
Hari ini semua kegiatan Dae Gu selesai, mereka pulang ke apartemen pukul 21.25 waktu Korea, Aurel dan Dae Gu seperti biasa setelah pulang akan langsung membersihkan diri , setelah itu Aurel mengemasi keperluan nya untuk pergi besok.
Tok tok tok
"Masuk!", sahut Aurel saat seseorang mengetuk pintu kamarnya
"Kau sedang apa? "Tanya Dae Gu seraya mendudukan tubuhnya di samping Aurel
"Aku menyiapkan pakaian untuk pergi ke pulau Jeju besok Oppa"
"Apa kau mau pergi setahun?" Kenapa kau banyak sekali membawa pakaian " ujar Dae Gu yang heran melihat Aurel memasukan hampir semua pakaian nya kedalam koper.
"Apa ini terlalu banyak ? "Tanya Aurel polos
"Iya ini terlalu berlebihan, kau cukup membawa lima pakaian saja", ujar Dae Gu.
"Baiklah", Aurel kembali mengeluarkan seluruh pakaian nya dan hanya membawa lima pakaian saja.
"Jangan lupa, bawa jaket dan selimut mu juga!" Disana nanti akan sedikit dingin", Ujar Dae Gu
"Oke"
Aurel masih sibuk berkutat dengan kegiatan nya, sementara Dae Gu masih setia memandangi nya
"Oppa ,apa kau tidak berkemas? " Tanya Aurel
"Tadi aku sudah selesai berkemas ", ujar Dae Gu
"Mengapa cepat sekali? "
"Iya aku hanya mengemas beberapa pakaian saja, karena untuk yang lain nya akan disiapkan oleh Sun Bin"
"Ooh"
"Memang nya besok oppa akan melakukan syuting apa ?" Tanya Aurel
"Aku akan syuting variaty show terbaru ku"
"Benarkah? Wah ternyata aku adalah penggemar paling beruntung yang bisa secara langsung menyaksikan kau syuting secara dekat ", Ujar Aurel antusias
"Kau memang beruntung, tapi bukan hanya itu kau juga beruntung karena..... "Ucapan Dae Gu menggantung dengan senyum menggoda.
Aurel yang mengerti kemana arah pembicaraan Dae Gu dengan segera menghentikan nya
__ADS_1
"Stop! stop! , Aku tau kemana arah pembicaraan mu! " Oppa setelah kupikir-pikir, setauku kau adalah lelaki yang baik , kau juga tidak akan menyentuh sembarangan wanita, tapi sekarang mengapa kau menjadi lelaki yang mesum sekali ". Ujar Aurel kesal
Dae Gu terkekeh, "entah la setiap kali aku melihat mu membuat pikiran ku berubah menjadi mesum" ujar Dae Gu santai
Aurel melempar Dae Gu dengan bantal,
"Keluar !!!!!!, dasar laki-laki mesum !!!!!." Teriak Aurel
Dae Gu tergelak kencang, melihat Aurel yang benar-benar kesal kepadanya, ia keluar dari kamar Aurel dengan senyum yang tidak pudar dari wajahnya.
"Aku tidak tau Aurel, mengapa setiap kali aku bersamamu aku merasa ada sesuatu yang berbeda, aku selalu nyaman bersamamu, aku selalu ingin menjagamu dan selalu ingin menyentuhmu, aku tidak rela jika ada lelaki lain yang mendekatimu, aku belum pernah merasakan persaan seperti ini kepada wanita manapun termasuk Yoo Jin sekalipun ". Batin Dae Gu
* * *
Aurel sudah bersiap-siap untuk berangkat ke pulau Jeju, Aurel mengenakan baju atasan putih dengan jaket kulit berwarna hitam, dipadukan dengan celana panjang berwarna hitam, serta tak ketinggalan ia memakai sneakers berwarna putih dan tas jinjing berwarna senada dengan sepatunya. ditambah scraft cantik dengan motif bunga dilehernya membuat tampilan Aurel semakin cantik.
Sedangkan Dae Gu mengenakan kemeja kotak-kotak dilapisi dengan mantel panjang berwarna putih , dipadukan dengan celana panjang serta sneakers berwarna hitam .
Aurel keluar dari kamar menghampiri Dae Gu,
"Oppa, apa kau sudah siap?"
Dae Gu tak menjawab , ia terkesima melihat penampilan Aurel yang begitu cantik dimatanya.
