
Jam menunjukkan pukul 08.00 waktu korea, Aurel dan Dae Gu sudah berada didalam mobil untuk pergi ke lokasi syuting, tiga puluh menit yang lalu mereka di jemput oleh Sun Jun.
Sun Bin asik bercerita bersama Aurel, Sun Jun dan Dae Gu juga sibuk membahas tentang pekerjaan, Jie Hyuk manusia itu hanya duduk diam tanpa bersuara.
"Aurel, bagaimana? " tanya Sun Bin
Aurel yang menyalah artikan pertanyaan Sun Bin , seketika pipinya menjadi merah merona.
Dae Gu berpura-pura membaca naskah seraya menyimak apa yang dibicarakan dua wanita tersebut.
"Ba-bagaimana apanya eonni?" Aurel gugup
"Dae Hyun ssi, apa dia sudah menelpon mu?" tanya Sun Bin penasaran
Aurel menghembuskan nafas lega.
"Aahh itu, iya sudah eonni" jawab Aurel tersenyum, karena iya menyangka bahwa Sun Bin akan mengetahui tentang kejadian antara dia dan Dae Gu.
"Lalu bagaimana perkembangannya? Apa berjalan lancar?" Tanya Sun Bin antusias
Ehmmmm ehmmmm Dae Gu berdehem, membuat perhatian Aurel beralih padanya, ia melihat Dae Gu yang menatap tajam padanya,
membuat Aurel mengerti bahwa lelaki itu sedang kesal pada dirinya.
"Tidak eonni kami hanya berteman" ujar Aurel sedikit takut
"Tapi dia benar-benar tampan Aurel" Jika dia menyukaimu ,kau jangan melepaskannya", Sayang sekali jika kau melepaskan lelaki setampan itu " Sun Bin mengoceh tanpa henti,
Aurel semakin gugup, saat Dae Gu kembali menatapnya dengan tatapan tajam
"Eonni kau bicara apa, itu tidak benar" balas Aurel gugup
"Tapi......" ucapan Sun Bin terpotong saat Dae Gu menghentikannya
"Sun Bin, jika kau mau, kau saja yang berkencan dengannya" potong Dae Gu kesal
"Aku sih mau saja bos, tapi Dae Hyun nya yang akan menolak" ujar Sun Bin nyeleneh.
Tanpa sadar, akhirnya mobil mereka sampai ke lokasi syuting, menghentikan segala percakapan mereka.
Saat Dae Gu baru saja turun, Lee Soo ra langsung menghampirinya.
"Oppa,,, Dae Gu Oppa" ujar Soo Ra manja seraya bergelayutan di lengan Dae Gu
Aurel dan Sun Bin yang melihatnya menjadi sangat kesal,
"Sialan kenapa rubah betina itu bisa ada disini? " Umpat Aurel
Sun Bin sedikit tersentak mendengar umpatan yang keluar dari mulut Aurel, lalu ia tersenyum
"Kenapa kau menjadi kesal? " Tanya Sun Bin
"Aku tidak menyukai nya eonni, lihat saja tingkah nya tak ubah seperti rubah" balas Aurel
Sun Bin terkekeh, karena awalnya dia sudah ingin sekali mengumpat pada Lee Soo Ra, ternyata Aurel terlebih dahulu mewakilkan perasaannya membuat dia tertawa.
"Eonni, ayo! " ajak Aurel
__ADS_1
"Kemana? " Tanya Sun Bin, Aurel tak menjawab ia terus berjalan ke arah Dae Gu dan Soo Ra,
"Permisi !!!!" Aurel menerobos diantara mereka, hingga membuat Dae Gu tersentak lalu menepis kasar tangan Soo Ra dari lengannya.
"Hei gadis nakal!! Kenapa kau selalu megangguku" teriak Soo Ra tak terima
"Hei rubah betina, seharusnya kau malu, ini tempat umum. Kau malah bertingkah seperti itu" ujar Aurel tajam seraya menunjuk muka Soo Ra
Sun Bin dan Dae Gu melongo tak percaya atas apa yang mereka lihat.
"Memangnya kenapa?Dae Gu kekasihku dan dia mencintaiku , jadi terserah aku mau melakukan apa" balas Soo Ra
"Ceh, kekasih dari hongkong !" Aurel mendesis dengan bibir tersungging
"Kekasih? Apa kau lupa bahwa dua bulan yang lalu berita putus kalian keluar?" jadi sekarang kau itu hanya mantan kekasihnya, kau tau arti kata mantan????? Barang bekas yang harus dibuang" Aurel menekan setiap kata-katanya.
"Kau!!!!!" Soo Ra sangat geram
"Hei penyihir sudah lah sana pergi", usir Sun Bin
"Oppa , lihatlah bagaimana mereka memperlakukanku" Soo Ra mengadu pada Dae Gu
"Sebaiknya kau pergi Soo Ra, aku tidak mau membuat keributan disini" ujar Dae Gu datar
"Oppa kau menyebalkan", Soo Ra berlalu seraya menghentakkan kakinya.
Aurel dan Sun Bin tersenyum puas.
