Bukan Niatku Merebut Suamimu

Bukan Niatku Merebut Suamimu
Pergi bersama Raka


__ADS_3

"Papa..... " teriak anak tampan itu yang sudah menunggu kedatangan Dion


Dion langsung menuju kearah sang putra dan memeluk tubuh Raka dengan perasaan menyesal, dia sungguh lupa karena telah mengabaikan Raka sedangkan anak itu hanya sendirian berada di rumah


"Maaf ya, papa melupakan kamu nak...! sekarang ayo kita pergi"


"Iya, tapi bagaimana dengan mama Pa? apakah mama tidak kita ajak? " tanya Raka menatap wajah Dion,


Raka adalah anak yang usianya sudah menginjak 8 tahun, dan anak itu cukup dewasa mengerti tentang apa yang terjadi kepada kedua orang tuanya, ada raut wajah sedih yang terpancar di wajah nya, dan Dion menyadari hal itu, tapi semua sudah Dion lakukan, bahkan dia telah memasukkan wanita lain kedalam hati dan juga cerita hidup nya, entah bagaimana kelanjutan dari hubungan mereka , Dion hanya ingin menjalankan terlebih dahulu..


Sesampainya di dalam mobil, Raka dikejutkan oleh seorang wanita yang ternyata sudah berada didalam mobil sang papa, wanita tampak tersenyum ramah kepada Dion , seakan akan ingin mengajak berteman


"Tante siapa? " tanya Raka merasa heran


"Perkenalkan tante adalah Tante Bunga, temannya papa kamu, " ucap Bunga sambil mengulurkan tangan nya di depan Raka.


Dengan terpaksa Raka menerima jabatan tangan dari wanita cantik tersebut, dan Bunga tampak tersenyum ramah kepada Raka membuat Raka juga ikut tersenyum..


"Raka, jangan takut sama tante Bunga, dia akan menjadi teman kamu juga sayang"


"Iya pa" jawab Raka yang hanya menjawab singkat,


Raka memperhatikan penampilan sang papa yang sudah mengganti stelan baju kerja nya, pria itu menggunakan baju kaos berwarna biru dongker dan juga celans jens selutut, tidak lupa ada jam tangan hitam di pergelangan tangannya yang menambah keren penampilan dari pria tersebut, sedangkan Bunga, wanita itu juga sudah mengganti baju nya dengan stelan gaun sebatas lutut berwarna biru langit,dan menambah kesan anggun ditubuh wanita itu


Tadi setelah bermain air di pantai, baju mereka berdua basah karena terkena air,sehingga Dion memutuskan untuk mengajak Bunga mampir kesalah satu butik yang mereka lewati disaat jalan pulang...

__ADS_1


Bunga terdiam membisu, didalam mobil, karena dia mulai mengetahui status Dion yang sebenarnya, sungguh hati Bunga merasa takut, jika harus menjalankan hubungan terlarang bersama Dion, awalnya Bunga menyangka jika Dion adalah seorang duda beranak satu, tapi setelah mendengar pertanyaan Raka yang selalu menanyakan kepulangan mama nya, Akhirnya Bunga bisa mengambil kesimpulan jika sebenarnya Dion bukanlah seorang duda, melainkan pria yang sudah beristri


Tapi mengapa dia masih ingin mendekati dirinya, bahkan dengan berani Dion mengungkapkan rasa cinta kepada Bunga..


"Apa maksud dari semua ini mas, apakah kau sedang mencoba mempermainkan ku..! sungguh aku tidak tahu jika kau ada seorang pria beristri , aku kira kau duda, tapi semua nya salah benar-benar salah" gumam Bunga sambil menatap lama kearah luar kaca mobil..


Hingga tak lama kemudian, mereka bertiga sudah tiba di sebuah mall terbesar di negara tersebut, dan Dion mengajak Bunga serta Raka untuk turun bersama


"Bunga, ayo...! " ucap Dion mengulurkan tangannya kearah wanita itu


Bunga tidak menyambut tangan Dion, tapi dia malah berjalan untuk mendekati Raka,


"Raka, ayo sama tante, kita bermain bersama di wahana permainan " ajak Bunga tersenyum ramah..


