
Hati berganti begitu cepat, tidak terasa hari ini adalah hari kelulusan Naura dan dua sahabatnya. Kalau untuk Kendrick, Edward dan David, mereka bertiga sudah lulus satu tahun yang lalu dan ketiganya sudah mengurus bisnis masing-masing yang dulu pernah mereka tinggalkan sewaktu memutuskan untuk melanjutkan kuliah mengambil S2.
"Honey, aku sudah cantik belum?" tanya Naura memperlihatkan penampilannya Yang anggun dalam balutan kebaya. Ya, walaupun bukan di Indonesia, Naura tetap ingin tampil mengenakan kebaya, pakaian yang sering digunakan oleh wanita Indonesia, yang juga merupakan busana kebanggaan wanita-wanita Indonesia.
"Kamu pakai apa saja, tetap cantik, Honey!" puji Kendrick, sembari menyelipkan senyuman di bibirnya. Pria itu juga tidak lupa memeluk Naura dan memberikan kecupan mesra di bibir wanita itu.
Naura mengulas senyumnya. Wanita itu benar-benar bahagia karena selalu diperlakukan bak ratu oleh Kendrick selama ini. "Terima kasih,Sayang!" Naura membalas kecupan Kendrick.
"Apa kamu sudah siap? kalau sudah kita harus berangkat sekarang!" Kendrick meraih kunci mobilnya dari atas nakas dan berjalan ke arah pintu.
Sementara itu, Naura meraih tasnya dan mengikuti langkah Kendrick suaminya.
Kendrick memutar tubuhnya dan melihat Naura yang berjalan dengan sedikit kesusahan. Pria itu seketika langsung kembali menghampiri Naura, meraih tas dan menggandeng tangan istrinya itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah menempuh waktu perjalanan sekitar 20 menitan, Kendrick dan Naura kini sudah tiba di lokasi tempat acara kelulusan atau wisuda berlangsung. Lagi-lagi Kendrick menuntun istrinya itu keluar dari mobil dan menggandengnya masuk ke gedung acara.
Kedatangan mereka langsung disambut oleh Kedua orang tua Kendrick, Dewi dan Victor demikian juga dengan orang-orang tua Naura, Bayu dan Nani, yang kebetulan menginap di kediaman Dewi.
"Ma,apa Mama melihat Chika dan Tasya?" tanya Naura dengan mata yang mengedar mencari keberadaan dua sahabatnya itu.
"Emm, tadi sih mama melihat mereka dengan suami mereka. Tapi, mama tidak tahu ke arah mana mereka berdua pergi setelah menyapa mama tadi," sahut Dewi seraya ikut-ikutan mengedarkan tatapannya.
Ya, Chika dan Edward juga sudah menikah satu tahun yang lalu begitu Edward lulus. Demikian juga dengan David dan Tasya. Acara pernikahan dua pasangan itu bahkan sangat meriah dan mewah. Namun nasib mereka sama dengan Kendrick yaitu diminta untuk menunda untuk memiliki momongan sebelum lulus kuliah.
"Aku melihat mereka, Ma! itu mereka!" Sorak Naura sembari menunjuk ke arah Tasya dan Chika yang juga memakai kebaya yang dipadukan dengan bawahan batik.
"Honey, aku ke sana dulu ya! kamu bergabung dengan Edward dan David saja," izin Naura dan Kendrick hanya menganggukkan kepalanya, mengiyakan.
__ADS_1
Setelah permisi pada kedua orang tua dan kedua mertuanya, Naura langsung melangkah menemui Tasya dan Chika. Tidak jauh dari tempat duduk kedua sahabatnya itu tampak juga Jordan yang tentu saja ikuti dalam kelulusan ini. Persahabatan ke empatnya kini sudah kembali seperti semula tanpa melibatkan perasaan cinta di dalamnya.
Acara kelulusan berlangsung dengan lancar. Mereka ber empat lulus dengan predikat cumlaude, dan mereka berempat benar-benar bersyukur akan pencapaian yang mereka dapat.
Naura mewakili ketiga sahabatnya maju ke depan untuk membuat speech atau pidato kelulusan. Dengan sangat lugas dan jelas, Naura menyampaikan pidato singkatnya, mengenai kesan yang dia dapat selama kuliah. Naura juga tidak lupa untuk memberikan motivasi pada orang-orang untuk tidak pernah berhenti dan menyerah dalam meraih cita-cita.
Naura benar-benar menyampaikan pidato singkatnya dengan sangat epik, membuat semuanya bertepuk tangan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Acara kelulusan kini sudah selesai. Semua keluarga sudah mengucapkan selamat ke anak masing-masing. Tak terkecuali Jordan yang memang bisa mendatangkan kedua orang tuanya dengan jerih payahnya selama ini, bekerja paruh waktu sembari kuliah.
Di antara Naura, Chika dan Tasya tampak satu wanita yang look-nya berbeda dari tiga wanita itu. Siapa lagi dia kalau bukan Cathleen, yang sekarang sudah menjalin kasih dengan Jordan. Bahkan kedua orang tua Cathleen juga sudah mengenal Jordan dan menyukai pria itu.
"Honey,aku ada kejutan buat kamu sebagai hadiah kelulusanmu," celetuk Kendrick di saat Naura dan yang lainnya sedang asyik bercanda ria.
