Bukan Niatku Merebut Suamimu

Bukan Niatku Merebut Suamimu
Kekuatan Cinta Dion dan Bunga


__ADS_3

Setelah membawa Raka untuk liburan di salah satu taman bermain yang cukup menyenangkan akhirnya Dion memutuskan membawa mereka untuk kembali pulang,


Dion akan mengantarkan Bung terlebih dahulu untuk pulang kerumah nya seperti yang diminta oleh wanita cantik itu, hingga sesampainya di jalan masuk yang sudah mau masuk kedalam dalam rumah Bunga, Tiba-tiba saja Bunga menyuruh Dion untuk memberhentikan mobil milik nya


"Kenapa disini? bukan kah rumah mu ada didalam gang sana? " tanya Dion menatap heran


Dion memang sudah mengetahui dimana letak rumah milik Bunga, karena pria itu pernah mengikuti Bunga yang diantar pulang oleh Kenzo dan mengikutinya dari arah belakang..


Bunga tersenyum ketika ditanya oleh Dion, sebenarnya Bunga hanya tidak ingin terlihat mencolok di depan par tetangga julidnya kalau harus pulang diantarkan oleh sebuah mobil mewah


Pasti mereka semua akan lebih menggila lagi menggosipi kehidupan Bunga

__ADS_1


"Disini aja ya mas, aku gak mau buat para ibu ibu Julid itu semakin bertambah heboh, apalagi mobil kamu bagus banget mas, aku yakin mereka nanti bertambah mikir yang macam macam untuk ku" jelas Bunga sambil tersenyum..


Dion merasa iba melihat kesedihan yang tersirat diwajah Bunga, walaupun wanita itu tampak tersenyum manis, tapi tetap saja Bunga tidak bisa menutupi kesedihan nya tersebut..


Dengan lembut Dion menyentuh pipi kiri Bunga menggunakan sebelah tangannya.


"Maaf ya, karena aku kau menjadi bulan bulanan para tetangga di daerah rumah mu, aku yakin jika mereka pasti akan semakin menjadi untuk menghina dan mencaci maki mu sayang" ujar Dion memasang wajah sedih


"Tidak apa mas, lagian ini semua masih permulaan untuk ku, aku pasti kuat menjalani nya, karena setelah ini pasti masih banyak lagi cobaan berat yang akan kita lewati bersama sama" jawab Bunga mencoba tersenyum


"Iya, kau benar sayang, belum lagi jika Riana mengetahui hubungan kita ini, pasti dia akan marah besar dan mengamuk kepada mu, aku tidur apa jika dia memusuhi mu, asalkan jangan bermain tangan dan bersikap kasar maka aku tidak akan memperdulikan nya"

__ADS_1


"Terimakasih mas, Semoga saja mbak Riana akan mengerti dengan apa yang kita rasakan... "


Dion tersenyum lucu didalam hatinya, mana mungkin Riana mau bersikap baik seperti itu, bisa bisa mereka akan perang dunia jika sampai dia mengetahui nya.. karena Dion sangat tahu bagaimana sifat Riana, dia tidak akan suka jika apa yang dia miliki direbut oleh orang lain, apalagi solat hubungan pernikahan tentu saja Riana akan membom bardir Bunga hingga berkali-kali..


Tapi itulah mereka berdua, mereka sudah siap dengan situasi dan kondisi yang akan mereka hadapi kedepannya, dan Bunga hanya bisa berdoa agar dirinya sendiri diberikan pilihan yang terbaik..


Cupppp....


Dion yang melihat senyum Indah di bibir Bunga langsung mengecup nya dengan gemas, hingga akhirnya Dion kembali memberikan kecupan di bibir merah Bung, mereka bahkan saling ******* dan menikmati ciuman bergairah itu, Dion menjelajahi rongga mulut Fiona dengan sangat pintar, dia suka sekali dengan bibir dan wangi nafas dari Bunga, hingga hampir 5 menit kemudian Mereka berdua menyudahi nya karena takut ditegur oleh orang orang didaerah tersebut.


Tak lama kemudian Bunga turun dari dalam mobil, tak lupa dia juga menatap kearah Raka yang sudah tertidur lelap..

__ADS_1


"Mas aku pamit sekarang ya" izin Bunga kepada Dion


__ADS_2