"Apakah tante serius? "


"Yes, terimakasih tante, kalau begitu ayo kita masuk tante, Raka ingin main tembak tembakan "


"Okey, Lets go" ajak Bunga menggandeng tangan Raka dan mereka pergi bersama meninggalkan Dion yang hanya tersenyum tipis..


Sesampainya ditempat permainan, Raka terlihat sangat lah bahagia , dia bahkan mencoba semua wahana permainan yang ada didalam mall tersebut, sungguh hati Raka benar-benar bahagia, apalagi Bunga adalah seorang wanita yang sangat ramah, jadi dengan cepat Raka bisa langsung lulut kepada wanita itu,


Sedangkan Dion, tatapan matanya tidak lepas dari tingkah laku Bunga, jujur saja dia merasa sangat bersalah kepada Bunga, karena dirinya sudah tidak jujur dengan wanita itu tentang status dirinya yang sebenarnya , tapi Dion melakukan hal tersebut karena dia merasa takut kalau saja Bunga malah menolak dirinya dan memilih untuk menjauhinya..


Dion berkali kali mendekati Bunga agar wanita itu tidak marah lagi kepada nya, tapi tetap saja Bunga seperti tidak mau jika Dion mendekati dirinya,

__ADS_1


"Apakah dia marah kepada ku! masak iya baru jadian sudah marah marahan, memang benar kalau aku telah salah,karena aku tidak jujur dengan status ku kepada dirinya, tapi setelah itu aku kan jujur kepada nya, jangan sampai Bunga memutuskan hubungan kami yang baru saja dimulai, karena aku tidak akan pernah membiarkan itu terjadi, kau adalah milik ku Bunga, sampai kapan pun kau adalah milik ku " gumam Dion didalam hatinya...


Hingga tepat pukul 7 malam, mereka menghentikan permainan dan berjalan untuk mencari cafe yang sudah tersedia didalam mall tersebut.. Bunga benar-benar memberi perhatian lebih kepada Raka, sedangkan untuk Dion, wanita itu tidak mau memperdulikan nya, rasa sakit dan marah membekas jelas dihati Bunga, dan dia tidak akan memaafkan Dion begitu saja..


*****


Sedangkan didalam rumah mewah milik Dion, saat ini Riana baru saja pulang dari rumah sakit, kebetulan di rumah sakit sedang diadakan acara silaturahmi para dokter dokter, jadi dengan sangat antusias Riana mengikuti acara tersebut,


Setibanya didepan rumah, Riana membuka pintu menggunakan kunci yang dia miliki, Riana sudah menerka jika Dion tidak ada di rumah, karena mobi pria itu tak tampak ada didalam garasi mobil, dan setelah pintu terbuka, Riana langsung masuk dengan membawa dua buah nasi kotak yang dia ambil dari acara dirumah sakit tadi..


"Kemana Raka, kenapa terlihat sunyi sekali ini rumah" ucap Riana sambil meletakkan nasi kotak tersebut di atas meja makan,


Setelah itu Riana memanggil nama putranya itu, dia juga mencari keberadaan Raka, tapi tetap tidak dapat menemukan nya,


"Kemana anak itu? apakah dia pergi bersama mas Dion?. tapi kenapa mas Dion tidak mengatakan nya kepada ku, sebaiknya aku hubungi dirinya sekarang juga"


Dengan cepat Riana mengambil handphone miliknya yang ada didalam tas, dan dia langsung menelfon Dion yang sudah melupakan dirinya..


"Hallo" jawab seorang pria disebrang sana..


"Hallo mas, kamu dimana sama Dion? kenapa pergi gak bilang ke aku mas? " tanya Riana dengan nada yang sedikit emosi


"Aku dan Raka sedang keluar ke mall, apakah kau mau menyusul? kenapa kau seperti marah begitu, kalau kau mau, kau bisa menyusul kami sekarang juga" jawab Dion membuat Riana terdiam


"Tidak, aku tidak mau menyusul kalian karena tubuh mu terasa lelah, ya sudah, jangan pulang terlalu malam, aku menunggu dirumah"

__ADS_1


"Hemm... " jawab Dion dengan singkat,,


Setelah itu Riana pun langsung mematikan handphone miliknya....


__ADS_2