Bukan Niatku Merebut Suamimu

Bukan Niatku Merebut Suamimu
Kepulangan Dion dan Raka


__ADS_3

Bunga adalah seorang wanita yang tidak munafik, hidup di keluarga yang susah dan serba kekurangan membuat Bunga merasa ingin menjadi orang kaya seperti teman temannya yang lain, yang memiliki kehidupan beruntung dari pada dirinya,


Bahkan Bunga sampai mati matian mendekati Kenzo dan mempertahankan Kenzo agar menjadi pendamping nya kelak, karena menurut Bunga, itulah kesempatan emas yang bisa merubah kehidupan nya menjadi lebih baik,


Tapi setelah mengetahui jika kedua orang tua Kenzo sangat matre, Bunga menjadi pesimis dengan keinginan nya sendiri,, dia tidak terlalu banyak berharap, karena lagi lagi dia ditampar oleh sebuah takdir yang sudah memasukkan nya kedalam status dari kalangan orang miskin,


Sangat mustahil untuk Bunga bisa menjadi Cinderella, karena dia sadar jika cerita dongeng itu hanya ada didunia khayalan semata, sedangkan untuk dirinya sendiri, harus berjuang sendiri agar bisa merubah nasib dan menjadi orang yang kaya raya,


Tapi, saat ini dan detik ini juga, Tiba-tiba takdir kehidupan Bunga bisa berubah dengan cepat, padahal dia tidak pernah memimpikan hal itu lagi, namun Tuhan memberikan dia sebuah jalan untuk menjadi seorang Cinderella yang sebenarnya,


Pilihan ada ditangan Bunga, apakah dia tega dengan sesama wanita yang akan dia sakiti nantinya, sungguh Bunga merasa dilema, tapi dia juga merasa bahagia dengan kemewahan yang mulai Dion sodorkan untuk dirinya..


"Apakah ini mimpi? bagaimana mungkin aku bisa memiliki pakaian mahal dan bermerk seperti ini? aku tahu jika gaun indah ini memiliki harga sekitar 2 juta rupiah, dan harga itu sangat mustahil untuk aku dapat kan, bahkan jika aku bekerja sebagai karyawan disalon pun belum tentu akau bisa membeli baju ini, ya Tuhan... kenapa kau memberikan ku cobaan seberat ini" ucap Bunga sambil memeluk seluruh baju yang dia keluarkan dari dalam lemari,


Bunga berbaring di atas ranjang mewah itu sambil berguling kesana kemari dengan keadaan yang masih mengenakan handuk di tubuh nya, entahlah Bunga benar-benar sudah gola sekarang, dia tidak tahu yang mana yang benar dan mana yang salah.


Karena yang Bunga tahu saat ini, adalah kebahagiaan lahir batinnya yang bisa di puaskan dan dicukupi oleh satu orang pria yaitu Dion...

__ADS_1


****


Sedangkan didalam mobil, saat ini Dion dan Raka sudah hampir tiba di rumah mereka, Dion telah menyiapkan banyak jawaban akan pertanyaan berderet yang pasti akan dilontarkan oleh istrinya tersebut,


Entah mengapa, sejak mendapatkan Bunga seutuhnya rasa dihati Dion untuk sang istri sudah hilang dengan sendirinya, ditambah lagi dengan pertengkaran yang sering terjadi diantara mereka berdua, menyebabkan Dion tak berat hati jika harus berpisah dengan wanita itu,


Dion sudah menatap kan hatinya jika dia akan mempertahankan Bunga, apapun yang terjadi, dan menjadikan Bunga sebagai istri satu satu nya untuk dirinya "


Dan setibanya di perkarangan rumah, Dion memberhentikan mobil dan mengarah kan duduk nya untuk menghadap sang putra


"Iya papa, Raka suka main dengan tante Bunga, karena tante Bunga baik dan juga enak diajak main, jadi Raka pasti tidak akan bilang sama mama, " jawab anak itu tersenyum manis..


Dion membalas senyuman putra nya dan langsung memeluk tubuh Raka dengan sayang


"Bagus, kau memang anak yang pintar" ucap Dion mulai merasa tenang..


Karena Raka sudah menuruti apa yang dia perintahkan....

__ADS_1


Dion juga sudah menjelaskan kepada Raka tentang apartemen yang mereka singgahi tadi malam, Dion mengatakan jika apartemen itu adalah milik paman Riko, jadi sudah bisa di pastikan jika Riana tidak akan bisa mencari cari kesalahan untuk dirinya


Hingga tak lama kemudian, mereka dikejutkan dengan kehadiran seorang wanita yang berdiri di atas teras rumah mereka..


"Pa, itu mama! mama pasti akan marah marah kepada kita" ucap Raka merasa takut


"Sudah, jangan takut, setelah ini Raka langsung masuk kedalam kamar, biar papa yang bicara sama mama"


"Iya pa, ayo pa kita turun " ajak Raka kepada Dion


Setelah itu mereka berdua pun langsung turun dari dalam mobil dan mulai melangkah menuju teras rumah itu, sedangkan Riana, wanita itu telah memasang tatapan mata yang sangat tajam.


"Dari mana saja kamu mas? kenapa kau tidak pulang semalam? " tanya Riana dengan nada yang tidak bersahabat


Dion merasa jengah dengan wanita tersebut,Dion akui jika Riana memang sangat lah cantik, bahkan dibandingkan Bunga, menang banyak Riana, selain cantik Riana juga mempunyai karir yang bagus, mempunyai penghasilan yang hampir sama dengan dirinya, bahkan sebentar lagi Riana akan membuka sebuah kilinik gigi milik nya sendiri, bisa dibayangkan pria mana yang tidak bangga dengan karir istrinya yang melejit dengan pesat,


Tapi tidak dengan Dion, karena selama tiga tahun ini Riana menjadi berubah drastis, dirinya tidak seperti Riana yang dulu, yang masih bekerja bakti disebuah rumah sakit tempat nya bekerja saat ini, karena batuan teman Dion lah sehingga Riana bisa cepat di naikkan menjadi pegawai negeri dan pegawai tetap dirumah sakit mewah yang ada dikota mereka, hingga akhirnya perubahan Riana mulai tampak dan membuat Dion merasa tidak nyaman

__ADS_1


__ADS_2