencegah dirinya
"Bunga... kau mau pergi kemana? "
"Mas, biarkan aku menyelesaikan permasalahan ku dengan mereka berdua, aku sungguh tidak bisa diam saja mas"
"Baiklah, tapi aku mohon kau jangan sampai tersulut emosi sehingga menggunakan kekerasan , aku tidak mau jika kau harus terlibat dengan hukum"
"Aku tahu mas Dion, aku juga tidak sebodoh itu, lihat saja aku pasti akan membuat mereka berdua menjadi menyesal" jawab Bunga memasang wajah penuh kemarahan
Setelah itu Bunga keluar dari mobil dan menutup pintu dengan gaya yang elegant , tak lupa juga dia menghapus air matanya sambil membenahi penampilan nya tersebut,
"Kau akan menyesal karena telah mengkhianati ku Kenzo, mulai hari ini juga, aku akan memutuskan hubungan kita" ucap Bunga didalam hatinya
Bunga terus melangkah mendekati motor millik Kenzo, mereka berdua kini tampak sudah saling bergandengan tangan dan hendak menuju masuk kedalam hotel, hingga detik kemudian..
"Kenzo..... !! " panggil Bunga dengan suara yang lantang
Kenzo yang menghadap kedepan pun langsung menegangkan tubuh nya ketika mendengar suara dari kekasihnya tersebut , dan dia menghentikan langkah nya sambil berkata kepada Sinta
__ADS_1
"Sayang, aku seperti mendengar suara Bunga yang memanggil nama ku"
"Iya, aku juga sayang, tapi mana mungkin Bunga ada ditempat seperti ini, sedangkan dia tidak pernah kehotel bukan, lagian aku dengar dari Sindy, katanya Bunga telah bekerja bersama nya di salon milik nya mbak Sofi , jadi mustahil dong kalau dia ada disini yang" jawab wanita itu yang tak lain adalah Sinta , salah satu teman baik Bunga
Bunga yang mendengar percakapan mereka berdua pun tersenyum dengan tipis, sungguh dia sangat membenci kedua pengkhianat tersebut..
"Kalian tidak sedang salah dengar, karena aku memang berada disini, tepatnya di belakang kalian berdua pengkhianat" teriak Bunga kepada mereka berdua.
Deghhh.....
Kenzo sangat terkejut setengah mati, dan dengan cepat dia langsung membalikkan tubuh nya untuk menatap asal suara itu
"Bunga... kau.... bagaimana mungkin....? "
"Kenapa..! apakah kau terkejut...? aku memang Bunga , seorang wanita yang telah kau tipu dan kau hancurkan masa depan nya, kau sungguh jahat dan tega kepada ku Kenzo...,
Tamparan yang keras langsung mendarat di pipi kiri pria tersebut, membuat Kenzo merasakan kesakitan..
Sedangkan Sinta dia sangat marah karena Bunga sudah berani menyakiti calon tunangan nya
"Apa yang kau lakukan Bunga..! lancang sekali kau menampar calon tunangan ku"
"Cih, calon tunangan, bagus lah... aku rasa kalian memang pasangan yang sangat cocok, yang satunya penipu dan yang satunya lagi musuh didalam selimut, sekarang kau ambil saja pria bajingan seperti dia, aku juga tidak sudi mendapatkan calon suami seperti dia" tunjuk Bunga kearah wajah Kenzo..
Kenzo yang melihat kemarahan Bunga pun merasa tidak suka, dia tidak rela jika harus ditinggalkan oleh wanita tersebut...
"Bunga, ini semua salah paham sayang, aku mohon kau jangan marah kepada ku" ucap Kenzo berusaha melangkah untuk mendekati Bunga..
Sinta yang melihat perbuatan Kenzo pun merasa tidak Terima, dengan cepat wanita itu mencekal tangan Kenzo agar tidak mendekati Bunga
__ADS_1
"Kenzo apa yang kau lakukan? kenapa kau mengatakan hal seperti itu? "
"Diam kau Sinta.. ! aku memang tidak pernah menyukai mu, karena aku hanya mencintai Bunga seorang"
"Apa.....!!! kau bajingan Kenzo" teriak Sinta tidak kalah histeris,
Bunga yang menyaksikan perdebatan diantara mereka berdua menjadi sangat muak, dan dia berteriak agar Kenzo maupun Sinta mendengar kan perkataan dirinya
"Stoppp....... kalian berdua benar-benar sangat menjijikkan, sekarang kau dengar perkataan ku ini. Kenzo, sudah aku putuskan jika mulai detik ini, kau bukan lagi kekasih ku, kita sudah putus, tidak ada hubungan apapun lagi antara aku dan kau pengkhianat, begitu juga untuk mu Sinta , jangan pernah menganggap aku sebagai teman mu lagi, karena sampai selamanya aku tidak akan mau mengenal kau lagi, kalian berdua sudah aku lupakan detik ini juga" ucap Bunga dengan tegas tanpa meneteskan air mata sedikit pun
Sedangkan Kenzo, sungguh terkejut mendengar keputusan yang diucapkan oleh Bunga , dia tidak akan pernah rela melepaskan Bunga begitu saja,
"Tidak Bunga, kau tidak boleh memutuskan hubungan kita, aku sungguh sangat mencintai mu Bunga, aku mohon maafkan lah aku" ucap Kenzo yang berusaha mengejar Bunga, namun dengan cepat Sinta menahan dirinya..
Bunga melangkah pergi sambil berlari menuju masuk kedalam mobil milik Dion, dan Dion yang mengetahui kedatangan Bunga pun membuka pintu agar Bunga bisa langsung masuk kedalam mobilnya..
Sesampainya didalam mobil, Bunga menangis histeris, dan Dion dengan cepat mengemudikan mobil nya untuk pergi dari tempat tersebut..
Dion berencana akan membawa Bunga kesuatu tempat yang dapat menenangkan hati wanita cantik itu
"Menangis lah Bunga, kau bisa meluapkan perasaan mu itu" ucap Dion yang telah menepikan mobil milik nya di pinggir jalan,
Dengan cepat Dion memeluk tubuh Bunga yang tampak sangat rapuh , wanita itu menangis hingga terisak dengan air mata yang tidak mau berhenti , jujur saja Dion sampai terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Bunga saat ini, apakah wanita itu segitu cinta nya dengan kekasih nya sehingga dirinya tidak rela untuk diselingkuhi
"Dia benar-benar jahat mas,aku sangat membenci mereka berdua, dan aku mengutuk Kenzo mas, pria brengsek seperti dia tidak akan pernah bahagia karena dia sudah menghancurkan hidup ku, aku tidak bisa memaafkan dia mas Dion" ujar Bunga menatap wajah Dion dengan menangis sedih
Lagi lagi Dion membawa Bunga masuk kedalam pelukannya, sungguh dia tidak tega ketika melihat wanita itu menangis sedih, ....
"Maaf , sepertinya aku benar benar sudah jatuh hati kepada mu Bunga" ucap Dion didalam hatinya
__ADS_1