
Dan yang paling menyenangkan yaitu Aurel bisa melihat langsung pemandangan kota seoul dari taman Apartemen , karena letak gedung milik Dae Gu berada paling atas jadi dari sisi taman kita bisa melihat seluruh kota seoul.
Aurel duduk menikmati pemandangan kota Seoul dari taman tersebut, ia benar-benar tidak menyangka akan datang ke Ke Korea dan dengan mudahnya bertemu dengan idolanya.
Aurel masih setia memandangi kota tersebut, ia melihat bagamaimana padatnya lalu lintas disana, bangunan tinggi yang menjulang , lalu matanya berfokus pada bangunan tinggi yang berada tak jauh dari apartemen Dae Gu,
Ia melihat ada satu layar besar yang menampilkan foto Dae Gu yang sedang tersenyum manis,
"Kamu sangat tampan di foto itu, bahkan lebih tampan lagi saat aku melihatmu secara langsung" gumam Aurel tersenyum
Tidak terasa Aurel sudah duduk disana selama hampir satu jam, hari pun sudah mulai gelap, Aurel masuk kedalam menuju dapur, karena waktu yang sudah menunjukan jam makan malam, jadi Aurel berinisiatif untuk menyiapkan makan malam.
Ia membuka kulkas dan menemukan banyak bahan makanan yang tersedia dikulkas.
Ia memutuskan memasak nasi goreng seafood,
Aurel mulai mengupas bawang putih dan bawang bombai, lalu mengirisnya dengan halus, Aurel juga memotong daun bawang dengan potongan yang kecil, lalu
Aurel membersihkan seafood dan meniriskan airnya.
Setelah itu Aurel memanaskan minyak zaitun, dan mulai menumis bawang, setelah bawang layu Aurel memasukan seafood , ia menumis hingga setengah matang lalu mencampurkan nya dengan nasi putih, ia menambahkan sedikit lada bubuk , penyedap rasa dan sedikit kecap manis. Setelah semua selesai Aurel menata nasi goreng tersebut kedalam piring saji .
Ia juga menyiapkan air ginseng hangat untuk Dae Gu, karena dia tau pasti Dae Gu lelah.
Ttiit ttitt ttiiit beep
Terdengar suara seseorang membuka pintu, yang tak lain ialah Dae Gu ia langsung masuk kedalam.
Dan langsung mencari Aurel, ia menemukannya sedang memasak didapur.
"Kau sedang apa ? Kenapa tidak beristirahat saja, apa kakimu baik baik saja?", tanya Dae Gu beruntun
"Oh kau sudah pulang, tidak apa apa kakiku sudah lebih baik, lagian aku hanya memasak nasi goreng saja, jelas Aurel
"Hmm syukurlah,
Wah Kelihatannya enak", balas Dae Gu tersenyum
" oh iya aku sudah menyiapkan ginseng hangat untukmu, ini silahkan diminum", jar Aurel seraya menyodorkan minuman kepada Dae Gu
"Terimakasih aku akan meminumnya",
Ujar Dae Gu seraya menikmati ginseng hangat nya.
Dae Gu pun berlalu meninggal kan Aurel, dan dalam sekejap ia kembali ke dapur.
"Hmm Ini", Dae Gu melemparkan paper bag pada Aurel.
"Ini apa?" ,
"Pakaian untuk mu, kau tidak mungkin memakai baju itu teruskan",
"Oh iya aku lupa aku belum ganti baju dari kemarin, terima kasih oppa", balas Aurel tersenyum
Dae Gu duduk di meja makan lalu Aurel meletakkan nasi goreng nya ke atas meja, mereka makan malam berdua dengan posisi Aurel duduk berhadapan dengan Dae Gu.
__ADS_1
Dae Gu terlihat sangat menikmati nasi goreng buatan Aurel.
"Apa rasanya enak?" tanya Aurel penasaran.
"Hm ini enak sekali, aku sangat menyukai nya", balas Dae Gu dengan mulut yang masih dipenuhi makanan.
"Syukurlah kalau oppa menyukai nya". Ujar Aurel seraya tersenyum.
"Hmmm. Besok malam aku mau dibuatkan nasi goreng lagi, apakah bisa?", tanya Dae Gu penuh harap.