"Cantik" satu kata yang keluar dari mulut Dae Gu
"Oppa ayo berangkat" ajak Aurel menyadarkan Dae Gu
"Iya, ayo kita berangkat", sejenak Dae Gu berhenti dan menatap Aurel.
"Ada apa Oppa? apa ada yang tertinggal?" tanya Aurel
"Ingat !! Disana kau jangan pernah tersenyum kepada pria lain. kau juga harus berhati-hati, jangan pernah pergi kemanapun sendirian. karena aku tidak bisa selalu mengawasi mu. "peringatan Dae Gu pada Aurel
"Siap bos , aku akan mengingat semua nya dan sekarang ayo kita berangkat", mereka sudah menunggu kita" ujar Aurel seraya mendorong pelan tubuh Dae Gu keluar dari apartemen.
Dae Gu dan Aurel tiba di basement, disana terlihat Sun Jun dan yang lain sudah menunggu mereka, mereka langsung memasuki mobil Sun Jun , setelah itu langsung berangkat ke bandara, mereka menaiki pesawat dari Incheon International Airport menuju Jeju international Airport , mereka melakukan perjalanan selama lebih kurang 1 jam.
Saat sudah sampai di pulau Jeju, Dae Gu langsung disambut oleh para penggemarnya. Mereka berdesak-desakan ingin mendekati Dae Gu, Jie Hyuk dan beberapa pengawal lain dengan sigap menjaga Dae Gu hingga memasuki mobil, Sun Bin dan yang lain juga sudah terlebih dahulu memasuki mobil, sementara Aurel ia terjebak diantara ribuan penggemar Dae Gu.
"Aduh ,permisi aku mau lewat" teriak Aurel, tapi itu percuma saja, karena tidak ada satupun yang mendengarnya.
Semua orang sudah berkumpul didalam mobil, kecuali Aurel.
__ADS_1
"Sun Bin, dimana Aurel? " tanya Dae Gu saat ia tidak mendapati Aurel didalam mobil
"Oh iya, dimana dia?" tanya Sun Bin
"Hei bukankah tadi dia bersamamu ?" tanya Sun Jun
"Iya, tapi karena tadi aku sibuk membawa banyak barang , jadi aku lupa membawa dia bersamaku" Ujar Sun Bin.
"kalian ini bagaimana, Aurel baru pertama kali kesini , jika dia hilang bagaimana?" Aku akan turun mencari nya" ujar Dae Gu panik seraya ingin membuka pintu mobil tapi saat yang bersamaan Aurel juga membuka pintu lalu masuk kedalam mobil dengan kondisi yang sudah berantakan. Setelah semua lengkap Sun Jun langsung menjalankan mobil nya menuju penginapan.
"Aurel kau darimana saja kami mencemaskan mu", ujar Sun Bin
"Iya kau darimana saja?" tanya Sun Jun
Aurel masih tak mengubris, ia masih berusaha mengatur nafas nya. karena berdesakan dengan penggemar lain membuat nya kewalahan dan susah bernafas.
"Aurel apa kau baik-baik saja? "minumlah dulu" ujar Dae Gu lembut seraya memberikan satu botol air mineral pada Aurel.
Aurel meminum satu botol air mineral tersebut dalam satu kali tegukan,
"Haaaa hampir saja aku mati" , ujar Aurel
"Kenapa ?" tanya Sun Jun penasaran
"Apa kalian tau, mereka sungguh luar biasa, aku sampai tidak bisa berjalan. Lalu mereka berdesak-desakan hingga membuat tubuhku terdorong kesana kemari. Kalian lihat sendiri bagaimana sekarang bentuk penampilan ku" Ujar Aurel kesal
Sun Jun dan yang lain tergelak kencang,
"Aurel , Aurel memikirkannya saja sudah membuat ku tertawa", Ujar Sun Jun
"Kalian jahat , sekarang aku menjadi seperti gelandangan ", ujar Aurel kesal karena penampilan nya yang cantik seketika berubah berantakan
"Tidak, kau tetap cantik" Ujar Dae Gu seraya merapikan rambut Aurel
"Terimakasih Oppa" Aurel tersenyum senang
"Iya, cantik kalau dilihat dari namsan tower " , timpal Sun Jun tertawa
"Kau menyebalkan, Aurel memukul pelan" punggung Sun Jun
"Sudah jangan hiraukan dia" ujar Dae Gu menenangkan Aurel
Sun Jun masih saja terus tertawa,
__ADS_1
"Hyung, berhentilah menggodanya", Ujar Dae Gu serius
"Baik bos" ujar Sun Jun