"Aurel kau hebat sekali" puji Sun Bin
" Iya kau benar, dia sudah semakin melewati batasannya "
" Oh iya aku tinggal dulu, aku ingin membeli minuman untuk Oppa, " ujar Sun Bin berlalu meninggal kan Aurel dan Dae Gu
Tersisa lah hanya Aurel dan Dae Gu disana, Dae Gu tersenyum mendekati Aurel
"Sepertinya gadis kecilku bisa menjadi galak sekali" ujar Dae Gu dengan bibir yang sedikit terangkat
Aurel hanya sibuk memainkan ponsel nya, berpura-pura tidak mendengar ucapan Dae Gu.
Dae Gu tersenyum ,
"Melihat mu seperti ini, aku jadi ingin mencium mu", bisik Dae Gu
Aurel melototkan matanya pada Dae Gu, tapi bukannya takut Dae Gu malah senang , karena baginya sekarang Aurel terlihat sangat menggemaskan.
Dae Gu meninggalkan Aurel yang masih menatap nya dengan tatapan tajam, ia berjalan santai dengan wajah tanpa dosa.
"Aurel, bantu aku ya tolong berikan minuman ini pada Bos nanti, aku ingin ke toilet sebentar " ujar Sun Bin ketika ia kembali menghampiri Aurel.
"Oke eonni", balas Aurel
Setelah Dae Gu menyelesaikan syuting nya, Aurel menghampiri Dae Gu dan memberikan minuman kesukaan Dae Gu yaitu ice americano.
"Terimakasih" , ujar Dae Gu menerima minuman dari Aurel
Aurel hanya tersenyum menanggapi.
__ADS_1
* * *
"Hyung, setelah ini kita kemana? " Tanya Dae Gu saat ia melihat Sun Jun
"Kita akan melakukan pemotretan untuk majalan ELLE" , ujar Sun Jun
"Oke, ayo berangkat " ajak Dae Gu
Aurel salut melihat Dae Gu yang selalu bersemangat untuk bekerja, dia tidak pernah mengeluh walaupun sebenarnya ia tau bahwa lelaki itu sangat kelelahan.
"Oppa, kau belum makan dari pagi, apa lebih baik kita makan siang dulu?" Tanya Aurel saat mereka sudah berada didalam mobil.
Dae Gu melihat jam dipergelangan tangannya " kita masih punya waktu satu setengah jam lagi, ia lebih baik kita makan siang dulu " ujar Dae Gu
Semua mengangguk setuju
Mereka memutuskan untuk makan siang dengan menu samgyetang (sup ayam yang direbus dengan kaldu, didalamnya dimasukkan beras ketan dan ginseng), karena saat ini cuaca sedang sangat mendukung untuk memakan sesuatu yang bisa menghangatkan tubuh.
Mereka berenam makan bersama,
Disela-sela makan mereka juga berbincang dan bergurau. Membuat suasana makan menjadi lebih hangat.
Dae Gu memang selalu baik kepada seluruh tim nya. Ia selalu menganggap mereka seperti keluarganya sendiri, begitu juga sebaliknya.
"Selama ini aku hanya bisa melihat mu lewat drama yang aku tonton, tapi sekarang kau ada didepanku, bahkan tersenyum padaku, aku juga tidak menyangka akan menjadi bagian dari timmu, dan aku bahagia bisa bertemu orang-orang yang baik seperti kalian " batin Aurel
"Aurel ini cobalah makananku" , ujar Sun Bin menyuapi Aurel.
Dengan senang hati Aurel membuka mulutnya
"Enak sekali eonni, terimakasih" ujar Aurel
"Oh iya, besok kita akan berangkat ke Jeju Island ", Ujar Sun Jun
"Iya benar, aku hampir saja lupa" ujar Dae Gu
"Jeju?" Gumam Aurel yang masih didengar oleh Sun Bin.
"Iya Besok selama dua hari kedepan Dae Gu Bos akan syuting disana", jelas Sun Bin
"Oohh", Aurel membulatkan bibirnya
"Aurel kau ikut kan?" Tanya Sun Bin
"Tidak eonni , nanti disana aku hanya akan merepotkan saja" Ujar Aurel, sejujurnya ia ingin sekali pergi ke pulau Jeju
"Syukurlah kau tau diri, jadi aku bisa terbebas dari gadis nakal sepertimu" , timpal Sun Jun
Aurel melemparkan tatapan tajam pada Sun Jun
"Bos, Aurel boleh ikut ya bos. Setidaknya dia bisa menemaniku bos", rengek Sun Bin
"Hmmm, baiklah Aurel ikut, lagi pula sekarang Aurel juga merupakan bagian dari kita", Ujar Dae Gu membuat Sun Bin dan Aurel berteriak kegirangan. Sedangkan Sun Jun hanya bisa menghela nafas tapi setelah itu ia tersenyum kembali.
"Oke besok kita berangkat pukul 07.30 ya, aku akan menjemput kalian" . Ujar Sun Jun
"Oke" sahut Aurel dan Sun Bin bersemangat
__ADS_1