Bukan Suami Pilihanku

Bukan Suami Pilihanku
36. Melepas rindu


__ADS_3

"Kak Mira." panggil Nira sambil mencari keberadaan kakak tertuanya.


Mira yang berada di dalam kamar lalu keluar saat mendengar suara cempreng adiknya. "Adikku sayang, apa kabar? Aku sangat merindukanmu." tanya Mira lalu segera memeluk adiknya untuk melepas rindu.


Nira mengurai pelukannya. "Aku baik. Aku juga sangat merindukan Kak Mira. Kenapa Kak Mira tidak pernah menghubungiki? Apa Kakak sudah melupakan keluargamu di sini?" tanya Nira, mengingat sang kakak bertahun-tahun tak pernah memberi kabar pada keluarganya.


"Yang penting aku baik-baik saja kan?" jawab Mira. "Oh iya, katanya ada sedikit masalah di pernikahanmu ya?" tanya Mira setelah mengajak adiknya itu duduk.


Nira langsung terdiam saat mendapat pertanyaan dari kakaknya yang mengungkit masa lalunya di mana kekasihnya membatalkan pernikahan mereka.


"Maaf, bukan maksudku untuk mengorek luka di hatimu." Mira tak enak hati saat melihat adiknya menjadi sedih. "Sudahlah, lupakan kenangan buruk itu! Bukankah pernikahanmu tetap berjalan dengan lancar?Aku jadi penasaran dengan pria yang mau menikahi gadis manja sepertimu." ejek Mira.


"Kak Mira." Nira mengerucutkan bibirnya saat dibilang manja oleh kakaknya.


"Jangan manyun! Kau jelek sekali!" ejek Mira lagi dan mendapat cubitan dari Nira. "Ok aku ralat. Kau adikku yang tidak manja, yang paling cantik dan paling baik hati." puji Mira dan mendapat acungan jempol dari adiknya dan juga senyum super manis Nira.

__ADS_1


"Dasar!" Mira mengacak-acak rambut Nira dengan gemas.


"Oh iya, ngomong-ngomong siapa suamimu?" tanya Mira penasaran.


"Suamiku orang yang sangat menyebalkan. Dia itu suka seenaknya sendiri. Tapi asal Kakak tahu, dia sangat tampan." Nira menangkup kedua pipinya sendiri sambil senyum-senyum membayangkan ketampanan Arka. "Namanya Ar,,"


"Nira sayang, kapan datang?" sela maminya yang langsung menghampiri putrinya saat mendengar suara Nira. Putri yang sangat ia rindukan walaupun baru beberapa minggu tak bertemu.


"Mami?" Nira lalu berdiri dan cipika-cipiki dengan maminya. "Aku baru saja sampai, Mi." jawab Nira.


"Bagaimana keadaanmu? Apa kau sehat?" tanya mami Rita mengamati putrinya dari atas sampai bawah. Mengingat kembali saat putrinya datang malam-malam dan langsung makan dengan rakusnya. Mami Rita jadi khawatir apakah Nira diberi makan atau tidak oleh suaminya.


"Apa, sudah ada baby di dalam sini?" tanya mami Rita sambil mengusap perut Nira.


"Ih, geli, Mi." protes Nira. "Tunggu dulu! Baby?"

__ADS_1


"Iya, baby." jawab mami Rita yang sudah tak sabar untuk segera menimang cucu keturunan Wiratama yang terkenal kaya raya. Dan pastinya akan bisa membantu perusahaan suaminya agar bisa berkembang.


"Baby apanya? Melalukannya saja belum pernah." celetuk Nira dan langsung menutup mulutnya. Dia. Keceplosan pada maminya.


"Apa?" tanya mami Rita dan Mira serempak sambil menatap Nira dengan wajah bertanya-tanya. Jadi apa yang dilakukan Arka dan Nira selama ini? Apa hanya mengobrol saja. Berbagai pertanyaan berputar-putar di pikiran mereka.


"A,,apa kau bilang? Kalian selama ini belum pernah melakukan hubungan suami istri sama sekali?" tanya mami Rita heran. Dia berpikir apa ada masalah pada hubungan Nira dan menantunya.


Nira menganggukkan kepalanya. "Aku masih tersegel rapat, Mi." ucapnya dengan bangga.


Mami Rita dan Nira melanjutkan obrolan mereka sampai tak menyadari kalau Mira pergi dari sana.


"Kemana Kak Mira?" tanya Nira dalam hati.


Apa Kak Mira masih belum bisa menerima Mami? Batin Nira

__ADS_1


Ya, Rita adalah istri kedua Hendra dan memiliki dua anak yaitu Restu Hendrawan dan Nira. Sedangkan Mira adalah anak dari istri pertama Hendra yang sudah meninggal. Sejak awal, Mira tidak setuju papanya menikah lagi sampai rasa tak sukanya itu terlihat jelas pada mami Rita, sedangkan mami Rita tetap menganggap Mira sebagai anaknya sendiri. Tapi Mira memperlakukan Restu dan Nira sangat baik layaknya adik kandung sendiri.


Apa Geo juga akan seperti ini? Sampai dewasa dia akan membenciku dan tak menerimaku? Batin Nira, yang langsung teringat pada anak tirinya.


__ADS_2