"Tentu saja, besok malam akan kubuatkan lagi nasi goreng untuk oppa", balas Aurel.
"hm besok malam? berarti dia masih menyuruhku untuk menginap disini dong", batin Aurel
Mereka berdua makan dengan lahap.
Setelah makan malam, Dae Gu beristirahat di kamarnya, sedangkan Aurel memilih duduk di sofa sambil menonton tv.
* * *
Dikamar Dae Gu,
Drttttttt drttttt drttttttt
Ponsel Dae Gu bergetar, dan iapun langsung mengangkatnya.
"Iya hallo". Ujar Dae Gu
"EUN DAE GU !!!!!!!!!"
"Ada apa pak, kenapa bapak berteriak?", ujar Dae Gu kaget seraya menjauhkan ponsel dari telinganya
"Apa kau tidak membaca berita internet? Mengapa bisa ada rumor seperti itu beredar". Ujar CEO
"Rumor?", tanya Dae Gu
"Iya rumor kau sedang berkencan, lebih baik kau sekarang ke kantor! Kita akan memikirkan solusinya", balas CEO seraya memutuskan sambungan telephone nya.
"Rumor? Berkencan?", Gumam Dae Gu seraya membuka ponsel nya.
Lalu seketika mata Dae Gu membulat sempurna saat membaca artikel di ponselnya.
"Apa!! berita macam apa ini", ucap Dae Gu ketika melihat artikel di ponsel tersebut.
" Artis Eun Dae Gu tertangkap kamera paparazzi saat sedang menuju Apartemen bersama kekasihnya ".
Artikel itu menjadi trending topik di berbagai situs internet.
Drrrrtttt drrrrtttt drttttttt
Lagi lagi ponsel Dae Gu berdering.
"Halo hyung, ada apa?"
"Dae Gu kamu dimana sekarang?"
__ADS_1
Suara itu tak lain ialah suara Kim Sun Jun managernya.
"Aku masih di Apartemen, sebentar lagi aku kekantor hyung",
"Jangan!!! Jangan keluar !!! kamu tetap didalam. Sekarang reporter sedang menunggu didepan rumahmu".
"Ha? Yang benar saja! Baiklah hyung, aku akan menunggu di rumah", balas Dae Gu seraya mematikan telephone nya.
Aurel yang sedari tadi menonton tv mendengar suara Dae Gu yang berisik dia langsung menghampirinya.
"Permisi, tadi aku mendengar oppa berteriak kalau boleh tau apa ada masalah?" tanya Aurel.
"Iya Aurel, kemarin disaat aku membawa mu kesini ternyata ada paparazzi yang memotret kita, dan itu sekarang menjadi berita besar", Terang Dae Gu.
"Apa! Lalu kita harus bagaimana, apa itu akan mempengaruhi karirmu?"
"Entahlah, aku juga tidak tau. Semoga saja situasi ini tidak berlangsung lama. Yang jelas untuk saat ini aku tidak bisa kemana mana, karena pasti para reporter itu akan mencari ku. Sekarang saja mereka sudah berkemah didepan pintu apartement ku", jelas Dae Gu.
"Maafkan aku, gara gara diriku oppa harus menghadapi situasi yang sulit seperti ini", ujar Aurel seraya menundukkan kepalanya.
"Hei tenanglah, ini semua bukan salah siapa siapa. Ini hanya kesalah pahaman saja. Aku dan Agensi ku akan menyelesaikan masalah ini dengan cepat. Dalam beberapa hari lagi aku akan mengadakan konfrensi pers untuk menjelaskan semuanya", balas Dae Gu
"Kalau begitu semangat ya oppa, sekali lagi maafkan aku".
"Sudahlah tidak usah kau fikirkan. Lebih baik sekarang kau istirahat, karena hari sudah larut.
"Baiklah selamat tidur oppa", ujar Aurel seraya meninggalkan Dae Gu
"Iya selamat tidur", balas Dae Gu tersenyum tipis menutupi kekhawatirannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Author
*Mohon dukungan nya ya readers, jika ada kata kata atau alur nya yang kurang kalian suka, mohon kritikan yang positif ya. soal nya aku masih author pemula.
Jika kalian suka, jangan lupa like ya.
Terimakasih*
__ADS_1