Cinta Beda Negara

Cinta Beda Negara
Jogging


__ADS_3

Dae Gu, Aurel dan Lee Shin duduk di ruang VVIP cafe tersebut. Lee shin meminta pelayannya untuk membuatkan minuman untuk mereka bertiga, sepuluh menit kemudian semua pesanan mereka datang.


Dae Gu dan Lee Shin memesan Ice Americano, sedangkan Aurel memesan minuman greentea latte dan dessert greentea roll white cream.


Dae Gu dan Lee Shin asik mengobrol, Aurel hanya menyimak apa yang dibicarakan dua lelaki itu seraya menikmati minuman dan dessert miliknya.


"Dae Gu, bagaimana kabar Yoo Jin? mengapa dia tidak pernah kemari lagi bersamamu?" tanya Lee Shin


"Dia sedang sibuk melakukan syuting film diluar negeri, jadi dia belum bisa pulang", jelas Dae Gu


"Apa kalian sudah berpacaran?" tanya Lee Shin


"Apa yang kau bicarakan?! Kami hanya berteman" balas Dae Gu


"Semua orang juga tahu kalau kau sangat menyukai Yoo Jin"


"Kau bicara omong kosong",


"Aku ini sahabatmu jadi aku sangat mengenalmu melebihi siapapun, aku sarankan sebaiknya kau secepatnya mengungkapkan persaanmu pada nya sebelum ditikung oleh orang lain" Ujar Lee Shin


Dae Gu hanya terdiam mencerna apa yang dikatakan barusan oleh Lee Shin, karena sejujurnya Dae Gu dari dulu memang sangat menyukai Yoo Jin, ia tidak berani mengungkapkannya, ia takut itu akan membuat persahabatan mereka hancur jadi Dae Gu lebih memilih untuk memendam perasaannya terhadap Yoo Jin.


Disisi lain, Aurel merasakan dada nya sesak, tenggorokannya seperti tercekat. Entah mengapa mendengar Dae Gu memiliki wanita pujaan membuat hati Aurel terasa sakit.


"Ada apa denganku? mengapa hatiku rasanya sakit sekali, sadarlah Aurel kau hanya orang asing yang kebetulan mampir di kehidupannya, jika semua selesai maka kau akan terlupakan bagai debu", batin Aurel


"Baiklah aku pulang dulu, sebentar lagi aku akan ada rapat, Ujar Dae Gu pada Lee Shin mengalihkan topik pembicaraan


"Hati-hati, seringlah mampir kemari dan ingat pesanku jangan sampai dia diambil oleh orang lain" ujar Lee Shin


"Berisik!!!


Aurel ayo", ajak Dae Gu


Aurel berdiri dan berpamitan pada Lee Shin, setelah itu mereka berdua masuk kedalam mobil dan melanjutkan perjalan kembali ke apartemen Dae Gu, sepanjang perjalanan Aurel hanya diam, Dae Gu pun hanya diam. Hanya keheningan yang meliputi mobil tersebut, mereka berdua sibuk berkecamuk didalam fikiran mereka masing-masing.


Sesampainya di basement apartemen, Aurel langsung turun dan mengeluarkan koper nya dari dalam bagasi mobil, tanpa menunggu Dae Gu ia berjalan menuju lift hingga suara Dae Gu menghentikan langkah kakinya.


"Aurel, kenapa kau terburu buru sekali?"


Aurel berbalik melihat ke arah Dae Gu,


"Aku hanya tidak enak badan Oppa, aku mau beristirahat", jelas Aurel


"Sini biar kubantu membawa kopermu"


"Tidak usah oppa, aku bisa sendiri! Lebih baik Oppa langsung saja menghadiri rapat",

__ADS_1


"Baiklah, kalau begitu kau beristirahat lah, aku akan langsung pergi. Setelah semua selesai aku akan langsung pulang, " jelas Dae Gu


"Oke aku akan beristirahat sekarang" balas Aurel singkat dan berlalu meninggalkan Dae Gu


"Ada apa dengan nya mengapa dia jadi aneh begitu", batin Dae Gu


* * *


ttittt ttttittt


Suara klakson mobil yang tak lain ialah mobil yang dikendarai oleh Sun Jun.


"Dae Gu, tumben sekali kau menungguku disini, biasanya sudah ku telpon berkali kali juga kau belum turun sebelum aku menghampiri mu ke atas" ujar Sun Jun


"Tadi kebetulan aku dari luar, jadi sekalian saja menunggumu disini hyung".


"Keluar? kemana? tanya Sun Jun menyelidik


"Aku tadi mampir ke cafe Lee Shin", balas Dae Gu


"ooh aku kira kau pergi kemana"


"Sudahlah hyung ayo berangkat" ajak Dae Gu saat tubuh nya sudah memasuki mobil Sun Jun


* * *


Aurel memasuki apartemen Dae Gu dengan langkah gontai dia langsung masuk kekamar meletakan sepatu dan tas nya, lalu mengganti baju dengan baju kaos rumahan berwarna biru muda dipadukan dengan celana jeans selutut. Aurel menyibukkan diri dengan menyusun semua barang yang ia ambil dari hotel, tapi fikiran Aurel tetap tidak bisa fokus. Percakapan antara Dae Gu dan Lee Shin masih tergiang ngiang dikepala Aurel.