Suasana tiba-tiba terasa hening mendengar ucapan Kendrick. Mereka seperti bertanya-tanya, kejutan apa yang sudah disiapkan oleh Kendrick untuk Naura. Hanya Edward dan David yang bersikap biasa saja karena mereka tahu apa yang sudah di persiapkan oleh sahabat mereka itu.
"Kamu ikut aku saja dulu. Nanti kamu akan tahu, apa kejutannya," senyum. Kendrick terlihat misterius, membuat Naura semakin bingung.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Kamu pakai gaun ini ya, Sayang!" Dewi memberikan sebuah gaun mewah dan elegan lada Naura ketika Kendrick membawanya ke sebuah hotel. Awalnya tadi ketika Naura melihat suaminya membawanya ke sebuah hotel, dia yakin kalau suaminya itu pasti ingin melahapnya di hotel, karena ingin secepatnya punya keturunan setelah menunda dua tahun lebih. Namun, wanita itu kaget karena begitu masuk kamar,Dia melihat ada mamanya dan mama mertuanya di ruangan itu.
"Buat apa aku harus memakai gaun ini,Ma?" Naura mengrenyitkan keningnya.
"Kamu pakai saja,Naura! kita berencana hanya akan mengadakan makan siang untuk merayakan kelulusanmu di sini. Tapi mama ingin melihat kamu menggunakan gaun ini.
Ingin rasanya Naura menolak. Karena menurutnya kalau hanya untuk makan siang saja, dia rasa tidak perlu tampil dengan wah. Namun melihat raut wajah mertuanya yang memohon dibantu dengan Nani mamanya, membuat Naura akhirnya tidak bisa menolak.
__ADS_1
Setelah berganti pakaian dari kebaya ke gaun Naura kini dituntun berjalan oleh mama dan ibu mertuanya menuju sebuah ruangan yang dia tahu merupakan ballroom.
"Kenapa kita ke sini, Ma?" Naura tidak bisa lagi menyembunyikan rasa penasarannya.
"Kamu akan tahu sendiri nanti, Sayang. Ayo kita masuk dulu!" sahut Dewi dengan ambigu sembari menyelipkan senyuman di bibirnya.
Naura yang tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan akhirnya pasrah dan membuka pintu besar itu.
Mata wanita itu seketika membesar sempurna begitu melihat apa yang terjadi di dalam. Bagaimana tidak, ruangan itu terlihat sangat indah dengan dekorasi yang sangat mewah seperti berada di negeri dongeng.
"Selamat untuk kelulusanmu dan ini adalah resepsi pernikahanmu yang disiapkan oleh suamimu selama ini," bisik Nani mama Naura.
Mendengar bisikan mamanya membuat mata Naura berkaca-kaca, terlebih ketika melihat sosok Kendrick yang sudah berdiri di depannya lengkap dengan tuxedo hitam yang membuat pria itu terlihat sangat gagah. Yang lebih membuat Naura takjub ternyata ruangan ballroom itu sudah penuh dengan tamu undangan yang sekarang dengan riuh memberikan tepuk tangan.
"Ayo, Honey kita sama-sama melangkah ke depan!" Kendrick mengulurkan tangannya dan langsung disambut oleh Naura dengan senyum lebar.
"Ini semua kamu yang lakukan?" bisik Naura ketika mereka berjalan ke depan.
"Iya. Tapi aku tetap dibantu Edward dan David. Apa kamu menyukainya?" Kendrick balik berbisik.
"Tentu saja aku menyukainya. Ini adalah pesta pernikahan impianku. Kamu benar-benar sudah mewujudkannya. Terima kasih banyak Honey!" ucap Naura dengan tulus.
Acara resepsi pernikahan Naura dan Kendrick berjalan dengan lancar sesuai dengan yang dirancang oleh Kendrick. Semua tamu tampak begitu menikmati acara sampai acaranya selesai.
Di antara para tamu tampak senyum kebahagiaan yang berasal dari bibir seorang pria yang tidak lain adalah Bayu. Pria itu merasa bahagia sudah bisa melihat kalau putrinya berada pada pria yang tepat yang bisa dia percaya untuk menggantikan dirinya melindungi putri satu-satunya itu. Selain pria paruh baya itu tampak juga senyum kebahagiaan di bibir Dewi, karena keinginannya untuk mendapatkan menantu wanita Indonesia dikabulkan. Apalagi mengetahui kalau menantunya itu memiliki budi pekerti yang baik.
"Ma, Papa. Lihatlah cucumu. Kalian berdua pasti tersenyum bahagia sekarang dari atas sana melihat kebahagiaan cucu dan cucu menantumu! semoga papa dan mama tenang ya di atas sana!" gumam Dewi pada almarhum kedua orang tuanya, Surya dan Daryanti yang sudah kemarin menghadap Tuhan dengan jarak yang tidak terlalu lama yaitu sekitar 8 bulan dan 6 bulan yang lalu.
Di antara para tamu juga tampak Kimberly Kakaknya Kendrick yang menghadiri pesta resepsi adik laki-laki satu-satunya, bersama seorang pria yang berkebangsaan Inggris, sama sepertinya dan merupakan calon suaminya.
__ADS_1
Bagaimana dengan Jordan? tentu saja pria itu turut hadir bersama dengan Cathleen. Di hari itu tampak semua wajah terlihat penuh senyuman dan bahagia dengan versi masing-masing.
Tamat