"kalau begini terus aku bisa stres, sebaiknya aku jogging saja" Gumam Aurel


Aurel berdiri lalu berganti pakaian menggunakan pakaian olahraga berwarna tosca , serta sepatu olaharga berwarna senada dengan bajunya. Ia memutuskan untuk joging di taman dekat komplek apartemen Dae Gu.


Aurel mulai berlari menyusuri jalanan, disana juga terlihat banyak sekali orang yang sedang berolahraga, Aurel bahagia sesaat ia bisa melepaskan kegundahan hatinya.


Disaat Aurel berlari ia tidak sengaja menabrak seseorang, membuat dirinya dan orang tersebut terjatuh bersamaan.


Bukkkkhhhh


"Aduh sakit sekali" rintih Aurel


"Nona apa kau tidak apa-apa?" tanya seorang lelaki


"Aku tidak apa-apa, maafkan aku tuan" Ujar Aurel menyesal


"Tidak apa apa ini salahku juga yang tidak berhati-hati" balas lelaki tersebut",


Lelaki itu berdiri, ia juga membantu Aurel untuk berdiri, mata mereka sejenak beradu pandang.

__ADS_1


"Astaga tampan sekali", batin Aurel


Mereka berdua duduk di kursi kayu yang berada di taman.


"Perkenalkan nona namaku Song Dae Hyun, ujar lelaki itu mengulurkan tangan pada Aurel.


"Aku Aurel, balas Aurel membalas jabatan tangan tersebut


Mereka berbincang bincang, hingga tidak terasa hari sudah mulai gelap.


"Dae Hyun ssi, seperti nya sudah mulai gelap aku pulang dulu ya"


"Apa mau kuantar?" tawar Dae Hyun


"Tidak usah rumah ku tidak jauh dari sini", ujar Aurel


"Oke sampai bertemu lagi Aurel", ujar Dae Hyun


"Ia sampai bertemu lagi", balas Aurel seraya berlari meninggalkan Dae Hyun


"Aurel aku belum tau nomormu", teriak Dae Hyun yang tidak di dengar oleh Aurel ,karena gadis itu sudah jauh.


"Mengapa aku begitu bodoh, seharusnya aku meminta nomor ponsel nya terlebih dahulu" gumam Dae Hyun merutuki kebodohannya


Aurel tergesa-gesa berlari menuju apartemen, ia segera masuk saat ia baru memasuki apartemen tiba tiba ada suara seseorang menghentikan langkah nya


"Kau darimana saja?"


"Astaga!!!!"" Aurel dikejutkan oleh suara tersebut


"Oppa kau mengagetiku" teriak Aurel seraya memegangi d*danya


"Kenapa kau kaget ? aku kan hanya bertanya" balas Dae Gu dengan wajah tanpa berdosa


"Sudahlah aku mau kekamar dulu" balas Aurel seraya ingin berlalu meninggalkan Dae Gu tapi dengan cepat Dae Gu menahan pergelangan tangan nya


"Kau belum menjawab pertanyaanku Aurel" ujar Dae Gu


"Aku habis jogging, apa kau tidak bisa melihat pakaianku" balas Aurel sedikit kesal


"Oh iya benar juga" ujar Dae Gu terkekeh seraya melepaskan tangan Aurel


* * *


Aurel dan Dae Gu makan malam bersama, tetapi kali ini berbeda, hanya keheningan yang terjadi di meja makan. Tidak seperti biasanya, Aurel hanya diam tidak banyak bicara. Dae Gu heran melihat tingkah Aurel tanpa mau banyak bertanya.


Setelah selesai makan mereka berdua melanjutkan kegiatan nya masing-masing, Dae Gu membaca naskah untuk syuting besok, Aurel menyiapkan kebutuhan Dae Gu untuk besok pagi. Saat semua selesai Aurel pun kembali kekamar dan beristirahat meninggalkan Dae Gu yang masih sibuk dengan naskah nya.

__ADS_1


"Mengapa hatiku rasanya sakit sekali setiap mengingat percakapan Oppa dan sahabatnya itu, apa yang salah? apa aku cemburu pada wanita yang bernama Yoo Jin itu, tetapi apa urusan ku, aku hanya seorang yang begitu menyukai Oppa, aku tidak berhak menuntut Oppa untuk menyukai ku juga. Jadi aku tidak punya hak untuk cemburu. Sebelum semuanya terlalu jauh, sepertinya memang lebih baik aku sedikit menjaga jarak dari Oppa, agar perasaanku padanya tidak semakin besar. Aku takut terluka mengharapkan sesuatu yang bukan untukku" Gumam Aurel,


Aurel mejamkan mata hingga ia terlelap dalam tidurnya


__ADS_2